<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>masyarakat lingkar tambang Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/masyarakat-lingkar-tambang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/masyarakat-lingkar-tambang/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Jan 2026 10:03:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>masyarakat lingkar tambang Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/masyarakat-lingkar-tambang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jangan Diam! Tani Merdeka Minta Pemda Pohuwato Jelaskan Penyebab Banjir</title>
		<link>https://barakati.id/jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir</link>
					<comments>https://barakati.id/jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 09:57:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[audit lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[banjir Hulawa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa hulawa]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi terbuka]]></category>
		<category><![CDATA[konflik sosial]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat lingkar tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Penanggulangan bencana]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Rian Uno]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Tani Merdeka Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi pemerintah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28919</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir/">Jangan Diam! Tani Merdeka Minta Pemda Pohuwato Jelaskan Penyebab Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir/">Jangan Diam! Tani Merdeka Minta Pemda Pohuwato Jelaskan Penyebab Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Polemik banjir yang melanda Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, terus memanas. Desakan keras kini datang dari Rian Uno, Ketua Tani Merdeka Indonesia Provinsi Gorontalo, yang juga dikenal sebagai anak muda Pohuwato sekaligus bagian dari masyarakat lingkar tambang. Rian meminta Pemerintah Daerah Pohuwato untuk tidak bersikap pasif dan segera menjelaskan secara transparan penyebab utama banjir yang merusak permukiman warga tersebut. “Pemerintah daerah harus jujur dan terbuka. Sampaikan ke masyarakat, apa sebenarnya penyebab banjir di Desa Hulawa. Jangan dibiarkan kabur seperti sekarang,” tegas Rian, Selasa (31/12/2025). Menurutnya, sikap diam pemerintah justru memperkeruh situasi dan memicu potensi konflik sosial di tengah masyarakat, terutama antara warga lingkar tambang dan masyarakat umum. “Kalau penyebabnya karena perusahaan, sampaikan. Kalau karena tambang ilegal, ungkap juga. Jangan masyarakat dibiarkan saling menyalahkan sementara pemerintah memilih diam,” ujarnya. Kondisi yang Dinilai Kian Berbahaya Rian menilai ketidakjelasan informasi telah menimbulkan berbagai spekulasi liar di masyarakat. Akibatnya, muncul saling curiga dan saling tuding antarkelompok, bahkan membuka potensi konflik terbuka. “Sekarang masyarakat lingkar tambang disalahkan, besok bisa saja perusahaan yang diserang. Semua bisa jadi korban karena pemerintah tidak memberikan kejelasan,” katanya. Ia menegaskan, kejujuran dan keterbukaan pemerintah merupakan kunci utama meredam konflik. Tanpa itu, persoalan banjir di Hulawa bukan hanya menjadi bencana alam, tetapi bisa berkembang menjadi bencana sosial. Tuntutan Audit dan Investigasi Terbuka Lebih lanjut, Rian mendesak Pemda Pohuwato segera melakukan audit lingkungan dan investigasi terbuka yang melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, akademisi, serta aparat penegak hukum. “Kami tidak mau kesimpulan sepihak. Harus ada audit lingkungan, kajian ilmiah, dan penyampaian hasilnya secara terbuka kepada publik,” ujar Rian menegaskan. Ia menambahkan, keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban moral, melainkan juga kewajiban hukum pemerintah terhadap warganya sebagaimana diatur dalam prinsip transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Di akhir pernyataannya, Rian menyebut pihaknya akan mengirim surat resmi kepada Ketua Dewan Penasihat DPN Tani Merdeka Indonesia di Jakarta, yang dalam hal ini adalah Presiden Prabowo Subianto, untuk melaporkan kondisi tersebut. “Karena kami, Tani Merdeka Indonesia, adalah mata dan telinganya Presiden Prabowo Subianto, maka kami akan menyampaikan langsung persoalan banjir Hulawa agar mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat,” ujarnya. Rian juga memperingatkan bahwa jika pemerintah daerah terus bersikap pasif, kepercayaan publik akan runtuh dan penanganan banjir di masa depan akan semakin sulit. “Pemerintah jangan menunggu masalah ini meledak menjadi konflik besar. Buka sekarang, jelaskan sekarang, selamatkan masyarakat sekarang,” pungkasnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Polemik banjir yang melanda <strong>Desa Hulawa</strong>, Kecamatan <strong>Buntulia</strong>, Kabupaten <strong>Pohuwato</strong>, terus memanas. Desakan keras kini datang dari <strong>Rian Uno</strong>, Ketua <strong>Tani Merdeka Indonesia Provinsi Gorontalo</strong>, yang juga dikenal sebagai anak muda Pohuwato sekaligus bagian dari masyarakat lingkar tambang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rian meminta <strong>Pemerintah Daerah Pohuwato</strong> untuk tidak bersikap pasif dan segera menjelaskan secara transparan penyebab utama banjir yang merusak permukiman warga tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“<strong>Pemerintah daerah harus jujur dan terbuka.</strong> Sampaikan ke masyarakat, apa sebenarnya penyebab banjir di Desa Hulawa. Jangan dibiarkan kabur seperti sekarang,” tegas Rian, Selasa (31/12/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, sikap diam pemerintah justru memperkeruh situasi dan memicu potensi konflik sosial di tengah masyarakat, terutama antara warga lingkar tambang dan masyarakat umum.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau penyebabnya karena perusahaan, sampaikan. Kalau karena tambang ilegal, ungkap juga. Jangan masyarakat dibiarkan saling menyalahkan sementara pemerintah memilih diam,” ujarnya.</p>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0">Kondisi yang Dinilai Kian Berbahaya</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rian menilai ketidakjelasan informasi telah menimbulkan berbagai spekulasi liar di masyarakat. Akibatnya, muncul saling curiga dan saling tuding antarkelompok, bahkan membuka potensi konflik terbuka.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sekarang masyarakat lingkar tambang disalahkan, besok bisa saja perusahaan yang diserang. Semua bisa jadi korban karena pemerintah tidak memberikan kejelasan,” katanya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menegaskan, <strong>kejujuran dan keterbukaan pemerintah merupakan kunci utama meredam konflik</strong>. Tanpa itu, persoalan banjir di Hulawa bukan hanya menjadi bencana alam, tetapi bisa berkembang menjadi <strong>bencana sosial</strong>.</p>
<h2 class="mb-2 mt-4 font-display font-semimedium text-base first:mt-0">Tuntutan Audit dan Investigasi Terbuka</h2>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, Rian mendesak Pemda Pohuwato segera melakukan <strong>audit lingkungan dan investigasi terbuka</strong> yang melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, akademisi, serta aparat penegak hukum.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami tidak mau kesimpulan sepihak. Harus ada audit lingkungan, kajian ilmiah, dan penyampaian hasilnya secara terbuka kepada publik,” ujar Rian menegaskan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan, keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban moral, melainkan juga <strong>kewajiban hukum pemerintah terhadap warganya</strong> sebagaimana diatur dalam prinsip transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Di akhir pernyataannya, Rian menyebut pihaknya akan mengirim surat resmi kepada <strong>Ketua Dewan Penasihat DPN Tani Merdeka Indonesia di Jakarta</strong>, yang dalam hal ini adalah <strong>Presiden Prabowo Subianto</strong>, untuk melaporkan kondisi tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Karena kami, Tani Merdeka Indonesia, adalah mata dan telinganya Presiden Prabowo Subianto, maka kami akan menyampaikan langsung persoalan banjir Hulawa agar mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Rian juga memperingatkan bahwa jika pemerintah daerah terus bersikap pasif, kepercayaan publik akan runtuh dan penanganan banjir di masa depan akan semakin sulit.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“<strong>Pemerintah jangan menunggu masalah ini meledak menjadi konflik besar. Buka sekarang, jelaskan sekarang, selamatkan masyarakat sekarang,</strong>” pungkasnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir/">Jangan Diam! Tani Merdeka Minta Pemda Pohuwato Jelaskan Penyebab Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir/">Jangan Diam! Tani Merdeka Minta Pemda Pohuwato Jelaskan Penyebab Banjir</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/jangan-diam-tani-merdeka-minta-pemda-pohuwato-jelaskan-penyebab-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
