<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Klik Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/klik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/klik/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Dec 2020 07:17:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Klik Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/klik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</title>
		<link>https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2020 06:34:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dungaliyo]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[Klik]]></category>
		<category><![CDATA[Pangadaa]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7400</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Memungut pengalaman dari orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru itu asyik dan seru., sebab mereka tak memiliki niatan namun takdir berkata lain dan mau tidak mau ya harus diterima dan dijalani. Pekerjaan Guru bagi sebagian orang di anggap sesuatu yang tidak begitu terlalu penting, sebab saat itu kesejahteraan guru belum terlalu di perhatikan apa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Memungut pengalaman dari orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru itu asyik dan seru., sebab mereka tak memiliki niatan namun takdir berkata lain dan mau tidak mau ya harus diterima dan dijalani. Pekerjaan Guru bagi sebagian orang di anggap sesuatu yang tidak begitu terlalu penting, sebab saat itu kesejahteraan guru belum terlalu di perhatikan apa lagi jika statusnya menjadi Honorer saja. Sehingga pekerjaan Guru kerap di jadikan opsi terakhir. Dengan mengangkat Tema \"Orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru\", Komunitas literasi kampung (KLIK) dalam memaknai hari guru menyelenggarakan diskusi dengan pemuda Bongomeme dan Dungaliyo bertempat di kedai kampoeng Desa Pangadaa (5/12/2020). Sebelumnya narasumber yang menjadi pemantik pada giat kali ini memiliki cita-cita yang berbeda, ada yang ingin menjadi polisi, pilot bahkan tentara. Namun dari ketiganya tak ada yang berkeinginan menjadi Guru, alhasil setelah mendaftarkan diri di Perguruan tinggi mereka dinyatakan lulus pada jurusan ilmu keguruan. Setelah mengikuti proses dan tamat dari Perguruan tinggi, tibalah mereka untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan selama di bangku kuliah. Saat itu dengan status Guru honorer dengan di upah sebesar Rp.150.000 per tiga bulan ketiganya pun menjalaninya dengan rasa syukur. Berkat kegigihan dan do\'a dari kedua orang tua mereka berhasil menjadi guru yang profesional bahkan saat ini mereka telah menorehkan beberapa prestasi sehingga mengantarkan mereka kepada puncak keberhasilan. Sebelum mengakhiri kegiatan mereka mengungkapkan segala sesuatu yang tidak terencana harus tetap disyukuri sebab itu akan membawa kita pada satu keberhasilan, dan nantinya juga hal itu akan mengangkat derajat keluarga kita", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Memungut pengalaman dari orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru itu asyik dan seru., sebab mereka tak memiliki niatan namun takdir berkata lain dan mau tidak mau ya harus diterima dan dijalani. Pekerjaan Guru bagi sebagian orang di anggap sesuatu yang tidak begitu terlalu penting, sebab saat itu kesejahteraan guru belum terlalu di perhatikan apa lagi jika statusnya menjadi Honorer saja. Sehingga pekerjaan Guru kerap di jadikan opsi terakhir.</p>
<p>Dengan mengangkat Tema &#8220;Orang-orang yang tak pernah berniat menjadi guru&#8221;, Komunitas literasi kampung (KLIK) dalam memaknai hari guru menyelenggarakan diskusi dengan pemuda Bongomeme dan Dungaliyo bertempat di kedai kampoeng Desa Pangadaa (5/12/2020).</p>
<p>Sebelumnya narasumber yang menjadi pemantik pada giat kali ini memiliki cita-cita yang berbeda, ada yang ingin menjadi polisi, pilot bahkan tentara. Namun dari ketiganya tak ada yang berkeinginan menjadi Guru, alhasil setelah mendaftarkan diri di Perguruan tinggi mereka dinyatakan lulus pada jurusan ilmu keguruan.</p>
<p>Setelah mengikuti proses dan tamat dari Perguruan tinggi, tibalah mereka untuk mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan selama di bangku kuliah. Saat itu dengan status Guru honorer dengan di upah sebesar Rp.150.000 per tiga bulan ketiganya pun menjalaninya dengan rasa syukur. Berkat kegigihan dan do&#8217;a dari kedua orang tua mereka berhasil menjadi guru yang profesional bahkan saat ini mereka telah menorehkan beberapa prestasi sehingga mengantarkan mereka kepada puncak keberhasilan.</p>
<p>Sebelum mengakhiri kegiatan mereka mengungkapkan segala sesuatu yang tidak terencana harus tetap disyukuri sebab itu akan membawa kita pada satu keberhasilan, dan nantinya juga hal itu akan mengangkat derajat keluarga kita</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/">Tak memiliki Niat, Akhirnya Menjadi Guru</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-memiliki-niat-akhirnya-menjadi-guru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
