<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lahan pohuwato Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/lahan-pohuwato/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/lahan-pohuwato/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Mar 2025 17:42:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>lahan pohuwato Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/lahan-pohuwato/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tanggul Jebol, Ratusan Hektare Lahan di Pohuwato Terendam Banjir</title>
		<link>https://barakati.id/tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir</link>
					<comments>https://barakati.id/tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2025 19:13:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[lahan pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=24817</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir/">Tanggul Jebol, Ratusan Hektare Lahan di Pohuwato Terendam Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir/">Tanggul Jebol, Ratusan Hektare Lahan di Pohuwato Terendam Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="132" data-end="414"><button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama jajaran TNI AD, TNI AL, dan Polri turun langsung ke lokasi banjir yang melanda Desa Sukamakmur, Desa Dulomo, dan Desa Manawa di Kecamatan Patilanggio pada Minggu (09/03/2025). Banjir ini diduga dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Randangan yang selama ini telah mengalami erosi akibat seringnya luapan air sungai. Akibat kejadian ini, permukiman warga serta lahan pertanian di sekitar lokasi terdampak cukup parah. Camat Patilanggio, Bani Imran Kaluku, menjelaskan bahwa volume air yang tinggi menyebabkan tanggul di Desa Sukamakmur jebol sepanjang 120 meter, sehingga air dengan cepat menggenangi rumah-rumah warga serta lahan pertanian. \"Diperkirakan sekitar 250 hektare lahan pertanian terendam banjir, termasuk kebun jagung yang belum sempat dipanen,\" ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kondisi tanggul yang jebol ini sudah lama menjadi keluhan warga. Namun, hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan karena terkendala persoalan anggaran. \"Kami sudah sering mengajukan permohonan perbaikan, bahkan pihak Balai Sungai telah meninjau lokasi. Sayangnya, sampai saat ini belum ada langkah konkret karena keterbatasan dana,\" jelasnya. Dampak paling besar dari bencana ini dirasakan oleh para petani, yang kehilangan hasil panen mereka. Ratusan hektare tanaman jagung yang sebelumnya siap dipanen kini rusak dan tidak dapat diselamatkan. Masyarakat berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. \"Saat ini, kami hanya bisa menunggu air surut. Beruntung, Bupati dan Wakil Bupati sudah turun langsung ke lokasi dan memerintahkan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan. Tim dari TNI, Polri, dan BPBD juga telah berada di lokasi untuk membantu warga,\" pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="132" data-end="414">Pohuwato – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama jajaran TNI AD, TNI AL, dan Polri turun langsung ke lokasi banjir yang melanda Desa Sukamakmur, Desa Dulomo, dan Desa Manawa di Kecamatan Patilanggio pada Minggu (09/03/2025).</p>
<p data-start="416" data-end="656">Banjir ini diduga dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Randangan yang selama ini telah mengalami erosi akibat seringnya luapan air sungai. Akibat kejadian ini, permukiman warga serta lahan pertanian di sekitar lokasi terdampak cukup parah.</p>
<p data-start="658" data-end="883">Camat Patilanggio, Bani Imran Kaluku, menjelaskan bahwa volume air yang tinggi menyebabkan tanggul di Desa Sukamakmur jebol sepanjang 120 meter, sehingga air dengan cepat menggenangi rumah-rumah warga serta lahan pertanian.</p>
<p data-start="885" data-end="1014">&#8220;Diperkirakan sekitar 250 hektare lahan pertanian terendam banjir, termasuk kebun jagung yang belum sempat dipanen,&#8221; ungkapnya.</p>
<p data-start="1016" data-end="1200">Ia juga menambahkan bahwa kondisi tanggul yang jebol ini sudah lama menjadi keluhan warga. Namun, hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan karena terkendala persoalan anggaran.</p>
<p data-start="1202" data-end="1394">&#8220;Kami sudah sering mengajukan permohonan perbaikan, bahkan pihak Balai Sungai telah meninjau lokasi. Sayangnya, sampai saat ini belum ada langkah konkret karena keterbatasan dana,&#8221; jelasnya.</p>
<p data-start="1396" data-end="1599">Dampak paling besar dari bencana ini dirasakan oleh para petani, yang kehilangan hasil panen mereka. Ratusan hektare tanaman jagung yang sebelumnya siap dipanen kini rusak dan tidak dapat diselamatkan.</p>
<p data-start="1601" data-end="1709">Masyarakat berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.</p>
<p data-start="1711" data-end="1985">&#8220;Saat ini, kami hanya bisa menunggu air surut. Beruntung, Bupati dan Wakil Bupati sudah turun langsung ke lokasi dan memerintahkan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan. Tim dari TNI, Polri, dan BPBD juga telah berada di lokasi untuk membantu warga,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir/">Tanggul Jebol, Ratusan Hektare Lahan di Pohuwato Terendam Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir/">Tanggul Jebol, Ratusan Hektare Lahan di Pohuwato Terendam Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tanggul-jebol-ratusan-hektare-lahan-di-pohuwato-terendam-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
