<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Insiden Longsor Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/insiden-longsor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/insiden-longsor/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Nov 2024 09:31:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Insiden Longsor Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/insiden-longsor/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Insiden Longsor di Kawasan PETI Popayato, Dua Penambang Tradisional Selamat dengan Luka Patah Tulang</title>
		<link>https://barakati.id/insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang</link>
					<comments>https://barakati.id/insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 09:21:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Insiden Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[penambang tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=23800</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang/">Insiden Longsor di Kawasan PETI Popayato, Dua Penambang Tradisional Selamat dengan Luka Patah Tulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang/">Insiden Longsor di Kawasan PETI Popayato, Dua Penambang Tradisional Selamat dengan Luka Patah Tulang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Sebuah insiden longsor terjadi di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berlokasi di Kilometer 53 Popayato, berbatasan dengan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Loka Indah Lestari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua penambang tradisional dilaporkan tertimpa longsoran tanah dan batu saat tengah melakukan aktivitas pertambangan secara manual di wilayah tersebut. Korban longsor tersebut adalah GP alias Gufran Pasisingi (19), warga Desa Telaga Biru, Kecamatan Popayato, dan PM alias Paisal Mantulangi (28), warga Desa Dedewulo, Kecamatan Popayato Barat. Kedua penambang ini dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian kaki namun berhasil diselamatkan dan saat ini dalam penanganan medis. Freddy P. Simamora, Pimpinan PT. Loka Indah Lestari, membenarkan peristiwa yang terjadi di perbatasan kawasan HGU perusahaan. Freddy menyampaikan bahwa pihaknya, setelah menerima informasi dari pos keamanan, segera menginstruksikan bantuan evakuasi secara sukarela untuk membawa para korban ke pusat medis terdekat. “Kami mendapat kabar dari pos terdekat dan langsung memberikan bantuan mobilisasi untuk evakuasi korban menuju puskesmas terdekat,” ungkap Freddy. Namun, ia mengaku belum mengetahui detail kronologis kejadian yang menyebabkan longsor dan menimpa dua penambang tradisional tersebut. Berdasarkan informasi awal yang diperolehnya, kedua korban tertimpa batu gunung yang tiba-tiba longsor. \"Saat ini, kedua korban masih dalam penanganan medis di puskesmas dan berada dalam kondisi selamat meski mengalami cedera patah tulang pada kaki,\" tambahnya. Hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Sebuah insiden longsor terjadi di kawasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berlokasi di Kilometer 53 Popayato, berbatasan dengan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT. Loka Indah Lestari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua penambang tradisional dilaporkan tertimpa longsoran tanah dan batu saat tengah melakukan aktivitas pertambangan secara manual di wilayah tersebut.</p>
<p>Korban longsor tersebut adalah GP alias Gufran Pasisingi (19), warga Desa Telaga Biru, Kecamatan Popayato, dan PM alias Paisal Mantulangi (28), warga Desa Dedewulo, Kecamatan Popayato Barat. Kedua penambang ini dilaporkan mengalami patah tulang pada bagian kaki namun berhasil diselamatkan dan saat ini dalam penanganan medis.</p>
<p>Freddy P. Simamora, Pimpinan PT. Loka Indah Lestari, membenarkan peristiwa yang terjadi di perbatasan kawasan HGU perusahaan. Freddy menyampaikan bahwa pihaknya, setelah menerima informasi dari pos keamanan, segera menginstruksikan bantuan evakuasi secara sukarela untuk membawa para korban ke pusat medis terdekat.</p>
<p>“Kami mendapat kabar dari pos terdekat dan langsung memberikan bantuan mobilisasi untuk evakuasi korban menuju puskesmas terdekat,” ungkap Freddy. Namun, ia mengaku belum mengetahui detail kronologis kejadian yang menyebabkan longsor dan menimpa dua penambang tradisional tersebut. Berdasarkan informasi awal yang diperolehnya, kedua korban tertimpa batu gunung yang tiba-tiba longsor.</p>
<p>&#8220;Saat ini, kedua korban masih dalam penanganan medis di puskesmas dan berada dalam kondisi selamat meski mengalami cedera patah tulang pada kaki,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang/">Insiden Longsor di Kawasan PETI Popayato, Dua Penambang Tradisional Selamat dengan Luka Patah Tulang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang/">Insiden Longsor di Kawasan PETI Popayato, Dua Penambang Tradisional Selamat dengan Luka Patah Tulang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/insiden-longsor-di-kawasan-peti-popayato-dua-penambang-tradisional-selamat-dengan-luka-patah-tulang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
