<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>liputan6 regional Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/liputan6-regional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/liputan6-regional/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2026 08:38:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>liputan6 regional Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/liputan6-regional/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</title>
		<link>https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron</link>
					<comments>https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 08:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminalitas]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[aparat keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[berita regional]]></category>
		<category><![CDATA[buronan demo]]></category>
		<category><![CDATA[Demo ricuh]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kericuhan massa]]></category>
		<category><![CDATA[liputan6 regional]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku kabur ke hutan]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan aparat]]></category>
		<category><![CDATA[pengejaran polisi]]></category>
		<category><![CDATA[polisi dipukul]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tindak kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[unjuk rasa anarkis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30590</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketegangan mewarnai jalannya sebuah aksi unjuk rasa yang mendadak berubah menjadi arena tindak kekerasan di sela-sela aksi unjuk rasa Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Uluna Salu (IPMAPUS) Mamuju di depan Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) siang. Niat awal untuk menyampaikan aspirasi justru dinodai oleh aksi premanisme oknum demonstran. Seorang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-path-to-node="3">Ketegangan mewarnai jalannya sebuah aksi unjuk rasa yang mendadak berubah menjadi arena tindak kekerasan di sela-sela aksi unjuk rasa Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Uluna Salu (IPMAPUS) Mamuju di depan Kantor Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (2/6/2026) siang. Niat awal untuk menyampaikan aspirasi justru dinodai oleh aksi premanisme oknum demonstran. Seorang personel kepolisian yang tengah menjalankan tugas pengamanan dan pengendalian massa dilaporkan menjadi korban pemukulan. Ironisnya, alih-alih berani mempertanggungjawabkan perbuatannya, sang pelaku langsung mengambil langkah seribu dan diduga kuat melarikan diri ke kawasan hutan di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p data-path-to-node="4">Insiden ini bermula ketika eskalasi massa di lapangan mulai memanas dan tidak terkendali. Barikade petugas yang berusaha mendinginkan suasana justru mendapat provokasi fisik. Di tengah pusaran kericuhan tersebut, pelaku melayangkan pukulan kepada petugas. Memanfaatkan kepanikan dan padatnya kerumunan, individu tersebut berhasil menerobos perimeter pengamanan dan berlari menuju area pepohonan lebat yang berada tak jauh dari titik demonstrasi.</p>
<p data-path-to-node="5">Pihak penegak hukum merespons cepat tindakan anarkis ini. Tim gabungan langsung diterjunkan untuk menyisir area pelarian. Ciri-ciri fisik dan identitas pelaku saat ini telah berada di tangan penyidik.</p>
<p data-path-to-node="6">&#8220;Kami sedang melakukan pengejaran. Identitas pelaku sudah kami kantongi dan diduga kuat melarikan diri ke arah hutan di sekitar lokasi kejadian,&#8221; demikian pernyataan dan kutipan tegas dari pihak kepolisian setempat terkait operasi perburuan yang sedang berlangsung.</p>
<p data-path-to-node="7">Tindakan kekerasan dalam demonstrasi yang berujung pada pelarian ke area pelosok bukanlah fenomena baru. Berdasarkan data yang dihimpun, insiden demonstrasi berskala regional kerap dimanfaatkan oleh provokator untuk memancing kerusuhan. Ketika situasi memburuk dan aparat mulai mengambil tindakan tegas, para pelaku umumnya memanfaatkan kontur geografis daerah setempat—seperti kawasan hutan, bukit, atau perkebunan—sebagai tameng dan rute pelarian darurat dari jerat hukum.</p>
<p data-path-to-node="8">Hingga naskah berita ini diturunkan, aparat masih terus mempersempit ruang gerak di area hutan tersebut. Penjagaan di titik-titik keluar masuk kawasan juga diperketat. Warga sekitar diimbau untuk tidak bertindak main hakim sendiri, namun segera melapor kepada pos polisi terdekat apabila melihat keberadaan sosok dengan gerak-gerik mencurigakan di sekitar pemukiman mereka.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/">Oknum Pendemo Yang Tonjok Anggota Pengamanan Polisi di Mamuju Kini Buron</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/oknum-pendemo-yang-tonjok-anggota-pengamanan-polisi-di-mamuju-kini-buron/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
