<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Konservasi Indonesia Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/konservasi-indonesia-gorontalo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/konservasi-indonesia-gorontalo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Aug 2026 16:12:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Konservasi Indonesia Gorontalo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/konservasi-indonesia-gorontalo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gunakan Teknologi Satelit Modern: Langkah Taktis Konservasi Indonesia dan Akademisi UNG Pantau Hiu Paus</title>
		<link>https://barakati.id/gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus</link>
					<comments>https://barakati.id/gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Aug 2026 13:06:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Berita UNG Gorontalo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Biodiversitas Laut Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[FKTP UNG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Kelautan UNG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus UNG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Kerakyatan UNG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Indonesia Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Laut Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Pemantauan Hiu Paus Botubarani UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Photo ID Hiu Paus Botubarani]]></category>
		<category><![CDATA[Rhincodon typus Botubarani]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Kelautan UNG 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Sandrianto Djunaidi UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Satellite Tagging Hiu Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Hiu Paus Botubarani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=31240</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus/">Gunakan Teknologi Satelit Modern: Langkah Taktis Konservasi Indonesia dan Akademisi UNG Pantau Hiu Paus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus/">Gunakan Teknologi Satelit Modern: Langkah Taktis Konservasi Indonesia dan Akademisi UNG Pantau Hiu Paus</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Dosen Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sandrianto Djunaidi, S.Pi., M.Si., terlibat aktif dalam Workshop Photo-Identification (Photo-ID) dan Uji Coba Satellite Tagging dengan Metode Clamp pada Hiu Paus (Rhincodon typus). Agenda sains berbasis teknologi ini digelar oleh Konservasi Indonesia di Perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada 24–28 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis penelitian dan pemantauan populasi hiu paus secara berkelanjutan. Workshop ini mempertemukan berbagai elemen pemangku kepentingan (stakeholders) yang berfokus pada riset, tata kelola, dan pemeliharaan ekosistem laut Gorontalo. Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai metode Photo-ID. Teknik non-invasif ini memanfaatkan karakteristik serta pola totol unik pada tubuh hiu paus sebagai penanda identitas individu, sehingga kemunculan dan pergerakan mereka dapat terdata secara akurat dari waktu ke waktu. Selain Photo-ID, workshop ini turut menguji coba penerapan teknologi satellite tagging melalui metode clamp. Teknologi pemantauan satelit ini menjadi instrumen penting untuk melacak rute migrasi, kedalaman penyelaman, hingga peta pemanfaatan habitat hiu paus guna menghasilkan data yang presisi bagi penyusunan kebijakan konservasi berbasis bukti ilmiah (evidence-based policy). Perairan Botubarani sendiri telah lama menjadi laboratorium alam yang strategis bagi riset ekologi kelautan, edukasi, hingga destinasi eduwisata berbasis bahari. Keterlibatan akademisi UNG dalam agenda ini mempertegas peran perguruan tinggi dalam menyokong perlindungan biodiversitas laut sekaligus mendorong pengelolaan wisata hiu paus yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Di samping itu, keikutsertaan dosen FKTP UNG diharapkan mampu memperkaya khazanah penelitian, bahan ajar kuliah, serta program pengabdian masyarakat di bidang ilmu kelautan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen UNG dalam menjaga kelestarian spesies terancam punah dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut Gorontalo demi generasi mendatang.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">UNG &#8211; Dosen Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sandrianto Djunaidi, S.Pi., M.Si., terlibat aktif dalam <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="188">Workshop Photo-Identification</i> (Photo-ID) dan Uji Coba <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="242">Satellite Tagging</i> dengan Metode <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="274">Clamp</i> pada Hiu Paus (<i data-path-to-node="3" data-index-in-node="295">Rhincodon typus</i>). Agenda sains berbasis teknologi ini digelar oleh Konservasi Indonesia di Perairan Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, pada 24–28 Agustus 2026.</p>
<p data-path-to-node="4">Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas teknis penelitian dan pemantauan populasi hiu paus secara berkelanjutan. Workshop ini mempertemukan berbagai elemen pemangku kepentingan (<i data-path-to-node="4" data-index-in-node="193">stakeholders</i>) yang berfokus pada riset, tata kelola, dan pemeliharaan ekosistem laut Gorontalo.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai metode <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="78">Photo-ID</i>. Teknik non-invasif ini memanfaatkan karakteristik serta pola totol unik pada tubuh hiu paus sebagai penanda identitas individu, sehingga kemunculan dan pergerakan mereka dapat terdata secara akurat dari waktu ke waktu.</p>
<p data-path-to-node="6">Selain <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="7">Photo-ID</i>, workshop ini turut menguji coba penerapan teknologi <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="69">satellite tagging</i> melalui metode <i data-path-to-node="6" data-index-in-node="102">clamp</i>. Teknologi pemantauan satelit ini menjadi instrumen penting untuk melacak rute migrasi, kedalaman penyelaman, hingga peta pemanfaatan habitat hiu paus guna menghasilkan data yang presisi bagi penyusunan kebijakan konservasi berbasis bukti ilmiah (<i data-path-to-node="6" data-index-in-node="355">evidence-based policy</i>).</p>
<p data-path-to-node="7">Perairan Botubarani sendiri telah lama menjadi laboratorium alam yang strategis bagi riset ekologi kelautan, edukasi, hingga destinasi eduwisata berbasis bahari. Keterlibatan akademisi UNG dalam agenda ini mempertegas peran perguruan tinggi dalam menyokong perlindungan biodiversitas laut sekaligus mendorong pengelolaan wisata hiu paus yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.</p>
<p data-path-to-node="8">Di samping itu, keikutsertaan dosen FKTP UNG diharapkan mampu memperkaya khazanah penelitian, bahan ajar kuliah, serta program pengabdian masyarakat di bidang ilmu kelautan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen UNG dalam menjaga kelestarian spesies terancam punah dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut Gorontalo demi generasi mendatang.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus/">Gunakan Teknologi Satelit Modern: Langkah Taktis Konservasi Indonesia dan Akademisi UNG Pantau Hiu Paus</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus/">Gunakan Teknologi Satelit Modern: Langkah Taktis Konservasi Indonesia dan Akademisi UNG Pantau Hiu Paus</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gunakan-teknologi-satelit-modern-langkah-taktis-konservasi-indonesia-dan-akademisi-ung-pantau-hiu-paus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
