<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KKN Kolaborasi 2026 Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kkn-kolaborasi-2026/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kkn-kolaborasi-2026/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 08:17:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>KKN Kolaborasi 2026 Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kkn-kolaborasi-2026/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM</title>
		<link>https://barakati.id/gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm</link>
					<comments>https://barakati.id/gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2026 15:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Abdul Hafidz Olii]]></category>
		<category><![CDATA[Agen Perubahan Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[berita kampus ung]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Potensi Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Kolaborasi 2026]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Kolaboratif UNG UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium Sosial Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mewujudkan Desa Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembekalan KKN UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Masyarakat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Rosbin Pakaya]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital desa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Gadjah Mada]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30812</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm/">Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm/">Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat hilirisasi ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat melalui kemitraan strategis lintas institusi raksasa. Komitmen ini diwujudkan lewat pelepasan 38 mahasiswa terpilih untuk berkompetisi dan mengabdi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif UNG–Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026. Mengusung tema besar “Mewujudkan Desa Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal,” program prestisius ini diproyeksikan menjadi inkubator bagi mahasiswa kedua universitas untuk menelurkan solusi nyata atas problematika pedesaan melalui instrumen inovasi, sains, dan teknologi tepat guna. Seremoni pelepasan sekaligus agenda coaching (pembekalan) intensif ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Melalui fase pembekalan ini, para peserta dipersenjatai dengan pemetaan kompetensi taktis sebelum terjun membedah potensi sosiologis di lokasi pengabdian. Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., merinci bahwa puluhan mahasiswa ini akan disebar secara merata di lima desa yang berada dalam lokus tiga kecamatan di dua kabupaten Provinsi Gorontalo. Sinergi antarkampus ini dibidik untuk memicu lompatan ekonomi kreatif dan tata kelola desa berbasis keunggulan komparatif wilayah masing-masing. “Mahasiswa tidak boleh memosisikan diri sekadar sebagai pelaksana program formalitas akademik. Mereka dikirim sebagai agent of change (agen perubahan) yang wajib menstimulus inovasi serta menghadirkan resolusi konkret atas hambatan pembangunan yang dihadapi warga desa,” tegas Rosbin Pakaya. Ia menambahkan, cetak biru KKN kolaboratif ini telah dirancang secara terintegrasi. Fokus gerakan mahasiswa mencakup empat pilar utama, yakni akselerasi ekonomi domestik, transformasi digital birokrasi desa, pemberdayaan pemuda dan perempuan, hingga tata kelola lingkungan yang ramah iklim dan berkelanjutan. Selaras dengan hal itu, Wakil Rektor Prof. Abdul Hafidz Olii menegaskan bahwa KKN merupakan laboratorium sosial paling sahih bagi mahasiswa. Melalui benturan dinamika di lapangan, kepekaan sosial, kapasitas kepemimpinan, komunikasi publik, serta kemampuan problem-solving mahasiswa akan diuji secara natural. “Ruang kelas memiliki batasan, namun lapangan pengabdian menyuguhkan realitas tanpa batas. Mahasiswa wajib membangun kemitraan setara dengan jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat demi merancang program kerja yang menghasilkan impact jangka panjang, bukan sekadar program instan,” papar Hafidz. Menutup arahannya, Prof. Hafidz menggarisbawahi urgensi fase coaching pra-keberangkatan. Pembekalan materi—mulai dari metodologi pemetaan aset desa, strategi pemberdayaan inklusif, manajemen smart village, hingga mitigasi konflik lingkungan—menjadi jaminan bahwa delegasi UNG dan UGM siap menghadapi medan pengabdian dengan status matang dan terukur.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">UNG &#8211; Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat hilirisasi ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat melalui kemitraan strategis lintas institusi raksasa. Komitmen ini diwujudkan lewat pelepasan 38 mahasiswa terpilih untuk berkompetisi dan mengabdi dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif UNG–Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2026.</p>
<p data-path-to-node="4">Mengusung tema besar “Mewujudkan Desa Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal,” program prestisius ini diproyeksikan menjadi inkubator bagi mahasiswa kedua universitas untuk menelurkan solusi nyata atas problematika pedesaan melalui instrumen inovasi, sains, dan teknologi tepat guna.</p>
<p data-path-to-node="5">Seremoni pelepasan sekaligus agenda <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="36">coaching</i> (pembekalan) intensif ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNG, Prof. Dr. Abdul Hafidz Olii, S.Pi., M.Si. Melalui fase pembekalan ini, para peserta dipersenjatai dengan pemetaan kompetensi taktis sebelum terjun membedah potensi sosiologis di lokasi pengabdian.</p>
<p data-path-to-node="6">Kepala Pusat KKN UNG, Dr. Rosbin Pakaya, M.Pd., merinci bahwa puluhan mahasiswa ini akan disebar secara merata di lima desa yang berada dalam lokus tiga kecamatan di dua kabupaten Provinsi Gorontalo. Sinergi antarkampus ini dibidik untuk memicu lompatan ekonomi kreatif dan tata kelola desa berbasis keunggulan komparatif wilayah masing-masing.</p>
<p data-path-to-node="7">“Mahasiswa tidak boleh memosisikan diri sekadar sebagai pelaksana program formalitas akademik. Mereka dikirim sebagai <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="118">agent of change</i> (agen perubahan) yang wajib menstimulus inovasi serta menghadirkan resolusi konkret atas hambatan pembangunan yang dihadapi warga desa,” tegas Rosbin Pakaya.</p>
<p data-path-to-node="8">Ia menambahkan, cetak biru KKN kolaboratif ini telah dirancang secara terintegrasi. Fokus gerakan mahasiswa mencakup empat pilar utama, yakni akselerasi ekonomi domestik, transformasi digital birokrasi desa, pemberdayaan pemuda dan perempuan, hingga tata kelola lingkungan yang ramah iklim dan berkelanjutan.</p>
<p data-path-to-node="9">Selaras dengan hal itu, Wakil Rektor Prof. Abdul Hafidz Olii menegaskan bahwa KKN merupakan laboratorium sosial paling sahih bagi mahasiswa. Melalui benturan dinamika di lapangan, kepekaan sosial, kapasitas kepemimpinan, komunikasi publik, serta kemampuan <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="256">problem-solving</i> mahasiswa akan diuji secara natural.</p>
<p data-path-to-node="10">“Ruang kelas memiliki batasan, namun lapangan pengabdian menyuguhkan realitas tanpa batas. Mahasiswa wajib membangun kemitraan setara dengan jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat demi merancang program kerja yang menghasilkan <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="233">impact</i> jangka panjang, bukan sekadar program instan,” papar Hafidz.</p>
<p data-path-to-node="11">Menutup arahannya, Prof. Hafidz menggarisbawahi urgensi fase <i data-path-to-node="11" data-index-in-node="61">coaching</i> pra-keberangkatan. Pembekalan materi—mulai dari metodologi pemetaan aset desa, strategi pemberdayaan inklusif, manajemen <i data-path-to-node="11" data-index-in-node="191">smart village</i>, hingga mitigasi konflik lingkungan—menjadi jaminan bahwa delegasi UNG dan UGM siap menghadapi medan pengabdian dengan status matang dan terukur.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm/">Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm/">Gandeng Kampus Top Yogyakarta: 38 Mahasiswa UNG Siap Berkolaborasi Jajaki KKN Bersama UGM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gandeng-kampus-top-yogyakarta-38-mahasiswa-ung-siap-berkolaborasi-jajaki-kkn-bersama-ugm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
