<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mapala Belantara UNG Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/mapala-belantara-ung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/mapala-belantara-ung/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Aug 2025 16:27:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Mapala Belantara UNG Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/mapala-belantara-ung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jaga Laut Tetap Hidup, Mapala Belantara UNG Gelar Transplantasi Karang di Bone Bolango</title>
		<link>https://barakati.id/jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango</link>
					<comments>https://barakati.id/jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 20:56:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi lingkungan Hari Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-80 Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi laut Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Laut Gorontalo berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Belantara UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala peduli lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pecinta Alam Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian terumbu karang Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelamatan ekosistem laut]]></category>
		<category><![CDATA[Transplantasi karang Oluhuta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26632</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango/">Jaga Laut Tetap Hidup, Mapala Belantara UNG Gelar Transplantasi Karang di Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango/">Jaga Laut Tetap Hidup, Mapala Belantara UNG Gelar Transplantasi Karang di Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pantai Oluhuta Paradise berlangsung berbeda. Pecinta alam Gorontalo yang tergabung dalam Mapala Belantara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama komunitas lingkungan melakukan aksi transplantasi karang sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian laut. Transplantasi karang dilakukan dengan teknik sederhana namun berdampak besar: mengambil sedikit karang sehat tanpa merusaknya, lalu merangkainya menggunakan kawat pada coran semen khusus yang siap ditenggelamkan ke area laut yang rusak. “Caranya sederhana saja, kami hanya ambil sedikit karang lalu dirangkai di coran semen. Setelah itu kami tanam kembali di laut pada area yang rusak,” jelas Dewinta Berahima, Ketua Adat Mapala Belantara. Menurutnya, kegiatan ini adalah cara generasi muda mengisi kemerdekaan dengan menjaga laut tetap hidup. Karang sehat akan menjadi rumah bagi biota laut, menjaga keseimbangan ekosistem, hingga mendukung kehidupan nelayan. “Ini cara kami merayakan kemerdekaan. Kalau laut sehat, biota terlindungi, nelayan pun terbantu,” tambahnya. Sementara itu, Pembina Mapala Belantara, Arifin Doank, memberikan apresiasi penuh atas semangat kader dan panitia dalam merancang kegiatan spektakuler ini. “Saya selalu dukung upaya Mapala Belantara. Kegiatan ini luar biasa dan patut dicontoh karena memberi dampak nyata untuk lingkungan,” ujarnya. Selain transplantasi karang, rangkaian peringatan HUT RI di Oluhuta juga diisi dengan upacara bendera, pembentangan bendera raksasa 80 meter, hingga pelepasan tukik. Dengan keindahan lautnya, Oluhuta Paradise semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata bahari dan ekowisata edukatif di Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="329" data-end="695">Gorontalo &#8211; Peringatan <strong data-start="376" data-end="420">HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia</strong> di <strong data-start="424" data-end="451">Pantai Oluhuta Paradise</strong> berlangsung berbeda. Pecinta alam Gorontalo yang tergabung dalam <strong data-start="517" data-end="572">Mapala Belantara Universitas Negeri Gorontalo (UNG)</strong> bersama komunitas lingkungan melakukan aksi <strong data-start="617" data-end="641">transplantasi karang</strong> sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian laut.</p>
<p data-start="697" data-end="935">Transplantasi karang dilakukan dengan teknik sederhana namun berdampak besar: mengambil sedikit karang sehat tanpa merusaknya, lalu merangkainya menggunakan kawat pada coran semen khusus yang siap ditenggelamkan ke area laut yang rusak.</p>
<p data-start="937" data-end="1149">“<strong data-start="938" data-end="1089">Caranya sederhana saja, kami hanya ambil sedikit karang lalu dirangkai di coran semen. Setelah itu kami tanam kembali di laut pada area yang rusak,</strong>” jelas <strong data-start="1097" data-end="1146">Dewinta Berahima, Ketua Adat Mapala Belantara</strong>.</p>
<p data-start="1151" data-end="1373">Menurutnya, kegiatan ini adalah cara generasi muda mengisi kemerdekaan dengan menjaga laut tetap hidup. Karang sehat akan menjadi rumah bagi biota laut, menjaga keseimbangan ekosistem, hingga mendukung kehidupan nelayan.</p>
<p data-start="1375" data-end="1489">“<strong data-start="1376" data-end="1475">Ini cara kami merayakan kemerdekaan. Kalau laut sehat, biota terlindungi, nelayan pun terbantu,</strong>” tambahnya.</p>
<p data-start="1491" data-end="1652">Sementara itu, <strong data-start="1506" data-end="1548">Pembina Mapala Belantara, Arifin Doank</strong>, memberikan apresiasi penuh atas semangat kader dan panitia dalam merancang kegiatan spektakuler ini.</p>
<p data-start="1654" data-end="1802">“<strong data-start="1655" data-end="1790">Saya selalu dukung upaya Mapala Belantara. Kegiatan ini luar biasa dan patut dicontoh karena memberi dampak nyata untuk lingkungan,</strong>” ujarnya.</p>
<p data-start="1804" data-end="2118">Selain transplantasi karang, rangkaian peringatan HUT RI di Oluhuta juga diisi dengan upacara bendera, pembentangan bendera raksasa 80 meter, hingga pelepasan tukik. Dengan keindahan lautnya, Oluhuta Paradise semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi <strong data-start="2062" data-end="2102">wisata bahari dan ekowisata edukatif</strong> di Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango/">Jaga Laut Tetap Hidup, Mapala Belantara UNG Gelar Transplantasi Karang di Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango/">Jaga Laut Tetap Hidup, Mapala Belantara UNG Gelar Transplantasi Karang di Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/jaga-laut-tetap-hidup-mapala-belantara-ung-gelar-transplantasi-karang-di-bone-bolango/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT RI ke-80 di Gorontalo Dimeriahkan dengan Pelepasan Tukik, Simbol Harapan untuk Generasi Mendatang</title>
		<link>https://barakati.id/hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang</link>
					<comments>https://barakati.id/hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 20:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi lingkungan peringatan kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi muda cinta lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi penyu di Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Belantara UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Pecinta Alam Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pelepasan tukik HUT RI ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian ekosistem laut]]></category>
		<category><![CDATA[Penyu terancam punah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tukik penyu Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara HUT RI Pantai Oluhuta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26629</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang/">HUT RI ke-80 di Gorontalo Dimeriahkan dengan Pelepasan Tukik, Simbol Harapan untuk Generasi Mendatang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang/">HUT RI ke-80 di Gorontalo Dimeriahkan dengan Pelepasan Tukik, Simbol Harapan untuk Generasi Mendatang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pantai Oluhuta Paradise, Bone Bolango, Ahad (17/8/2025), diwarnai dengan pelepasan puluhan tukik (anak penyu) ke laut. Kegiatan ini diprakarsai oleh Mapala Belantara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama komunitas pecinta alam sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian satwa langka. Tukik yang dilepas diharapkan dapat bertahan hidup dan menjaga keseimbangan ekosistem laut. “Penyu merupakan satwa yang terancam punah. Dengan melepas tukik ini, kami ingin mengingatkan bahwa menjaga kemerdekaan juga berarti menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang,” ujar Ketua Adat Mapala Belantara, Dewinta Berahima. Dewinta menegaskan, penyu memiliki peran penting dalam keberlanjutan ekosistem laut. Karena itu, pelepasan tukik dipilih sebagai salah satu agenda utama dalam perayaan HUT RI ke-80. “Semoga agenda ini bisa menginspirasi lebih banyak organisasi untuk melaksanakan kegiatan serupa. Tidak hanya pelepasan tukik, tapi juga diskusi agar pengetahuan tentang penyu makin meluas,” tambahnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="310" data-end="542">Gorontalo &#8211; Momentum peringatan <strong data-start="366" data-end="410">HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia</strong> di <strong data-start="414" data-end="441">Pantai Oluhuta Paradise</strong>, Bone Bolango, Ahad (17/8/2025), diwarnai dengan pelepasan <strong data-start="501" data-end="531">puluhan tukik (anak penyu)</strong> ke laut.</p>
<p data-start="544" data-end="815">Kegiatan ini diprakarsai oleh <strong data-start="574" data-end="629">Mapala Belantara Universitas Negeri Gorontalo (UNG)</strong> bersama komunitas pecinta alam sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian satwa langka. Tukik yang dilepas diharapkan dapat bertahan hidup dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.</p>
<p data-start="817" data-end="1063"><em>“<strong data-start="818" data-end="1004">Penyu merupakan satwa yang terancam punah. Dengan melepas tukik ini, kami ingin mengingatkan bahwa menjaga kemerdekaan juga berarti menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang,</strong>” ujar <strong data-start="1011" data-end="1060">Ketua Adat Mapala Belantara, Dewinta Berahima</strong>.</em></p>
<p data-start="1065" data-end="1248">Dewinta menegaskan, penyu memiliki peran penting dalam keberlanjutan ekosistem laut. Karena itu, pelepasan tukik dipilih sebagai salah satu agenda utama dalam perayaan HUT RI ke-80.</p>
<p data-start="1250" data-end="1457"><em>“<strong data-start="1251" data-end="1443">Semoga agenda ini bisa menginspirasi lebih banyak organisasi untuk melaksanakan kegiatan serupa. Tidak hanya pelepasan tukik, tapi juga diskusi agar pengetahuan tentang penyu makin meluas,</strong>” tambahnya.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang/">HUT RI ke-80 di Gorontalo Dimeriahkan dengan Pelepasan Tukik, Simbol Harapan untuk Generasi Mendatang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang/">HUT RI ke-80 di Gorontalo Dimeriahkan dengan Pelepasan Tukik, Simbol Harapan untuk Generasi Mendatang</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/hut-ri-ke-80-di-gorontalo-dimeriahkan-dengan-pelepasan-tukik-simbol-harapan-untuk-generasi-mendatang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pecinta Alam Gorontalo Gagas Upacara dan Pembentangan Bendera 80 Meter di Oluhuta Paradise</title>
		<link>https://barakati.id/pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise</link>
					<comments>https://barakati.id/pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 18:32:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Merah Putih 80 meter Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Belantara UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai perjuangan generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Pecinta Alam Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian alam Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pembentangan bendera raksasa Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan Kemerdekaan di Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara bendera 17 Agustus 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara kemerdekaan Pantai Oluhuta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26626</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise/">Pecinta Alam Gorontalo Gagas Upacara dan Pembentangan Bendera 80 Meter di Oluhuta Paradise</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise/">Pecinta Alam Gorontalo Gagas Upacara dan Pembentangan Bendera 80 Meter di Oluhuta Paradise</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Suasana khidmat menyelimuti Pantai Oluhuta Paradise, Bone Bolango, Ahad (17/08/2025). Ratusan pecinta alam membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 80 meter usai menggelar upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembentangan dipimpin langsung oleh Mapala Belantara Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang menggagas rangkaian kegiatan kemerdekaan bersama pecinta alam dari seluruh Gorontalo. Ketua Adat Mapala Belantara, Dewinta Berahima, menjelaskan bahwa panjang bendera melambangkan usia kemerdekaan yang telah memasuki delapan dekade. “Ini adalah simbol syukur sekaligus pengingat bagi generasi muda agar selalu menjaga persatuan dan keberanian, seperti semangat para pejuang,” katanya. Dewinta menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai perjuangan dapat tertanam dalam diri anak muda, khususnya para pecinta alam, agar terus menjaga kelestarian lingkungan. “Bendera 80 meter ini memiliki banyak makna. Bukan hanya simbolik, tetapi juga diharapkan mampu membawa semangat kemerdekaan bagi generasi muda, termasuk pecinta alam,” tutupnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="319" data-end="603">Gorontalo &#8211; Suasana khidmat menyelimuti <strong data-start="383" data-end="410">Pantai Oluhuta Paradise</strong>, Bone Bolango, Ahad (17/08/2025). Ratusan pecinta alam membentangkan <strong data-start="479" data-end="521">bendera Merah Putih sepanjang 80 meter</strong> usai menggelar upacara peringatan <strong data-start="556" data-end="600">HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia</strong>.</p>
<p data-start="605" data-end="814">Pembentangan dipimpin langsung oleh <strong data-start="641" data-end="721">Mapala Belantara Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG)</strong> yang menggagas rangkaian kegiatan kemerdekaan bersama pecinta alam dari seluruh Gorontalo.</p>
<p data-start="816" data-end="968">Ketua Adat Mapala Belantara, <strong data-start="845" data-end="865">Dewinta Berahima</strong>, menjelaskan bahwa panjang bendera melambangkan usia kemerdekaan yang telah memasuki delapan dekade.</p>
<p data-start="970" data-end="1127"><em>“<strong data-start="971" data-end="1115">Ini adalah simbol syukur sekaligus pengingat bagi generasi muda agar selalu menjaga persatuan dan keberanian, seperti semangat para pejuang,</strong>” katanya.</em></p>
<p data-start="1129" data-end="1315">Dewinta menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai perjuangan dapat tertanam dalam diri anak muda, khususnya para pecinta alam, agar terus menjaga kelestarian lingkungan.</p>
<p data-start="1317" data-end="1501"><em>“<strong data-start="1318" data-end="1488">Bendera 80 meter ini memiliki banyak makna. Bukan hanya simbolik, tetapi juga diharapkan mampu membawa semangat kemerdekaan bagi generasi muda, termasuk pecinta alam,</strong>” tutupnya.</em>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise/">Pecinta Alam Gorontalo Gagas Upacara dan Pembentangan Bendera 80 Meter di Oluhuta Paradise</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise/">Pecinta Alam Gorontalo Gagas Upacara dan Pembentangan Bendera 80 Meter di Oluhuta Paradise</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pecinta-alam-gorontalo-gagas-upacara-dan-pembentangan-bendera-80-meter-di-oluhuta-paradise/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bendera Merah Putih Sepanjang 80 Meter Dibentangkan di Pantai Oluhuta</title>
		<link>https://barakati.id/bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta</link>
					<comments>https://barakati.id/bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 18:20:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas pecinta alam Sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Belantara UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Oluhuta Paradise Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Pelepasan Tukik Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Lingkungan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pembentangan Bendera Merah Putih 80 Meter]]></category>
		<category><![CDATA[Sispala Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Transplantasi karang Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Upacara bendera pecinta alam Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26623</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta/">Bendera Merah Putih Sepanjang 80 Meter Dibentangkan di Pantai Oluhuta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta/">Bendera Merah Putih Sepanjang 80 Meter Dibentangkan di Pantai Oluhuta</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Ratusan pecinta alam Gorontalo dari berbagai organisasi Mapala, komunitas, hingga siswa pecinta alam (Sispala) berkumpul di pesisir Pantai Oluhuta Paradise, Bone Bolango, Ahad (17/8/2025). Mereka menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara berlangsung khidmat, dipimpin oleh Mapala Belantara Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) selaku inisiator kegiatan. Seluruh peserta berdiri tegak menghadap laut lepas saat bendera Merah Putih dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Ketua Adat Mapala Belantara, Dewinta Berahima, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud syukur dan komitmen pecinta alam Gorontalo dalam menjaga persatuan bangsa. “Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya simbol. Ini tentang bagaimana kita menjaga alam, persaudaraan, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para pejuang,” ujarnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danton 1 Kipan A Yonif TP 824/Mo’e’a, Letda Inf Hasmin Baril Hamid, A.Md.Kep, yang memberikan apresiasi atas inisiatif pecinta alam. “Kami hadir sebagai bentuk dukungan kepada teman-teman pecinta alam. Terlebih kegiatan ini mengandung agenda pelestarian lingkungan yang patut diapresiasi,” ungkapnya. Diketahui, peringatan HUT RI ke-80 oleh Mapala Belantara turut dirangkaikan dengan sejumlah agenda, antara lain pembentangan bendera sepanjang 80 meter, diskusi lingkungan, camping, pelepasan tukik, hingga transplantasi karang sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="334" data-end="686">Gorontalo &#8211; Ratusan pecinta alam Gorontalo dari berbagai organisasi Mapala, komunitas, hingga siswa pecinta alam (Sispala) berkumpul di pesisir <strong data-start="502" data-end="529">Pantai Oluhuta Paradise</strong>, Bone Bolango, Ahad (17/8/2025). Mereka menggelar <strong data-start="580" data-end="599">upacara bendera</strong> dalam rangka memperingati <strong data-start="626" data-end="683">Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia</strong>.</p>
<p data-start="688" data-end="968">Upacara berlangsung khidmat, dipimpin oleh <strong data-start="731" data-end="811">Mapala Belantara Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG)</strong> selaku inisiator kegiatan. Seluruh peserta berdiri tegak menghadap laut lepas saat bendera Merah Putih dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.</p>
<p data-start="970" data-end="1167">Ketua Adat Mapala Belantara, <strong data-start="999" data-end="1019">Dewinta Berahima</strong>, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud syukur dan komitmen pecinta alam Gorontalo dalam menjaga persatuan bangsa.</p>
<p data-start="1169" data-end="1337">“<strong data-start="1170" data-end="1325">Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya simbol. Ini tentang bagaimana kita menjaga alam, persaudaraan, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para pejuang,</strong>” ujarnya.</p>
<p data-start="1339" data-end="1513">Turut hadir dalam kegiatan tersebut <strong data-start="1375" data-end="1455">Danton 1 Kipan A Yonif TP 824/Mo’e’a, Letda Inf Hasmin Baril Hamid, A.Md.Kep</strong>, yang memberikan apresiasi atas inisiatif pecinta alam.</p>
<p data-start="1515" data-end="1688">“<strong data-start="1516" data-end="1674">Kami hadir sebagai bentuk dukungan kepada teman-teman pecinta alam. Terlebih kegiatan ini mengandung agenda pelestarian lingkungan yang patut diapresiasi,</strong>” ungkapnya.</p>
<p data-start="1690" data-end="1975">Diketahui, peringatan HUT RI ke-80 oleh Mapala Belantara turut dirangkaikan dengan sejumlah agenda, antara lain <strong data-start="1802" data-end="1920">pembentangan bendera sepanjang 80 meter, diskusi lingkungan, camping, pelepasan tukik, hingga transplantasi karang</strong> sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian alam.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta/">Bendera Merah Putih Sepanjang 80 Meter Dibentangkan di Pantai Oluhuta</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta/">Bendera Merah Putih Sepanjang 80 Meter Dibentangkan di Pantai Oluhuta</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bendera-merah-putih-sepanjang-80-meter-dibentangkan-di-pantai-oluhuta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</title>
		<link>https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut</link>
					<comments>https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2025 14:42:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman Sampah Laut]]></category>
		<category><![CDATA[BKSDA Sulawesi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Ekosistem Laut Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi Penyu]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Belantara UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Oluhuta Paradise]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Satwa Dilindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyu Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Iklim]]></category>
		<category><![CDATA[Populasi Penyu Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26607</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, Seksi Konservasi Wilayah II Gorontalo, mengingatkan bahwa keberlangsungan penyu di wilayah Gorontalo kian terancam. Berbagai faktor menjadi penyebab, mulai dari aktivitas manusia, pencemaran sampah laut, hingga dampak perubahan iklim. Perwakilan BKSDA, Fransisko Tambunan, mengungkapkan bahwa penyu hijau menjadi salah satu spesies paling rentan terhadap kepunahan. Meski praktik perburuan sudah menurun, tantangan lain justru semakin kompleks. “Di Gorontalo pernah ditemukan sekitar 75 sampai 85 butir telur penyu. Telur itu kami relokasi ke lokasi penetasan agar terhindar dari predator, seperti biawak, burung, maupun manusia. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 50 yang berhasil menetas,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam diskusi Mapala Belantara FIP UNG di Oluhuta Paradise, Bone Bolango, Sabtu (16/08/2025).", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="281" data-end="611">Gorontalo &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, Seksi Konservasi Wilayah II Gorontalo, mengingatkan bahwa keberlangsungan penyu di wilayah Gorontalo kian terancam. Berbagai faktor menjadi penyebab, mulai dari aktivitas manusia, pencemaran sampah laut, hingga dampak perubahan iklim.</p>
<p data-start="613" data-end="832">Perwakilan BKSDA, <strong data-start="631" data-end="653">Fransisko Tambunan</strong>, mengungkapkan bahwa <strong data-start="675" data-end="750">penyu hijau menjadi salah satu spesies paling rentan terhadap kepunahan</strong>. Meski praktik perburuan sudah menurun, tantangan lain justru semakin kompleks.</p>
<p data-start="834" data-end="1214">“Di Gorontalo pernah ditemukan sekitar 75 sampai 85 butir telur penyu. Telur itu kami relokasi ke lokasi penetasan agar terhindar dari predator, seperti biawak, burung, maupun manusia. Namun dari jumlah tersebut, hanya sekitar 50 yang berhasil menetas,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam diskusi Mapala Belantara FIP UNG di Oluhuta Paradise, Bone Bolango, Sabtu (16/08/2025).
<p data-start="834" data-end="1214"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-26609" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy-300x177.jpeg" alt="" width="746" height="440" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy-300x177.jpeg 300w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy-768x454.jpeg 768w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-17-at-05.58.04-copy.jpeg 800w" sizes="(max-width: 746px) 100vw, 746px" /></p>
<p data-start="1216" data-end="1478"><button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Menurut Fransisko, persoalan sampah laut menjadi ancaman nyata. Limbah yang terbawa arus sungai membuat penyu enggan kembali ke lokasi bertelur. Sementara itu, perubahan iklim juga turut memengaruhi jenis kelamin tukik, karena suhu pasir yang tidak stabil. “Kalau habitatnya sudah tercemar, penyu akan meninggalkan tempat itu. Situasi ini berbahaya bagi masa depan populasi mereka,” tegasnya. Berdasarkan data BKSDA, terdapat empat jenis penyu yang masih ditemukan di Gorontalo, yakni penyu sisik, tempayan, belimbing, dan penyu hijau. Karena itu, Fransisko menegaskan bahwa upaya konservasi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. “Penyu adalah indikator kesehatan laut. Jika mereka punah, maka itu pertanda ekosistem laut kita sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="1216" data-end="1478">Menurut Fransisko, persoalan <strong data-start="1245" data-end="1282">sampah laut menjadi ancaman nyata</strong>. Limbah yang terbawa arus sungai membuat penyu enggan kembali ke lokasi bertelur. Sementara itu, perubahan iklim juga turut memengaruhi jenis kelamin tukik, karena suhu pasir yang tidak stabil.</p>
<p data-start="1480" data-end="1617"><em>“Kalau habitatnya sudah tercemar, penyu akan meninggalkan tempat itu. Situasi ini berbahaya bagi masa depan populasi mereka,” tegasnya.</em></p>
<p data-start="1619" data-end="1866">Berdasarkan data BKSDA, terdapat empat jenis penyu yang masih ditemukan di Gorontalo, yakni penyu sisik, tempayan, belimbing, dan penyu hijau. Karena itu, Fransisko menegaskan bahwa upaya konservasi tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.</p>
<p data-start="1868" data-end="2008"><em>“Penyu adalah indikator kesehatan laut. Jika mereka punah, maka itu pertanda ekosistem laut kita sedang tidak baik-baik saja,” pungkasnya.</em></p>
<p></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/">Empat Jenis Penyu Masih Hidup di Gorontalo, tapi Populasinya Terus Menyusut</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/empat-jenis-penyu-masih-hidup-di-gorontalo-tapi-populasinya-terus-menyusut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bendera Merah Putih 80 Meter Dikibarkan Mapala Belantara FIP UNG di Bone Bolango</title>
		<link>https://barakati.id/bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango</link>
					<comments>https://barakati.id/bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 13:08:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Bersih Sampah Mapala]]></category>
		<category><![CDATA[Camping dan Upacara Kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kemerdekaan RI ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[Mapala Belantara UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Oluhuta Paradise Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[Pecinta Alam Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pelepasan Tukik Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pelestarian Lingkungan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Pembentangan Bendera Merah Putih 80 Meter]]></category>
		<category><![CDATA[UNG Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26600</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango/">Bendera Merah Putih 80 Meter Dikibarkan Mapala Belantara FIP UNG di Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango/">Bendera Merah Putih 80 Meter Dikibarkan Mapala Belantara FIP UNG di Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb7" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb7.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Belantara Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar agenda spesial di kawasan wisata Oluhuta Paradise, Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Kegiatan berlangsung dua hari, 16–17 Agustus 2025, melibatkan organisasi pecinta alam se-Gorontalo, mulai dari Mapala, komunitas, pegiat lingkungan, hingga siswa pecinta alam (Sispala). Rangkaian kegiatan yang dihadirkan tidak hanya mengobarkan semangat nasionalisme, tetapi juga mengedepankan pesan pelestarian lingkungan. Di antaranya upacara bendera, camping ground, penanaman dan pembagian bibit pohon, diskusi lingkungan, hingga pelepasan tukik ke laut lepas. Puncak acara ditandai dengan pembentangan bendera merah putih sepanjang 80 meter sebagai simbol 80 tahun kemerdekaan, serta aksi kreatif “perang sampah” untuk membersihkan lingkungan sekitar. Ketua Adat Mapala Belantara, Dewinta Berahima, menegaskan kegiatan ini menjadi momentum penyatuan semangat cinta tanah air dan kepedulian terhadap alam. “Merayakan kemerdekaan tidak hanya dengan upacara, tetapi juga aksi nyata menjaga bumi. Kami ingin generasi muda pecinta alam di Gorontalo melihat bahwa nasionalisme dan kepedulian lingkungan itu satu napas,” ujarnya. Dewinta menambahkan, pemilihan Oluhuta Paradise sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain pesona alamnya yang memukau, kawasan ini juga menjadi habitat penting bagi satwa, termasuk penyu yang kerap bertelur di pesisir. “Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi agar setiap momentum besar bangsa selalu diiringi langkah nyata menyelamatkan alam,” tambahnya. Dengan konsep yang memadukan semangat kemerdekaan dan pelestarian lingkungan, Mapala Belantara FIP UNG optimistis agenda ini akan menjadi tradisi tahunan yang ditunggu-tunggu, sekaligus ruang silaturahmi bagi pegiat alam di Gorontalo.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="244" data-end="565">Gorontalo &#8211; Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Belantara Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar agenda spesial di kawasan wisata <strong data-start="481" data-end="501">Oluhuta Paradise</strong>, Desa Oluhuta, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.</p>
<p data-start="567" data-end="754">Kegiatan berlangsung dua hari, 16–17 Agustus 2025, melibatkan organisasi pecinta alam se-Gorontalo, mulai dari Mapala, komunitas, pegiat lingkungan, hingga siswa pecinta alam (Sispala).</p>
<p data-start="756" data-end="1040">Rangkaian kegiatan yang dihadirkan tidak hanya mengobarkan semangat nasionalisme, tetapi juga mengedepankan pesan pelestarian lingkungan. Di antaranya <strong data-start="907" data-end="1037">upacara bendera, camping ground, penanaman dan pembagian bibit pohon, diskusi lingkungan, hingga pelepasan tukik ke laut lepas</strong>.</p>
<p data-start="1042" data-end="1239">Puncak acara ditandai dengan <strong data-start="1071" data-end="1126">pembentangan bendera merah putih sepanjang 80 meter</strong> sebagai simbol 80 tahun kemerdekaan, serta aksi kreatif “perang sampah” untuk membersihkan lingkungan sekitar.</p>
<p data-start="1241" data-end="1399">Ketua Adat Mapala Belantara, <strong data-start="1270" data-end="1290">Dewinta Berahima</strong>, menegaskan kegiatan ini menjadi momentum penyatuan semangat cinta tanah air dan kepedulian terhadap alam.</p>
<p data-start="1403" data-end="1622"><em>“Merayakan kemerdekaan tidak hanya dengan upacara, tetapi juga aksi nyata menjaga bumi. Kami ingin generasi muda pecinta alam di Gorontalo melihat bahwa nasionalisme dan kepedulian lingkungan itu satu napas,” ujarnya.</em></p>
<p data-start="1624" data-end="1853">Dewinta menambahkan, pemilihan Oluhuta Paradise sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain pesona alamnya yang memukau, kawasan ini juga menjadi habitat penting bagi satwa, termasuk penyu yang kerap bertelur di pesisir.</p>
<p data-start="1857" data-end="2001"><em>“Kami berharap kegiatan ini bisa menginspirasi agar setiap momentum besar bangsa selalu diiringi langkah nyata menyelamatkan alam,” tambahnya.</em></p>
<p data-start="2003" data-end="2243">Dengan konsep yang memadukan <strong data-start="2032" data-end="2083">semangat kemerdekaan dan pelestarian lingkungan</strong>, Mapala Belantara FIP UNG optimistis agenda ini akan menjadi tradisi tahunan yang ditunggu-tunggu, sekaligus ruang silaturahmi bagi pegiat alam di Gorontalo.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango/">Bendera Merah Putih 80 Meter Dikibarkan Mapala Belantara FIP UNG di Bone Bolango</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango/">Bendera Merah Putih 80 Meter Dikibarkan Mapala Belantara FIP UNG di Bone Bolango</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bendera-merah-putih-80-meter-dikibarkan-mapala-belantara-fip-ung-di-bone-bolango/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
