<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>isu tambang Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/isu-tambang-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/isu-tambang-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jun 2025 10:09:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>isu tambang Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/isu-tambang-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ariyanto Yunus: Tuduhan Serius Harus Disertai Bukti, Jangan Rusak Institusi</title>
		<link>https://barakati.id/ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi</link>
					<comments>https://barakati.id/ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 10:09:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ariyanto Yunus]]></category>
		<category><![CDATA[fitnah media]]></category>
		<category><![CDATA[hukum pembuktian]]></category>
		<category><![CDATA[isu tambang Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[KPMP]]></category>
		<category><![CDATA[Oknum polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambangan Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[PETI]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Pemuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=25948</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi/">Ariyanto Yunus: Tuduhan Serius Harus Disertai Bukti, Jangan Rusak Institusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi/">Ariyanto Yunus: Tuduhan Serius Harus Disertai Bukti, Jangan Rusak Institusi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="232" data-end="515"><button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("News - Tokoh Pemuda Kecamatan Popayato, Ariyanto Yunus, angkat bicara menanggapi pemberitaan di salah satu media online yang menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Popayato Grup. Dalam pernyataannya, Ariyanto menegaskan bahwa dalam logika hukum, pihak yang mengemukakan suatu tuduhan bertanggung jawab untuk menyertakan bukti yang kuat. “Bagi saya, menduga adalah hal biasa. Tapi dalam berita itu, arahnya bukan lagi menduga, melainkan menuduh. Karena ini sudah masuk ranah tuduhan, maka harus bisa dibuktikan,” ujar Ariyanto kepada awak media, Rabu (18/06/2025). Lebih lanjut, ia menyampaikan kekhawatirannya bahwa tuduhan tanpa dasar seperti ini rentan menimbulkan fitnah, yang bukan hanya mencemarkan nama baik individu, tetapi juga merusak citra institusi kepolisian secara keseluruhan. “Sekali lagi, yang dirugikan nantinya bukan hanya individu yang disebut, tapi satu institusi. Ini tuduhan serius yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral,” tegasnya. Ariyanto pun meminta kepada pihak yang menyampaikan tuduhan, dalam hal ini Ketua KPMP, agar segera menyampaikan bukti konkret jika memang memiliki dasar atas pernyataan yang disampaikan ke publik. Dirinya berharap seluruh pihak dapat bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi, agar tidak menciptakan kegaduhan atau menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Popayato yang selama ini dikenal hidup dalam suasana damai.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="232" data-end="515">News &#8211; Tokoh Pemuda Kecamatan Popayato, <strong data-start="280" data-end="298">Ariyanto Yunus</strong>, angkat bicara menanggapi pemberitaan di salah satu media online yang menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam aktivitas <strong data-start="446" data-end="485">Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)</strong> di wilayah <strong data-start="497" data-end="514">Popayato Grup</strong>.</p>
<p data-start="517" data-end="682">Dalam pernyataannya, Ariyanto menegaskan bahwa dalam <strong data-start="570" data-end="586">logika hukum</strong>, pihak yang mengemukakan suatu tuduhan bertanggung jawab untuk menyertakan <strong data-start="662" data-end="681">bukti yang kuat</strong>.</p>
<p data-start="517" data-end="682">“Bagi saya, menduga adalah hal biasa. Tapi dalam berita itu, arahnya bukan lagi menduga, melainkan menuduh. Karena ini sudah masuk ranah tuduhan, maka harus bisa dibuktikan,” ujar Ariyanto kepada awak media, Rabu (18/06/2025).</p>
<p data-start="914" data-end="1148">Lebih lanjut, ia menyampaikan kekhawatirannya bahwa tuduhan tanpa dasar seperti ini rentan menimbulkan <strong data-start="1017" data-end="1027">fitnah</strong>, yang bukan hanya mencemarkan nama baik individu, tetapi juga <strong data-start="1090" data-end="1117">merusak citra institusi</strong> kepolisian secara keseluruhan.</p>
<p data-start="914" data-end="1148">“Sekali lagi, yang dirugikan nantinya bukan hanya individu yang disebut, tapi satu institusi. Ini tuduhan serius yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral,” tegasnya.</p>
<p data-start="1334" data-end="1538">Ariyanto pun meminta kepada pihak yang menyampaikan tuduhan, dalam hal ini <strong data-start="1409" data-end="1423">Ketua KPMP</strong>, agar segera menyampaikan <strong data-start="1450" data-end="1467">bukti konkret</strong> jika memang memiliki dasar atas pernyataan yang disampaikan ke publik.</p>
<p data-start="1540" data-end="1788">Dirinya berharap seluruh pihak dapat bersikap <strong data-start="1586" data-end="1617">bijak dan bertanggung jawab</strong> dalam menyampaikan informasi, agar tidak menciptakan kegaduhan atau menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Popayato yang selama ini dikenal hidup dalam suasana damai.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi/">Ariyanto Yunus: Tuduhan Serius Harus Disertai Bukti, Jangan Rusak Institusi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi/">Ariyanto Yunus: Tuduhan Serius Harus Disertai Bukti, Jangan Rusak Institusi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ariyanto-yunus-tuduhan-serius-harus-disertai-bukti-jangan-rusak-institusi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
