<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kekeringan Boalemo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kekeringan-boalemo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kekeringan-boalemo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Oct 2026 05:04:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.13</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Kekeringan Boalemo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kekeringan-boalemo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gelar Monitoring di Boalemo, Komisi I DPRD Gorontalo Pantau Kesiapan Desa Tapadaa Hadapi Kemarau</title>
		<link>https://barakati.id/gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau</link>
					<comments>https://barakati.id/gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 14:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[Air Bersih Tapadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tapadaa]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Poha]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Botumoito]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi I DPRD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Melaut]]></category>
		<category><![CDATA[Risden Pakaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=31647</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau/">Gelar Monitoring di Boalemo, Komisi I DPRD Gorontalo Pantau Kesiapan Desa Tapadaa Hadapi Kemarau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau/">Gelar Monitoring di Boalemo, Komisi I DPRD Gorontalo Pantau Kesiapan Desa Tapadaa Hadapi Kemarau</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Anomali cuaca dan dampak musim kemarau berkepanjangan mendapat perhatian serius dari Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo. Guna memastikan kesiapsiagaan pemerintah desa dalam merespons potensi ancaman krisis kekeringan, Komisi I menggelar kunjungan kerja monitoring langsung ke Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Rabu (16/9/2026). Agenda pengawasan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha. Rombongan legislator disambut hangat oleh Kepala Desa Tapadaa, Risden Pakaya, di kantor desa setempat. Dalam pertemuan yang berlangsung komunikatif tersebut, Komisi I menggali informasi secara mendalam mengenai peta kondisi sosial masyarakat serta langkah-langkah antisipatif Pemdes Tapadaa dalam menekan dampak musim kering. Kepala Desa Tapadaa, Risden Pakaya, memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo sebelumnya telah menerbitkan instruksi resmi kepada jajaran kecamatan dan pemerintah desa untuk melakukan pemetaan serta pendataan faktual terhadap warga yang terdampak kemarau. “Pendataan ini dilakukan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi warga yang berpotensi terdampak, baik terkait pemenuhan kebutuhan air bersih maupun hambatan lain yang dipicu oleh kekeringan,” terang Risden. Merespons paparan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, mengimbau pemerintah desa dan masyarakat untuk tidak bersikap lengah, kendati situasi ketersediaan air di Desa Tapadaa saat ini tergolong masih relatif kondusif. Fadli menegaskan, ketidakpastian durasi musim kemarau di sejumlah daerah menuntut kewaspadaan kolektif agar krisis air bersih maupun bencana sekunder dapat diantisipasi sedini mungkin. “Kita harus terus memantau dinamika di lapangan. Jangan sampai kita lengah sedikit pun. Masyarakat juga perlu saling mengingatkan, terutama untuk tidak membakar rumput atau membersihkan lahan dengan cara dibakar sembarangan demi mencegah kebakaran, serta harus lebih bijak dan hemat dalam mengonsumsi air bersih,” tegas Fadli. Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Komisi I, ketersediaan air bersih untuk konsumsi harian masyarakat Desa Tapadaa hingga saat ini masih mencukupi. Roda aktivitas sosial dan ekonomi warga pun terpantau berjalan normal. Uniknya, masyarakat lokal memiliki pola adaptasi musim yang cukup tangguh. Saat musim kemarau melanda dan sektor perkebunan surut, mayoritas warga beralih profesi sementara menjadi nelayan untuk melaut mencari ikan. Ketika musim penghujan tiba, warga kembali mengolah ladang pertanian mereka. “Alhamdulillah, berdasarkan data dari pemerintah desa, kondisi masyarakat Tapadaa sejauh ini masih aman dan terkendali. Saat kemarau, warga menyesuaikan diri dengan melaut melaut mencari ikan, dan saat musim hujan kembali bercocok tanam di ladang,” ungkap Fadli. Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo berharap iklim kondusif ini dapat terus dipertahankan. Pemerintah Desa Tapadaa diminta tetap proaktif melakukan pengawasan berkala dan segera berkoordinasi serta menyampaikan laporan resmi apabila terjadi peningkatkan eskalasi dampak kekeringan di wilayahnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="11">DEPROV &#8211; Anomali cuaca dan dampak musim kemarau berkepanjangan mendapat perhatian serius dari Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo. Guna memastikan kesiapsiagaan pemerintah desa dalam merespons potensi ancaman krisis kekeringan, Komisi I menggelar kunjungan kerja monitoring langsung ke Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Rabu (16/9/2026).</p>
<p data-path-to-node="12">Agenda pengawasan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha. Rombongan legislator disambut hangat oleh Kepala Desa Tapadaa, Risden Pakaya, di kantor desa setempat.</p>
<p data-path-to-node="13">Dalam pertemuan yang berlangsung komunikatif tersebut, Komisi I menggali informasi secara mendalam mengenai peta kondisi sosial masyarakat serta langkah-langkah antisipatif Pemdes Tapadaa dalam menekan dampak musim kering.</p>
<p data-path-to-node="14">Kepala Desa Tapadaa, Risden Pakaya, memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo sebelumnya telah menerbitkan instruksi resmi kepada jajaran kecamatan dan pemerintah desa untuk melakukan pemetaan serta pendataan faktual terhadap warga yang terdampak kemarau.</p>
<p data-path-to-node="15">“Pendataan ini dilakukan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi warga yang berpotensi terdampak, baik terkait pemenuhan kebutuhan air bersih maupun hambatan lain yang dipicu oleh kekeringan,” terang Risden.</p>
<p data-path-to-node="16">Merespons paparan tersebut, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, mengimbau pemerintah desa dan masyarakat untuk tidak bersikap lengah, kendati situasi ketersediaan air di Desa Tapadaa saat ini tergolong masih relatif kondusif.</p>
<p data-path-to-node="17">Fadli menegaskan, ketidakpastian durasi musim kemarau di sejumlah daerah menuntut kewaspadaan kolektif agar krisis air bersih maupun bencana sekunder dapat diantisipasi sedini mungkin.</p>
<p data-path-to-node="18">“Kita harus terus memantau dinamika di lapangan. Jangan sampai kita lengah sedikit pun. Masyarakat juga perlu saling mengingatkan, terutama untuk tidak membakar rumput atau membersihkan lahan dengan cara dibakar sembarangan demi mencegah kebakaran, serta harus lebih bijak dan hemat dalam mengonsumsi air bersih,” tegas Fadli.</p>
<p data-path-to-node="19">Berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Komisi I, ketersediaan air bersih untuk konsumsi harian masyarakat Desa Tapadaa hingga saat ini masih mencukupi. Roda aktivitas sosial dan ekonomi warga pun terpantau berjalan normal.</p>
<p data-path-to-node="20">Uniknya, masyarakat lokal memiliki pola adaptasi musim yang cukup tangguh. Saat musim kemarau melanda dan sektor perkebunan surut, mayoritas warga beralih profesi sementara menjadi nelayan untuk melaut mencari ikan. Ketika musim penghujan tiba, warga kembali mengolah ladang pertanian mereka.</p>
<p data-path-to-node="21">“Alhamdulillah, berdasarkan data dari pemerintah desa, kondisi masyarakat Tapadaa sejauh ini masih aman dan terkendali. Saat kemarau, warga menyesuaikan diri dengan melaut melaut mencari ikan, dan saat musim hujan kembali bercocok tanam di ladang,” ungkap Fadli.</p>
<p data-path-to-node="22">Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo berharap iklim kondusif ini dapat terus dipertahankan. Pemerintah Desa Tapadaa diminta tetap proaktif melakukan pengawasan berkala dan segera berkoordinasi serta menyampaikan laporan resmi apabila terjadi peningkatkan eskalasi dampak kekeringan di wilayahnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau/">Gelar Monitoring di Boalemo, Komisi I DPRD Gorontalo Pantau Kesiapan Desa Tapadaa Hadapi Kemarau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau/">Gelar Monitoring di Boalemo, Komisi I DPRD Gorontalo Pantau Kesiapan Desa Tapadaa Hadapi Kemarau</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gelar-monitoring-di-boalemo-komisi-i-dprd-gorontalo-pantau-kesiapan-desa-tapadaa-hadapi-kemarau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
