<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kebersihan kota Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kebersihan-kota/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kebersihan-kota/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Apr 2026 10:13:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>kebersihan kota Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kebersihan-kota/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada Gangguan Keamanan! Wali Kota Gorontalo Minta Warga Segera Lapor Jika Ada Kejanggalan</title>
		<link>https://barakati.id/waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan</link>
					<comments>https://barakati.id/waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 10:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Gorontalo Terkini]]></category>
		<category><![CDATA[hut kota gorontalo ke-298]]></category>
		<category><![CDATA[kamtibmas gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan kota]]></category>
		<category><![CDATA[kelurahan dulomo utara]]></category>
		<category><![CDATA[ketertiban sosial]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan anak]]></category>
		<category><![CDATA[peran orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[silaturahmi warga]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29932</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan/">Waspada Gangguan Keamanan! Wali Kota Gorontalo Minta Warga Segera Lapor Jika Ada Kejanggalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan/">Waspada Gangguan Keamanan! Wali Kota Gorontalo Minta Warga Segera Lapor Jika Ada Kejanggalan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kelurahan Dulomo Utara, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kondisi sosial, keamanan, serta ketertiban lingkungan. Hal ini ditegaskannya saat menghadiri malam silaturahmi Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo, Senin (06/04/2026) malam. Dalam arahannya, Adhan Dambea menekankan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman tidak bisa hanya dibebankan di pundak pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi serta kesadaran kolektif dari masyarakat yang dimulai dari tingkat akar rumput. “Tidak mungkin semua persoalan di kota ini bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Peran aktif masyarakat justru sangat menentukan, dan itu harus dimulai dari lingkungan terkecil di sekitar kita,” ujar Wali Kota Adhan di hadapan para warga. Menurutnya, kepekaan dan keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah berbagai potensi persoalan yang dapat memicu gangguan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia pun meminta warga agar tidak ragu melaporkan segala bentuk kejanggalan. “Kalau ada hal-hal yang dirasa mengganggu ketertiban umum, segera sampaikan dan laporkan. Peran serta masyarakat sangat penting agar masalah tersebut bisa langsung ditindaklanjuti oleh aparat berwenang,” tegasnya. Lebih jauh, Adhan turut menyoroti peran krusial institusi keluarga dalam membentuk lingkungan sosial yang sehat. Ia secara khusus mengingatkan para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di tengah derasnya arus perkembangan zaman. “Orang tua harus lebih hadir secara fisik maupun emosional dalam mendampingi anak-anaknya. Tantangan zaman sekarang jauh berbeda dan lebih kompleks, sehingga membutuhkan perhatian yang ekstra lebih,” tambah Adhan. Sebagai penutup, wali kota tersebut juga menyinggung isu kebersihan lingkungan. Ia berharap masyarakat Dulomo Utara bisa menumbuhkan kemandirian dan menjadi pelopor kebersihan di wilayahnya. “Kebersihan wilayah ini tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas dari pemerintah. Harus tumbuh kesadaran bersama di tengah masyarakat, karena kebersihan adalah cerminan langsung dari wajah kota kita,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="2">Kota Gorontalo &#8211; Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kelurahan Dulomo Utara, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kondisi sosial, keamanan, serta ketertiban lingkungan. Hal ini ditegaskannya saat menghadiri malam silaturahmi Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-298 Kota Gorontalo, Senin (06/04/2026) malam.</p>
<p data-path-to-node="3">Dalam arahannya, Adhan Dambea menekankan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman tidak bisa hanya dibebankan di pundak pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi serta kesadaran kolektif dari masyarakat yang dimulai dari tingkat akar rumput.</p>
<p data-path-to-node="4">“Tidak mungkin semua persoalan di kota ini bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Peran aktif masyarakat justru sangat menentukan, dan itu harus dimulai dari lingkungan terkecil di sekitar kita,” ujar Wali Kota Adhan di hadapan para warga.</p>
<p data-path-to-node="5">Menurutnya, kepekaan dan keterlibatan warga menjadi kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah berbagai potensi persoalan yang dapat memicu gangguan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ia pun meminta warga agar tidak ragu melaporkan segala bentuk kejanggalan.</p>
<p data-path-to-node="6">“Kalau ada hal-hal yang dirasa mengganggu ketertiban umum, segera sampaikan dan laporkan. Peran serta masyarakat sangat penting agar masalah tersebut bisa langsung ditindaklanjuti oleh aparat berwenang,” tegasnya.</p>
<p data-path-to-node="7">Lebih jauh, Adhan turut menyoroti peran krusial institusi keluarga dalam membentuk lingkungan sosial yang sehat. Ia secara khusus mengingatkan para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di tengah derasnya arus perkembangan zaman.</p>
<p data-path-to-node="8">“Orang tua harus lebih hadir secara fisik maupun emosional dalam mendampingi anak-anaknya. Tantangan zaman sekarang jauh berbeda dan lebih kompleks, sehingga membutuhkan perhatian yang ekstra lebih,” tambah Adhan.</p>
<p data-path-to-node="9">Sebagai penutup, wali kota tersebut juga menyinggung isu kebersihan lingkungan. Ia berharap masyarakat Dulomo Utara bisa menumbuhkan kemandirian dan menjadi pelopor kebersihan di wilayahnya.</p>
<p data-path-to-node="10">“Kebersihan wilayah ini tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas dari pemerintah. Harus tumbuh kesadaran bersama di tengah masyarakat, karena kebersihan adalah cerminan langsung dari wajah kota kita,” pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan/">Waspada Gangguan Keamanan! Wali Kota Gorontalo Minta Warga Segera Lapor Jika Ada Kejanggalan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan/">Waspada Gangguan Keamanan! Wali Kota Gorontalo Minta Warga Segera Lapor Jika Ada Kejanggalan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/waspada-gangguan-keamanan-wali-kota-gorontalo-minta-warga-segera-lapor-jika-ada-kejanggalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pramuka Sudah Bergerak, HMI Dinilai Hanya Kritik Tanpa Aksi</title>
		<link>https://barakati.id/pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi</link>
					<comments>https://barakati.id/pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 05:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[aksi lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[gerobak motor listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Hadi Sutrisno]]></category>
		<category><![CDATA[hmi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Jubir Wali Kota]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan kota]]></category>
		<category><![CDATA[kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Syawal Hamjati]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29446</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi/">Pramuka Sudah Bergerak, HMI Dinilai Hanya Kritik Tanpa Aksi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi/">Pramuka Sudah Bergerak, HMI Dinilai Hanya Kritik Tanpa Aksi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Kritik terhadap penanganan sampah di Kota Gorontalo yang disampaikan oleh Syawal Hamjati mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menuai tanggapan tegas dari Hadi Sutrisno, Juru Bicara Wali Kota Gorontalo. Menurut Hadi, tidak ada yang salah dengan kritik yang disampaikan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah di ibu kota Provinsi Gorontalo tersebut. Namun, ia menilai kritik seharusnya juga diiringi dengan kontribusi nyata di lapangan. “Kalau sudah berkontribusi, tentu patut diapresiasi. Tapi kalau belum, seharusnya Syawal malu dengan anak-anak Pramuka yang masih duduk di bangku SD. Mereka sudah turun langsung bersama pemerintah membersihkan lingkungan masjid dan sekolah melalui gerakan Pramuka Penjaga Lingkungan,” ujar Hadi saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026). Ia menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh unsur masyarakat. Hadi mendorong semua pihak untuk tidak hanya menyampaikan kritik di media, tetapi juga terlibat aktif lewat aksi nyata. Lebih lanjut, Hadi menjelaskan mekanisme pengelolaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Gorontalo telah diatur oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). TPS berfungsi sebagai tempat penampungan sampah sementara sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan gerobak motor listrik (Getor) yang kini tersedia di seluruh kelurahan. “Jadi sistem pengangkutan sudah berjalan. Setelah sampah rumah tangga diangkut oleh Getor listrik, barulah dibawa ke TPA sesuai jadwal dan zonasinya,” jelasnya. Hadi juga meminta pihak yang kerap melayangkan kritik agar melihat lebih luas capaian Pemerintah Kota Gorontalo dalam mengatasi permasalahan sampah. “Pak Wali Kota sudah berjuang sekuat tenaga. Lihat saja di berbagai media dan media sosial, banyak inovasi dan kebijakan beliau terkait persoalan ini. Mungkin Syawal kurang membaca,” ujar Hadi. Tak berhenti di situ, Hadi juga menaruh kecurigaan terhadap motif di balik kritik yang hanya diarahkan pada Pemerintah Kota Gorontalo, padahal persoalan serupa terjadi pula di wilayah lain. “Saya jadi curiga, jangan-jangan ada tendensi lain di balik kritik ini,” tutur Hadi sembari tersenyum. Hadi menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa untuk berkolaborasi mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan Kota Gorontalo yang bersih dan bebas sampah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Kritik terhadap penanganan sampah di Kota Gorontalo yang disampaikan oleh <strong>Syawal Hamjati</strong> mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menuai tanggapan tegas dari <strong>Hadi Sutrisno</strong>, Juru Bicara Wali Kota Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Hadi, tidak ada yang salah dengan kritik yang disampaikan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah di ibu kota Provinsi Gorontalo tersebut. Namun, ia menilai kritik seharusnya juga diiringi dengan kontribusi nyata di lapangan.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau sudah berkontribusi, tentu patut diapresiasi. Tapi kalau belum, seharusnya Syawal malu dengan anak-anak Pramuka yang masih duduk di bangku SD. Mereka sudah turun langsung bersama pemerintah membersihkan lingkungan masjid dan sekolah melalui gerakan <em>Pramuka Penjaga Lingkungan</em>,” ujar Hadi saat dikonfirmasi, Rabu (18/2/2026).</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh unsur masyarakat. Hadi mendorong semua pihak untuk tidak hanya menyampaikan kritik di media, tetapi juga terlibat aktif lewat aksi nyata.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, Hadi menjelaskan mekanisme pengelolaan <strong>Tempat Pembuangan Sementara (TPS)</strong> di Kota Gorontalo telah diatur oleh <strong>Dinas Lingkungan Hidup (DLH)</strong>. TPS berfungsi sebagai tempat penampungan sampah sementara sebelum diangkut ke <strong>Tempat Pembuangan Akhir (TPA)</strong> menggunakan gerobak motor listrik (<em>Getor</em>) yang kini tersedia di seluruh kelurahan.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Jadi sistem pengangkutan sudah berjalan. Setelah sampah rumah tangga diangkut oleh <em>Getor</em> listrik, barulah dibawa ke TPA sesuai jadwal dan zonasinya,” jelasnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hadi juga meminta pihak yang kerap melayangkan kritik agar melihat lebih luas capaian Pemerintah Kota Gorontalo dalam mengatasi permasalahan sampah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Pak Wali Kota sudah berjuang sekuat tenaga. Lihat saja di berbagai media dan media sosial, banyak inovasi dan kebijakan beliau terkait persoalan ini. Mungkin Syawal kurang membaca,” ujar Hadi.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Tak berhenti di situ, Hadi juga menaruh kecurigaan terhadap motif di balik kritik yang hanya diarahkan pada Pemerintah Kota Gorontalo, padahal persoalan serupa terjadi pula di wilayah lain.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya jadi curiga, jangan-jangan ada tendensi lain di balik kritik ini,” tutur Hadi sembari tersenyum.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hadi menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa untuk berkolaborasi mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan Kota Gorontalo yang bersih dan bebas sampah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi/">Pramuka Sudah Bergerak, HMI Dinilai Hanya Kritik Tanpa Aksi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi/">Pramuka Sudah Bergerak, HMI Dinilai Hanya Kritik Tanpa Aksi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pramuka-sudah-bergerak-hmi-dinilai-hanya-kritik-tanpa-aksi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masih Ada Tumpukan Sampah: Wali Kota Adhan Tegur Lurah dan Camat</title>
		<link>https://barakati.id/masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat</link>
					<comments>https://barakati.id/masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 08:15:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Bandhayo Lo Yiladia]]></category>
		<category><![CDATA[camat]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Barat]]></category>
		<category><![CDATA[leato]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[lurah]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan kota]]></category>
		<category><![CDATA[Rakorev]]></category>
		<category><![CDATA[sampah kota]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggikiki]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab wilayah]]></category>
		<category><![CDATA[tumpukan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29063</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat/">Masih Ada Tumpukan Sampah: Wali Kota Adhan Tegur Lurah dan Camat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat/">Masih Ada Tumpukan Sampah: Wali Kota Adhan Tegur Lurah dan Camat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyoroti masih adanya tumpukan sampah di sejumlah titik kota. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Selasa (13/1/2026). Dalam rapat tersebut, Adhan menekankan pentingnya kepedulian dan tanggung jawab para lurah dan camat terhadap kebersihan wilayah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa temuan lapangan tersebut menjadi bentuk evaluasi dan peringatan agar aparat kelurahan dan kecamatan tidak lengah dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Saya coba lewat jalur ke Kota Barat, saya temukan tiga tumpukan sampah. Di Jalan Agus Salim juga masih ada satu titik,” ujar Adhan saat memaparkan hasil pengamatannya. Wali Kota Adhan juga menambahkan, di jalur Tanggikiki hingga perbatasan Tapa, pihaknya menemukan tujuh tumpukan sampah. Selain itu, tumpukan serupa juga masih terlihat di ujung Kelurahan Leato, yang menunjukkan masih adanya area yang perlu mendapat perhatian serius dari aparat wilayah. Menurut Adhan, penyampaian temuan tersebut bukan sekadar laporan, melainkan peringatan tegas agar seluruh lurah dan camat meningkatkan pengawasan serta respons terhadap masalah kebersihan. “Ini saya sampaikan supaya kita semua tahu kondisi di lapangan, terutama lurah dan camat di wilayah masing-masing,” tegasnya. Meski begitu, Wali Kota mengakui bahwa kondisi kebersihan Kota Gorontalo menunjukkan perbaikan signifikan dibanding sebelumnya, berkat upaya bersama pemerintah dan masyarakat. “Alhamdulillah, dengan berbagai langkah yang kita lakukan, kondisi ini sudah mulai berkurang dari sebelumnya,” ujar Adhan. Ia menegaskan, upaya peningkatan kebersihan akan terus berlanjut dan menjadi prioritas utama pemerintah kota. Para lurah dan camat diminta memastikan wilayahnya tetap bersih sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat. “Walaupun belum maksimal, tapi sudah ada perbaikan dan harus terus kita tingkatkan,” pungkas Wali Kota.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Wali Kota Gorontalo, <strong>Adhan Dambea</strong>, menyoroti masih adanya tumpukan sampah di sejumlah titik kota. Hal itu diungkapkannya dalam <strong>Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan</strong> yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia (BLY), Selasa (13/1/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam rapat tersebut, Adhan menekankan pentingnya kepedulian dan tanggung jawab para lurah dan camat terhadap kebersihan wilayah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa temuan lapangan tersebut menjadi bentuk evaluasi dan peringatan agar aparat kelurahan dan kecamatan tidak lengah dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Saya coba lewat jalur ke Kota Barat, saya temukan tiga tumpukan sampah. Di Jalan Agus Salim juga masih ada satu titik,” ujar Adhan saat memaparkan hasil pengamatannya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Wali Kota Adhan juga menambahkan, di jalur <strong>Tanggikiki hingga perbatasan Tapa</strong>, pihaknya menemukan <strong>tujuh tumpukan sampah</strong>. Selain itu, tumpukan serupa juga masih terlihat di ujung <strong>Kelurahan Leato</strong>, yang menunjukkan masih adanya area yang perlu mendapat perhatian serius dari aparat wilayah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Adhan, penyampaian temuan tersebut bukan sekadar laporan, melainkan <strong>peringatan tegas</strong> agar seluruh lurah dan camat meningkatkan pengawasan serta respons terhadap masalah kebersihan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Ini saya sampaikan supaya kita semua tahu kondisi di lapangan, terutama lurah dan camat di wilayah masing-masing,” tegasnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Meski begitu, Wali Kota mengakui bahwa kondisi kebersihan Kota Gorontalo menunjukkan <strong>perbaikan signifikan dibanding sebelumnya</strong>, berkat upaya bersama pemerintah dan masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Alhamdulillah, dengan berbagai langkah yang kita lakukan, kondisi ini sudah mulai berkurang dari sebelumnya,” ujar Adhan.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menegaskan, upaya peningkatan kebersihan akan terus berlanjut dan menjadi <strong>prioritas utama</strong> pemerintah kota. Para lurah dan camat diminta memastikan wilayahnya tetap bersih sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Walaupun belum maksimal, tapi sudah ada perbaikan dan harus terus kita tingkatkan,” pungkas Wali Kota.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat/">Masih Ada Tumpukan Sampah: Wali Kota Adhan Tegur Lurah dan Camat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat/">Masih Ada Tumpukan Sampah: Wali Kota Adhan Tegur Lurah dan Camat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/masih-ada-tumpukan-sampah-wali-kota-adhan-tegur-lurah-dan-camat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Benarkah Adhan Gagal Tangani Sampah? Prof. Sukirman Buka Suara</title>
		<link>https://barakati.id/benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara</link>
					<comments>https://barakati.id/benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 04:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[armada pengangkut sampah]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[isu publik]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan kota]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi pernyataan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[media lokal]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Sukirman]]></category>
		<category><![CDATA[program pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Talumelito]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28965</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara/">Benarkah Adhan Gagal Tangani Sampah? Prof. Sukirman Buka Suara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara/">Benarkah Adhan Gagal Tangani Sampah? Prof. Sukirman Buka Suara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kot Gorontalo - Akademisi Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Sukirman, angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebutkan dirinya menyalahkan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, atas persoalan sampah di daerah itu. Ia menegaskan, pernyataannya telah dipelintir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Saya tidak pernah menyatakan bahwa Pak Wali gagal. Kalau saya mengatakan hal itu, berarti saya berbohong. Justru, penanganan sampah di Kota Gorontalo menunjukkan progres yang positif di tangan Pak Adhan,” kata Prof. Sukirman, Selasa (06/02/2026). Lebih lanjut, guru besar tersebut menerangkan bahwa dirinya tidak pernah melakukan kajian terkait penanganan sampah di Kota Gorontalo. Kajian yang ia lakukan hanya sebatas analisis pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito. “Kajian saya hanya tentang TPA Talumelito, bukan penanganan sampah di wilayah Kota Gorontalo,” tegasnya. Prof. Sukirman pun merasa perlu meluruskan pemberitaan salah satu media yang menyebut Wali Kota Adhan Dambea gagal mengatasi sampah. Menurutnya, kondisi pengelolaan sampah di Gorontalo saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelum kepemimpinan Adhan. “Sejauh ini penanganan sampah di Kota Gorontalo sudah sangat baik. Program-program yang dijalankan Pak Adhan sangat tepat dan berdampak nyata,” ujarnya. Pernyataan tersebut diperkuat data lapangan. Hasil pantauan pewarta menunjukkan bahwa sejumlah program pengelolaan sampah berjalan efektif, seperti penambahan armada truk pada bulan Ramadan tahun lalu, upaya Pemkot Gorontalo memperoleh pasokan armada tambahan dari BTN, serta pengadaan gerobak motor (Getor) listrik yang memudahkan pengangkutan di kawasan padat penduduk. Warga dari berbagai lapisan masyarakat pun menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Wali Kota Adhan. “Dulu banyak sampah menumpuk di pusat keramaian karena warga membuang sampah tidak sesuai waktu. Sekarang, Alhamdulillah, kondisi itu sudah jauh berubah. Warga juga sudah paham kapan waktu membuang sampah,” ujar Wahyu, siswa MAN Model Gorontalo. Pendapat serupa disampaikan Febi, warga Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat. “Sebelum Pak Adhan, sampah bisa dibiarkan berhari-hari. Sekarang sudah tidak ada lagi seperti itu,” ungkapnya. Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Hadi Sutrisno, menyebut isu yang menyudutkan Adhan Dambea merupakan bentuk serangan dari pihak-pihak yang tidak senang dengan kinerja wali kota dua periode itu. “Mereka yang membenci Pak Wali tak pernah mau melihat hasil kerja nyata beliau dalam menangani sampah. Kalau sudah benci, sebaik-baiknya karya orang pun tetap dianggap buruk,” kata Hadi. Ia pun mengimbau agar pihak-pihak yang gemar menyebar fitnah dan nyinyir segera introspeksi diri. “Tanyakan ke diri masing-masing, apa yang sudah kita lakukan untuk rakyat?” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kot Gorontalo &#8211; Akademisi Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Sukirman, angkat bicara terkait pemberitaan yang menyebutkan dirinya menyalahkan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, atas persoalan sampah di daerah itu. Ia menegaskan, pernyataannya telah dipelintir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya tidak pernah menyatakan bahwa Pak Wali gagal. Kalau saya mengatakan hal itu, berarti saya berbohong. Justru, penanganan sampah di Kota Gorontalo menunjukkan progres yang positif di tangan Pak Adhan,” kata Prof. Sukirman, Selasa (06/02/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, guru besar tersebut menerangkan bahwa dirinya tidak pernah melakukan kajian terkait penanganan sampah di Kota Gorontalo. Kajian yang ia lakukan hanya sebatas analisis pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talumelito.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kajian saya hanya tentang TPA Talumelito, bukan penanganan sampah di wilayah Kota Gorontalo,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Prof. Sukirman pun merasa perlu meluruskan pemberitaan salah satu media yang menyebut Wali Kota Adhan Dambea gagal mengatasi sampah. Menurutnya, kondisi pengelolaan sampah di Gorontalo saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelum kepemimpinan Adhan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sejauh ini penanganan sampah di Kota Gorontalo sudah sangat baik. Program-program yang dijalankan Pak Adhan sangat tepat dan berdampak nyata,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan tersebut diperkuat data lapangan. Hasil pantauan pewarta menunjukkan bahwa sejumlah program pengelolaan sampah berjalan efektif, seperti penambahan armada truk pada bulan Ramadan tahun lalu, upaya Pemkot Gorontalo memperoleh pasokan armada tambahan dari BTN, serta pengadaan gerobak motor (Getor) listrik yang memudahkan pengangkutan di kawasan padat penduduk.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Warga dari berbagai lapisan masyarakat pun menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Wali Kota Adhan.<br />
“Dulu banyak sampah menumpuk di pusat keramaian karena warga membuang sampah tidak sesuai waktu. Sekarang, Alhamdulillah, kondisi itu sudah jauh berubah. Warga juga sudah paham kapan waktu membuang sampah,” ujar Wahyu, siswa MAN Model Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pendapat serupa disampaikan Febi, warga Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat.<br />
“Sebelum Pak Adhan, sampah bisa dibiarkan berhari-hari. Sekarang sudah tidak ada lagi seperti itu,” ungkapnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kesempatan terpisah, Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Hadi Sutrisno, menyebut isu yang menyudutkan Adhan Dambea merupakan bentuk serangan dari pihak-pihak yang tidak senang dengan kinerja wali kota dua periode itu.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Mereka yang membenci Pak Wali tak pernah mau melihat hasil kerja nyata beliau dalam menangani sampah. Kalau sudah benci, sebaik-baiknya karya orang pun tetap dianggap buruk,” kata Hadi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia pun mengimbau agar pihak-pihak yang gemar menyebar fitnah dan nyinyir segera introspeksi diri.<br />
“Tanyakan ke diri masing-masing, apa yang sudah kita lakukan untuk rakyat?” pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara/">Benarkah Adhan Gagal Tangani Sampah? Prof. Sukirman Buka Suara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara/">Benarkah Adhan Gagal Tangani Sampah? Prof. Sukirman Buka Suara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/benarkah-adhan-gagal-tangani-sampah-prof-sukirman-buka-suara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bungkam di Tengah Asap: Manajemen Alfamart Belum Jelaskan Dugaan Pembakaran Sampah di Marisa</title>
		<link>https://barakati.id/bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa</link>
					<comments>https://barakati.id/bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 01:53:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[alfamart pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[barakati.id]]></category>
		<category><![CDATA[Dlh Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan pelanggaran lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Ilham Alfamart]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan kota]]></category>
		<category><![CDATA[KOTA MARISA]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan kota]]></category>
		<category><![CDATA[pembakaran sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran udara]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[retribusi sampah]]></category>
		<category><![CDATA[ritel nasional]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tumpukan sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28585</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa/">Bungkam di Tengah Asap: Manajemen Alfamart Belum Jelaskan Dugaan Pembakaran Sampah di Marisa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa/">Bungkam di Tengah Asap: Manajemen Alfamart Belum Jelaskan Dugaan Pembakaran Sampah di Marisa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Saat dikonfirmasi oleh Barakati.id, pihak manajemen Alfamart Pohuwato melalui manajernya, Ilham, memberikan tanggapan singkat terkait dugaan pembakaran sampah di area gerai mereka yang berlokasi di pusat Kota Marisa. “Nanti akan saya sampaikan,” ujar Ilham singkat melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (6/12/2025). Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan karena menunjukkan bahwa pihak manajemen seolah belum mengetahui adanya persoalan dugaan pembakaran sampah di sekitar gerai mereka. Sementara itu, kondisi di lapangan menunjukkan tumpukan sampah berserakan di sekitar Alfamart, yang menjadi salah satu titik paling ramai aktivitas masyarakat di pusat Kota Marisa. Warga mengeluhkan keberadaan sampah tersebut karena tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan kebersihan kawasan perdagangan. Sebelumnya, salah satu sumber yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa gerai Alfamart di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, diduga melakukan pembakaran sampah secara mandiri. Dugaan ini diperkuat oleh hasil pantauan langsung tim Barakati.id, yang menemukan tumpukan sampah dan bekas pembakaran di area sekitar gerai. Padahal, menurut peraturan yang berlaku, pengelolaan sampah dari pelaku usaha seharusnya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui mekanisme retribusi dan pengangkutan resmi oleh petugas kebersihan. Namun hingga kini, pihak DLH Kabupaten Pohuwato belum memberikan penjelasan resmi terkait temuan tersebut. Konfirmasi yang disampaikan tim media belum mendapat tanggapan dari instansi terkait. Hingga berita ini dipublikasikan, Barakati.id masih menunggu respon tertulis dari pihak Alfamart, DLH Pohuwato, maupun instansi berwenang lainnya untuk memberikan kejelasan terhadap dugaan kegiatan yang berpotensi melanggar aturan lingkungan daerah tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Saat dikonfirmasi oleh <strong>Barakati.id</strong>, pihak <strong>manajemen Alfamart Pohuwato</strong> melalui manajernya, <strong>Ilham</strong>, memberikan tanggapan singkat terkait dugaan pembakaran sampah di area gerai mereka yang berlokasi di pusat Kota Marisa.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Nanti akan saya sampaikan,” ujar Ilham singkat melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (6/12/2025).</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan karena menunjukkan bahwa pihak manajemen seolah belum mengetahui adanya persoalan dugaan pembakaran sampah di sekitar gerai mereka.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, kondisi di lapangan menunjukkan <strong>tumpukan sampah berserakan di sekitar Alfamart</strong>, yang menjadi salah satu titik paling ramai aktivitas masyarakat di pusat Kota Marisa. Warga mengeluhkan keberadaan sampah tersebut karena <strong>tidak hanya merusak estetika lingkungan</strong>, tetapi juga <strong>mengganggu kenyamanan dan kebersihan kawasan perdagangan</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebelumnya, salah satu sumber yang enggan disebut namanya mengungkapkan bahwa <strong>gerai Alfamart di Desa Palopo, Kecamatan Marisa</strong>, diduga melakukan pembakaran sampah secara mandiri. Dugaan ini diperkuat oleh hasil pantauan langsung tim <strong>Barakati.id</strong>, yang menemukan <strong>tumpukan sampah dan bekas pembakaran di area sekitar gerai</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Padahal, menurut peraturan yang berlaku, <strong>pengelolaan sampah dari pelaku usaha seharusnya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH)</strong> melalui mekanisme retribusi dan pengangkutan resmi oleh petugas kebersihan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun hingga kini, <strong>pihak DLH Kabupaten Pohuwato belum memberikan penjelasan resmi</strong> terkait temuan tersebut. Konfirmasi yang disampaikan tim media belum mendapat tanggapan dari instansi terkait.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hingga berita ini dipublikasikan, <strong>Barakati.id masih menunggu respon tertulis dari pihak Alfamart, DLH Pohuwato, maupun instansi berwenang lainnya</strong> untuk memberikan kejelasan terhadap dugaan kegiatan yang berpotensi melanggar aturan lingkungan daerah tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa/">Bungkam di Tengah Asap: Manajemen Alfamart Belum Jelaskan Dugaan Pembakaran Sampah di Marisa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa/">Bungkam di Tengah Asap: Manajemen Alfamart Belum Jelaskan Dugaan Pembakaran Sampah di Marisa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bungkam-di-tengah-asap-manajemen-alfamart-belum-jelaskan-dugaan-pembakaran-sampah-di-marisa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengejutkan! Ritel Nasional di Pohuwato Diduga Bakar Sampah di Area Publik</title>
		<link>https://barakati.id/mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik</link>
					<comments>https://barakati.id/mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 13:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alfamart Marisa]]></category>
		<category><![CDATA[Dlh Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi Barakati.id]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan kota]]></category>
		<category><![CDATA[KOTA MARISA]]></category>
		<category><![CDATA[limbah ritel]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[pembakaran limbah]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran udara]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[retribusi sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sampah terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[tanggung jawab sosial perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28579</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik/">Mengejutkan! Ritel Nasional di Pohuwato Diduga Bakar Sampah di Area Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik/">Mengejutkan! Ritel Nasional di Pohuwato Diduga Bakar Sampah di Area Publik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Pemandangan janggal terlihat di salah satu sudut Kota Marisa, Kabupaten Pohuwato. Di tengah kesibukan aktivitas jual beli yang tampak normal, terhampar kontras mencolok di samping salah satu gerai Alfamart — tumpukan sampah berserakan, sebagian menghitam seperti baru saja dibakar. Pada 28 November 2025, tim Barakati.id turun langsung ke lokasi. Alih-alih mencium aroma wangi khas toko ritel modern, udara di sekitar justru dipenuhi bau sangit sisa pembakaran sampah yang menyengat. Seorang warga sekitar yang ditemui di lokasi mengungkapkan keluhannya. “Dorang pe sampah dorang bakar sandiri. Makanya ndak ada pajak sampah masuk ke daerah. Itu kan kewenangan DLH, tapi kalau dorang bakar begitu, daerah rugi, lingkungan juga rusak,” ujarnya dengan nada kesal. Pernyataan itu menimbulkan pertanyaan besar: mengapa sebuah ritel nasional justru memilih membakar sampahnya sendiri, alih-alih mengikuti mekanisme pengelolaan resmi oleh pemerintah daerah? Padahal, sesuai aturan pengelolaan sampah daerah, setiap pelaku usaha wajib mengangkut dan menyerahkan limbahnya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat melalui sistem retribusi atau pajak sampah. Namun fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya — sampah tetap menumpuk, bekas pembakaran menghitam, dan bau tak sedap terus menyelimuti lokasi yang berada di salah satu area tersibuk pusat Kota Marisa. Hingga berita ini diterbitkan, tim Barakati.id masih berupaya mengonfirmasi pihak Alfamart serta DLH Kabupaten Pohuwato untuk mendapatkan penjelasan resmi terkait peristiwa tersebut. Sementara itu, tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja menjadi simbol nyata lemahnya pengawasan dan pengelolaan lingkungan di kawasan perkotaan. Kondisi ini tidak hanya mencoreng estetika kota, tetapi juga menimbulkan dampak ekologis dan potensi kerugian keuangan daerah akibat hilangnya setoran retribusi sampah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Pemandangan janggal terlihat di salah satu sudut <strong>Kota Marisa</strong>, Kabupaten <strong>Pohuwato</strong>. Di tengah kesibukan aktivitas jual beli yang tampak normal, terhampar kontras mencolok di samping salah satu gerai <strong>Alfamart</strong> — tumpukan sampah berserakan, sebagian menghitam seperti baru saja dibakar.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pada <strong>28 November 2025</strong>, tim <strong>Barakati.id</strong> turun langsung ke lokasi. Alih-alih mencium aroma wangi khas toko ritel modern, udara di sekitar justru dipenuhi <strong>bau sangit</strong> sisa pembakaran sampah yang menyengat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Seorang warga sekitar yang ditemui di lokasi mengungkapkan keluhannya.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Dorang pe sampah dorang bakar sandiri. Makanya ndak ada pajak sampah masuk ke daerah. Itu kan kewenangan DLH, tapi kalau dorang bakar begitu, daerah rugi, lingkungan juga rusak,” ujarnya dengan nada kesal.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan itu menimbulkan pertanyaan besar: <strong>mengapa sebuah ritel nasional justru memilih membakar sampahnya sendiri</strong>, alih-alih mengikuti mekanisme pengelolaan resmi oleh pemerintah daerah?</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Padahal, sesuai <strong>aturan pengelolaan sampah daerah</strong>, setiap pelaku usaha wajib mengangkut dan menyerahkan limbahnya kepada <strong>Dinas Lingkungan Hidup (DLH)</strong> setempat melalui sistem retribusi atau pajak sampah. Namun fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya — <strong>sampah tetap menumpuk, bekas pembakaran menghitam, dan bau tak sedap terus menyelimuti lokasi</strong> yang berada di salah satu area tersibuk pusat Kota Marisa.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hingga berita ini diterbitkan, <strong>tim Barakati.id masih berupaya mengonfirmasi pihak Alfamart serta DLH Kabupaten Pohuwato</strong> untuk mendapatkan penjelasan resmi terkait peristiwa tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, tumpukan sampah yang dibiarkan begitu saja menjadi simbol nyata lemahnya pengawasan dan pengelolaan lingkungan di kawasan perkotaan. Kondisi ini tidak hanya mencoreng estetika kota, tetapi juga menimbulkan <strong>dampak ekologis dan potensi kerugian keuangan daerah</strong> akibat hilangnya setoran retribusi sampah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik/">Mengejutkan! Ritel Nasional di Pohuwato Diduga Bakar Sampah di Area Publik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik/">Mengejutkan! Ritel Nasional di Pohuwato Diduga Bakar Sampah di Area Publik</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mengejutkan-ritel-nasional-di-pohuwato-diduga-bakar-sampah-di-area-publik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
