<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kebijakan Adhan Dambea Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kebijakan-adhan-dambea/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kebijakan-adhan-dambea/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 22:41:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>kebijakan Adhan Dambea Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kebijakan-adhan-dambea/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</title>
		<link>https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta</link>
					<comments>https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 00:38:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Ekonomi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berkah Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Mikro Perkataan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Ekonomi Festival Tumbilotohe Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[disparpora kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya Religius]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan Adhan Dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Lokal Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Kokoo Antar Kelurahan]]></category>
		<category><![CDATA[Omzet Pedagang Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Kreatif Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelataran Kantor Wali Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan UMK Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Perputaran Ekonomi Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30899</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Stimulus ekonomi dari sektor pariwisata berbasis budaya terbukti ampuh mendongkrak pendapatan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Gorontalo. Rangkaian Festival Pesona Tumbilotohe 1447 Hijriah yang digagas oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terbukti sukses melahirkan efek domino berupa lonjakan omzet penjualan pedagang hingga jutaan rupiah per malam. Agenda pariwisata yang mengintegrasikan kompetisi tradisi Koko\'o antarkelurahan, Vokalia Religi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Festival Nasyid antarpelajar SMP ini terbukti tidak hanya sukses menjadi wadah unjuk bakat. Lebih dari itu, kehadiran ribuan pengunjung di pelataran Kantor Wali Kota Gorontalo bertransformasi menjadi pasar potensial bagi ekosistem produk kuliner lokal yang membuka lapak di sekitar area festival. Dimas, salah seorang pelaku usaha kopi, mengaku grafik penjualan produknya meroket tajam sepanjang pelaksanaan festival yang bergulir dari Rabu (04/03/2026) hingga Sabtu (07/03/2026) tersebut. Ia membeberkan bahwa pendapatan kotornya mampu menembus angka di atas satu juta rupiah hanya dalam hitungan malam. \"Alhamdulillah, omzet kami bisa menyentuh Rp1 juta lebih setiap malam selama agenda festival ini berlangsung. Selain momentum Tumbilotohe, pendapatan usaha kami juga sempat melonjak signifikan saat Pemkot memfasilitasi perayaan Cap Go Meh beberapa waktu lalu,\" ungkap pemilik booth Distuf Coffee tersebut, Jumat (06/03/2026). Senada dengan Dimas, berkah elektoral dari keramaian festival juga dirasakan oleh Ken, pemilik kedai Common Grounds. Ia mengaku grafik pendapatan usahanya mengalami eskalasi drastis sejak malam pertama seremoni pembukaan festival dihelat oleh jajaran eksekutif. \"Pada hari-hari biasa, keuntungan bersih kami rata-rata berkisar di angka Rp150 ribu per malam. Namun, semenjak Festival Tumbilotohe ini digelar, margin keuntungan kami melonjak tajam hingga menyentuh Rp600 ribu setiap malamnya,\" rinci Ken. Fenomena meroketnya pendapatan sektor informal ini bukan kali pertama terjadi di Kota Gorontalo. Kebijakan Wali Kota Adhan Dambea yang konsisten mengemas setiap agenda dinas dan festival kebudayaan secara terbuka di ruang publik terbukti ampuh memicu perputaran arus uang secara masif di tingkat akar rumput, sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Kota Gorontalo &#8211; Stimulus ekonomi dari sektor pariwisata berbasis budaya terbukti ampuh mendongkrak pendapatan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Gorontalo. Rangkaian Festival Pesona Tumbilotohe 1447 Hijriah yang digagas oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terbukti sukses melahirkan efek domino berupa lonjakan omzet penjualan pedagang hingga jutaan rupiah per malam.</p>
<p data-path-to-node="4">Agenda pariwisata yang mengintegrasikan kompetisi tradisi <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="58">Koko&#8217;o</i> antarkelurahan, Vokalia Religi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Festival Nasyid antarpelajar SMP ini terbukti tidak hanya sukses menjadi wadah unjuk bakat. Lebih dari itu, kehadiran ribuan pengunjung di pelataran Kantor Wali Kota Gorontalo bertransformasi menjadi pasar potensial bagi ekosistem produk kuliner lokal yang membuka lapak di sekitar area festival.</p>
<p data-path-to-node="5">Dimas, salah seorang pelaku usaha kopi, mengaku grafik penjualan produknya meroket tajam sepanjang pelaksanaan festival yang bergulir dari Rabu (04/03/2026) hingga Sabtu (07/03/2026) tersebut. Ia membeberkan bahwa pendapatan kotornya mampu menembus angka di atas satu juta rupiah hanya dalam hitungan malam.</p>
<p data-path-to-node="6">&#8220;Alhamdulillah, omzet kami bisa menyentuh Rp1 juta lebih setiap malam selama agenda festival ini berlangsung. Selain momentum Tumbilotohe, pendapatan usaha kami juga sempat melonjak signifikan saat Pemkot memfasilitasi perayaan Cap Go Meh beberapa waktu lalu,&#8221; ungkap pemilik <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="276">booth</i> Distuf Coffee tersebut, Jumat (06/03/2026).</p>
<p data-path-to-node="7">Senada dengan Dimas, berkah elektoral dari keramaian festival juga dirasakan oleh Ken, pemilik kedai Common Grounds. Ia mengaku grafik pendapatan usahanya mengalami eskalasi drastis sejak malam pertama seremoni pembukaan festival dihelat oleh jajaran eksekutif.</p>
<p data-path-to-node="8">&#8220;Pada hari-hari biasa, keuntungan bersih kami rata-rata berkisar di angka Rp150 ribu per malam. Namun, semenjak Festival Tumbilotohe ini digelar, margin keuntungan kami melonjak tajam hingga menyentuh Rp600 ribu setiap malamnya,&#8221; rinci Ken.</p>
<p data-path-to-node="9">Fenomena meroketnya pendapatan sektor informal ini bukan kali pertama terjadi di Kota Gorontalo. Kebijakan Wali Kota Adhan Dambea yang konsisten mengemas setiap agenda dinas dan festival kebudayaan secara terbuka di ruang publik terbukti ampuh memicu perputaran arus uang secara masif di tingkat akar rumput, sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/">Festival Tumbilotohe Bikin UMK Cuan: Omzet Pedagang Kopi Semalam Tembus Rp1 Juta</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/festival-tumbilotohe-bikin-umk-cuan-omzet-pedagang-kopi-semalam-tembus-rp1-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polemik GHM: Mengapa Jalan Kota Gorontalo Dilarang Dipakai?</title>
		<link>https://barakati.id/polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai</link>
					<comments>https://barakati.id/polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 12:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[adhan dambea]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi warga kota]]></category>
		<category><![CDATA[event marathon]]></category>
		<category><![CDATA[GHM 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo Half Marathon]]></category>
		<category><![CDATA[jalan milik kota]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan Adhan Dambea]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[larangan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[panitia GHM]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM trotoar]]></category>
		<category><![CDATA[Wali kota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28334</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai/">Polemik GHM: Mengapa Jalan Kota Gorontalo Dilarang Dipakai?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai/">Polemik GHM: Mengapa Jalan Kota Gorontalo Dilarang Dipakai?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali mengeluarkan kebijakan yang menarik perhatian publik. Kali ini, ia melarang panitia Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 memanfaatkan jalan milik Pemerintah Kota Gorontalo sebagai lintasan lomba. Langkah ini bukan tanpa dasar. Adhan menegaskan, selama ini warga Kota Gorontalo yang mencoba mencari nafkah di trotoar sejumlah ruas jalan justru mendapat larangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo. Pemprov Gorontalo mendasarkan larangan tersebut pada UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta PP No. 34 Tahun 2006. Selain itu, Pemprov juga mengklaim jalan tersebut adalah aset milik mereka. Padahal, Permen PUPR Nomor 03/PRT/M/2014 memberikan ruang bagi UMKM untuk berjualan di trotoar, asalkan tidak bersifat permanen. Di lapangan, pelaku UMKM Kota Gorontalo yang berjualan di trotoar memang hanya menggelar dagangan secara non-permanen dan hanya beroperasi malam hari. Kebijakan Adhan ini merupakan respons terhadap kekecewaan masyarakat yang merasa kesulitan ekonomi karena dibatasi kebijakan provinsi. Selain itu, Adhan juga menyoroti sikap panitia GHM yang dianggap kurang menghargai Pemerintah Kota. Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, mengungkapkan bahwa hingga Kamis, panitia belum hadir untuk membahas teknis jalur lomba, padahal surat mereka telah diterima sejak Senin. Menurut Hermanto, pemaparan rute sangat penting agar Dinas Perhubungan bisa melakukan kajian lalu lintas dan memberikan rekomendasi kepada pimpinan daerah. Tanpa paparan tersebut, kajian teknis tidak dapat dilakukan. Dengan demikian, masyarakat diimbau tidak salah dalam menilai kebijakan Wali Kota Adhan Dambea terkait pelarangan penggunaan jalan untuk lintasan GHM 2025.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kota Gorontalo &#8211; Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali mengeluarkan kebijakan yang menarik perhatian publik. Kali ini, ia melarang panitia Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 memanfaatkan jalan milik Pemerintah Kota Gorontalo sebagai lintasan lomba. Langkah ini bukan tanpa dasar. Adhan menegaskan, selama ini warga Kota Gorontalo yang mencoba mencari nafkah di trotoar sejumlah ruas jalan justru mendapat larangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemprov Gorontalo mendasarkan larangan tersebut pada UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta PP No. 34 Tahun 2006. Selain itu, Pemprov juga mengklaim jalan tersebut adalah aset milik mereka. Padahal, Permen PUPR Nomor 03/PRT/M/2014 memberikan ruang bagi UMKM untuk berjualan di trotoar, asalkan tidak bersifat permanen. Di lapangan, pelaku UMKM Kota Gorontalo yang berjualan di trotoar memang hanya menggelar dagangan secara non-permanen dan hanya beroperasi malam hari.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kebijakan Adhan ini merupakan respons terhadap kekecewaan masyarakat yang merasa kesulitan ekonomi karena dibatasi kebijakan provinsi. Selain itu, Adhan juga menyoroti sikap panitia GHM yang dianggap kurang menghargai Pemerintah Kota. Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, mengungkapkan bahwa hingga Kamis, panitia belum hadir untuk membahas teknis jalur lomba, padahal surat mereka telah diterima sejak Senin.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Hermanto, pemaparan rute sangat penting agar Dinas Perhubungan bisa melakukan kajian lalu lintas dan memberikan rekomendasi kepada pimpinan daerah. Tanpa paparan tersebut, kajian teknis tidak dapat dilakukan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan demikian, masyarakat diimbau tidak salah dalam menilai kebijakan Wali Kota Adhan Dambea terkait pelarangan penggunaan jalan untuk lintasan GHM 2025.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai/">Polemik GHM: Mengapa Jalan Kota Gorontalo Dilarang Dipakai?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai/">Polemik GHM: Mengapa Jalan Kota Gorontalo Dilarang Dipakai?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/polemik-ghm-mengapa-jalan-kota-gorontalo-dilarang-dipakai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
