<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Tibawa Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kecamatan-tibawa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kecamatan-tibawa/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Sep 2026 09:19:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.12</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Kecamatan Tibawa Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kecamatan-tibawa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bantu Ibu Hamil Rileks, KKN UNG Ciptakan Aromaterapi Jeruk Nipis di Desa Tolotio</title>
		<link>https://barakati.id/bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio</link>
					<comments>https://barakati.id/bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2026 09:19:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Aromaterapi Jeruk Nipis]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[desa tolotio]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tibawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kecemasan Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Kkn ung]]></category>
		<category><![CDATA[KKN-PK UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Atsiri Jeruk Nipis]]></category>
		<category><![CDATA[Mohamad Adam Mustapa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Produk UMKM Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Nonfarmakologis]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=31328</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio/">Bantu Ibu Hamil Rileks, KKN UNG Ciptakan Aromaterapi Jeruk Nipis di Desa Tolotio</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio/">Bantu Ibu Hamil Rileks, KKN UNG Ciptakan Aromaterapi Jeruk Nipis di Desa Tolotio</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="11"><button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan jeruk nipis menjadi produk aromaterapi roll-on. Inovasi ini dikembangkan sebagai salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk membantu menciptakan rasa rileks dan mengurangi tingkat kecemasan ibu hamil menjelang proses persalinan. Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Pembuatan Aromaterapi Jeruk sebagai Terapi Nonfarmakologis untuk Mengurangi Kecemasan Menjelang Persalinan”. Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-PK tidak hanya memberikan edukasi mengenai pemanfaatan bahan alam, tetapi juga mendampingi masyarakat secara langsung dalam mengolah kulit jeruk nipis menjadi minyak atsiri, yang kemudian diformulasikan sebagai produk aromaterapi roll-on. Minyak atsiri dari kulit jeruk nipis diketahui memiliki kandungan senyawa aromatik, termasuk limonene, yang berpotensi memberikan efek relaksasi. Aroma segar yang dihasilkan diharapkan mampu menciptakan suasana nyaman bagi ibu hamil dalam menghadapi masa-masa menjelang persalinan. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PK UNG, Dr. Mohamad Adam Mustapa, M.Sc., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata upaya mahasiswa dalam mentransformasikan pengetahuan akademis di kampus menjadi inovasi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan produk tepat guna dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang tersedia di masyarakat,” ujar Dr. Mohamad Adam. Ia menambahkan, pemanfaatan jeruk nipis sebagai bahan baku aromaterapi turut membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan baru. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, produk berbasis bahan lokal ini berpotensi untuk terus dikembangkan menjadi produk usaha mikro masyarakat setempat. Pihak Pemerintah Desa Tolotio bersama pengurus PKK menyambut positif inovasi yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN-PK UNG tersebut. Selain memberikan alternatif pemanfaatan bahan alam, keterampilan yang diajarkan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif bagi warga. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pendampingan secara komprehensif, mulai dari proses persiapan bahan baku hingga pengemasan akhir. Kulit jeruk nipis segar terlebih dahulu dipilah, dicuci bersih, lalu dipotong kecil atau diparut tipis untuk mengoptimalkan pelepasan kandungan minyak atsiri. Bahan yang telah siap kemudian diproses melalui metode distilasi uap. Uap air panas dialirkan melewati bahan untuk melepaskan molekul minyak atsiri. Campuran uap minyak dan air selanjutnya dialirkan menuju kondensor hingga mengalami proses pengembunan. Hasil kondensasi tersebut ditampung dan dipisahkan untuk memperoleh minyak atsiri murni. Minyak yang didapatkan lalu diformulasikan menggunakan minyak pembawa (carrier oil) seperti virgin coconut oil (VCO) dengan memperhitungkan komposisi yang aman untuk penggunaan pada kulit. Setelah proses formulasi rampung, produk dikemas ke dalam botol roll-on berukuran 10 mililiter sehingga lebih praktis, higienis, dan mudah digunakan oleh para ibu hamil. Melalui program pengabdian ini, mahasiswa KKN-PK UNG berupaya menghadirkan model pemberdayaan yang memadukan ilmu pengetahuan, sektor kesehatan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pemanfaatan potensi lokal seperti jeruk nipis diharapkan tidak berhenti saat masa KKN berakhir, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat Desa Tolotio.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="11">UNG &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan jeruk nipis menjadi produk aromaterapi <i data-path-to-node="11" data-index-in-node="206">roll-on</i>. Inovasi ini dikembangkan sebagai salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk membantu menciptakan rasa rileks dan mengurangi tingkat kecemasan ibu hamil menjelang proses persalinan.</p>
<p data-path-to-node="12">Program pemberdayaan masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Pembuatan Aromaterapi Jeruk sebagai Terapi Nonfarmakologis untuk Mengurangi Kecemasan Menjelang Persalinan”.</p>
<p data-path-to-node="13">Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-PK tidak hanya memberikan edukasi mengenai pemanfaatan bahan alam, tetapi juga mendampingi masyarakat secara langsung dalam mengolah kulit jeruk nipis menjadi minyak atsiri, yang kemudian diformulasikan sebagai produk aromaterapi <i data-path-to-node="13" data-index-in-node="270">roll-on</i>.</p>
<p data-path-to-node="14">Minyak atsiri dari kulit jeruk nipis diketahui memiliki kandungan senyawa aromatik, termasuk <i data-path-to-node="14" data-index-in-node="93">limonene</i>, yang berpotensi memberikan efek relaksasi. Aroma segar yang dihasilkan diharapkan mampu menciptakan suasana nyaman bagi ibu hamil dalam menghadapi masa-masa menjelang persalinan.</p>
<p data-path-to-node="15">Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PK UNG, Dr. Mohamad Adam Mustapa, M.Sc., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata upaya mahasiswa dalam mentransformasikan pengetahuan akademis di kampus menjadi inovasi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="16">“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar menerapkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan produk tepat guna dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang tersedia di masyarakat,” ujar Dr. Mohamad Adam.</p>
<p data-path-to-node="17">Ia menambahkan, pemanfaatan jeruk nipis sebagai bahan baku aromaterapi turut membuka peluang pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan baru. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, produk berbasis bahan lokal ini berpotensi untuk terus dikembangkan menjadi produk usaha mikro masyarakat setempat.</p>
<p data-path-to-node="18">Pihak Pemerintah Desa Tolotio bersama pengurus PKK menyambut positif inovasi yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN-PK UNG tersebut. Selain memberikan alternatif pemanfaatan bahan alam, keterampilan yang diajarkan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif bagi warga.</p>
<p data-path-to-node="19">Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pendampingan secara komprehensif, mulai dari proses persiapan bahan baku hingga pengemasan akhir. Kulit jeruk nipis segar terlebih dahulu dipilah, dicuci bersih, lalu dipotong kecil atau diparut tipis untuk mengoptimalkan pelepasan kandungan minyak atsiri.</p>
<p data-path-to-node="20">Bahan yang telah siap kemudian diproses melalui metode distilasi uap. Uap air panas dialirkan melewati bahan untuk melepaskan molekul minyak atsiri. Campuran uap minyak dan air selanjutnya dialirkan menuju kondensor hingga mengalami proses pengembunan.</p>
<p data-path-to-node="21">Hasil kondensasi tersebut ditampung dan dipisahkan untuk memperoleh minyak atsiri murni. Minyak yang didapatkan lalu diformulasikan menggunakan minyak pembawa (<i data-path-to-node="21" data-index-in-node="160">carrier oil</i>) seperti <i data-path-to-node="21" data-index-in-node="181">virgin coconut oil</i> (VCO) dengan memperhitungkan komposisi yang aman untuk penggunaan pada kulit.</p>
<p data-path-to-node="22">Setelah proses formulasi rampung, produk dikemas ke dalam botol <i data-path-to-node="22" data-index-in-node="64">roll-on</i> berukuran 10 mililiter sehingga lebih praktis, higienis, dan mudah digunakan oleh para ibu hamil.</p>
<p data-path-to-node="23">Melalui program pengabdian ini, mahasiswa KKN-PK UNG berupaya menghadirkan model pemberdayaan yang memadukan ilmu pengetahuan, sektor kesehatan, dan peningkatan ekonomi masyarakat. Pemanfaatan potensi lokal seperti jeruk nipis diharapkan tidak berhenti saat masa KKN berakhir, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat Desa Tolotio.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio/">Bantu Ibu Hamil Rileks, KKN UNG Ciptakan Aromaterapi Jeruk Nipis di Desa Tolotio</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio/">Bantu Ibu Hamil Rileks, KKN UNG Ciptakan Aromaterapi Jeruk Nipis di Desa Tolotio</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bantu-ibu-hamil-rileks-kkn-ung-ciptakan-aromaterapi-jeruk-nipis-di-desa-tolotio/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serentak se-Indonesia, Petani Gorontalo Tanam Jagung Awal Kuartal 2026</title>
		<link>https://barakati.id/serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026</link>
					<comments>https://barakati.id/serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 07:57:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Isimu Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Hamzah Idrus]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri Listyo Sigit Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tibawa]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan petani]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[polda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[produksi jagung]]></category>
		<category><![CDATA[swasembada pangan nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam Raya Jagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29640</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026/">Serentak se-Indonesia, Petani Gorontalo Tanam Jagung Awal Kuartal 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026/">Serentak se-Indonesia, Petani Gorontalo Tanam Jagung Awal Kuartal 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Sebagai langkah mendukung program swasembada pangan nasional, kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026 di lahan pertanian Dusun Teladan, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Agenda ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dirangkaikan dengan Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, yang diikuti jajaran Polda dan Polres dari berbagai daerah. Acara di Gorontalo turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, antara lain Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo yang mewakili Gubernur, Kapolda Gorontalo, Wakapolda Gorontalo, Kasrem 133/Nani Wartabone, serta Bupati Gorontalo. Hadir pula unsur TNI–Polri, pimpinan OPD provinsi dan kabupaten, camat, kepala desa, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Idrus hadir mewakili Ketua DPRD Provinsi Gorontalo. Ia menyampaikan dukungan penuh DPRD terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produksi jagung sebagai komoditas unggulan daerah. Hamzah menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri, serta para petani demi tercapainya target swasembada pangan nasional. “Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya di sela kegiatan. Sementara itu, dalam sambutannya melalui Zoom Meeting, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si menjelaskan bahwa penanaman jagung serentak ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Kapolri menyebutkan bahwa kebutuhan jagung nasional terus meningkat, baik untuk konsumsi masyarakat, bahan baku industri, maupun pakan ternak. Pemerintah menargetkan perluasan lahan tanam hingga 1 juta hektare guna mendorong produksi dan ketersediaan jagung di dalam negeri. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, TNI–Polri, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia perbankan, dan kelompok tani—agar program ini berjalan optimal dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan petani. Rangkaian kegiatan di lokasi dimulai dengan pembukaan acara dan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kapolri secara daring, kemudian penanaman jagung simbolis, foto bersama, serta diakhiri dengan buka puasa bersama para tamu undangan dan masyarakat setempat. Program Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan produksi jagung sebagai bahan pangan alternatif, bahan baku industri, serta pakan ternak. Selain itu, program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gorontalo &#8211; Sebagai langkah mendukung program <strong>swasembada pangan nasional</strong>, kegiatan <strong>Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026</strong> digelar pada <strong>Sabtu, 7 Maret 2026</strong> di lahan pertanian <strong>Dusun Teladan, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Agenda ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dirangkaikan dengan <strong>Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si</strong>, yang diikuti jajaran <strong>Polda dan Polres</strong> dari berbagai daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Acara di Gorontalo turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur <strong>Forkopimda</strong>, antara lain <strong>Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo</strong> yang mewakili Gubernur, <strong>Kapolda Gorontalo</strong>, <strong>Wakapolda Gorontalo</strong>, <strong>Kasrem 133/Nani Wartabone</strong>, serta <strong>Bupati Gorontalo</strong>. Hadir pula unsur <strong>TNI–Polri</strong>, <strong>pimpinan OPD provinsi dan kabupaten</strong>, <strong>camat</strong>, <strong>kepala desa</strong>, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kesempatan itu, <strong>Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Hamzah Idrus</strong> hadir mewakili <strong>Ketua DPRD Provinsi Gorontalo</strong>. Ia menyampaikan <strong>dukungan penuh DPRD</strong> terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya melalui <strong>peningkatan produksi jagung sebagai komoditas unggulan daerah</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hamzah menegaskan bahwa DPRD berkomitmen untuk terus bersinergi dengan <strong>pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI–Polri</strong>, serta para <strong>petani</strong> demi tercapainya target swasembada pangan nasional.<br />
“Program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya di sela kegiatan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, dalam sambutannya melalui Zoom Meeting, <strong>Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si</strong> menjelaskan bahwa penanaman jagung serentak ini merupakan <strong>tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia</strong> untuk memperkuat <strong>ketahanan dan kemandirian pangan nasional</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kapolri menyebutkan bahwa <strong>kebutuhan jagung nasional terus meningkat</strong>, baik untuk konsumsi masyarakat, bahan baku industri, maupun pakan ternak. Pemerintah menargetkan perluasan <strong>lahan tanam hingga 1 juta hektare</strong> guna mendorong produksi dan ketersediaan jagung di dalam negeri.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia juga menekankan pentingnya <strong>kolaborasi lintas sektor</strong>—antara pemerintah, TNI–Polri, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia perbankan, dan kelompok tani—agar program ini berjalan optimal dan memberikan <strong>dampak langsung terhadap kesejahteraan petani.</strong></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rangkaian kegiatan di lokasi dimulai dengan <strong>pembukaan acara dan doa bersama</strong>, dilanjutkan <strong>sambutan Kapolri secara daring</strong>, kemudian <strong>penanaman jagung simbolis</strong>, <strong>foto bersama</strong>, serta diakhiri dengan <strong>buka puasa bersama</strong> para tamu undangan dan masyarakat setempat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Program <strong>Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026</strong> menjadi bagian dari <strong>upaya strategis pemerintah</strong> memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan produksi jagung sebagai bahan pangan alternatif, bahan baku industri, serta pakan ternak. Selain itu, program ini diharapkan dapat <strong>mendorong pertumbuhan ekonomi daerah</strong> sekaligus <strong>meningkatkan kesejahteraan petani lokal.</strong>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026/">Serentak se-Indonesia, Petani Gorontalo Tanam Jagung Awal Kuartal 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026/">Serentak se-Indonesia, Petani Gorontalo Tanam Jagung Awal Kuartal 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/serentak-se-indonesia-petani-gorontalo-tanam-jagung-awal-kuartal-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanah Warisan Jadi Fasilitas Umum, DPRD Provinsi Gorontalo Turun Tangan Selidiki Sengketa di Tibawa</title>
		<link>https://barakati.id/tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa</link>
					<comments>https://barakati.id/tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 08:26:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Isimu Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[dprd provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas umum Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tibawa]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mediasi sengketa tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Tibawa]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa tanah Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Sulyanto pateda]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah warisan keluarga Lihawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27519</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa/">Tanah Warisan Jadi Fasilitas Umum, DPRD Provinsi Gorontalo Turun Tangan Selidiki Sengketa di Tibawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa/">Tanah Warisan Jadi Fasilitas Umum, DPRD Provinsi Gorontalo Turun Tangan Selidiki Sengketa di Tibawa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="360" data-end="606"><button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV- Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan lapangan ke Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait persoalan sengketa tanah warisan keluarga Lihawa. Rombongan Komisi I dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda, didampingi Wakil Ketua Komisi I Siti Nurayin Sompie, Sekretaris Komisi I Ekwan Ahmad, serta anggota Fikram Salilama dan Yeyen Saptiani Sidiki. Kedatangan mereka disambut oleh Noni Hasan, salah satu ahli waris keluarga Lihawa yang menjadi pihak penggugat dalam perkara tersebut. Dalam dialog di lokasi, pihak keluarga menjelaskan bahwa lahan yang mereka klaim sebagai tanah warisan kini telah dimanfaatkan untuk sejumlah fasilitas umum seperti Puskesmas Tibawa, SMP Negeri 1 Tibawa, Koramil Tibawa, dan lapangan olahraga Tibawa. Menurut penuturan ahli waris, seluruh area itu merupakan bagian dari lahan peninggalan leluhur keluarga Lihawa. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda, menegaskan bahwa Komisi I akan memfasilitasi penyelesaian persoalan ini dengan melibatkan seluruh pihak terkait. “Kami akan menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, pemerintah desa, kecamatan, serta dinas teknis terkait untuk membahas persoalan ini secara komprehensif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa DPRD akan memastikan proses penanganan sengketa ini berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku serta mengedepankan asas keadilan bagi semua pihak. “Kami berharap ada jalan tengah yang bisa diterima baik oleh pihak ahli waris maupun pemerintah, sehingga persoalan ini dapat diselesaikan dengan damai dan sesuai aturan,” tambahnya. Melalui langkah tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi dan aduan masyarakat secara profesional, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan publik.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="360" data-end="606">DEPROV- Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan lapangan ke Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait persoalan sengketa tanah warisan keluarga Lihawa.</p>
<p data-start="608" data-end="1007">Rombongan Komisi I dipimpin langsung oleh <strong data-start="650" data-end="706">Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda</strong>, didampingi <strong data-start="719" data-end="763">Wakil Ketua Komisi I Siti Nurayin Sompie</strong>, <strong data-start="765" data-end="800">Sekretaris Komisi I Ekwan Ahmad</strong>, serta anggota <strong data-start="816" data-end="835">Fikram Salilama</strong> dan <strong data-start="840" data-end="865">Yeyen Saptiani Sidiki</strong>. Kedatangan mereka disambut oleh <strong data-start="899" data-end="913">Noni Hasan</strong>, salah satu ahli waris keluarga Lihawa yang menjadi pihak penggugat dalam perkara tersebut.</p>
<p data-start="1009" data-end="1388">Dalam dialog di lokasi, pihak keluarga menjelaskan bahwa lahan yang mereka klaim sebagai tanah warisan kini telah dimanfaatkan untuk sejumlah fasilitas umum seperti <strong data-start="1174" data-end="1194">Puskesmas Tibawa</strong>, <strong data-start="1196" data-end="1219">SMP Negeri 1 Tibawa</strong>, <strong data-start="1221" data-end="1239">Koramil Tibawa</strong>, dan <strong data-start="1245" data-end="1273">lapangan olahraga Tibawa</strong>. Menurut penuturan ahli waris, seluruh area itu merupakan bagian dari lahan peninggalan leluhur keluarga Lihawa.</p>
<p data-start="1390" data-end="1587">Menanggapi hal tersebut, <strong data-start="1415" data-end="1471">Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Sulyanto Pateda</strong>, menegaskan bahwa Komisi I akan memfasilitasi penyelesaian persoalan ini dengan melibatkan seluruh pihak terkait.</p>
<blockquote data-start="1588" data-end="1784">
<p data-start="1590" data-end="1784">“Kami akan menggelar rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, pemerintah desa, kecamatan, serta dinas teknis terkait untuk membahas persoalan ini secara komprehensif,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="1786" data-end="1957">Ia menambahkan bahwa DPRD akan memastikan proses penanganan sengketa ini berjalan sesuai mekanisme hukum yang berlaku serta mengedepankan asas keadilan bagi semua pihak.</p>
<blockquote data-start="1958" data-end="2144">
<p data-start="1960" data-end="2144">“Kami berharap ada jalan tengah yang bisa diterima baik oleh pihak ahli waris maupun pemerintah, sehingga persoalan ini dapat diselesaikan dengan damai dan sesuai aturan,” tambahnya.</p>
</blockquote>
<p data-start="2146" data-end="2382">Melalui langkah tersebut, Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi dan aduan masyarakat secara profesional, serta memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan publik.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa/">Tanah Warisan Jadi Fasilitas Umum, DPRD Provinsi Gorontalo Turun Tangan Selidiki Sengketa di Tibawa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa/">Tanah Warisan Jadi Fasilitas Umum, DPRD Provinsi Gorontalo Turun Tangan Selidiki Sengketa di Tibawa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tanah-warisan-jadi-fasilitas-umum-dprd-provinsi-gorontalo-turun-tangan-selidiki-sengketa-di-tibawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
