<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kkp ri Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kkp-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kkp-ri/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Jun 2026 22:25:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.13</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Kkp ri Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kkp-ri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini</title>
		<link>https://barakati.id/kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini</link>
					<comments>https://barakati.id/kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 10:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[berita pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Desa bumbulan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Torosiaje Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ditjen PSDKP]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Halid K Jusuf]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Kkp ri]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Kawasan Perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Maritim 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Wanggarasi Pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30607</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini/">KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini/">KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Komitmen Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam memperjuangkan intervensi pembangunan kawasan pesisir dan penguatan ekonomi masyarakat perikanan terus membuahkan hasil positif. Langkah nyata ini dipertegas melalui pertemuan strategis antara Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, dengan Direktur Penanganan Pelanggaran Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Drs. Halid K. Jusuf, Selasa (02/06/2026). Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan dan tindak lanjut program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang diinisiasi pemerintah pusat untuk menggenjot modernisasi kawasan perikanan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir. Dalam audiensi tersebut, terungkap kabar baik bahwa dari sembilan lokasi KNMP yang diusulkan oleh Pemkab Pohuwato, sebanyak tiga lokasi dipastikan memasuki tahap kontrak pekerjaan pada tahun anggaran 2026. Ketiga wilayah prioritas tersebut meliputi Desa Bumbulan di Kecamatan Paguat, Desa Torosiaje Jaya di Kecamatan Popayato, serta satu lokasi strategis di Kecamatan Wanggarasi. “Alhamdulillah, dari hasil pertemuan ini kami mendapatkan informasi yang sangat menggembirakan. Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato akan segera berkontrak pada tahun ini. Ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat nelayan yang telah lama menantikan realisasi program tersebut,” ujar Bupati Saipul Mbuinga pascapertemuan. Bupati menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah berkomitmen mengawal ketat seluruh tahapan administrasi dan teknis agar eksekusi di lapangan berjalan lancar serta tepat waktu. Ia optimistis, akselerasi proyek ini akan memicu pertumbuhan ekonomi baru di sektor maritim daerah. “Harapan kami tentu agar proyek fisik segera dimulai tanpa kendala berarti. Jika semua proses berjalan simultan, pembangunan KNMP ini akan memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan nelayan tradisional kita,” tambahnya. Meski tiga lokasi telah disetujui, Bupati Saipul tetap melayangkan harapan agar enam usulan lokasi KNMP lainnya dapat diakomodasi oleh kementerian terkait pada gelombang berikutnya. Menurutnya, seluruh usulan tersebut berbasis pada kebutuhan riil di lapangan. Atas capaian ini, Bupati Saipul menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada KKP RI, khususnya Ditjen PSDKP, atas perhatian intensif yang diberikan kepada daerah berjuluk Bumi Panua tersebut. Ia juga menginstruksikan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk tidak pasif dan terus menjalin komunikasi jemput bola ke kementerian pusat. “Saya meminta OPD terkait untuk terus membangun komunikasi vertikal yang intensif dengan pihak kementerian. Kita harus proaktif menjemput bola demi memperjuangkan alokasi program dan anggaran pusat untuk percepatan pembangunan daerah,” tegasnya. Merespons hal tersebut, Direktur Penanganan Pelanggaran Ditjen PSDKP KKP RI, Drs. Halid K. Jusuf, menyatakan kesiapan institusinya untuk memberikan pendampingan penuh dan supervisi ketat dalam pelaksanaan program KNMP di Kabupaten Pohuwato. Pendampingan ini dinilai krusial guna memastikan proyek berjalan sesuai regulasi dan bebas dari penyimpangan hukum. “Kami akan melakukan pendampingan melekat terhadap pelaksanaan pekerjaan fisik ini. Tujuannya agar seluruh proses berjalan akuntabel, tepat sasaran, dan menghasilkan kualitas infrastruktur yang kokoh. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci sukses dari program maritim ini,” pungkas Halid Jusuf.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="4">Pohuwato &#8211; Komitmen Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam memperjuangkan intervensi pembangunan kawasan pesisir dan penguatan ekonomi masyarakat perikanan terus membuahkan hasil positif. Langkah nyata ini dipertegas melalui pertemuan strategis antara Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, dengan Direktur Penanganan Pelanggaran Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Drs. Halid K. Jusuf, Selasa (02/06/2026).</p>
<p data-path-to-node="5">Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan dan tindak lanjut program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang diinisiasi pemerintah pusat untuk menggenjot modernisasi kawasan perikanan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.</p>
<p data-path-to-node="6">Dalam audiensi tersebut, terungkap kabar baik bahwa dari sembilan lokasi KNMP yang diusulkan oleh Pemkab Pohuwato, sebanyak tiga lokasi dipastikan memasuki tahap kontrak pekerjaan pada tahun anggaran 2026. Ketiga wilayah prioritas tersebut meliputi Desa Bumbulan di Kecamatan Paguat, Desa Torosiaje Jaya di Kecamatan Popayato, serta satu lokasi strategis di Kecamatan Wanggarasi.</p>
<p data-path-to-node="7">“Alhamdulillah, dari hasil pertemuan ini kami mendapatkan informasi yang sangat menggembirakan. Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato akan segera berkontrak pada tahun ini. Ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat nelayan yang telah lama menantikan realisasi program tersebut,” ujar Bupati Saipul Mbuinga pascapertemuan.</p>
<p data-path-to-node="8">Bupati menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah berkomitmen mengawal ketat seluruh tahapan administrasi dan teknis agar eksekusi di lapangan berjalan lancar serta tepat waktu. Ia optimistis, akselerasi proyek ini akan memicu pertumbuhan ekonomi baru di sektor maritim daerah.</p>
<p data-path-to-node="9">“Harapan kami tentu agar proyek fisik segera dimulai tanpa kendala berarti. Jika semua proses berjalan simultan, pembangunan KNMP ini akan memberikan dampak pengganda (<i data-path-to-node="9" data-index-in-node="168">multiplier effect</i>) bagi kesejahteraan nelayan tradisional kita,” tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="10">Meski tiga lokasi telah disetujui, Bupati Saipul tetap melayangkan harapan agar enam usulan lokasi KNMP lainnya dapat diakomodasi oleh kementerian terkait pada gelombang berikutnya. Menurutnya, seluruh usulan tersebut berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.</p>
<p data-path-to-node="11">Atas capaian ini, Bupati Saipul menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada KKP RI, khususnya Ditjen PSDKP, atas perhatian intensif yang diberikan kepada daerah berjuluk Bumi Panua tersebut. Ia juga menginstruksikan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk tidak pasif dan terus menjalin komunikasi jemput bola ke kementerian pusat.</p>
<p data-path-to-node="12">“Saya meminta OPD terkait untuk terus membangun komunikasi vertikal yang intensif dengan pihak kementerian. Kita harus proaktif menjemput bola demi memperjuangkan alokasi program dan anggaran pusat untuk percepatan pembangunan daerah,” tegasnya.</p>
<p data-path-to-node="13">Merespons hal tersebut, Direktur Penanganan Pelanggaran Ditjen PSDKP KKP RI, Drs. Halid K. Jusuf, menyatakan kesiapan institusinya untuk memberikan pendampingan penuh dan supervisi ketat dalam pelaksanaan program KNMP di Kabupaten Pohuwato. Pendampingan ini dinilai krusial guna memastikan proyek berjalan sesuai regulasi dan bebas dari penyimpangan hukum.</p>
<p data-path-to-node="14">“Kami akan melakukan pendampingan melekat terhadap pelaksanaan pekerjaan fisik ini. Tujuannya agar seluruh proses berjalan akuntabel, tepat sasaran, dan menghasilkan kualitas infrastruktur yang kokoh. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci sukses dari program maritim ini,” pungkas Halid Jusuf.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini/">KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini/">KABAR GEMBIRA: Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak Tahun Ini</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kabar-gembira-tiga-kampung-nelayan-merah-putih-di-pohuwato-dipastikan-berkontrak-tahun-ini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</title>
		<link>https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya</link>
					<comments>https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2026 16:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Suku Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[berita pohuwato hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bumbulan Paguat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Torosiaje Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Pakaya]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Firmansah]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pesisir Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Jekson Sompah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan Merah Putih Torosiaje]]></category>
		<category><![CDATA[Kkp ri]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan Tangkap Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Bajo Popayato]]></category>
		<category><![CDATA[Wonggarasi Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifli Buludawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30747</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Rangkaian agenda survei lapangan usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Kabupaten Pohuwato resmi memasuki hari keempat sekaligus hari terakhir. Peninjauan final ini dipusatkan di titik kelima, yakni kawasan pemukiman Suku Bajo di Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato, Rabu (15/04/2026). Sebelum bertolak menuju lokasi puncak, Tim Kerja KNMP KKP RI yang dipimpin oleh Imam Firmansah bersama dua anggota delegasi terlebih dahulu menyambangi Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Kedatangan tim pusat ini diterima langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga dalam rangka pemaparan progres serta capaian hasil pemetaan (exit briefing) sekaligus berpamitan. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Saipul menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mendampingi tim secara langsung hingga ke wilayah perbatasan barat Pohuwato lantaran harus menuntaskan agenda daerah lainnya yang mendesak. Namun, ia menaruh asa besar agar proposal KNMP yang diajukan daerah dapat diakomodasi penuh oleh jajaran kementerian. “Apresiasi dan terima kasih yang mendalam kami sampaikan kepada tim survei KKP RI yang telah bekerja keras menyisir potensi pesisir Pohuwato selama empat hari terakhir. Kami berharap kelima titik yang disurvei membuahkan rekomendasi terbaik, sehingga program KNMP ini segera terealisasi demi mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir kami,” ujar Bupati Saipul. Di tempat yang sama, Ketua Tim Survei KKP RI Imam Firmansah membeberkan bahwa sejumlah lokasi yang ditinjau pada hari sebelumnya, termasuk Desa Bumbulan di Kecamatan Paguat dan Desa Wonggarasi Timur di Kecamatan Wanggarasi, telah dinyatakan lolos verifikasi persyaratan administratif dasar. Sementara untuk Desa Torosiaje Jaya, pihaknya akan merampungkan penilaian indikator teknis lanjutan. “Seluruh berkas, dokumen klinis, dan data spasial hasil survei lapangan ini akan langsung kami bawa untuk diolah secara komprehensif di kantor pusat KKP RI Jakarta. Insyaallah, ikhtiar kolektif ini bisa mendapatkan persetujuan final dari menteri,” urai Imam optimistis. Setibanya di lokasi akhir, kedatangan rombongan KKP RI di Desa Torosiaje Jaya disambut dengan antusiasme tinggi dari ratusan warga serumpun. Prosesi penyambutan bahkan dikemas khusus melalui ritual adat khas Suku Bajo sebagai bentuk penghormatan sakral kepada tamu negara. Camat Popayato Zulkifli Buludawa menguraikan bahwa eksistensi dan denyut nadi kehidupan masyarakat di kawasan Torosiaje secara turun-temurun tidak pernah lepas dari laut dan profesi nelayan tangkap. Melengkapi hal itu, Kepala Desa Torosiaje Jaya Fadli Pakaya menambahkan bahwa kemandirian ekonomi warganya kini mulai tumbuh signifikan, di mana banyak nelayan lokal yang berhasil naik kelas menjadi pelaku usaha perikanan dan pedagang sukses. Dinamika ini mempertegas bahwa sektor kemaritiman di Popayato memiliki nilai tawar tinggi jika disentuh intervensi program yang tepat sasaran. Harapan senada turut ditiupkan oleh tokoh masyarakat sekaligus Ketua Adat Bajo, Jekson Sompah. Ia menegaskan laut adalah belahan jiwa Suku Bajo, sehingga modernisasi infrastruktur lewat KNMP menjadi harga mati untuk mendongkrak taraf hidup. “Laut adalah ruang hidup kami. Kami sangat menggantungkan harapan pada program Kampung Nelayan Merah Putih ini agar peradaban dan ekonomi nelayan Bajo bisa melompat lebih maju dan sejajar dengan daerah pesisir modern lainnya di Indonesia,” pungkas Jekson.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Pohuwato &#8211; Rangkaian agenda survei lapangan usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Kabupaten Pohuwato resmi memasuki hari keempat sekaligus hari terakhir. Peninjauan final ini dipusatkan di titik kelima, yakni kawasan pemukiman Suku Bajo di Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato, Rabu (15/04/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Sebelum bertolak menuju lokasi puncak, Tim Kerja KNMP KKP RI yang dipimpin oleh Imam Firmansah bersama dua anggota delegasi terlebih dahulu menyambangi Rumah Jabatan Bupati Pohuwato. Kedatangan tim pusat ini diterima langsung oleh Bupati Saipul A. Mbuinga dalam rangka pemaparan progres serta capaian hasil pemetaan (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="317">exit briefing</i>) sekaligus berpamitan.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam pertemuan tersebut, Bupati Saipul menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mendampingi tim secara langsung hingga ke wilayah perbatasan barat Pohuwato lantaran harus menuntaskan agenda daerah lainnya yang mendesak. Namun, ia menaruh asa besar agar proposal KNMP yang diajukan daerah dapat diakomodasi penuh oleh jajaran kementerian.</p>
<p data-path-to-node="6">“Apresiasi dan terima kasih yang mendalam kami sampaikan kepada tim survei KKP RI yang telah bekerja keras menyisir potensi pesisir Pohuwato selama empat hari terakhir. Kami berharap kelima titik yang disurvei membuahkan rekomendasi terbaik, sehingga program KNMP ini segera terealisasi demi mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir kami,” ujar Bupati Saipul.</p>
<p data-path-to-node="7">Di tempat yang sama, Ketua Tim Survei KKP RI Imam Firmansah membeberkan bahwa sejumlah lokasi yang ditinjau pada hari sebelumnya, termasuk Desa Bumbulan di Kecamatan Paguat dan Desa Wonggarasi Timur di Kecamatan Wanggarasi, telah dinyatakan lolos verifikasi persyaratan administratif dasar. Sementara untuk Desa Torosiaje Jaya, pihaknya akan merampungkan penilaian indikator teknis lanjutan.</p>
<p data-path-to-node="8">“Seluruh berkas, dokumen klinis, dan data spasial hasil survei lapangan ini akan langsung kami bawa untuk diolah secara komprehensif di kantor pusat KKP RI Jakarta. Insyaallah, ikhtiar kolektif ini bisa mendapatkan persetujuan final dari menteri,” urai Imam optimistis.</p>
<p data-path-to-node="9">Setibanya di lokasi akhir, kedatangan rombongan KKP RI di Desa Torosiaje Jaya disambut dengan antusiasme tinggi dari ratusan warga serumpun. Prosesi penyambutan bahkan dikemas khusus melalui ritual adat khas Suku Bajo sebagai bentuk penghormatan sakral kepada tamu negara.</p>
<p data-path-to-node="10">Camat Popayato Zulkifli Buludawa menguraikan bahwa eksistensi dan denyut nadi kehidupan masyarakat di kawasan Torosiaje secara turun-temurun tidak pernah lepas dari laut dan profesi nelayan tangkap.</p>
<p data-path-to-node="11">Melengkapi hal itu, Kepala Desa Torosiaje Jaya Fadli Pakaya menambahkan bahwa kemandirian ekonomi warganya kini mulai tumbuh signifikan, di mana banyak nelayan lokal yang berhasil naik kelas menjadi pelaku usaha perikanan dan pedagang sukses. Dinamika ini mempertegas bahwa sektor kemaritiman di Popayato memiliki nilai tawar tinggi jika disentuh intervensi program yang tepat sasaran.</p>
<p data-path-to-node="12">Harapan senada turut ditiupkan oleh tokoh masyarakat sekaligus Ketua Adat Bajo, Jekson Sompah. Ia menegaskan laut adalah belahan jiwa Suku Bajo, sehingga modernisasi infrastruktur lewat KNMP menjadi harga mati untuk mendongkrak taraf hidup.</p>
<p data-path-to-node="13">“Laut adalah ruang hidup kami. Kami sangat menggantungkan harapan pada program Kampung Nelayan Merah Putih ini agar peradaban dan ekonomi nelayan Bajo bisa melompat lebih maju dan sejajar dengan daerah pesisir modern lainnya di Indonesia,” pungkas Jekson.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/">Masuki Hari Terakhir Survei: Tim KKP RI Rampungkan Pemetaan Kampung Nelayan di Torosiaje Jaya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/masuki-hari-terakhir-survei-tim-kkp-ri-rampungkan-pemetaan-kampung-nelayan-di-torosiaje-jaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inisiasi Presiden Prabowo Subianto: Tim KKP RI Bedah Kelayakan Kampung Nelayan di Wanggarasi</title>
		<link>https://barakati.id/inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi</link>
					<comments>https://barakati.id/inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 16:23:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[berita pohuwato hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perikanan Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Ditjen Perikanan Tangkap]]></category>
		<category><![CDATA[Elan I Mohi]]></category>
		<category><![CDATA[Imam Firmansah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan Merah Putih Wanggarasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kkp ri]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Desa Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Modernisasi Pesisir Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan Tangkap Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Program strategis nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Refli Basir]]></category>
		<category><![CDATA[Survei Sosial Ekonomi Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Wonggarasi Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30751</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi/">Inisiasi Presiden Prabowo Subianto: Tim KKP RI Bedah Kelayakan Kampung Nelayan di Wanggarasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi/">Inisiasi Presiden Prabowo Subianto: Tim KKP RI Bedah Kelayakan Kampung Nelayan di Wanggarasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Akselerasi pemetaan program strategis nasional terus bergulir di Bumi Panua. Tim Survei Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melanjutkan agenda peninjauan lapangan hari ketiga di Desa Wonggarasi Timur, Kecamatan Wanggarasi, Selasa (14/04/2026). Ketua Tim Survei KNMP KKP RI yang juga menjabat sebagai Analis Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Ditjen Perikanan Tangkap, Imam Firmansah, melayangkan apresiasi tinggi atas penerimaan jajaran daerah. Rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Kecamatan Wanggarasi, Kapolsek, para kepala desa, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha perikanan tangkap setempat. Sebagai informasi, delegasi KKP RI telah berada di Kabupaten Pohuwato sejak Minggu (12/04/2026). Tim pusat sebelumnya telah merampungkan survei di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Buntulia, Kecamatan Duhiadaa, dan Kecamatan Paguat. Memasuki hari ketiga, lokus verifikasi sepenuhnya dipusatkan di wilayah pesisir Kecamatan Wanggarasi. Imam Firmansah memaparkan bahwa cetak biru program Kampung Nelayan Merah Putih ini secara teknis dipecah ke dalam dua klaster utama, yakni klaster KNMP HUB (pusat) dan klaster KNMP Penyangga. Peninjauan kali ini dirancang untuk membedah instrumen sosial-ekonomi makro masyarakat, pengukuran topografi lahan, hingga verifikasi kesesuaian dokumen yuridis terhadap objek lokasi yang diusulkan. “Rangkaian verifikasi ini sangat krusial untuk menguji kelayakan dan memastikan kesiapan infrastruktur sebelum pembangunan fisik Kampung Nelayan Merah Putih dieksekusi di Desa Wonggarasi Timur,” urai Imam. Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa mega proyek KNMP ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Visi besarnya adalah mentransformasi ekosistem usaha perikanan tangkap tradisional menjadi kawasan maritim yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. “Kami juga akan menggelar sesi wawancara mendalam dengan warga lokal. Saya sangat berharap masyarakat memberikan jawaban sejujur-jujurnya sesuai dengan indikator riil di lapangan tanpa ada data yang direkayasa,” tambahnya. Di tempat yang sama, Camat Wanggarasi Elan I. Mohi menyuarakan ekspektasi besar warganya terhadap realisasi stimulus pusat tersebut. Ia meyakini, intervensi KNMP akan menjadi pemantik utama dalam mendongkrak pendulum ekonomi dan taraf hidup nelayan, baik di Desa Wonggarasi Timur maupun Kecamatan Wanggarasi secara makro. Turut hadir mendampingi tim kementerian selama peninjauan lapangan, Kepala Dinas Perikanan Pohuwato Refli Basir, bersama tim teknis dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Pohuwato &#8211; Akselerasi pemetaan program strategis nasional terus bergulir di Bumi Panua. Tim Survei Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melanjutkan agenda peninjauan lapangan hari ketiga di Desa Wonggarasi Timur, Kecamatan Wanggarasi, Selasa (14/04/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Ketua Tim Survei KNMP KKP RI yang juga menjabat sebagai Analis Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Ditjen Perikanan Tangkap, Imam Firmansah, melayangkan apresiasi tinggi atas penerimaan jajaran daerah. Rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Kecamatan Wanggarasi, Kapolsek, para kepala desa, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha perikanan tangkap setempat.</p>
<p data-path-to-node="5">Sebagai informasi, delegasi KKP RI telah berada di Kabupaten Pohuwato sejak Minggu (12/04/2026). Tim pusat sebelumnya telah merampungkan survei di sejumlah wilayah, meliputi Kecamatan Buntulia, Kecamatan Duhiadaa, dan Kecamatan Paguat. Memasuki hari ketiga, lokus verifikasi sepenuhnya dipusatkan di wilayah pesisir Kecamatan Wanggarasi.</p>
<p data-path-to-node="6">Imam Firmansah memaparkan bahwa cetak biru program Kampung Nelayan Merah Putih ini secara teknis dipecah ke dalam dua klaster utama, yakni klaster KNMP HUB (pusat) dan klaster KNMP Penyangga. Peninjauan kali ini dirancang untuk membedah instrumen sosial-ekonomi makro masyarakat, pengukuran topografi lahan, hingga verifikasi kesesuaian dokumen yuridis terhadap objek lokasi yang diusulkan.</p>
<p data-path-to-node="7">“Rangkaian verifikasi ini sangat krusial untuk menguji kelayakan dan memastikan kesiapan infrastruktur sebelum pembangunan fisik Kampung Nelayan Merah Putih dieksekusi di Desa Wonggarasi Timur,” urai Imam.</p>
<p data-path-to-node="8">Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa mega proyek KNMP ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Visi besarnya adalah mentransformasi ekosistem usaha perikanan tangkap tradisional menjadi kawasan maritim yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.</p>
<p data-path-to-node="9">“Kami juga akan menggelar sesi wawancara mendalam dengan warga lokal. Saya sangat berharap masyarakat memberikan jawaban sejujur-jujurnya sesuai dengan indikator riil di lapangan tanpa ada data yang direkayasa,” tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="10">Di tempat yang sama, Camat Wanggarasi Elan I. Mohi menyuarakan ekspektasi besar warganya terhadap realisasi stimulus pusat tersebut. Ia meyakini, intervensi KNMP akan menjadi pemantik utama dalam mendongkrak pendulum ekonomi dan taraf hidup nelayan, baik di Desa Wonggarasi Timur maupun Kecamatan Wanggarasi secara makro.</p>
<p data-path-to-node="11">Turut hadir mendampingi tim kementerian selama peninjauan lapangan, Kepala Dinas Perikanan Pohuwato Refli Basir, bersama tim teknis dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi/">Inisiasi Presiden Prabowo Subianto: Tim KKP RI Bedah Kelayakan Kampung Nelayan di Wanggarasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi/">Inisiasi Presiden Prabowo Subianto: Tim KKP RI Bedah Kelayakan Kampung Nelayan di Wanggarasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/inisiasi-presiden-prabowo-subianto-tim-kkp-ri-bedah-kelayakan-kampung-nelayan-di-wanggarasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bawa Misi Modernisasi KKP: Bupati Saipul Ajak Tim Pusat Bedah Potensi TPI Paguat</title>
		<link>https://barakati.id/bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat</link>
					<comments>https://barakati.id/bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 03:09:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Andri Pakilie]]></category>
		<category><![CDATA[berita pohuwato hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa bumbulan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Nelayan Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pesisir Panua]]></category>
		<category><![CDATA[Jufri Arbie]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Nelayan Merah Putih Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Kkp ri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemecah Ombak Paguat]]></category>
		<category><![CDATA[Perikanan Tangkap Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Refli Basir]]></category>
		<category><![CDATA[Risdiyanto Mokodompit]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul A Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[TPI Paguat]]></category>
		<category><![CDATA[Transaksi Ikan Segar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30737</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat/">Bawa Misi Modernisasi KKP: Bupati Saipul Ajak Tim Pusat Bedah Potensi TPI Paguat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat/">Bawa Misi Modernisasi KKP: Bupati Saipul Ajak Tim Pusat Bedah Potensi TPI Paguat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Momentum kunjungan Tim Survei Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Desa Bumbulan dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga mengajak langsung rombongan kementerian untuk meninjau dinamika aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paguat, Kecamatan Paguat, Senin (13/04/2026). Tim survei KKP RI yang turun ke lapangan tersebut terdiri dari Analis Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Ditjen Perikanan Tangkap Imam Firmansah, Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap/Syahbandar Muhammad Tahrulloh, serta Penyuluh Perikanan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KKP Tri Sugiarto I. Nusi. Mereka menyaksikan langsung geliat transaksi antara nelayan dan para tengkulak maupun pembeli eceran. Di TPI Paguat, denyut nadi sektor perikanan tangkap berlangsung dinamis. Lokasi ini menjadi hilir utama tempat dibongkar dan dipasarkannya hasil laut tangkapan nelayan dari berbagai wilayah di pesisir Kecamatan Paguat. Menariknya, kawasan ini tidak sekadar berfungsi sebagai tempat pelelangan formal, melainkan telah bermutasi menjadi pasar harian terintegrasi. Selain menyajikan ikan segar, kawasan tersebut juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga seperti sayur-mayur hingga rempah-rempah. Sejak lama, TPI Paguat telah menasbihkan diri sebagai sentra perputaran ekonomi yang dikenal luas hingga ke luar wilayah Kecamatan Paguat. Banyak konsumen dari kecamatan tetangga sengaja datang berburu pasokan protein laut segar di sini, menjadikannya sebagai salah satu pilar penopang ketahanan ekonomi domestik di Bumi Panua. Bupati Saipul mengakui eksistensi dan otentisitas atmosfer di TPI Paguat tetap terjaga konsisten sejak dulu hingga kini. Ia menaruh harapan besar agar intervensi program Kampung Nelayan Merah Putih dari KKP mampu melahirkan integrasi dan modernisasi kawasan yang berdampak linier pada kenaikan taraf hidup nelayan lokal. “Lewat sokongan stimulus infrastruktur serta sarana prasarana yang melekat pada program Kampung Nelayan Merah Putih, kami optimistis kawasan pesisir ini bisa ditata lebih modern. Target akhirnya adalah memberikan multiplier effect ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” urai Saipul. Di sela-sela peninjauan tersebut, Bupati Saipul turut menyuarakan aspirasi mendesak dari masyarakat nelayan terkait urgensi pembangunan pemecah ombak (breakwater) di depan TPI. Fasilitas ini dinilai krusial mengingat saat terjadi fenomena pasang air laut tertinggi, terjangan ombak kerap mendekati dan mengancam struktur bangunan utama gedung TPI. Usai membedah kondisi TPI Paguat, Bupati bersama tim survei KKP langsung bertolak menuju lokasi rencana pemetaan pembangunan fisik Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bumbulan. Turut mendampingi peninjauan tersebut Kepala Dinas Perikanan Refli Basir, Kepala Dinas PUPR Risdiyanto Mokodompit, Sekretaris Dinas Perkim Jufri Arbie, unsur Bappeda, Camat Paguat Andri Pakilie, Tenaga Ahli Bupati, serta Kepala Desa Bumbulan Emil Yahya. Bupati Saipul menegaskan bahwa lahan yang disiapkan di Desa Bumbulan sangat representatif karena berada di kawasan pesisir komunal dan memiliki aksesibilitas yang dekat dengan jalan arteri. “Lokasi ini sangat mendukung untuk akselerasi program Kampung Nelayan Merah Putih karena menyatu langsung dengan permukiman inti nelayan dan terkoneksi dengan basis aktivitas melaut mereka sehari-hari,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">Pohuwato &#8211; Momentum kunjungan Tim Survei Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Desa Bumbulan dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga mengajak langsung rombongan kementerian untuk meninjau dinamika aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Paguat, Kecamatan Paguat, Senin (13/04/2026).</p>
<p data-path-to-node="4">Tim survei KKP RI yang turun ke lapangan tersebut terdiri dari Analis Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Ditjen Perikanan Tangkap Imam Firmansah, Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap/Syahbandar Muhammad Tahrulloh, serta Penyuluh Perikanan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM KKP Tri Sugiarto I. Nusi. Mereka menyaksikan langsung geliat transaksi antara nelayan dan para tengkulak maupun pembeli eceran.</p>
<p data-path-to-node="5">Di TPI Paguat, denyut nadi sektor perikanan tangkap berlangsung dinamis. Lokasi ini menjadi hilir utama tempat dibongkar dan dipasarkannya hasil laut tangkapan nelayan dari berbagai wilayah di pesisir Kecamatan Paguat.</p>
<p data-path-to-node="6">Menariknya, kawasan ini tidak sekadar berfungsi sebagai tempat pelelangan formal, melainkan telah bermutasi menjadi pasar harian terintegrasi. Selain menyajikan ikan segar, kawasan tersebut juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga seperti sayur-mayur hingga rempah-rempah.</p>
<p data-path-to-node="7">Sejak lama, TPI Paguat telah menasbihkan diri sebagai sentra perputaran ekonomi yang dikenal luas hingga ke luar wilayah Kecamatan Paguat. Banyak konsumen dari kecamatan tetangga sengaja datang berburu pasokan protein laut segar di sini, menjadikannya sebagai salah satu pilar penopang ketahanan ekonomi domestik di Bumi Panua.</p>
<p data-path-to-node="8">Bupati Saipul mengakui eksistensi dan otentisitas atmosfer di TPI Paguat tetap terjaga konsisten sejak dulu hingga kini. Ia menaruh harapan besar agar intervensi program Kampung Nelayan Merah Putih dari KKP mampu melahirkan integrasi dan modernisasi kawasan yang berdampak linier pada kenaikan taraf hidup nelayan lokal.</p>
<p data-path-to-node="9">“Lewat sokongan stimulus infrastruktur serta sarana prasarana yang melekat pada program Kampung Nelayan Merah Putih, kami optimistis kawasan pesisir ini bisa ditata lebih modern. Target akhirnya adalah memberikan <i data-path-to-node="9" data-index-in-node="213">multiplier effect</i> ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” urai Saipul.</p>
<p data-path-to-node="10">Di sela-sela peninjauan tersebut, Bupati Saipul turut menyuarakan aspirasi mendesak dari masyarakat nelayan terkait urgensi pembangunan pemecah ombak (<i data-path-to-node="10" data-index-in-node="151">breakwater</i>) di depan TPI. Fasilitas ini dinilai krusial mengingat saat terjadi fenomena pasang air laut tertinggi, terjangan ombak kerap mendekati dan mengancam struktur bangunan utama gedung TPI.</p>
<p data-path-to-node="11">Usai membedah kondisi TPI Paguat, Bupati bersama tim survei KKP langsung bertolak menuju lokasi rencana pemetaan pembangunan fisik Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bumbulan.</p>
<p data-path-to-node="12">Turut mendampingi peninjauan tersebut Kepala Dinas Perikanan Refli Basir, Kepala Dinas PUPR Risdiyanto Mokodompit, Sekretaris Dinas Perkim Jufri Arbie, unsur Bappeda, Camat Paguat Andri Pakilie, Tenaga Ahli Bupati, serta Kepala Desa Bumbulan Emil Yahya.</p>
<p data-path-to-node="13">Bupati Saipul menegaskan bahwa lahan yang disiapkan di Desa Bumbulan sangat representatif karena berada di kawasan pesisir komunal dan memiliki aksesibilitas yang dekat dengan jalan arteri.</p>
<p data-path-to-node="14">“Lokasi ini sangat mendukung untuk akselerasi program Kampung Nelayan Merah Putih karena menyatu langsung dengan permukiman inti nelayan dan terkoneksi dengan basis aktivitas melaut mereka sehari-hari,” pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat/">Bawa Misi Modernisasi KKP: Bupati Saipul Ajak Tim Pusat Bedah Potensi TPI Paguat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat/">Bawa Misi Modernisasi KKP: Bupati Saipul Ajak Tim Pusat Bedah Potensi TPI Paguat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bawa-misi-modernisasi-kkp-bupati-saipul-ajak-tim-pusat-bedah-potensi-tpi-paguat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadirnya Pihak KKP RI Diharapkan Bisa Jadi Referensi Untuk Perencanaan</title>
		<link>https://barakati.id/hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan</link>
					<comments>https://barakati.id/hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 11:21:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kkp ri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Staf ahli kementerian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12273</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan/">Hadirnya Pihak KKP RI Diharapkan Bisa Jadi Referensi Untuk Perencanaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan/">Hadirnya Pihak KKP RI Diharapkan Bisa Jadi Referensi Untuk Perencanaan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Review kegiatan usaha garam rakyat pada kegiatan penataan dan pemanfaatan jasa kelautan di fokuskan untuk menginformasikan ke petani garam dan sejauh mana kegiatan optimalisasi pemberdayaan usaha garam rakyat yang dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato. Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Bidang Ekososbud Darmadi Aris Wibowo, Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau, (19/11/2021). Iskandar mengatakan, dengan kehadiran KKP RI apa yang menjadi permasalahan terkait dengan optimalisasi pemberdayaan usaha garam rakyat (Pugar) bisa menjadi referensi untuk perencanaan ke depan. “Kami termasuk kabupaten yang menerima tugas pembantuan tahun ini, akan tetapi di tengah jalan karena pandemi covid-19 terjadi refocusing,\" Kata Sekda. Melalui pertemuan ini, dirinya berharap keberlanjutan dukungan dari kementerian sangat dibutuhkan, selanjutnya ada perhatian khusus dari pihak KKP itu sendiri. Sebelumnya Kadis Perikanan, Amrin Umar menjelaskan, kegiatan ini adalah rangkaian dari tahapan kegiatan pengelolaan pugar, karena di tahun 2021 mendapatkan alokasi tugas pembantuan melalui direktorat jenderal ruang laut, akan tetapi dengan adanya refocusing anggaran yang diperoleh tidak sebesar dari apa yang diharapkan. \"Kita berdoa semoga kedepan perhatian untuk petani tambak di pohuwato bisa lebih besar lagi sehingga usaha bapak ibu petani tambak dalam mengembangkan usahanya bisa meningkat,\" Ungkapnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Review kegiatan usaha garam rakyat pada kegiatan penataan dan pemanfaatan jasa kelautan di fokuskan untuk menginformasikan ke petani garam dan sejauh mana kegiatan optimalisasi pemberdayaan usaha garam rakyat yang dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Bidang Ekososbud Darmadi Aris Wibowo, Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato Iskandar Datau, (19/11/2021).</p>
<p>Iskandar mengatakan, dengan kehadiran KKP RI apa yang menjadi permasalahan terkait dengan optimalisasi pemberdayaan usaha garam rakyat (Pugar) bisa menjadi referensi untuk perencanaan ke depan.</p>
<p>“Kami termasuk kabupaten yang menerima tugas pembantuan tahun ini, akan tetapi di tengah jalan karena pandemi covid-19 terjadi refocusing,&#8221; Kata Sekda.</p>
<p>Melalui pertemuan ini, dirinya berharap keberlanjutan dukungan dari kementerian sangat dibutuhkan, selanjutnya ada perhatian khusus dari pihak KKP itu sendiri.</p>
<p>Sebelumnya Kadis Perikanan, Amrin Umar menjelaskan, kegiatan ini adalah rangkaian dari tahapan kegiatan pengelolaan pugar, karena di tahun 2021 mendapatkan alokasi tugas pembantuan melalui direktorat jenderal ruang laut, akan tetapi dengan adanya refocusing anggaran yang diperoleh tidak sebesar dari apa yang diharapkan.</p>
<p>&#8220;Kita berdoa semoga kedepan perhatian untuk petani tambak di pohuwato bisa lebih besar lagi sehingga usaha bapak ibu petani tambak dalam mengembangkan usahanya bisa meningkat,&#8221; Ungkapnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan/">Hadirnya Pihak KKP RI Diharapkan Bisa Jadi Referensi Untuk Perencanaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan/">Hadirnya Pihak KKP RI Diharapkan Bisa Jadi Referensi Untuk Perencanaan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hadirnya-pihak-kkp-ri-diharapkan-bisa-jadi-referensi-untuk-perencanaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
