<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KH Said Aqil Siroj Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kh-said-aqil-siroj/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kh-said-aqil-siroj/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Jan 2020 06:17:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>KH Said Aqil Siroj Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kh-said-aqil-siroj/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Biayai Muktamar Sendiri Warga NU Sudah Kumpul Rp 5 M Koin</title>
		<link>https://barakati.id/biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin</link>
					<comments>https://barakati.id/biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jan 2020 06:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[KH Said Aqil Siroj]]></category>
		<category><![CDATA[MKNU]]></category>
		<category><![CDATA[PBNU]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=1919</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak menggunakan proposal dalam pembiayaan Muktamar ke-34 NU di Lampung. Sebagai bentuk kemandirian, Muktamar yang akan digelar 22-27 Oktober 2020 itu akan dibiayai oleh para Nahdliyin (warga NU) lewat pengumpulan koin. Dikutif barometerjatim.com koin akan dikumpulkan dari seluruh warga NU. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Muktamar tidak terkesan meminta-minta bantuan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin/">Biayai Muktamar Sendiri Warga NU Sudah Kumpul Rp 5 M Koin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin/">Biayai Muktamar Sendiri Warga NU Sudah Kumpul Rp 5 M Koin</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak menggunakan proposal dalam pembiayaan Muktamar ke-34 NU di Lampung. Sebagai bentuk kemandirian, Muktamar yang akan digelar 22-27 Oktober 2020 itu akan dibiayai oleh para Nahdliyin (warga NU) lewat pengumpulan koin. Dikutif barometerjatim.com koin akan dikumpulkan dari seluruh warga NU. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Muktamar tidak terkesan meminta-minta bantuan. \"PBNU tidak meminta bantuan dengan cara ‘memutar’ proposal, tapi mengajak Nahdliyin (warga NU) untuk membiayai sendiri hajatan lima tahunan tersebut,\" kata Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj usai menghadiri Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan II PP Muslimat NU di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (10/1/2010). \"Kalau mau membantu silakan, tapi kalau minta bantuan enggak!,\" sambungnya lagi. Menurut Said koin yang dikumpulkan, hingga kini sudah sekitar Rp 5 miliar dan masih akan terus berjalan hingga Oktober. Mengenai total biaya yang dibutuhkan Kiai Said memberi gambaran jumlah peserta yang mencapai ribuan, belum lagi para ‘penggembira’. “Kita kumpul resmi saja 7 (peserta) x 514 (cabang dan wilayah). Jadi 3.598 itu saja peserta yang resmi lho. Lha kalau romlinya (penggembira) ya enggak kehitung, he.. he..” katanya. Namun begitu, Kiai Said menegaskan, partisipasi warga NU di muktamar tak hanya berupa uang, ada juga yang lewat hasil bumi, ternak, dan lain-lain. “Cabang NU Mesuji (Lampung) sudah siap 10 ton beras, 1.000 ayam. Belum lagi dari Lampung yang lain, ada yang menyiapkan sapi dan sebagainya. Kita collect dari sana-sini, tidak membebani siapapun,” tandasnya.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tidak menggunakan proposal dalam pembiayaan Muktamar ke-34 NU di Lampung. Sebagai bentuk kemandirian, Muktamar yang akan digelar 22-27 Oktober 2020 itu akan dibiayai oleh para Nahdliyin (warga NU) lewat pengumpulan koin.</p>
<p>Dikutif barometerjatim.com koin akan dikumpulkan dari seluruh warga NU. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Muktamar tidak terkesan meminta-minta bantuan.</p>
<p>&#8220;PBNU tidak meminta bantuan dengan cara ‘memutar’ proposal, tapi mengajak Nahdliyin (warga NU) untuk membiayai sendiri hajatan lima tahunan tersebut,&#8221; kata Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj usai menghadiri Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan II PP Muslimat NU di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (10/1/2010).</p>
<p>&#8220;Kalau mau membantu silakan, tapi kalau minta bantuan enggak!,&#8221; sambungnya lagi.</p>
<p>Menurut Said koin yang dikumpulkan, hingga kini sudah sekitar Rp 5 miliar dan masih akan terus berjalan hingga Oktober.</p>
<p>Mengenai total biaya yang dibutuhkan Kiai Said memberi gambaran jumlah peserta yang mencapai ribuan, belum lagi para ‘penggembira’.</p>
<p>“Kita kumpul resmi saja 7 (peserta) x 514 (cabang dan wilayah). Jadi 3.598 itu saja peserta yang resmi lho. Lha kalau romlinya (penggembira) ya enggak kehitung, he.. he..” katanya.</p>
<p>Namun begitu, Kiai Said menegaskan, partisipasi warga NU di muktamar tak hanya berupa uang, ada juga yang lewat hasil bumi, ternak, dan lain-lain.</p>
<p>“Cabang NU Mesuji (Lampung) sudah siap 10 ton beras, 1.000 ayam. Belum lagi dari Lampung yang lain, ada yang menyiapkan sapi dan sebagainya. Kita collect dari sana-sini, tidak membebani siapapun,” tandasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin/">Biayai Muktamar Sendiri Warga NU Sudah Kumpul Rp 5 M Koin</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin/">Biayai Muktamar Sendiri Warga NU Sudah Kumpul Rp 5 M Koin</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/biayai-muktamar-sendiri-warga-nu-sudah-kumpul-rp-5-m-koin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
