<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Instagram Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/instagram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/instagram/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Dec 2025 11:51:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Instagram Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/instagram/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Ada Lagi TikTok untuk Bocah, Australia Resmi Sapu Bersih Akun Medsos Remaja</title>
		<link>https://barakati.id/tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 11:51:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Anthony Albanese]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[denda platform digital]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan online]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan internet]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental remaja]]></category>
		<category><![CDATA[larangan medsos anak]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Snapchat]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[tren global regulasi medsos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28669</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja/">Tak Ada Lagi TikTok untuk Bocah, Australia Resmi Sapu Bersih Akun Medsos Remaja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja/">Tak Ada Lagi TikTok untuk Bocah, Australia Resmi Sapu Bersih Akun Medsos Remaja</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Pemerintah Australia memberlakukan larangan bagi semua anak dan remaja di bawah 16 tahun untuk memiliki atau mengakses akun di sedikitnya 10 platform besar seperti TikTok, Instagram, Facebook, X, Snapchat, YouTube, Reddit, dan lainnya. Undang-undang ini merupakan bagian dari perubahan aturan keamanan online dan mulai berlaku secara nasional pada 10 Desember 2025, setelah sebelumnya disahkan parlemen pada 2024.​ Perusahaan yang tidak mengambil langkah “wajar” untuk menghapus atau mencegah akun pengguna di bawah 16 tahun terancam denda hingga 49,5 juta dolar Australia (sekitar 33 juta dolar AS). Pemerintah juga mewajibkan platform menerapkan verifikasi usia dan mekanisme teknis lain untuk memastikan anak tidak lagi dapat membuat akun baru maupun mengakses akun lama mereka.​ Data pemerintah menunjukkan ada ratusan ribu akun milik anak usia 13–15 tahun yang terdampak langsung oleh aturan baru ini. Perdana Menteri Anthony Albanese menyebutkan terdapat sekitar 440.000 akun Snapchat, 350.000 akun Instagram, sekitar 150.000 akun Facebook, dan 200.000 akun TikTok yang dipegang anak berusia 13–15 tahun di Australia.​ Secara keseluruhan, lebih dari satu juta akun milik pengguna di bawah 16 tahun diperkirakan harus dihapus atau dinonaktifkan oleh berbagai platform. Beberapa aplikasi perpesanan dan layanan tertentu seperti WhatsApp, Messenger, YouTube Kids, Discord, GitHub, dan sejenisnya dikecualikan dari larangan penuh, meski tetap berada di bawah pengawasan aturan keamanan online yang lebih ketat.​ Pemerintah Australia menjustifikasi kebijakan ini sebagai langkah radikal untuk melindungi kesehatan mental dan keselamatan anak dari dampak algoritma media sosial yang dianggap adiktif dan sarat konten berbahaya. Lonjakan kasus perundungan siber, paparan konten kekerasan dan seksual, hingga kekhawatiran soal risiko grooming dan peningkatan angka bunuh diri di kalangan generasi muda menjadi dasar utama kebijakan ini.​ Dalam berbagai kesempatan, Perdana Menteri Anthony Albanese menggambarkan hari berlakunya larangan ini sebagai momentum ketika keluarga Australia “merebut kembali kendali” dari perusahaan teknologi besar dan menyebut kebijakan tersebut sebagai perubahan sosial dan budaya besar bagi negaranya. Ia menegaskan bahwa efek kebijakan ini tidak hanya akan dirasakan di Australia, tetapi juga berpotensi mendorong negara lain mengambil langkah serupa dalam beberapa bulan ke depan.​ Media internasional seperti BBC, Reuters, Al Jazeera, Time, dan NPR menyoroti kebijakan ini sebagai larangan media sosial untuk anak yang pertama di dunia dengan cakupan sangat luas. Laporan mereka menekankan bahwa 10 platform terbesar dunia kini wajib memastikan tidak ada akun pengguna Australia di bawah 16 tahun di layanan mereka, atau berhadapan dengan denda besar dari otoritas Australia.​ Negara lain mulai menimbang langkah serupa, dengan Malaysia sudah mengumumkan rencana melarang akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun mulai 2026, dan beberapa negara Eropa seperti Prancis, Denmark, Norwegia, serta Uni Eropa memantau atau menyiapkan kebijakan pembatasan usia yang lebih ketat. Di sisi lain, UNICEF dan sebagian pakar kebebasan berekspresi mengingatkan bahwa larangan usia saja tidak cukup dan bisa mendorong anak beralih ke ruang daring yang lebih sulit diawasi, sehingga perbaikan desain platform dan moderasi konten tetap mutlak diperlukan.​ Tabel ringkas poin kebijakan Aspek Rincian utama Usia yang dilarang Anak dan remaja di bawah 16 tahun.​ Platform utama TikTok, Instagram, Facebook, X, Snapchat, YouTube, Reddit, dsb.​ Dasar hukum UU/aturan perubahan keamanan online dan usia minimum media sosial 2024.​ Mulai berlaku 10 Desember 2025.​ Sanksi untuk platform Denda hingga 49,5 juta dolar Australia jika tak cegah akun di bawah 16.​ Perkiraan jumlah akun Lebih dari satu juta akun anak terdampak.​", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>NEWS</strong> &#8211; Pemerintah Australia memberlakukan larangan bagi semua anak dan remaja di bawah 16 tahun untuk memiliki atau mengakses akun di sedikitnya 10 platform besar seperti TikTok, Instagram, Facebook, X, Snapchat, YouTube, Reddit, dan lainnya. Undang-undang ini merupakan bagian dari perubahan aturan keamanan online dan mulai berlaku secara nasional pada 10 Desember 2025, setelah sebelumnya disahkan parlemen pada 2024.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Perusahaan yang tidak mengambil langkah “wajar” untuk menghapus atau mencegah akun pengguna di bawah 16 tahun terancam denda hingga 49,5 juta dolar Australia (sekitar 33 juta dolar AS). Pemerintah juga mewajibkan platform menerapkan verifikasi usia dan mekanisme teknis lain untuk memastikan anak tidak lagi dapat membuat akun baru maupun mengakses akun lama mereka.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Data pemerintah menunjukkan ada ratusan ribu akun milik anak usia 13–15 tahun yang terdampak langsung oleh aturan baru ini. Perdana Menteri Anthony Albanese menyebutkan terdapat sekitar 440.000 akun Snapchat, 350.000 akun Instagram, sekitar 150.000 akun Facebook, dan 200.000 akun TikTok yang dipegang anak berusia 13–15 tahun di Australia.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Secara keseluruhan, lebih dari satu juta akun milik pengguna di bawah 16 tahun diperkirakan harus dihapus atau dinonaktifkan oleh berbagai platform. Beberapa aplikasi perpesanan dan layanan tertentu seperti WhatsApp, Messenger, YouTube Kids, Discord, GitHub, dan sejenisnya dikecualikan dari larangan penuh, meski tetap berada di bawah pengawasan aturan keamanan online yang lebih ketat.<span data-state="open">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemerintah Australia menjustifikasi kebijakan ini sebagai langkah radikal untuk melindungi kesehatan mental dan keselamatan anak dari dampak algoritma media sosial yang dianggap adiktif dan sarat konten berbahaya. Lonjakan kasus perundungan siber, paparan konten kekerasan dan seksual, hingga kekhawatiran soal risiko grooming dan peningkatan angka bunuh diri di kalangan generasi muda menjadi dasar utama kebijakan ini.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam berbagai kesempatan, Perdana Menteri Anthony Albanese menggambarkan hari berlakunya larangan ini sebagai momentum ketika keluarga Australia “merebut kembali kendali” dari perusahaan teknologi besar dan menyebut kebijakan tersebut sebagai perubahan sosial dan budaya besar bagi negaranya. Ia menegaskan bahwa efek kebijakan ini tidak hanya akan dirasakan di Australia, tetapi juga berpotensi mendorong negara lain mengambil langkah serupa dalam beberapa bulan ke depan.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Media internasional seperti BBC, Reuters, Al Jazeera, Time, dan NPR menyoroti kebijakan ini sebagai larangan media sosial untuk anak yang pertama di dunia dengan cakupan sangat luas. Laporan mereka menekankan bahwa 10 platform terbesar dunia kini wajib memastikan tidak ada akun pengguna Australia di bawah 16 tahun di layanan mereka, atau berhadapan dengan denda besar dari otoritas Australia.<span data-state="closed">​</span></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Negara lain mulai menimbang langkah serupa, dengan Malaysia sudah mengumumkan rencana melarang akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun mulai 2026, dan beberapa negara Eropa seperti Prancis, Denmark, Norwegia, serta Uni Eropa memantau atau menyiapkan kebijakan pembatasan usia yang lebih ketat. Di sisi lain, UNICEF dan sebagian pakar kebebasan berekspresi mengingatkan bahwa larangan usia saja tidak cukup dan bisa mendorong anak beralih ke ruang daring yang lebih sulit diawasi, sehingga perbaikan desain platform dan moderasi konten tetap mutlak diperlukan.<span data-state="closed">​</span></p>
<h2 id="tabel-ringkas-poin-kebijakan" class="mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0 md:text-lg [hr+&amp;]:mt-4">Tabel ringkas poin kebijakan</h2>
<div class="group relative">
<div class="w-full overflow-x-auto md:max-w-[90vw] border-subtlest ring-subtlest divide-subtlest bg-transparent">
<table class="border-subtler my-[1em] w-full table-auto border-separate border-spacing-0 border-l border-t">
<thead class="bg-subtler">
<tr>
<th class="border-subtler p-sm break-normal border-b border-r text-left align-top">Aspek</th>
<th class="border-subtler p-sm break-normal border-b border-r text-left align-top">Rincian utama</th>
</tr>
</thead>
<tbody>
<tr>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Usia yang dilarang</td>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Anak dan remaja di bawah 16 tahun.<span data-state="closed">​</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Platform utama</td>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">TikTok, Instagram, Facebook, X, Snapchat, YouTube, Reddit, dsb.<span data-state="closed">​</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Dasar hukum</td>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">UU/aturan perubahan keamanan online dan usia minimum media sosial 2024.<span data-state="closed">​</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Mulai berlaku</td>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">10 Desember 2025.<span data-state="closed">​</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Sanksi untuk platform</td>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Denda hingga 49,5 juta dolar Australia jika tak cegah akun di bawah 16.<span data-state="closed">​</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Perkiraan jumlah akun</td>
<td class="px-sm border-subtler min-w-[48px] break-normal border-b border-r">Lebih dari satu juta akun anak terdampak.<span data-state="closed">​</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</div>
<p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja/">Tak Ada Lagi TikTok untuk Bocah, Australia Resmi Sapu Bersih Akun Medsos Remaja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja/">Tak Ada Lagi TikTok untuk Bocah, Australia Resmi Sapu Bersih Akun Medsos Remaja</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-ada-lagi-tiktok-untuk-bocah-australia-resmi-sapu-bersih-akun-medsos-remaja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Model Jocelyn Chew&#8217;s Instagram is the best vacation you&#8217;ve ever had</title>
		<link>https://barakati.id/model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had</link>
					<comments>https://barakati.id/model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jul 2017 22:36:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Jocelyn Chew]]></category>
		<category><![CDATA[Models]]></category>
		<category><![CDATA[Style]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.mvpthemes.com/zoxnews/?p=128</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had/">Model Jocelyn Chew&#8217;s Instagram is the best vacation you&#8217;ve ever had</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had/">Model Jocelyn Chew&#8217;s Instagram is the best vacation you&#8217;ve ever had</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.</p>
<p>Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae ab illo inventore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo.</p>
<p>Neque porro quisquam est, qui dolorem ipsum quia dolor sit amet, consectetur, adipisci velit, sed quia non numquam eius modi tempora incidunt ut labore et dolore magnam aliquam quaerat voluptatem. Ut enim ad minima veniam, quis nostrum exercitationem ullam corporis suscipit laboriosam, nisi ut aliquid ex ea commodi consequatur.</p>
<p>At vero eos et accusamus et iusto odio dignissimos ducimus qui blanditiis praesentium voluptatum deleniti atque corrupti quos dolores et quas molestias excepturi sint occaecati cupiditate non provident, similique sunt in culpa qui officia deserunt mollitia animi, id est laborum et dolorum fuga.</p>
<blockquote><p>&#8220;Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat&#8221;</p></blockquote>
<p>Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem eum fugiat quo voluptas nulla pariatur.</p>
<p>Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet ut et voluptates repudiandae sint et molestiae non recusandae. Itaque earum rerum hic tenetur a sapiente delectus, ut aut reiciendis voluptatibus maiores alias consequatur aut perferendis doloribus asperiores repellat.</p>
<p>Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.</p>
<p>Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.</p>
<p>Et harum quidem rerum facilis est et expedita distinctio. Nam libero tempore, cum soluta nobis est eligendi optio cumque nihil impedit quo minus id quod maxime placeat facere possimus, omnis voluptas assumenda est, omnis dolor repellendus.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had/">Model Jocelyn Chew&#8217;s Instagram is the best vacation you&#8217;ve ever had</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had/">Model Jocelyn Chew&#8217;s Instagram is the best vacation you&#8217;ve ever had</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/model-jocelyn-chews-instagram-is-the-best-vacation-youve-ever-had/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
