<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lonsor tambang Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/lonsor-tambang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/lonsor-tambang/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Nov 2023 07:02:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Lonsor tambang Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/lonsor-tambang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dua Pekerja di PETI Tertimbun Longsor Galian</title>
		<link>https://barakati.id/dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian</link>
					<comments>https://barakati.id/dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 07:02:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Lonsor tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Penambang tertimbun longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=18951</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian/">Dua Pekerja di PETI Tertimbun Longsor Galian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian/">Dua Pekerja di PETI Tertimbun Longsor Galian</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Dua penambang emas asal Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Kati (45) dan Riski Ismail (23), mengalami kecelakaan di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, pada Kamis (09/11/2023). Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16:45 Wita ketika Kati dan Riski Ismail melakukan pencarian batu ref (batu mengandung emas) di area milik pengusaha sedotan, Ismet Karim (32). Diduga, tanah disekitar sedotan longsor tiba-tiba dan menimbun kedua penambang di bawahnya korban juga sempat tertimpa dengan batu. Kapolsek Patilanggio, IPDA Jufri Mokodongan, S.H., S.I.Kom., membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Kati mengalami luka di bibir dan hidung, sementara Riski mengalami luka di bagian kaki akibat tertimbun tanah dan tertimpa batu. \"Setelah kejadian, kedua korban segera dievakuasi ke rumah sakit oleh rekan-rekannya sekitar pukul 17:00 Wita. Saat ini, keduanya masih menjalani perawatan medis,\" ujar IPDA Jufri. Pertambangan emas tanpa izin seringkali menjadi sumber risiko kecelakaan yang serius.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Dua penambang emas asal Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Kati (45) dan Riski Ismail (23), mengalami kecelakaan di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, pada Kamis (09/11/2023).</p>
<p>Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16:45 Wita ketika Kati dan Riski Ismail melakukan pencarian batu ref (batu mengandung emas) di area milik pengusaha sedotan, Ismet Karim (32).</p>
<p>Diduga, tanah disekitar sedotan longsor tiba-tiba dan menimbun kedua penambang di bawahnya korban juga sempat tertimpa dengan batu.</p>
<p>Kapolsek Patilanggio, IPDA Jufri Mokodongan, S.H., S.I.Kom., membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Kati mengalami luka di bibir dan hidung, sementara Riski mengalami luka di bagian kaki akibat tertimbun tanah dan tertimpa batu.</p>
<p>&#8220;Setelah kejadian, kedua korban segera dievakuasi ke rumah sakit oleh rekan-rekannya sekitar pukul 17:00 Wita. Saat ini, keduanya masih menjalani perawatan medis,&#8221; ujar IPDA Jufri.</p>
<p>Pertambangan emas tanpa izin seringkali menjadi sumber risiko kecelakaan yang serius.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian/">Dua Pekerja di PETI Tertimbun Longsor Galian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian/">Dua Pekerja di PETI Tertimbun Longsor Galian</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/dua-pekerja-di-peti-tertimbun-longsor-galian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
