<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kades dulamayo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kades-dulamayo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kades-dulamayo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2020 17:36:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>kades dulamayo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kades-dulamayo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kades Dulamayo Geram, PNS dan Orang Kaya di Desanya Peroleh BLT</title>
		<link>https://barakati.id/kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt</link>
					<comments>https://barakati.id/kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2020 17:35:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[blt]]></category>
		<category><![CDATA[bongomeme]]></category>
		<category><![CDATA[kades dulamayo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4382</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABGOR-Kepala Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo Aswad Dako, kesal dengan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desanya yang disinyalir salah sasaran. Saat diwawancarai awak media barakati.id, Jumat (1/5), Aswad Dako mengatakan, ada 6 orang warganya yang tergolong mampu, yang ia ketahui terdata sebagai penerima BLT. Parahnya, ke enam KK penerima bantuan itu termasuk keluarga [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt/">Kades Dulamayo Geram, PNS dan Orang Kaya di Desanya Peroleh BLT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt/">Kades Dulamayo Geram, PNS dan Orang Kaya di Desanya Peroleh BLT</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KABGOR-Kepala Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo Aswad Dako, kesal dengan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desanya yang disinyalir salah sasaran. Saat diwawancarai awak media barakati.id, Jumat (1/5), Aswad Dako mengatakan, ada 6 orang warganya yang tergolong mampu, yang ia ketahui terdata sebagai penerima BLT. Parahnya, ke enam KK penerima bantuan itu termasuk keluarga dekatnya. \"Tadi malam saya menerima data penerima BLT itu, saya cek ternyata 6 orang itu PNS dan pensiunan. Dan yang buat saya lebih kesal lagi orang tua saya yang sudah pensiun, istri saya dan istri Sekdes saya termasuk disitu namanya. Jadi 1 orang PNS, 3 orang pensiunan, 1 istri saya, dan 1 lagi istri sekdes,\" ujar Aswad, saat diwawancarai via telepon. Karena tidak merasa enak dan dianggap memonopoli bantuan oleh masyarakat, Aswad Dako pun protes masalah ini kepada pemerintah daerah. Ia mengaku hal ini murni kekeliruan pemerintah di atas karena pihaknya tak pernah memberikan data seperti itu. Bahkan, kata Aswad, 6 orang mampu dan PNS yang terdata penerima BLT, sama sekali tidak terdapat di DTKS desa Dulamayo. Ia benar-benar geram pasalnya kebijakan pemberian bantuan sosial maupun BLT untuk warga desa terdampak pandemi covid-19 seakan-akan dipermainkan oleh oknum tertentu. Padahal, presiden Jokowi sebelumnya telah mengeluarkan ancaman hukuman penjara seumur hidup bagi pemerintah daerah yang mencoba bermain-bermain dengan bantuan ini. \"Jadi kalau sudah begini, oleh Presiden, siapa yang mo dihukum seumur hidup,\" tegas Aswad Dako. \"Saya tidak enak dengan masyarakat, dan saya tidak mau dianggap ini permainan saya selaku kepala desa. Karna istri saya, orang tua saya, istri sekdes, tante saya yang pensiun sudah punya mobil, rumah besar dan punya usaha juga menerima BLT itu. Apa adakah otoritas yang meminta data itu ke pihak bank. Sampai nomor rekening bisa tercantum di data penerima itu. Kalau alasan terlacak data dari E-KTP kenapa bisa ada PNS dan pensiunan yang dapat,\" tutup Aswad.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>KABGOR-Kepala Desa Dulamayo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo Aswad Dako, kesal dengan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desanya yang disinyalir salah sasaran.</p>
<p>Saat diwawancarai awak media barakati.id, Jumat (1/5), Aswad Dako mengatakan, ada 6 orang warganya yang tergolong mampu, yang ia ketahui terdata sebagai penerima BLT. Parahnya, ke enam KK penerima bantuan itu termasuk keluarga dekatnya.</p>
<p>&#8220;Tadi malam saya menerima data penerima BLT itu, saya cek ternyata 6 orang itu PNS dan pensiunan. Dan yang buat saya lebih kesal lagi orang tua saya yang sudah pensiun, istri saya dan istri Sekdes saya termasuk disitu namanya. Jadi 1 orang PNS, 3 orang pensiunan, 1 istri saya, dan 1 lagi istri sekdes,&#8221; ujar Aswad, saat diwawancarai via telepon.</p>
<p>Karena tidak merasa enak dan dianggap memonopoli bantuan oleh masyarakat, Aswad Dako pun protes masalah ini kepada pemerintah daerah. Ia mengaku hal ini murni kekeliruan pemerintah di atas karena pihaknya tak pernah memberikan data seperti itu. Bahkan, kata Aswad, 6 orang mampu dan PNS yang terdata penerima BLT, sama sekali tidak terdapat di DTKS desa Dulamayo.</p>
<p>Ia benar-benar geram pasalnya kebijakan pemberian bantuan sosial maupun BLT untuk warga desa terdampak pandemi covid-19 seakan-akan dipermainkan oleh oknum tertentu. Padahal, presiden Jokowi sebelumnya telah mengeluarkan ancaman hukuman penjara seumur hidup bagi pemerintah daerah yang mencoba bermain-bermain dengan bantuan ini.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau sudah begini, oleh Presiden, siapa yang mo dihukum seumur hidup,&#8221; tegas Aswad Dako.</p>
<p>&#8220;Saya tidak enak dengan masyarakat, dan saya tidak mau dianggap ini permainan saya selaku kepala desa. Karna istri saya, orang tua saya, istri sekdes, tante saya yang pensiun sudah punya mobil, rumah besar dan punya usaha juga menerima BLT itu. Apa adakah otoritas yang meminta data itu ke pihak bank. Sampai nomor rekening bisa tercantum di data penerima itu. Kalau alasan terlacak data dari E-KTP kenapa bisa ada PNS dan pensiunan yang dapat,&#8221; tutup Aswad.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt/">Kades Dulamayo Geram, PNS dan Orang Kaya di Desanya Peroleh BLT</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt/">Kades Dulamayo Geram, PNS dan Orang Kaya di Desanya Peroleh BLT</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kades-dulamayo-geram-pns-dan-orang-kaya-di-desanya-peroleh-blt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
