<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>lawan covid19 Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/lawan-covid19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/lawan-covid19/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2020 14:34:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>lawan covid19 Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/lawan-covid19/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lawan Covid-19, Salam Puan Gorontalo Serukan GerakanDapurPerempuan</title>
		<link>https://barakati.id/lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan</link>
					<comments>https://barakati.id/lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2020 14:34:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan dapur perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[lawan covid19]]></category>
		<category><![CDATA[puan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[salam puan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4148</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Sejak kasus korona pertama diumumkan di Indonesia pada Maret 2020, Organisasi Salam Puan telah bergerak cepat membantu mitigasi wabah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Cara ini ditempuh baik melalui social media maupun secara langsung. Selain edukasi seperti tata cara pencegahan wabah, PHBS, dan penggunaan masker, LSM ini juga telah menggalang donasi sebanyak 523 masker kain [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan/">Lawan Covid-19, Salam Puan Gorontalo Serukan GerakanDapurPerempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan/">Lawan Covid-19, Salam Puan Gorontalo Serukan GerakanDapurPerempuan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Sejak kasus korona pertama diumumkan di Indonesia pada Maret 2020, Organisasi Salam Puan telah bergerak cepat membantu mitigasi wabah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Cara ini ditempuh baik melalui social media maupun secara langsung. Selain edukasi seperti tata cara pencegahan wabah, PHBS, dan penggunaan masker, LSM ini juga telah menggalang donasi sebanyak 523 masker kain untuk dibagikan ke pekerja harian, seperti tukang bentor, tukang sayur, dan ibu-ibu. Dan khusus pada Perayaan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2020 ini, Salam Puan mengajak seluruh perempuan di Gorontalo untuk bersama dalam GerakanDapurKartini untuk melawan pandemi Covid-19. Direktur Salam Puan Asriyati Nadjamuddin menyebutkan, gerakan ini berkaitan dengan penyediaan asupan gizi dalam keluarga sehingga mampu melawan ancaman virus korona yang semakin mengganas. Momentum ini memberikan peluang bagi perempuan untuk berdaya sebagai pihak yang memegang peranan penting dalam melawan Covid-19 melalui peningkatan nutrisi maupun produksi pangan. Sebab, keterkaitan pandemi Covid-19 sangat erat dengan pola hidup sehat di antaranya stabilitas kekebalan tubuh. Di dalam #Gerakan Dapur Kartini sedikitnya memiliki empat misi utama yang harus dilakukan para ibu. Di antaranya dapur menyajikan makanan dengan standar gizi yang dibutuhkan keluarga, dapur mengolah tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai suplemen keluarga, dapur menyisihkan sajian bergizi bagi warga miskin dan yang terdampak dengan Covid-19, dan dapur mengurangi polutan secara material (sampah plastik dan sejenisnya) serta bahan-bahan kimia yang berdampak buruk pada tubuh. Selain itu, Asriyati Nadjamuddin juga mengimbau agar perempuan dapat kreatif dalam memanfaatkan lahan kosong sebagai tempat menanam tanaman pangan. \"Para ibu yang tinggal di pedesaan biasanya akan memanfaatkan tanah di sekitar rumahnya untuk menanam bermacam kebutuhan pangan. Ketela, cabe, sayuran, bumbu dapur, dan palawija biasanya ditanam di sekitar rumah untuk menunjang pangan keluarga. Mereka yang tinggal di perkotaan dengan lahan perumahan yang sempit bisa memanfaatkan pot untuk menanam beragam sayuran yang bermanfaat bagi keluarga,\" ujarnya. Perempuan juga lanjut Asriyati, dapat melakukan diversifikasi pangan, misalnya, seorang anak yang sejak kecil dibiasakan untuk mengkonsumsi karbohidrat dari beragam jenis makanan seperti ketela, jagung dan sagu kelak akan terbiasa mengonsumsi pangan non beras. Ini akan membantu dalam ketahanan pangan keluarga selama masa pandemi Covid-19 dan setelahnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Sejak kasus korona pertama diumumkan di Indonesia pada Maret 2020, Organisasi Salam Puan telah bergerak cepat membantu mitigasi wabah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Cara ini ditempuh baik melalui social media maupun secara langsung.</p>
<p>Selain edukasi seperti tata cara pencegahan wabah, PHBS, dan penggunaan masker, LSM ini juga telah menggalang donasi sebanyak 523 masker kain untuk dibagikan ke pekerja harian, seperti tukang bentor, tukang sayur, dan ibu-ibu.</p>
<p>Dan khusus pada Perayaan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2020 ini, Salam Puan mengajak seluruh perempuan di Gorontalo untuk bersama dalam GerakanDapurKartini untuk melawan pandemi Covid-19.</p>
<p>Direktur Salam Puan Asriyati Nadjamuddin menyebutkan, gerakan ini berkaitan dengan penyediaan asupan gizi dalam keluarga sehingga mampu melawan ancaman virus korona yang semakin mengganas. Momentum ini memberikan peluang bagi perempuan untuk berdaya sebagai pihak yang memegang peranan penting dalam melawan Covid-19 melalui peningkatan nutrisi maupun produksi pangan. Sebab, keterkaitan pandemi Covid-19 sangat erat dengan pola hidup sehat di antaranya stabilitas kekebalan tubuh.</p>
<p>Di dalam #Gerakan Dapur Kartini sedikitnya memiliki empat misi utama yang harus dilakukan para ibu. Di antaranya dapur menyajikan makanan dengan standar gizi yang dibutuhkan keluarga, dapur mengolah tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai suplemen keluarga, dapur menyisihkan sajian bergizi bagi warga miskin dan yang terdampak dengan Covid-19, dan dapur mengurangi polutan secara material (sampah plastik dan sejenisnya) serta bahan-bahan kimia yang berdampak buruk pada tubuh.</p>
<p>Selain itu, Asriyati Nadjamuddin juga mengimbau agar perempuan dapat kreatif dalam memanfaatkan lahan kosong sebagai tempat menanam tanaman pangan.</p>
<p>&#8220;Para ibu yang tinggal di pedesaan biasanya akan memanfaatkan tanah di sekitar rumahnya untuk menanam bermacam kebutuhan pangan. Ketela, cabe, sayuran, bumbu dapur, dan palawija biasanya ditanam di sekitar rumah untuk menunjang pangan keluarga. Mereka yang tinggal di perkotaan dengan lahan perumahan yang sempit bisa memanfaatkan pot untuk menanam beragam sayuran yang bermanfaat bagi keluarga,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Perempuan juga lanjut Asriyati, dapat melakukan diversifikasi pangan, misalnya, seorang anak yang sejak kecil dibiasakan untuk mengkonsumsi karbohidrat dari beragam jenis makanan seperti ketela, jagung dan sagu kelak akan terbiasa mengonsumsi pangan non beras. Ini akan membantu dalam ketahanan pangan keluarga selama masa pandemi Covid-19 dan setelahnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan/">Lawan Covid-19, Salam Puan Gorontalo Serukan GerakanDapurPerempuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan/">Lawan Covid-19, Salam Puan Gorontalo Serukan GerakanDapurPerempuan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/lawan-covid-19-salam-puan-gorontalo-serukan-gerakandapurperempuan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
