<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>klb malaria Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/klb-malaria/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/klb-malaria/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jan 2026 09:46:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>klb malaria Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/klb-malaria/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada Malaria! Pohuwato Jadi Fokus Pembahasan DPRD Provinsi Gorontalo</title>
		<link>https://barakati.id/waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo</link>
					<comments>https://barakati.id/waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 09:46:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[dinas kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Komisi IV]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[klb malaria]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi lintas sektor]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah provinsi gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambangan Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[uhc]]></category>
		<category><![CDATA[Universal Health Coverage]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29098</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo/">Waspada Malaria! Pohuwato Jadi Fokus Pembahasan DPRD Provinsi Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo/">Waspada Malaria! Pohuwato Jadi Fokus Pembahasan DPRD Provinsi Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato pada Kamis (15/01/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi sekaligus evaluasi terhadap capaian Universal Health Coverage (UHC) antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato dan diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Yeni. Dalam kesempatan itu, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis di sektor kesehatan daerah yang menjadi perhatian serius, mulai dari capaian UHC, pencegahan stunting, hingga penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Manaf Abidin Hamzah, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa permasalahan malaria di Pohuwato kini menjadi perhatian utama lantaran telah menyebar di hampir seluruh kecamatan. Menurut Manaf, masifnya penyebaran malaria tidak bisa dilepaskan dari aktivitas pertambangan yang menyisakan banyak genangan air sebagai tempat berkembang biak nyamuk. “Sudah hampir seluruh kecamatan di Pohuwato terpapar malaria. Wilayah ini merupakan daerah tambang, dan dampak dari aktivitas pertambangan berimbas langsung pada kesehatan masyarakat. Ini perlu perhatian serius baik dari pemerintah kabupaten maupun provinsi,” ujar Manaf. Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang telah turun langsung menangani KLB malaria di Pohuwato. Namun, Manaf menilai upaya tersebut tidak akan efektif jika tidak disinergikan dengan sektor lain. “Memang Kementerian Kesehatan sudah turun, tetapi belum maksimal. Banyak kubangan bekas tambang yang menjadi sumber penularan malaria. Kalau hanya ditangani oleh sektor kesehatan tanpa koordinasi lintas dinas, persoalan ini akan sulit diselesaikan secara menyeluruh,” tegasnya. Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan perangkat daerah terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan, menekan angka stunting, serta menuntaskan kasus KLB malaria secara berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato pada Kamis (15/01/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi sekaligus evaluasi terhadap capaian <em>Universal Health Coverage</em> (UHC) antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan Pemerintah Provinsi Gorontalo.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pertemuan berlangsung di ruang rapat Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato dan diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Yeni. Dalam kesempatan itu, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis di sektor kesehatan daerah yang menjadi perhatian serius, mulai dari capaian UHC, pencegahan stunting, hingga penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, <strong>Manaf Abidin Hamzah, S.Ag., M.Pd.</strong>, menegaskan bahwa permasalahan malaria di Pohuwato kini menjadi perhatian utama lantaran telah menyebar di hampir seluruh kecamatan. Menurut Manaf, masifnya penyebaran malaria tidak bisa dilepaskan dari aktivitas pertambangan yang menyisakan banyak genangan air sebagai tempat berkembang biak nyamuk.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Sudah hampir seluruh kecamatan di Pohuwato terpapar malaria. Wilayah ini merupakan daerah tambang, dan dampak dari aktivitas pertambangan berimbas langsung pada kesehatan masyarakat. Ini perlu perhatian serius baik dari pemerintah kabupaten maupun provinsi,” ujar Manaf.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia juga mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang telah turun langsung menangani KLB malaria di Pohuwato. Namun, Manaf menilai upaya tersebut tidak akan efektif jika tidak disinergikan dengan sektor lain.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Memang Kementerian Kesehatan sudah turun, tetapi belum maksimal. Banyak kubangan bekas tambang yang menjadi sumber penularan malaria. Kalau hanya ditangani oleh sektor kesehatan tanpa koordinasi lintas dinas, persoalan ini akan sulit diselesaikan secara menyeluruh,” tegasnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan perangkat daerah terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan, menekan angka stunting, serta menuntaskan kasus KLB malaria secara berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo/">Waspada Malaria! Pohuwato Jadi Fokus Pembahasan DPRD Provinsi Gorontalo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo/">Waspada Malaria! Pohuwato Jadi Fokus Pembahasan DPRD Provinsi Gorontalo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/waspada-malaria-pohuwato-jadi-fokus-pembahasan-dprd-provinsi-gorontalo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi KLB Malaria, Pohuwato Bentuk Sistem Komando Darurat</title>
		<link>https://barakati.id/hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat</link>
					<comments>https://barakati.id/hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 19:53:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[klb malaria]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=24770</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat/">Hadapi KLB Malaria, Pohuwato Bentuk Sistem Komando Darurat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat/">Hadapi KLB Malaria, Pohuwato Bentuk Sistem Komando Darurat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara resmi membuka rapat teknis penetapan sistem komando darurat bencana non-alam Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di Kabupaten Pohuwato. Rapat ini berlangsung di Aula Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada Selasa, (04/03/025), dan dihadiri oleh Wakil Bupati Iwan S. Adam, unsur Polres Pohuwato, Kodim 1313 Pohuwato, perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi, pimpinan OPD Pohuwato, para camat, kepala puskesmas, serta organisasi terkait lainnya. Dalam sambutannya, Bupati Saipul menekankan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi dalam menangani peningkatan kasus malaria di wilayah Pohuwato. Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor utama penyebaran malaria adalah genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Anopheles, vektor utama penyebaran malaria. “Kubangan-kubangan bekas galian itu menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Anopheles, yang merupakan vektor utama penyebaran malaria. Kita harus segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi penyebaran malaria ini. Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait harus bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan agar tidak semakin meluas,” ujar Bupati Saipul. Bupati Saipul mengakui bahwa kasus malaria mulai muncul di Pohuwato pada tahun 2024 dan telah menyebar ke seluruh kecamatan. Oleh karena itu, upaya maksimal harus segera dilakukan, terutama dengan dibentuknya sistem komando darurat untuk menangani KLB malaria. “Terima kasih atas kolaborasi kita, kepada pihak Kemenkes kami menyampaikan banyak terima kasih. Kita berusaha dan tetap berdoa semoga malaria di Pohuwato bisa ditekan dan segera hilang di daerah ini,” harap Bupati Saipul. Dengan adanya sistem komando darurat ini, diharapkan penanggulangan KLB malaria di Kabupaten Pohuwato dapat berjalan lebih efektif dan cepat, sehingga angka penderita dapat dikurangi dan penyebaran penyakit dapat dicegah. Rapat teknis ini bertujuan untuk menetapkan sistem komando dalam penanganan darurat KLB malaria, termasuk langkah-langkah pencegahan, pengobatan, serta edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dan cara pencegahan malaria. Selain itu, dibahas pula strategi pengendalian lingkungan, seperti penutupan kubangan bekas tambang dan pemberantasan sarang nyamuk di daerah terdampak. Kepala Dinas Kesehatan, Fidi Mustafa, dalam paparannya menyampaikan bahwa peningkatan kasus malaria sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tenaga medis, dan masyarakat dalam upaya penanganan kasus ini. Melalui rapat ini, diharapkan semua pihak dapat bersinergi untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menanggulangi KLB malaria, sehingga kesehatan masyarakat Pohuwato dapat segera pulih dan terhindar dari ancaman penyakit ini.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>Pohuwato &#8211; Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara resmi membuka rapat teknis penetapan sistem komando darurat bencana non-alam Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di Kabupaten Pohuwato. Rapat ini berlangsung di Aula Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada Selasa, (04/03/025), dan dihadiri oleh Wakil Bupati Iwan S. Adam, unsur Polres Pohuwato, Kodim 1313 Pohuwato, perwakilan Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi, pimpinan OPD Pohuwato, para camat, kepala puskesmas, serta organisasi terkait lainnya.</p>
<p>Dalam sambutannya, Bupati Saipul menekankan pentingnya langkah cepat dan terkoordinasi dalam menangani peningkatan kasus malaria di wilayah Pohuwato. Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor utama penyebaran malaria adalah genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Anopheles, vektor utama penyebaran malaria.</p>
<p>“Kubangan-kubangan bekas galian itu menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Anopheles, yang merupakan vektor utama penyebaran malaria. Kita harus segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi penyebaran malaria ini. Pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait harus bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan agar tidak semakin meluas,” ujar Bupati Saipul.</p>
<p>Bupati Saipul mengakui bahwa kasus malaria mulai muncul di Pohuwato pada tahun 2024 dan telah menyebar ke seluruh kecamatan. Oleh karena itu, upaya maksimal harus segera dilakukan, terutama dengan dibentuknya sistem komando darurat untuk menangani KLB malaria.</p>
<p>“Terima kasih atas kolaborasi kita, kepada pihak Kemenkes kami menyampaikan banyak terima kasih. Kita berusaha dan tetap berdoa semoga malaria di Pohuwato bisa ditekan dan segera hilang di daerah ini,” harap Bupati Saipul.</p>
<p>Dengan adanya sistem komando darurat ini, diharapkan penanggulangan KLB malaria di Kabupaten Pohuwato dapat berjalan lebih efektif dan cepat, sehingga angka penderita dapat dikurangi dan penyebaran penyakit dapat dicegah.</p>
<p>Rapat teknis ini bertujuan untuk menetapkan sistem komando dalam penanganan darurat KLB malaria, termasuk langkah-langkah pencegahan, pengobatan, serta edukasi kepada masyarakat terkait bahaya dan cara pencegahan malaria. Selain itu, dibahas pula strategi pengendalian lingkungan, seperti penutupan kubangan bekas tambang dan pemberantasan sarang nyamuk di daerah terdampak.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan, Fidi Mustafa, dalam paparannya menyampaikan bahwa peningkatan kasus malaria sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tenaga medis, dan masyarakat dalam upaya penanganan kasus ini.</p>
<p>Melalui rapat ini, diharapkan semua pihak dapat bersinergi untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menanggulangi KLB malaria, sehingga kesehatan masyarakat Pohuwato dapat segera pulih dan terhindar dari ancaman penyakit ini.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat/">Hadapi KLB Malaria, Pohuwato Bentuk Sistem Komando Darurat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat/">Hadapi KLB Malaria, Pohuwato Bentuk Sistem Komando Darurat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hadapi-klb-malaria-pohuwato-bentuk-sistem-komando-darurat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
