<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>inovasi pendidikan tinggi Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/inovasi-pendidikan-tinggi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/inovasi-pendidikan-tinggi/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jun 2026 04:43:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>inovasi pendidikan tinggi Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/inovasi-pendidikan-tinggi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Raih S-1 dan S-2 dalam 5 Tahun: Terobosan Baru UNG Siapkan Program Fast Track Double Degree</title>
		<link>https://barakati.id/raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree</link>
					<comments>https://barakati.id/raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jun 2026 04:43:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[berita pendidikan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Ganda UNG]]></category>
		<category><![CDATA[info kampus gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi pendidikan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas Akselerasi Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Sama Double Degree]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah Cepat Lulus]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah S1 S2 Lima Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Berprestasi UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Mutu Lulusan]]></category>
		<category><![CDATA[Program Fast Track Double Degree UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Rektorat UNG 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Terobosan Akademik UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Kurikulum Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30921</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree/">Raih S-1 dan S-2 dalam 5 Tahun: Terobosan Baru UNG Siapkan Program Fast Track Double Degree</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree/">Raih S-1 dan S-2 dalam 5 Tahun: Terobosan Baru UNG Siapkan Program Fast Track Double Degree</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tengah mematangkan terobosan besar dalam lanskap pendidikan tinggi dengan menyiapkan program akselerasi Fast Track Double Degree. Program inovatif ini dirancang untuk memberikan peluang emas bagi mahasiswa dalam merengkuh dua gelar akademik sekaligus—Sarjana (S-1) dan Magister (S-2)—hanya dalam kurun waktu lima tahun studi. Langkah strategis ini diambil jajaran rektorat sebagai respons terhadap dinamika pasar kerja global yang kian kompetitif dan menuntut efisiensi waktu serta kualifikasi SDM yang unggul. Melalui skema fast track ini, mahasiswa yang memenuhi kualifikasi akademik khusus dapat memotong masa studi normal yang biasanya memakan waktu hingga enam atau tujuh tahun untuk dua jenjang tersebut. Rektor Universitas Negeri Gorontalo menegaskan bahwa program Fast Track Double Degree ini merupakan manifestasi dari komitmen UNG dalam mempercepat transformasi menuju kampus unggul dan berdaya saing internasional. Program ini tidak hanya menawarkan efisiensi durasi kuliah, tetapi juga efisiensi biaya serta integrasi kurikulum hulu-hilir yang lebih solid. “Kami sedang menyusun regulasi akademik, pemetaan konversi mata kuliah, serta kesiapan program studi (prodi) yang akan menjadi pionir. Target kita, program ini dapat menjaring mahasiswa-mahasiswa potensial yang memiliki lompatan akademik di atas rata-rata,” ungkap pihak rektorat dalam pemaparannya, Rabu (24/06/2026). Secara teknis, mekanisme program ini memungkinkan mahasiswa mengontrak mata kuliah jenjang Magister (S-2) sejak mereka menduduki semester akhir di tingkat Sarjana (S-1). Pola sinergi kurikulum ini diarsiteki secara rigid agar beban akademik tetap proporsional tanpa menurunkan kualitas serta capaian pembelajaran lulusan standar nasional pendidikan tinggi. Selain mematangkan kurikulum internal, UNG juga menjajaki peluang kolaborasi double degree dengan sejumlah universitas mitra terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri. Kerja sama ini diproyeksikan mampu melahirkan lulusan kembar identitas akademik yang fasih dengan ekosistem riset modern dan jejaring profesional yang luas. Manfaat ganda dari program ini dinilai akan menjadi daya tarik sosiologis yang kuat bagi calon mahasiswa baru serta civitas akademika. Lulusan fast track diproyeksikan memiliki posisi tawar (bargaining power) yang jauh lebih tinggi di sektor industri, birokrasi, maupun dunia akademis karena mengantongi gelar master di usia yang relatif lebih muda. Pihak universitas menambahkan, penapisan (screening) ketat akan diberlakukan berbasis indeks prestasi kumulatif (IPK) dan ketahanan mental belajar mahasiswa sejak semester empat atau lima. UNG berharap, hadirnya program Fast Track Double Degree ini mampu memicu iklim kompetisi akademik yang sehat di kalangan mahasiswa sekaligus mendongkrak klusterisasi mutu kelulusan UNG di level nasional.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tengah mematangkan terobosan besar dalam lanskap pendidikan tinggi dengan menyiapkan program akselerasi <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="156">Fast Track Double Degree</i>. Program inovatif ini dirancang untuk memberikan peluang emas bagi mahasiswa dalam merengkuh dua gelar akademik sekaligus—Sarjana (S-1) dan Magister (S-2)—hanya dalam kurun waktu lima tahun studi.</p>
<p data-path-to-node="4">Langkah strategis ini diambil jajaran rektorat sebagai respons terhadap dinamika pasar kerja global yang kian kompetitif dan menuntut efisiensi waktu serta kualifikasi SDM yang unggul. Melalui skema <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="199">fast track</i> ini, mahasiswa yang memenuhi kualifikasi akademik khusus dapat memotong masa studi normal yang biasanya memakan waktu hingga enam atau tujuh tahun untuk dua jenjang tersebut.</p>
<p data-path-to-node="5">Rektor Universitas Negeri Gorontalo menegaskan bahwa program <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="61">Fast Track Double Degree</i> ini merupakan manifestasi dari komitmen UNG dalam mempercepat transformasi menuju kampus unggul dan berdaya saing internasional. Program ini tidak hanya menawarkan efisiensi durasi kuliah, tetapi juga efisiensi biaya serta integrasi kurikulum hulu-hilir yang lebih solid.</p>
<p data-path-to-node="6">“Kami sedang menyusun regulasi akademik, pemetaan konversi mata kuliah, serta kesiapan program studi (prodi) yang akan menjadi pionir. Target kita, program ini dapat menjaring mahasiswa-mahasiswa potensial yang memiliki lompatan akademik di atas rata-rata,” ungkap pihak rektorat dalam pemaparannya, Rabu (24/06/2026).</p>
<p data-path-to-node="7">Secara teknis, mekanisme program ini memungkinkan mahasiswa mengontrak mata kuliah jenjang Magister (S-2) sejak mereka menduduki semester akhir di tingkat Sarjana (S-1). Pola sinergi kurikulum ini diarsiteki secara rigid agar beban akademik tetap proporsional tanpa menurunkan kualitas serta capaian pembelajaran lulusan standar nasional pendidikan tinggi.</p>
<p data-path-to-node="8">Selain mematangkan kurikulum internal, UNG juga menjajaki peluang kolaborasi <i data-path-to-node="8" data-index-in-node="77">double degree</i> dengan sejumlah universitas mitra terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri. Kerja sama ini diproyeksikan mampu melahirkan lulusan kembar identitas akademik yang fasih dengan ekosistem riset modern dan jejaring profesional yang luas.</p>
<p data-path-to-node="9">Manfaat ganda dari program ini dinilai akan menjadi daya tarik sosiologis yang kuat bagi calon mahasiswa baru serta civitas akademika. Lulusan <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="143">fast track</i> diproyeksikan memiliki posisi tawar (<i data-path-to-node="9" data-index-in-node="191">bargaining power</i>) yang jauh lebih tinggi di sektor industri, birokrasi, maupun dunia akademis karena mengantongi gelar master di usia yang relatif lebih muda.</p>
<p data-path-to-node="10">Pihak universitas menambahkan, penapisan (<i data-path-to-node="10" data-index-in-node="42">screening</i>) ketat akan diberlakukan berbasis indeks prestasi kumulatif (IPK) dan ketahanan mental belajar mahasiswa sejak semester empat atau lima. UNG berharap, hadirnya program <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="220">Fast Track Double Degree</i> ini mampu memicu iklim kompetisi akademik yang sehat di kalangan mahasiswa sekaligus mendongkrak klusterisasi mutu kelulusan UNG di level nasional.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree/">Raih S-1 dan S-2 dalam 5 Tahun: Terobosan Baru UNG Siapkan Program Fast Track Double Degree</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree/">Raih S-1 dan S-2 dalam 5 Tahun: Terobosan Baru UNG Siapkan Program Fast Track Double Degree</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/raih-s-1-dan-s-2-dalam-5-tahun-terobosan-baru-ung-siapkan-program-fast-track-double-degree/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gebrakan Kampus Merah Maron: Rektor Eduart Tantang Mahasiswa UNG Lulus Lewat Jalur Prestasi</title>
		<link>https://barakati.id/gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi</link>
					<comments>https://barakati.id/gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 13:33:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[berita kampus ung]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi pendidikan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[kampus merah maron]]></category>
		<category><![CDATA[karya fenomenal mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[lulus tanpa skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pengganti skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UNG]]></category>
		<category><![CDATA[taufiqullah dzaki baruwadi]]></category>
		<category><![CDATA[tugas akhir mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda ke-60 ung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30132</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi/">Gebrakan Kampus Merah Maron: Rektor Eduart Tantang Mahasiswa UNG Lulus Lewat Jalur Prestasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi/">Gebrakan Kampus Merah Maron: Rektor Eduart Tantang Mahasiswa UNG Lulus Lewat Jalur Prestasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi di ekosistem pendidikan tinggi. Salah satu terobosan progresif yang kini tengah digencarkan adalah membuka peluang bagi mahasiswa untuk lulus tanpa harus menyusun skripsi. Syaratnya, mahasiswa wajib menghasilkan karya fenomenal atau menorehkan prestasi gemilang yang dinilai ekuivalen (setara) dengan bobot tugas akhir. Kebijakan strategis ini merupakan bagian dari upaya Kampus Merah Maron beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman. Sekaligus, langkah ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak sekadar mumpuni secara teoretis akademik, tetapi juga memiliki rekam jejak kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan bahwa pihak kampus memberikan ruang kebebasan seluas-luasnya bagi para mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi diri melalui karya-karya yang inovatif. Menurutnya, capaian prestasi tingkat tinggi maupun karya aplikatif yang berdampak langsung bagi lingkungan dapat diakui sebagai substitusi atau alternatif dari skripsi konvensional. “Mahasiswa didorong untuk tidak hanya terpaku pada pola pikir penyelesaian skripsi semata, tetapi juga tertantang menghasilkan karya fenomenal yang bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Prof. Eduart saat memberikan amanat pada prosesi Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-60, beberapa waktu lalu. Melalui payung kebijakan ini, UNG menaruh harapan besar agar semakin banyak mahasiswa yang terpacu untuk berinovasi, melahirkan karya kreatif, hingga merebut prestasi membanggakan di berbagai ajang kompetisi, baik pada level nasional maupun internasional. Prof. Eduart menyebutkan bahwa kebijakan ini bukanlah sekadar wacana. Hal tersebut telah sukses dibuktikan oleh salah satu lulusan dari Fakultas Kedokteran UNG, Taufiqullah Dzaki Baruwadi, S.Ked. “Lulus tanpa skripsi ini sudah dibuktikan oleh Taufiqullah Dzaki Baruwadi yang baru saja dikukuhkan pada Wisuda ke-60. Ia berhasil lulus tanpa jalur skripsi karena memiliki portofolio karya dan prestasi yang telah diakui setara dengan tugas akhir. Kami berharap, langkah brilian ini dapat diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa lainnya,” terang Rektor UNG dua periode tersebut. Gebrakan ini sekaligus mengirimkan sinyal kuat terkait perubahan paradigma pendidikan tinggi di Gorontalo—beralih dari sekadar ritual penyelesaian tugas administratif menuju penciptaan karya yang aplikatif dan berdampak luas. Dengan bekal tersebut, para lulusan UNG kelak tidak hanya mengantongi secarik ijazah dan gelar sarjana, melainkan juga membawa rekam jejak pengabdian dan inovasi yang siap diuji di dunia profesional.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="2">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi di ekosistem pendidikan tinggi. Salah satu terobosan progresif yang kini tengah digencarkan adalah membuka peluang bagi mahasiswa untuk lulus tanpa harus menyusun skripsi. Syaratnya, mahasiswa wajib menghasilkan karya fenomenal atau menorehkan prestasi gemilang yang dinilai ekuivalen (setara) dengan bobot tugas akhir.</p>
<p data-path-to-node="3">Kebijakan strategis ini merupakan bagian dari upaya Kampus Merah Maron beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman. Sekaligus, langkah ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak sekadar mumpuni secara teoretis akademik, tetapi juga memiliki rekam jejak kontribusi nyata bagi masyarakat luas.</p>
<p data-path-to-node="4">Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan bahwa pihak kampus memberikan ruang kebebasan seluas-luasnya bagi para mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi diri melalui karya-karya yang inovatif. Menurutnya, capaian prestasi tingkat tinggi maupun karya aplikatif yang berdampak langsung bagi lingkungan dapat diakui sebagai substitusi atau alternatif dari skripsi konvensional.</p>
<p data-path-to-node="5">“Mahasiswa didorong untuk tidak hanya terpaku pada pola pikir penyelesaian skripsi semata, tetapi juga tertantang menghasilkan karya fenomenal yang bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ungkap Prof. Eduart saat memberikan amanat pada prosesi Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-60, beberapa waktu lalu.</p>
<p data-path-to-node="6">Melalui payung kebijakan ini, UNG menaruh harapan besar agar semakin banyak mahasiswa yang terpacu untuk berinovasi, melahirkan karya kreatif, hingga merebut prestasi membanggakan di berbagai ajang kompetisi, baik pada level nasional maupun internasional.</p>
<p data-path-to-node="7">Prof. Eduart menyebutkan bahwa kebijakan ini bukanlah sekadar wacana. Hal tersebut telah sukses dibuktikan oleh salah satu lulusan dari Fakultas Kedokteran UNG, Taufiqullah Dzaki Baruwadi, S.Ked.</p>
<p data-path-to-node="8">“Lulus tanpa skripsi ini sudah dibuktikan oleh Taufiqullah Dzaki Baruwadi yang baru saja dikukuhkan pada Wisuda ke-60. Ia berhasil lulus tanpa jalur skripsi karena memiliki portofolio karya dan prestasi yang telah diakui setara dengan tugas akhir. Kami berharap, langkah brilian ini dapat diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa lainnya,” terang Rektor UNG dua periode tersebut.</p>
<p data-path-to-node="9">Gebrakan ini sekaligus mengirimkan sinyal kuat terkait perubahan paradigma pendidikan tinggi di Gorontalo—beralih dari sekadar ritual penyelesaian tugas administratif menuju penciptaan karya yang aplikatif dan berdampak luas. Dengan bekal tersebut, para lulusan UNG kelak tidak hanya mengantongi secarik ijazah dan gelar sarjana, melainkan juga membawa rekam jejak pengabdian dan inovasi yang siap diuji di dunia profesional.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi/">Gebrakan Kampus Merah Maron: Rektor Eduart Tantang Mahasiswa UNG Lulus Lewat Jalur Prestasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi/">Gebrakan Kampus Merah Maron: Rektor Eduart Tantang Mahasiswa UNG Lulus Lewat Jalur Prestasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gebrakan-kampus-merah-maron-rektor-eduart-tantang-mahasiswa-ung-lulus-lewat-jalur-prestasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
