<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kampung Cina Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kampung-cina-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kampung-cina-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 07:58:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.13</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Kampung Cina Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kampung-cina-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hasil Polesan Adhan Dambea: Kawasan Kota Tua Gorontalo Kini Hidup dan Berdenyut di Malam Hari</title>
		<link>https://barakati.id/hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari</link>
					<comments>https://barakati.id/hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 07:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Anton Achmad Saragih]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Gorontalo hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Kuliner Kota Tua Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Hengky Honandar]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Jenderal Suprapto]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Arab Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Cina Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Kota Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Street Food Jilid III]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Ruang Publik Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kuliner Malam]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sejarah Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30805</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari/">Hasil Polesan Adhan Dambea: Kawasan Kota Tua Gorontalo Kini Hidup dan Berdenyut di Malam Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari/">Hasil Polesan Adhan Dambea: Kawasan Kota Tua Gorontalo Kini Hidup dan Berdenyut di Malam Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Kawasan historis Kota Tua di sepanjang Jalan Jenderal Suprapto yang biasanya sunyi senyap selepas senja, kini mulai memancarkan denyut nadi kehidupan baru pada malam hari. Setelah sekian lama terkesan mati suri begitu aktivitas perdagangan siang berakhir, kawasan multietnik yang meliputi Kampung Cina dan Kampung Arab ini perlahan bertransformasi menjadi pusat ekonomi malam yang menjanjikan. Pemandangan kontras tersebut terlihat jelas pada Sabtu (20/06/2026) malam. Ratusan warga tampak memadati koridor jalan kuno tersebut demi menghadiri Festival Kuliner Kota Tua atau Street Food Jilid III. Lapak-lapak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berjejer rapi di sepanjang aspal, menyulap pusat grosir siang hari tersebut menjadi destinasi wisata kuliner malam yang estetik berkat inisiatif polesan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Wali Kota Adhan Dambea menegaskan, keputusan membangkitkan kawasan Kota Tua bukan tanpa alasan filosofis dan ekonomis. Menurutnya, pusat kota dengan rekam jejak sejarah yang panjang tidak boleh dibiarkan pasif di luar jam kerja pemerintahan. Kawasan yang dahulu menjadi tonggak awal peradaban niaga di Gorontalo ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi generator ekonomi baru pasca-matahari terbenam. “Pusat kota tidak boleh mati setelah jam kantor usai. Kota Tua memiliki nilai historis tinggi sebagai jantung perdagangan Gorontalo tempo dulu, dan sudah sepatutnya kawasan ini kembali menjadi titik temu warga yang produktif serta menyenangkan pada malam hari,” ujar Adhan di sela-sela peninjauan stan kuliner. Guna menjaga keberlanjutan ekosistem ekonomi malam tersebut, Wali Kota Adhan secara terbuka mengimbau dan mendorong para pemilik ruko di kawasan tersebut untuk ikut membuka toko mereka pada malam hari. Dirinya menegaskan bahwa geliat keramaian yang tercipta ini tidak boleh mandek saat festival berakhir, melainkan harus mengakar menjadi kebiasaan niaga baru di Kota Tua. Agenda yang melibatkan sedikitnya 124 pelaku UMKM lokal ini juga menarik perhatian regional. Terbukti, perhelatan ini turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih yang datang untuk melihat langsung konsep penataan ruang publik tersebut. Di balik riuh rendah transaksi kuliner, Pemerintah Kota Gorontalo sejatinya tengah membidik target makro yang lebih besar. Melalui aktivasi ruang publik terpadu ini, Pemkot Gorontalo berkomitmen merevitalisasi peran Kota Tua untuk kembali ke khitah lamanya: menjadi ruang interaksi sosial, magnet pertumbuhan ekonomi kreatif, serta kawasan ikonik yang tetap bernyawa dan produktif tanpa batas waktu.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Kawasan historis Kota Tua di sepanjang Jalan Jenderal Suprapto yang biasanya sunyi senyap selepas senja, kini mulai memancarkan denyut nadi kehidupan baru pada malam hari. Setelah sekian lama terkesan mati suri begitu aktivitas perdagangan siang berakhir, kawasan multietnik yang meliputi Kampung Cina dan Kampung Arab ini perlahan bertransformasi menjadi pusat ekonomi malam yang menjanjikan.</p>
<p data-path-to-node="4">Pemandangan kontras tersebut terlihat jelas pada Sabtu (20/06/2026) malam. Ratusan warga tampak memadati koridor jalan kuno tersebut demi menghadiri Festival Kuliner Kota Tua atau <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="180">Street Food</i> Jilid III. Lapak-lapak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berjejer rapi di sepanjang aspal, menyulap pusat grosir siang hari tersebut menjadi destinasi wisata kuliner malam yang estetik berkat inisiatif polesan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea.</p>
<p data-path-to-node="5">Wali Kota Adhan Dambea menegaskan, keputusan membangkitkan kawasan Kota Tua bukan tanpa alasan filosofis dan ekonomis. Menurutnya, pusat kota dengan rekam jejak sejarah yang panjang tidak boleh dibiarkan pasif di luar jam kerja pemerintahan. Kawasan yang dahulu menjadi tonggak awal peradaban niaga di Gorontalo ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi generator ekonomi baru pasca-matahari terbenam.</p>
<p data-path-to-node="6">“Pusat kota tidak boleh mati setelah jam kantor usai. Kota Tua memiliki nilai historis tinggi sebagai jantung perdagangan Gorontalo tempo dulu, dan sudah sepatutnya kawasan ini kembali menjadi titik temu warga yang produktif serta menyenangkan pada malam hari,” ujar Adhan di sela-sela peninjauan stan kuliner.</p>
<p data-path-to-node="7">Guna menjaga keberlanjutan ekosistem ekonomi malam tersebut, Wali Kota Adhan secara terbuka mengimbau dan mendorong para pemilik ruko di kawasan tersebut untuk ikut membuka toko mereka pada malam hari. Dirinya menegaskan bahwa geliat keramaian yang tercipta ini tidak boleh mandek saat festival berakhir, melainkan harus mengakar menjadi kebiasaan niaga baru di Kota Tua.</p>
<p data-path-to-node="8">Agenda yang melibatkan sedikitnya 124 pelaku UMKM lokal ini juga menarik perhatian regional. Terbukti, perhelatan ini turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih yang datang untuk melihat langsung konsep penataan ruang publik tersebut.</p>
<p data-path-to-node="9">Di balik riuh rendah transaksi kuliner, Pemerintah Kota Gorontalo sejatinya tengah membidik target makro yang lebih besar. Melalui aktivasi ruang publik terpadu ini, Pemkot Gorontalo berkomitmen merevitalisasi peran Kota Tua untuk kembali ke khitah lamanya: menjadi ruang interaksi sosial, magnet pertumbuhan ekonomi kreatif, serta kawasan ikonik yang tetap bernyawa dan produktif tanpa batas waktu.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari/">Hasil Polesan Adhan Dambea: Kawasan Kota Tua Gorontalo Kini Hidup dan Berdenyut di Malam Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari/">Hasil Polesan Adhan Dambea: Kawasan Kota Tua Gorontalo Kini Hidup dan Berdenyut di Malam Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hasil-polesan-adhan-dambea-kawasan-kota-tua-gorontalo-kini-hidup-dan-berdenyut-di-malam-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
