<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>korban tewas Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/korban-tewas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/korban-tewas/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Apr 2025 07:52:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>korban tewas Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/korban-tewas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suasana Duka Iringi Pemakaman Regina Malaka, Mahasiswi UNG Korban Tewas dalam Insiden Sungai Bone Bolango</title>
		<link>https://barakati.id/suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango</link>
					<comments>https://barakati.id/suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 07:52:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[korban tewas]]></category>
		<category><![CDATA[MAHASISWA UNG]]></category>
		<category><![CDATA[regina malaka]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=25195</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango/">Suasana Duka Iringi Pemakaman Regina Malaka, Mahasiswi UNG Korban Tewas dalam Insiden Sungai Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango/">Suasana Duka Iringi Pemakaman Regina Malaka, Mahasiswi UNG Korban Tewas dalam Insiden Sungai Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="246" data-end="648"><button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Suasana duka mendalam menyelimuti Desa Buntulia, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, saat jenazah Regina Malaka (21), mahasiswi Jurusan Geologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dimakamkan pada Rabu (16/04/2025). Regina menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tragis yang menimpa 10 mahasiswa KKN UNG di Sungai Bone Bolango, Kabupaten Bone Bolango. Jenazah diberangkatkan dari RSUD Tombulilato sekitar pukul 03.30 WITA dan tiba di rumah duka pada pukul 05.30 WITA. Suasana haru langsung pecah saat jenazah tiba. Sang ibu, Ningsih Dehio, tak kuasa menahan tangis, sementara ayahnya, Pardi Malaka, terus memeluk kerabat dan pelayat yang hadir. “Awalnya kami kira hanya mahasiswa biasa. Tapi ketika dengar jurusan Geologi, langsung saya cari informasi. Ternyata benar, itu Regina,” ungkap Husin Bau (56), paman korban, dengan suara bergetar. Regina dikenal sebagai pribadi ceria, aktif, dan mudah bergaul di lingkungan kampus. Sejumlah rekan kuliahnya datang langsung dari Gorontalo untuk memberikan penghormatan terakhir. Tangis semakin pecah saat jenazah dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhir oleh keluarga dan kerabat. Kronologi Kejadian Tragedi terjadi pada Selasa, 15 April 2025, saat sepuluh mahasiswa Geologi UNG menjalankan praktik pemetaan geologi di kawasan perbukitan Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan dimulai sejak pagi pukul 10.00 WITA. Menjelang sore, sekitar pukul 15.00–16.00 WITA, rombongan hendak kembali dengan menyeberangi Sungai Bone Bolango. Tanpa adanya tanda-tanda, tiba-tiba air bah datang dari arah hulu dan menghantam rombongan yang berada di sekitar sungai. Sebagian mahasiswa sempat bertahan di atas bebatuan, namun lainnya terseret arus deras. Akibat kekuatan arus dan keterpencilan lokasi, mereka pun terpisah dan mengalami kesulitan mendapatkan pertolongan. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba melakukan penyelamatan darurat, namun derasnya arus dan kondisi sungai yang meluap membuat upaya penyelamatan tidak memungkinkan saat itu. Tujuh mahasiswa berhasil diselamatkan dalam operasi SAR yang melibatkan Basarnas, TNI-Polri, dan relawan. Namun, tiga mahasiswa lainnya—termasuk Regina Malaka—ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kepala Pusat Studi KKN UNG, Rosbin Pakaya, membenarkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan mendadak. “Tiba-tiba ada air bah yang menghantam mereka. Sebagian sempat bertahan di atas batu, sebagian langsung terbawa arus,” ujar Rosbin.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="" data-start="246" data-end="648">Pohuwato &#8211; Suasana duka mendalam menyelimuti Desa Buntulia, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, saat jenazah <em data-start="378" data-end="393">Regina Malaka</em> (21), mahasiswi Jurusan Geologi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dimakamkan pada Rabu (16/04/2025). Regina menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tragis yang menimpa 10 mahasiswa KKN UNG di Sungai Bone Bolango, Kabupaten Bone Bolango.</p>
<p class="" data-start="650" data-end="946">Jenazah diberangkatkan dari RSUD Tombulilato sekitar pukul 03.30 WITA dan tiba di rumah duka pada pukul 05.30 WITA. Suasana haru langsung pecah saat jenazah tiba. Sang ibu, <em data-start="823" data-end="838">Ningsih Dehio</em>, tak kuasa menahan tangis, sementara ayahnya, <em data-start="885" data-end="899">Pardi Malaka</em>, terus memeluk kerabat dan pelayat yang hadir.</p>
<p class="" data-start="650" data-end="946">“Awalnya kami kira hanya mahasiswa biasa. Tapi ketika dengar jurusan Geologi, langsung saya cari informasi. Ternyata benar, itu Regina,” ungkap <em data-start="1094" data-end="1105">Husin Bau</em> (56), paman korban, dengan suara bergetar.</p>
<p class="" data-start="1150" data-end="1437">Regina dikenal sebagai pribadi ceria, aktif, dan mudah bergaul di lingkungan kampus. Sejumlah rekan kuliahnya datang langsung dari Gorontalo untuk memberikan penghormatan terakhir. Tangis semakin pecah saat jenazah dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhir oleh keluarga dan kerabat.</p>
<h3 class="" data-start="1444" data-end="1470"><strong data-start="1448" data-end="1470">Kronologi Kejadian</strong></h3>
<p class="" data-start="1472" data-end="1718">Tragedi terjadi pada <strong data-start="1493" data-end="1518">Selasa, 15 April 2025</strong>, saat sepuluh mahasiswa Geologi UNG menjalankan praktik pemetaan geologi di kawasan perbukitan Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan dimulai sejak pagi pukul 10.00 WITA.</p>
<p class="" data-start="1720" data-end="1955">Menjelang sore, sekitar pukul 15.00–16.00 WITA, rombongan hendak kembali dengan menyeberangi Sungai Bone Bolango. Tanpa adanya tanda-tanda, tiba-tiba air bah datang dari arah hulu dan menghantam rombongan yang berada di sekitar sungai.</p>
<p class="" data-start="1957" data-end="2160">Sebagian mahasiswa sempat bertahan di atas bebatuan, namun lainnya terseret arus deras. Akibat kekuatan arus dan keterpencilan lokasi, mereka pun terpisah dan mengalami kesulitan mendapatkan pertolongan.</p>
<p class="" data-start="2162" data-end="2351">Warga yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba melakukan penyelamatan darurat, namun derasnya arus dan kondisi sungai yang meluap membuat upaya penyelamatan tidak memungkinkan saat itu.</p>
<p class="" data-start="2353" data-end="2552">Tujuh mahasiswa berhasil diselamatkan dalam operasi SAR yang melibatkan Basarnas, TNI-Polri, dan relawan. Namun, tiga mahasiswa lainnya—termasuk Regina Malaka—ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.</p>
<p class="" data-start="2554" data-end="2664">Kepala Pusat Studi KKN UNG, <em data-start="2582" data-end="2597">Rosbin Pakaya</em>, membenarkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan mendadak.</p>
<p class="" data-start="2554" data-end="2664">“Tiba-tiba ada air bah yang menghantam mereka. Sebagian sempat bertahan di atas batu, sebagian langsung terbawa arus,” ujar Rosbin.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango/">Suasana Duka Iringi Pemakaman Regina Malaka, Mahasiswi UNG Korban Tewas dalam Insiden Sungai Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango/">Suasana Duka Iringi Pemakaman Regina Malaka, Mahasiswi UNG Korban Tewas dalam Insiden Sungai Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/suasana-duka-iringi-pemakaman-regina-malaka-mahasiswi-ung-korban-tewas-dalam-insiden-sungai-bone-bolango/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kakek ini Tewas di Area Perkebunan Warga Dungingi</title>
		<link>https://barakati.id/kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi</link>
					<comments>https://barakati.id/kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2020 08:51:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[kakek]]></category>
		<category><![CDATA[korban tewas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4109</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Mayat seorang Lansia ditemukan warga tergeletak di area perkebunan di Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Senin (20/4). Jasad yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan warga sekitar pukul 15.30 Wita. Menurut penuturan warga, sebelumnya sang kakek sempat dilihat berjalan di kebun itu pada pagi hari. Namun di sore harinya, warga kaget setelah mengecek ternyata sang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi/">Kakek ini Tewas di Area Perkebunan Warga Dungingi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi/">Kakek ini Tewas di Area Perkebunan Warga Dungingi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Mayat seorang Lansia ditemukan warga tergeletak di area perkebunan di Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Senin (20/4). Jasad yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan warga sekitar pukul 15.30 Wita. Menurut penuturan warga, sebelumnya sang kakek sempat dilihat berjalan di kebun itu pada pagi hari. Namun di sore harinya, warga kaget setelah mengecek ternyata sang kakek yang mengenakan kaus warna orange itu telah meninggal. Pememuan mayat ini pun memancing kerumunan warga yang penasaran. Sejumlah petugas dari Polsek Dungingi juga telah berada di lakosi untuk melakukan identifikasi demi mengetahui keluarga korban.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Mayat seorang Lansia ditemukan warga tergeletak di area perkebunan di Kelurahan Tuladenggi, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Senin (20/4). Jasad yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan warga sekitar pukul 15.30 Wita.</p>
<p>Menurut penuturan warga, sebelumnya sang kakek sempat dilihat berjalan di kebun itu pada pagi hari. Namun di sore harinya, warga kaget setelah mengecek ternyata sang kakek yang mengenakan kaus warna orange itu telah meninggal.<br />
Pememuan mayat ini pun memancing kerumunan warga yang penasaran.</p>
<p>Sejumlah petugas dari Polsek Dungingi juga telah berada di lakosi untuk melakukan identifikasi demi mengetahui keluarga korban.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi/">Kakek ini Tewas di Area Perkebunan Warga Dungingi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi/">Kakek ini Tewas di Area Perkebunan Warga Dungingi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kakek-ini-tewas-di-area-perkebunan-warga-dungingi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
