<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ketua PGRI Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ketua-pgri-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ketua-pgri-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 04 May 2023 11:26:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>ketua PGRI Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ketua-pgri-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua PGRI Gorontalo Mengimbau Para Guru Tingkatkan Kewaspadaan di Sekolah</title>
		<link>https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah</link>
					<comments>https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 May 2023 11:25:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Bocah hilang]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[ketua PGRI Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pgri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=17601</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah/">Ketua PGRI Gorontalo Mengimbau Para Guru Tingkatkan Kewaspadaan di Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah/">Ketua PGRI Gorontalo Mengimbau Para Guru Tingkatkan Kewaspadaan di Sekolah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Warga Kota Gorontalo dihebohkan dengan hilangnya anak perempuan berusia 6 tahun di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah pada Kamis, (4/5/2023). Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT. meminta kepada seluruh anggota PGRI Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan kewaspadaan di sekolah. \"Kita harus meningkatkan kewaspadaan agar para siswa merasa aman untuk datang ke sekolah. Jangan sampai isu liar yang sedang beredar akan mematahkan semangat siswa untuk bersekolah,\" imbaunya. Ia menegaskan kepada setiap anggota PGRI pentingnya memantau dengan seksama setiap siswa dan memastikan setiap siswa datang dan tiba di rumah dengan selamat. \"Kita perlu meningkatkan koordinasi pengawasan antara orang tua dan pihak sekolah terhadap siswa,\" pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Warga Kota Gorontalo dihebohkan dengan hilangnya anak perempuan berusia 6 tahun di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah pada Kamis, (4/5/2023).</p>
<p>Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT. meminta kepada seluruh anggota PGRI Provinsi Gorontalo untuk meningkatkan kewaspadaan di sekolah.</p>
<p>&#8220;Kita harus meningkatkan kewaspadaan agar para siswa merasa aman untuk datang ke sekolah. Jangan sampai isu liar yang sedang beredar akan mematahkan semangat siswa untuk bersekolah,&#8221; imbaunya.</p>
<p>Ia menegaskan kepada setiap anggota PGRI pentingnya memantau dengan seksama setiap siswa dan memastikan setiap siswa datang dan tiba di rumah dengan selamat.</p>
<p>&#8220;Kita perlu meningkatkan koordinasi pengawasan antara orang tua dan pihak sekolah terhadap siswa,&#8221; pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah/">Ketua PGRI Gorontalo Mengimbau Para Guru Tingkatkan Kewaspadaan di Sekolah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah/">Ketua PGRI Gorontalo Mengimbau Para Guru Tingkatkan Kewaspadaan di Sekolah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-mengimbau-para-guru-tingkatkan-kewaspadaan-di-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PGRI Provinsi Gorontalo : Paradigma Guru Harus Berubah</title>
		<link>https://barakati.id/ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah</link>
					<comments>https://barakati.id/ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 May 2022 15:16:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[ketua PGRI Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pgri gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=14336</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah/">Ketua PGRI Provinsi Gorontalo : Paradigma Guru Harus Berubah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah/">Ketua PGRI Provinsi Gorontalo : Paradigma Guru Harus Berubah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Dengan semakin terbukanya persaingan, kualifikasi, kapasitas, dan standarisasi pendidikan menjadi pekerjaan rumah bagi para guru. Hal ini diungkapkan oleh Ketua PGRI Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT. yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo saat membuka Konferensi Kerja Provinsi III PGRI Tahun 2022 pada Selasa, (24/5/2022) bertempat di Ruang Sidang Universitas Negeri Gorontalo. “Saya ingin paradigma atau mindset teman-teman guru ikut berubah. Tujuan bapak dan ibu bukan hanya meluluskan siswa dari sekolah. Pondasi yang bapak ibu bangun sejak dini akan menentukan kualifikasinya pada setiap jenjang pendidikan,” tegasnya. Ia melanjutkan bahwa hal ini merupakan tantangan bagi PGRI untuk tidak hanya meluluskan siswa dengan nilai yang baik, tetapi juga dapat membuat siswa menjadi kompeten untuk dapat bersaing. “PGRI perlu memonitoring pengukuran standarisasi sekolah. Kita harus menghilangkan mindset bahwasanya sekolah satu dengan sekolah lain memiliki kualitas yang berbeda karena seiring dengan pembenahan pendidikan hal ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>UNG &#8211; Dengan semakin terbukanya persaingan, kualifikasi, kapasitas, dan standarisasi pendidikan menjadi pekerjaan rumah bagi para guru. Hal ini diungkapkan oleh Ketua PGRI Provinsi Gorontalo Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT. yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo saat membuka Konferensi Kerja Provinsi III PGRI Tahun 2022 pada Selasa, (24/5/2022) bertempat di Ruang Sidang Universitas Negeri Gorontalo.</p>
<p>“Saya ingin paradigma atau mindset teman-teman guru ikut berubah. Tujuan bapak dan ibu bukan hanya meluluskan siswa dari sekolah. Pondasi yang bapak ibu bangun sejak dini akan menentukan kualifikasinya pada setiap jenjang pendidikan,” tegasnya.</p>
<p>Ia melanjutkan bahwa hal ini merupakan tantangan bagi PGRI untuk tidak hanya meluluskan siswa dengan nilai yang baik, tetapi juga dapat membuat siswa menjadi kompeten untuk dapat bersaing.</p>
<p>“PGRI perlu memonitoring pengukuran standarisasi sekolah. Kita harus menghilangkan mindset bahwasanya sekolah satu dengan sekolah lain memiliki kualitas yang berbeda karena seiring dengan pembenahan pendidikan hal ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah/">Ketua PGRI Provinsi Gorontalo : Paradigma Guru Harus Berubah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah/">Ketua PGRI Provinsi Gorontalo : Paradigma Guru Harus Berubah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ketua-pgri-provinsi-gorontalo-paradigma-guru-harus-berubah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua PGRI Gorontalo Eduart Wolok, Usulkan Dana Desa Bisa Gaji Honorer</title>
		<link>https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer</link>
					<comments>https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 12:17:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[dana desa]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[honorer]]></category>
		<category><![CDATA[ketua PGRI Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7933</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG &#8211; Pengangkatan guru honorer di daerah ditetapkan oleh Surat Keputusan Gubernur, Bupati, Walikota atau Surat Keputusan Kepala Dinas dan Surat Keputusan Kepala sekolah. Guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan Bupati atau Walikota digaji dengan dana APBD dengan kisaran satu juta per bulan dan gaji guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan berkisar dua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer/">Ketua PGRI Gorontalo Eduart Wolok, Usulkan Dana Desa Bisa Gaji Honorer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer/">Ketua PGRI Gorontalo Eduart Wolok, Usulkan Dana Desa Bisa Gaji Honorer</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Pengangkatan guru honorer di daerah ditetapkan oleh Surat Keputusan Gubernur, Bupati, Walikota atau Surat Keputusan Kepala Dinas dan Surat Keputusan Kepala sekolah. Guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan Bupati atau Walikota digaji dengan dana APBD dengan kisaran satu juta per bulan dan gaji guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan berkisar dua juta rupiah per bulan. \"Ini menggambarkan terjadi perbedaan pendapatan antara guru honorer, di sisi lain tugas yang dituntut terhadap guru honorer ini sama\", ungkap Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok yang juga menjabat Ketua PGRI Prov. Gorontalo pada Forum Diskusi Denpasar 12, dengan tema Polemik Guru Honorer dan Tata Kelola Pendidikan Indonesia. Eduart menambahkan bahwa salah satu jawaban untuk permasalahan-permasalahan ini adalah dengan menggunakan dana desa sebagai pembiayaan pengajar yang berasal dari warga tetapi tidak bisa dibiayai oleh APBN atau APBD. \"Dalam Permen Desa tentang SDGS Desa sudah dikemukakan oleh Menteri Desa, tinggal bagaimana merumuskan secara teknis pelaksanaanya,\" terang Eduart.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>UNG &#8211; Pengangkatan guru honorer di daerah ditetapkan oleh Surat Keputusan Gubernur, Bupati, Walikota atau Surat Keputusan Kepala Dinas dan Surat Keputusan Kepala sekolah.</p>
<p>Guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan Bupati atau Walikota digaji dengan dana APBD dengan kisaran satu juta per bulan dan gaji guru honorer yang diangkat dengan Surat Keputusan berkisar dua juta rupiah per bulan.</p>
<p>&#8220;Ini menggambarkan terjadi perbedaan pendapatan antara guru honorer, di sisi lain tugas yang dituntut terhadap guru honorer ini sama&#8221;, ungkap Rektor Universitas Negeri Gorontalo Eduart Wolok yang juga menjabat Ketua PGRI Prov. Gorontalo pada Forum Diskusi Denpasar 12, dengan tema Polemik Guru Honorer dan Tata Kelola Pendidikan Indonesia.</p>
<p>Eduart menambahkan bahwa salah satu jawaban untuk permasalahan-permasalahan ini adalah dengan menggunakan dana desa sebagai pembiayaan pengajar yang berasal dari warga tetapi tidak bisa dibiayai oleh APBN atau APBD.</p>
<p>&#8220;Dalam Permen Desa tentang SDGS Desa sudah dikemukakan oleh Menteri Desa, tinggal bagaimana merumuskan secara teknis pelaksanaanya,&#8221; terang Eduart.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer/">Ketua PGRI Gorontalo Eduart Wolok, Usulkan Dana Desa Bisa Gaji Honorer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer/">Ketua PGRI Gorontalo Eduart Wolok, Usulkan Dana Desa Bisa Gaji Honorer</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ketua-pgri-gorontalo-eduart-wolok-usulkan-dana-desa-bisa-gaji-honorer/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
