<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kritik Idah Syahidah Tarian Karawo Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/kritik-idah-syahidah-tarian-karawo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/kritik-idah-syahidah-tarian-karawo/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Sep 2025 14:51:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Kritik Idah Syahidah Tarian Karawo Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/kritik-idah-syahidah-tarian-karawo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral Kritik Wakil Gubernur Gorontalo Soal Tarian Karawo Tanpa Motif</title>
		<link>https://barakati.id/viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif</link>
					<comments>https://barakati.id/viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 14:44:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Gorontalo Karawo]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Karawo Gorontalo 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Klarifikasi Idah Syahidah Festival Karawo]]></category>
		<category><![CDATA[Kontroversi tarian Karawo City Mall]]></category>
		<category><![CDATA[Kostum tarian Karawo]]></category>
		<category><![CDATA[Kritik Idah Syahidah Tarian Karawo]]></category>
		<category><![CDATA[Polemik tarian Karawo tanpa motif]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Karawo Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Gorontalo Karawo]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27256</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif/">Viral Kritik Wakil Gubernur Gorontalo Soal Tarian Karawo Tanpa Motif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif/">Viral Kritik Wakil Gubernur Gorontalo Soal Tarian Karawo Tanpa Motif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menyampaikan kritik terkait penampilan Tarian Karawo yang sempat menuai perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Melalui akun Facebook pribadinya, Idah menuliskan, “Tarian Karawo tapi tidak ada motif Karawonya.” Unggahan ini memicu beragam tanggapan warganet. Sebagian mendukung kejelian Idah, seperti komentar Nur Tosampati Bone yang menulis: “Ibuk sangat jeli. Ayoo sanggar tari upgrade kostumnya dengan motif Karawo.” Namun ada pula yang menilai kritik tersebut kurang tepat. Syarif Rahman, misalnya, menanggapi: “Harusnya itu kewajiban si Ibu untuk melestarikan budaya Gorontalo, bukan malah menjatuhkan.” Saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Idah meluruskan bahwa kritiknya tidak ditujukan kepada Festival Karawo yang digelar di Grand Palace Convention Center. Ia menjelaskan, “Bukan Festivalnya yang saya kritisi, tapi tarian Karawonya yang ditampilkan di City Mall dalam acara Storytelling Competition Pariwisata Gorontalo.” Idah menegaskan bahwa Tarian Karawo seharusnya merepresentasikan identitas khas Karawo, baik melalui kostum maupun properti. “Kalau namanya tarian Karawo, mestinya ada identitas Karawo. Kostum atau kipasnya harus bermotif Karawo,” tegasnya. Lebih lanjut, Idah mengaku kejadian serupa bukan pertama kali ia temui. Ia kerap menyaksikan penampilan Tarian Karawo dalam acara pemerintah maupun hajatan masyarakat tanpa adanya motif Karawo. “Pernah di sebuah sekolah, saya disambut dengan tarian Karawo, tapi tidak ada Karawonya. Saya langsung sampaikan ke kepala sekolah agar menjadi perhatian,” ungkapnya. Idah berharap sanggar tari dan penyelenggara acara lebih memperhatikan keaslian identitas budaya ke depan. Menurutnya, hal ini penting agar Tarian Karawo benar-benar mencerminkan kekayaan tradisi Gorontalo dan tidak kehilangan ciri khasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="274" data-end="560"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Wakil Gubernur Gorontalo, <strong data-start="278" data-end="309">Idah Syahidah Rusli Habibie</strong>, menyampaikan kritik terkait penampilan <em data-start="350" data-end="365">Tarian Karawo</em> yang sempat menuai perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Melalui akun Facebook pribadinya, Idah menuliskan, <em data-start="496" data-end="545">“Tarian Karawo tapi tidak ada motif Karawonya.”</em></p>
<p data-start="547" data-end="956">Unggahan ini memicu beragam tanggapan warganet. Sebagian mendukung kejelian Idah, seperti komentar <strong data-start="646" data-end="668">Nur Tosampati Bone</strong> yang menulis: <em data-start="683" data-end="761">“Ibuk sangat jeli. Ayoo sanggar tari upgrade kostumnya dengan motif Karawo.”</em> Namun ada pula yang menilai kritik tersebut kurang tepat. <strong data-start="820" data-end="837">Syarif Rahman</strong>, misalnya, menanggapi: <em data-start="861" data-end="956">“Harusnya itu kewajiban si Ibu untuk melestarikan budaya Gorontalo, bukan malah menjatuhkan.”</em></p>
<p data-start="958" data-end="1292">Saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Idah meluruskan bahwa kritiknya tidak ditujukan kepada <strong data-start="1057" data-end="1076">Festival Karawo</strong> yang digelar di Grand Palace Convention Center. Ia menjelaskan, “Bukan Festivalnya yang saya kritisi, tapi tarian Karawonya yang ditampilkan di City Mall dalam acara <em data-start="1243" data-end="1290">Storytelling Competition Pariwisata Gorontalo</em>.”</p>
<p data-start="1294" data-end="1536">Idah menegaskan bahwa Tarian Karawo seharusnya merepresentasikan identitas khas Karawo, baik melalui kostum maupun properti. “Kalau namanya tarian Karawo, mestinya ada identitas Karawo. Kostum atau kipasnya harus bermotif Karawo,” tegasnya.</p>
<p data-start="1538" data-end="1898">Lebih lanjut, Idah mengaku kejadian serupa bukan pertama kali ia temui. Ia kerap menyaksikan penampilan Tarian Karawo dalam acara pemerintah maupun hajatan masyarakat tanpa adanya motif Karawo. “Pernah di sebuah sekolah, saya disambut dengan tarian Karawo, tapi tidak ada Karawonya. Saya langsung sampaikan ke kepala sekolah agar menjadi perhatian,” ungkapnya.</p>
<p data-start="1900" data-end="2146">Idah berharap sanggar tari dan penyelenggara acara lebih memperhatikan <strong data-start="1971" data-end="2000">keaslian identitas budaya</strong> ke depan. Menurutnya, hal ini penting agar Tarian Karawo benar-benar mencerminkan kekayaan tradisi Gorontalo dan tidak kehilangan ciri khasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif/">Viral Kritik Wakil Gubernur Gorontalo Soal Tarian Karawo Tanpa Motif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif/">Viral Kritik Wakil Gubernur Gorontalo Soal Tarian Karawo Tanpa Motif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/viral-kritik-wakil-gubernur-gorontalo-soal-tarian-karawo-tanpa-motif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
