<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Pembelajaran Inovatif UNG Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/media-pembelajaran-inovatif-ung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/media-pembelajaran-inovatif-ung/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 02:43:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Media Pembelajaran Inovatif UNG Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/media-pembelajaran-inovatif-ung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Unjuk Gigi di Singapura: Dosen FIP UNG Kenalkan &#8216;Bhinneka Magic Cube&#8217; Berbasis AR di Konferensi PECERA 2026</title>
		<link>https://barakati.id/unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026</link>
					<comments>https://barakati.id/unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:41:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Augmented Reality Pendidikan PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[berita pendidikan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen UNG Kenalkan AR Bhinneka Magic Cube]]></category>
		<category><![CDATA[FIP UNG Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus UNG Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Pergerakan UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Kebinekaan Anak Usia Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Media Pembelajaran Inovatif UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Model Pengembangan ADDIE]]></category>
		<category><![CDATA[PECERA Annual Conference 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[PGPAUD UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Pupung Puspa Ardini UNG]]></category>
		<category><![CDATA[riset dosen ung]]></category>
		<category><![CDATA[SUSS Singapura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=31062</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026/">Unjuk Gigi di Singapura: Dosen FIP UNG Kenalkan &#8216;Bhinneka Magic Cube&#8217; Berbasis AR di Konferensi PECERA 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026/">Unjuk Gigi di Singapura: Dosen FIP UNG Kenalkan &#8216;Bhinneka Magic Cube&#8217; Berbasis AR di Konferensi PECERA 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Inovasi media pembelajaran berbasis teknologi augmented reality (AR) karya dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG) sukses menembus forum ilmiah internasional. Dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) FIP UNG, Dr. Pupung Puspa Ardini, M.Pd., tampil mempresentasikan risetnya dalam Pacific Early Childhood Education Research Association (PECERA) Annual Conference 2026 yang digelar di Singapore University of Social Sciences (SUSS), Singapura, 10–12 Juli 2026. Konferensi bergengsi tingkat dunia tersebut mengusung tema “Early Childhood Care and Education in a Complex World: Supporting Agency, Diversity and Inclusion”. Forum ini mempertemukan ratusan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan anak usia dini dari berbagai negara untuk mendiseminasikan gagasan serta inovasi sistem pendidikan yang inklusif dan adaptif. Dalam ajang internasional tersebut, Dr. Pupung memaparkan hasil riset berjudul “Bhinneka Magic Cube: The Introduction to Diversity Literacy Through Augmented Reality for Kindergarten”. Inovasi ini menggabungkan perangkat kubus edukatif dengan teknologi AR sebagai instrumen pengenal nilai-nilai keberagaman Nusantara bagi siswa taman kanak-kanak. Riset kolaboratif ini disusun bersama tim dosen UNG, yakni Sri Rawanti, M.Pd., Arif Dwinanto, M.Pd., dan Hijrah Syahputra, M.Pd. Fokus utamanya adalah menghadirkan media pembelajaran interaktif yang relevan dengan karakteristik belajar anak usia dini. Dr. Pupung menjelaskan bahwa Bhinneka Magic Cube dirancang agar anak dapat memindai kubus permainan menggunakan perangkat digital. Seketika, layar akan menampilkan konten audiovisual interaktif mengenai keberagaman suku, pakaian adat, bahasa, agama, hingga tradisi sosial di Indonesia. “Anak-anak usia dini menyerap konsep abstrak melalui pengalaman yang konkret dan menyenangkan. Integrasi teknologi AR membantu mereka memahami kebinekaan secara visual dan interaktif tanpa kehilangan unsur bermain,” terang Dr. Pupung. Secara metodologis, pengembangan media ini mengadopsi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pendekatan terstruktur ini memastikan setiap tahap—mulai dari pemetaan kebutuhan hingga pengujian efektivitas—berjalan secara akuntabel. Hasil evaluasi lapangan menunjukkan respons yang sangat positif. Bhinneka Magic Cube meraih skor kelayakan tinggi dalam rentang 83,40 hingga 87,40 persen pada seluruh indikator, meliputi estetika tampilan, kreativitas, kemudahan operasional, manfaat edukatif, hingga aspek keamanan fisik bahan bagi anak. Dr. Pupung menegaskan bahwa penanaman literasi keberagaman sejak dini merupakan investasi karakter yang sangat vital untuk masa depan bangsa. “Anak yang terbiasa bersinggungan dengan nilai keragaman sejak dini akan tumbuh menjadi pribadi yang toleran, empatik, dan inklusif. Teknologi digital dapat menjadi fasilitator yang sangat efektif selama dimanfaatkan secara tepat di bawah pendampingan guru serta orang tua,” tambahnya. Capaian akademisi FIP UNG dalam konferensi PECERA 2026 ini membuktikan bahwa karya riset perguruan tinggi asal Gorontalo memiliki daya saing global. Inovasi ini tidak hanya menjawab tantangan kurikulum nasional, tetapi juga memberikan kontribusi pemikiran pada isu-isu strategis pendidikan anak usia dini di kancah internasional.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3">UNG &#8211; Inovasi media pembelajaran berbasis teknologi augmented reality (AR) karya dosen Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG) sukses menembus forum ilmiah internasional. Dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) FIP UNG, Dr. Pupung Puspa Ardini, M.Pd., tampil mempresentasikan risetnya dalam <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="352">Pacific Early Childhood Education Research Association</i> (PECERA) <i data-path-to-node="3" data-index-in-node="416">Annual Conference 2026</i> yang digelar di Singapore University of Social Sciences (SUSS), Singapura, 10–12 Juli 2026.</p>
<p data-path-to-node="4">Konferensi bergengsi tingkat dunia tersebut mengusung tema <i data-path-to-node="4" data-index-in-node="59">“Early Childhood Care and Education in a Complex World: Supporting Agency, Diversity and Inclusion”</i>. Forum ini mempertemukan ratusan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan anak usia dini dari berbagai negara untuk mendiseminasikan gagasan serta inovasi sistem pendidikan yang inklusif dan adaptif.</p>
<p data-path-to-node="5">Dalam ajang internasional tersebut, Dr. Pupung memaparkan hasil riset berjudul <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="79">“Bhinneka Magic Cube: The Introduction to Diversity Literacy Through Augmented Reality for Kindergarten”</i>. Inovasi ini menggabungkan perangkat kubus edukatif dengan teknologi AR sebagai instrumen pengenal nilai-nilai keberagaman Nusantara bagi siswa taman kanak-kanak.</p>
<p data-path-to-node="6">Riset kolaboratif ini disusun bersama tim dosen UNG, yakni Sri Rawanti, M.Pd., Arif Dwinanto, M.Pd., dan Hijrah Syahputra, M.Pd. Fokus utamanya adalah menghadirkan media pembelajaran interaktif yang relevan dengan karakteristik belajar anak usia dini.</p>
<p data-path-to-node="7">Dr. Pupung menjelaskan bahwa <i data-path-to-node="7" data-index-in-node="29">Bhinneka Magic Cube</i> dirancang agar anak dapat memindai kubus permainan menggunakan perangkat digital. Seketika, layar akan menampilkan konten audiovisual interaktif mengenai keberagaman suku, pakaian adat, bahasa, agama, hingga tradisi sosial di Indonesia.</p>
<p data-path-to-node="8">“Anak-anak usia dini menyerap konsep abstrak melalui pengalaman yang konkret dan menyenangkan. Integrasi teknologi AR membantu mereka memahami kebinekaan secara visual dan interaktif tanpa kehilangan unsur bermain,” terang Dr. Pupung.</p>
<p data-path-to-node="9">Secara metodologis, pengembangan media ini mengadopsi model ADDIE (<i data-path-to-node="9" data-index-in-node="67">Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation</i>). Pendekatan terstruktur ini memastikan setiap tahap—mulai dari pemetaan kebutuhan hingga pengujian efektivitas—berjalan secara akuntabel.</p>
<p data-path-to-node="10">Hasil evaluasi lapangan menunjukkan respons yang sangat positif. <i data-path-to-node="10" data-index-in-node="65">Bhinneka Magic Cube</i> meraih skor kelayakan tinggi dalam rentang 83,40 hingga 87,40 persen pada seluruh indikator, meliputi estetika tampilan, kreativitas, kemudahan operasional, manfaat edukatif, hingga aspek keamanan fisik bahan bagi anak.</p>
<p data-path-to-node="11">Dr. Pupung menegaskan bahwa penanaman literasi keberagaman sejak dini merupakan investasi karakter yang sangat vital untuk masa depan bangsa.</p>
<p data-path-to-node="12">“Anak yang terbiasa bersinggungan dengan nilai keragaman sejak dini akan tumbuh menjadi pribadi yang toleran, empatik, dan inklusif. Teknologi digital dapat menjadi fasilitator yang sangat efektif selama dimanfaatkan secara tepat di bawah pendampingan guru serta orang tua,” tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="13">Capaian akademisi FIP UNG dalam konferensi PECERA 2026 ini membuktikan bahwa karya riset perguruan tinggi asal Gorontalo memiliki daya saing global. Inovasi ini tidak hanya menjawab tantangan kurikulum nasional, tetapi juga memberikan kontribusi pemikiran pada isu-isu strategis pendidikan anak usia dini di kancah internasional.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026/">Unjuk Gigi di Singapura: Dosen FIP UNG Kenalkan &#8216;Bhinneka Magic Cube&#8217; Berbasis AR di Konferensi PECERA 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026/">Unjuk Gigi di Singapura: Dosen FIP UNG Kenalkan &#8216;Bhinneka Magic Cube&#8217; Berbasis AR di Konferensi PECERA 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/unjuk-gigi-di-singapura-dosen-fip-ung-kenalkan-bhinneka-magic-cube-berbasis-ar-di-konferensi-pecera-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
