<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lapak sementara Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/lapak-sementara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/lapak-sementara/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2020 07:16:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>lapak sementara Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/lapak-sementara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lapak Sementara Pasar Sentral Diserbu Pengunjung, Pedagang Ketiban Rejeki</title>
		<link>https://barakati.id/lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki</link>
					<comments>https://barakati.id/lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2020 07:16:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[lapak sementara]]></category>
		<category><![CDATA[pasar sentral]]></category>
		<category><![CDATA[pedagang pasar sentral]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6326</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA GORONTALO-Sudah sekitar sepekan lamanya para pedagang Pasar Sentral Kota Gorontalo menempati lapak sementara. Ribuan pedagang ini terpaksa pindah lokasi yang disediakan Pemerintah Kota Gorontalo sambil menunggu pasar sentral yang baru dibangun. Pantauan awak barakati.id di lokasi lapak sementara, Selasa (8/9) ada beberapa lapak yang belum ditempati pedagang. Saat di temui wartawan, Rita Usman, salah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki/">Lapak Sementara Pasar Sentral Diserbu Pengunjung, Pedagang Ketiban Rejeki</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki/">Lapak Sementara Pasar Sentral Diserbu Pengunjung, Pedagang Ketiban Rejeki</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO-Sudah sekitar sepekan lamanya para pedagang Pasar Sentral Kota Gorontalo menempati lapak sementara. Ribuan pedagang ini terpaksa pindah lokasi yang disediakan Pemerintah Kota Gorontalo sambil menunggu pasar sentral yang baru dibangun. Pantauan awak barakati.id di lokasi lapak sementara, Selasa (8/9) ada beberapa lapak yang belum ditempati pedagang. Saat di temui wartawan, Rita Usman, salah satu pedagang mengungkapkan, dirinya merasa bersyukur dengan situasi pasar saat ini dimana para pencari barang dagangannya tidak perlu berjalan jauh lagi untuk masuk kedalam pasar, cukup hanya memarkirkan kendaraan di depan lapak sudah bisa di lakukan transaksi. \"Alhamdulillah pak, pengunjung yang datang tidak lagi berjalan kaki tapi bisa menggunakan kenderaan, jika ada yang mereka lihat dan suka mereka akan berhenti dari kendaraan singgah sebentar membeli kebutuhan yang mereka perlukan,\" ujar Rita kepada wartawan. Bahkan menurut Rita lagi, ada peningkatan jumlah pengunjung saat mereka menggelar dagangan di lokasi sementara dibanding sebelumnya. Ini membawa dampak pada jumlah pendapatan yakni ketika sebelum dan sesudah menggelar lapak di dalam dan di luar pasar sentral. \"Pendapatan kami sebelumnya hanya berkisar 200 hingga 300 ribu rupiah yang hanya cukup untuk makan bagi saya dan keluarga, sementara untuk mencukupi kebutuhan lainnya masih kurang. Namun semenjak kami di pindahkan pendapatan saya naik bahkan lebih dari cukup\" Ungkapnya dengan wajah yang gembira. Selain itu dia juga menginginkan pemerintah terkait untuk bisa memberikan perhatian penuh kepada mereka yang coba mengais rezeki di tengah kondisi pandemi saat ini. \"Yah minimal di lapak kami pendistribusian listrik bisa merata dan penataan parkir agar akses lalu lintas tidak terjadi kemacetan,\" kata Rita", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>KOTA GORONTALO-Sudah sekitar sepekan lamanya para pedagang Pasar Sentral Kota Gorontalo menempati lapak sementara. Ribuan pedagang ini terpaksa pindah lokasi yang disediakan Pemerintah Kota Gorontalo sambil menunggu pasar sentral yang baru dibangun.</p>
<p>Pantauan awak barakati.id di lokasi lapak sementara, Selasa (8/9) ada beberapa lapak yang belum ditempati pedagang.</p>
<p>Saat di temui wartawan, Rita Usman, salah satu pedagang mengungkapkan, dirinya merasa bersyukur dengan situasi pasar saat ini dimana para pencari barang dagangannya tidak perlu berjalan jauh lagi untuk masuk kedalam pasar, cukup hanya memarkirkan kendaraan di depan lapak sudah bisa di lakukan transaksi.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah pak, pengunjung yang datang tidak lagi berjalan kaki tapi bisa menggunakan kenderaan, jika ada yang mereka lihat dan suka mereka akan berhenti dari kendaraan singgah sebentar membeli kebutuhan yang mereka perlukan,&#8221; ujar Rita kepada wartawan.</p>
<p>Bahkan menurut Rita lagi, ada peningkatan jumlah pengunjung saat mereka menggelar dagangan di lokasi sementara dibanding sebelumnya. Ini membawa dampak pada jumlah pendapatan yakni ketika sebelum dan sesudah menggelar lapak di dalam dan di luar pasar sentral.</p>
<p>&#8220;Pendapatan kami sebelumnya hanya berkisar 200 hingga 300 ribu rupiah yang hanya cukup untuk makan bagi saya dan keluarga, sementara untuk mencukupi kebutuhan lainnya masih kurang. Namun semenjak kami di pindahkan pendapatan saya naik bahkan lebih dari cukup&#8221; Ungkapnya dengan wajah yang gembira.</p>
<p>Selain itu dia juga menginginkan pemerintah terkait untuk bisa memberikan perhatian penuh kepada mereka yang coba mengais rezeki di tengah kondisi pandemi saat ini.<br />
&#8220;Yah minimal di lapak kami pendistribusian listrik bisa merata dan penataan parkir agar akses lalu lintas tidak terjadi kemacetan,&#8221; kata Rita</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki/">Lapak Sementara Pasar Sentral Diserbu Pengunjung, Pedagang Ketiban Rejeki</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki/">Lapak Sementara Pasar Sentral Diserbu Pengunjung, Pedagang Ketiban Rejeki</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/lapak-sementara-pasar-sentral-diserbu-pengunjung-pedagang-ketiban-rejeki/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
