<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>muhammadiyah Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/muhammadiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/muhammadiyah/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2026 03:39:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>muhammadiyah Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/muhammadiyah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PP Muhammadiyah Tegaskan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Hari Jumat, 20 Maret 2026</title>
		<link>https://barakati.id/pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026</link>
					<comments>https://barakati.id/pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2026 03:38:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[1 Syawal 1447 H]]></category>
		<category><![CDATA[astronomi Islam]]></category>
		<category><![CDATA[berita keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Haedar Nashir]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Hisab Global]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kalender Hijriah Global Tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tarjih dan Tajdid]]></category>
		<category><![CDATA[Muhamad Rofiq Muzakkir]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi Islam Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penetapan Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[rukyat vs hisab]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29768</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026/">PP Muhammadiyah Tegaskan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Hari Jumat, 20 Maret 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026/">PP Muhammadiyah Tegaskan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Hari Jumat, 20 Maret 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, atau bertepatan dengan Jumat Legi dalam kalender Jawa. Penetapan ini berlaku secara global berdasarkan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menjadi rujukan metode hisab Muhammadiyah. Penetapan 1 Syawal berbasis hisab global Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menyatakan bahwa seluruh kriteria KHGT untuk bulan Syawal 1447 H telah terpenuhi, sehingga 1 Syawal ditetapkan berlaku sebagai awal bulan bagi seluruh dunia. Data astronomis menunjukkan ijtimak terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC, dengan lokasi pertama yang memenuhi parameter astronomis berada di koordinat 64° 59′ 57,47″ LU dan 42° 3′ 3,47″ BT. ​ Ajakan Muhammadiyah soal perbedaan Dalam penjelasannya, Muhammadiyah mengajak warga persyarikatan dan masyarakat luas menyambut 1 Syawal dengan hati lapang, penuh kegembiraan, saling memaafkan, dan mempererat silaturahim. ​ Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, menyampaikan: “Data astronomis yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh kriteria KHGT untuk bulan Syawal 1447 H telah terpenuhi.” Perbedaan dengan lembaga lain Sejumlah lembaga keagamaan dan pemerintah masih menggunakan metode rukyat atau kombinasi rukyat–hisab, sehingga potensi perbedaan tanggal 1 Syawal tetap ada di beberapa wilayah. ​ Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam kesempatan terpisah sebelumnya menekankan bahwa perbedaan harus disikapi dengan tasamuh tanpa saling menyalahkan, karena belum ada kalender Hijriah tunggal yang diterima secara global.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><strong>NEWS</strong> &#8211; Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, atau bertepatan dengan Jumat Legi dalam kalender Jawa. Penetapan ini berlaku secara global berdasarkan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang menjadi rujukan metode hisab Muhammadiyah.</p>
<p>Penetapan 1 Syawal berbasis hisab global<br />
Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah menyatakan bahwa seluruh kriteria KHGT untuk bulan Syawal 1447 H telah terpenuhi, sehingga 1 Syawal ditetapkan berlaku sebagai awal bulan bagi seluruh dunia.</p>
<p>Data astronomis menunjukkan ijtimak terjadi pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC, dengan lokasi pertama yang memenuhi parameter astronomis berada di koordinat 64° 59′ 57,47″ LU dan 42° 3′ 3,47″ BT.<br />
​<br />
Ajakan Muhammadiyah soal perbedaan<br />
Dalam penjelasannya, Muhammadiyah mengajak warga persyarikatan dan masyarakat luas menyambut 1 Syawal dengan hati lapang, penuh kegembiraan, saling memaafkan, dan mempererat silaturahim.<br />
​<br />
Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Muhamad Rofiq Muzakkir, menyampaikan:</p>
<p>“Data astronomis yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh kriteria KHGT untuk bulan Syawal 1447 H telah terpenuhi.”</p>
<p>Perbedaan dengan lembaga lain<br />
Sejumlah lembaga keagamaan dan pemerintah masih menggunakan metode rukyat atau kombinasi rukyat–hisab, sehingga potensi perbedaan tanggal 1 Syawal tetap ada di beberapa wilayah.<br />
​<br />
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam kesempatan terpisah sebelumnya menekankan bahwa perbedaan harus disikapi dengan tasamuh tanpa saling menyalahkan, karena belum ada kalender Hijriah tunggal yang diterima secara global.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026/">PP Muhammadiyah Tegaskan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Hari Jumat, 20 Maret 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026/">PP Muhammadiyah Tegaskan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Hari Jumat, 20 Maret 2026</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pp-muhammadiyah-tegaskan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-hari-jumat-20-maret-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wagub Idris Rahim Terima Kunjungan FKPT, NU Dan Muhammadiyah</title>
		<link>https://barakati.id/wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah</link>
					<comments>https://barakati.id/wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2021 13:28:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Provinsi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Indris rahim]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan fkpt]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[nu]]></category>
		<category><![CDATA[wakil gubernur gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=8356</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO &#8211; Dengan tertangkapnya tujuh orang terduga teroris di wilayah Kabupaten Pohuwato beberapa waktu lalu oleh tim Densus 88 Anti Teror, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengambil langkah, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk membendung paham radikalisme dan terorisme. Hal ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo bersama jajaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah/">Wagub Idris Rahim Terima Kunjungan FKPT, NU Dan Muhammadiyah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah/">Wagub Idris Rahim Terima Kunjungan FKPT, NU Dan Muhammadiyah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Dengan tertangkapnya tujuh orang terduga teroris di wilayah Kabupaten Pohuwato beberapa waktu lalu oleh tim Densus 88 Anti Teror, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengambil langkah, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk membendung paham radikalisme dan terorisme. Hal ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo bersama jajaran pengurusnya, serta pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, di ruang kerja, (22/2/2020). “kita harus lebih waspada terhadap paham radikalisme dan terorisme. Oleh karenanya perlu dilakukan upaya-upaya koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat agar paham radikalisme dan terorisme tidak ada lagi di Gorontalo,\" Ungkap Idris. Dirinya mengatakan, dengan melibatkan seluruh elemen dianggap sangatlah penting. Ia menilai hal ini bisa menginventarisir dan meminimalisir permasalahan menyangkut radikalisme dan terorisme di Provinsi Gorontalo. “Upaya kita ini kesemuanya menuju Gorontalo yang aman dan tidak ada lagi permasalahan yang menyangkut radikalisme dan terorisme,” ujarnya. Sementara itu Ketua FKPT Provinsi Gorontalo Ani Hasan mengemukakan beberapa program FKPT dalam mengantisipasi aksi radikalisme dan terorisme di daerah. Program tersebut di antaranya membuat profil tentang kenaikan pangkat bagi pejabat serta rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di Provinsi Gorontalo dengan memperhatikan adanya paham-paham radikalisme dan terorisme, serta mengindentifikasi organisasi-organisasi yang berkembang di Gorontalo. “Untuk program nasional tahun 2021 yang akan dilaksanakan di daerah akan kita bahas pada rakernas yang akan digelar pada tanggal 2 hingga 5 Maret 2021. Pastinya, untuk mengantisipasi aksi radikalisme dan terorisme tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi harus dilaksanakan bersama antar pemerintah daerah dengan seluruh pihak terkait,” tandas Ani.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO &#8211; Dengan tertangkapnya tujuh orang terduga teroris di wilayah Kabupaten Pohuwato beberapa waktu lalu oleh tim Densus 88 Anti Teror, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengambil langkah, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk membendung paham radikalisme dan terorisme.</p>
<p>Hal ini diungkapkannya saat menerima kunjungan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo bersama jajaran pengurusnya, serta pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, di ruang kerja, (22/2/2020).</p>
<p>“kita harus lebih waspada terhadap paham radikalisme dan terorisme. Oleh karenanya perlu dilakukan upaya-upaya koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat agar paham radikalisme dan terorisme tidak ada lagi di Gorontalo,&#8221; Ungkap Idris.</p>
<p>Dirinya mengatakan, dengan melibatkan seluruh elemen dianggap sangatlah penting. Ia menilai hal ini bisa menginventarisir dan meminimalisir permasalahan menyangkut radikalisme dan terorisme di Provinsi Gorontalo.</p>
<p>“Upaya kita ini kesemuanya menuju Gorontalo yang aman dan tidak ada lagi permasalahan yang menyangkut radikalisme dan terorisme,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu Ketua FKPT Provinsi Gorontalo Ani Hasan mengemukakan beberapa program FKPT dalam mengantisipasi aksi radikalisme dan terorisme di daerah.</p>
<p>Program tersebut di antaranya membuat profil tentang kenaikan pangkat bagi pejabat serta rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di Provinsi Gorontalo dengan memperhatikan adanya paham-paham radikalisme dan terorisme, serta mengindentifikasi organisasi-organisasi yang berkembang di Gorontalo.</p>
<p>“Untuk program nasional tahun 2021 yang akan dilaksanakan di daerah akan kita bahas pada rakernas yang akan digelar pada tanggal 2 hingga 5 Maret 2021. Pastinya, untuk mengantisipasi aksi radikalisme dan terorisme tidak bisa dikerjakan sendiri, tetapi harus dilaksanakan bersama antar pemerintah daerah dengan seluruh pihak terkait,” tandas Ani.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah/">Wagub Idris Rahim Terima Kunjungan FKPT, NU Dan Muhammadiyah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah/">Wagub Idris Rahim Terima Kunjungan FKPT, NU Dan Muhammadiyah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/wagub-idris-rahim-terima-kunjungan-fkpt-nu-dan-muhammadiyah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah telah Tetapkan 1 Ramadan dan Idul Fitri 1441 H</title>
		<link>https://barakati.id/muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h</link>
					<comments>https://barakati.id/muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2020 13:40:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[1 ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3093</guid>

					<description><![CDATA[<p>Barakati-Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Dikutip dream.co.id, dari Liputan6.com, Minggu (8/3/2020), Muhamadiyah menetapkan awal Ramadan jatuh pada 24 April. Sedangkan untuk Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 24 Mei 2020. Hal ini sesuai dengan Surat Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h/">Muhammadiyah telah Tetapkan 1 Ramadan dan Idul Fitri 1441 H</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h/">Muhammadiyah telah Tetapkan 1 Ramadan dan Idul Fitri 1441 H</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Barakati-Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020. Dikutip dream.co.id, dari Liputan6.com, Minggu (8/3/2020), Muhamadiyah menetapkan awal Ramadan jatuh pada 24 April. Sedangkan untuk Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 24 Mei 2020. Hal ini sesuai dengan Surat Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah 1441 Hijriyah. Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nasir menandatangani langsung surat tersebut. Dalam surat, ijtimak jelang Ramadan 1441 H terjadi pada hari Kamis, 23 April 2020 pukul 09.29.01 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta menunjukkan hilal sudah wujud, dan bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia. \" 1 Ramadan 1441 H jatuh pada hari Jumat Kliwon, 24 April 2020 M,\" tutur Haedar dalam keterangannya, Minggu 8 Maret 2020. Sementara untuk bulan Syawal 1441 H, jatuh pada hari Minggu, 24 Mei 2020.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>Barakati-Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2020.</p>
<p>Dikutip dream.co.id, dari Liputan6.com, Minggu (8/3/2020), Muhamadiyah menetapkan awal Ramadan jatuh pada 24 April. Sedangkan untuk Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 24 Mei 2020. Hal ini sesuai dengan Surat Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah 1441 Hijriyah.</p>
<p>Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nasir menandatangani langsung surat tersebut. Dalam surat, ijtimak jelang Ramadan 1441 H terjadi pada hari Kamis, 23 April 2020 pukul 09.29.01 WIB.</p>
<p>Tinggi bulan pada saat terbenam matahari di Yogyakarta menunjukkan hilal sudah wujud, dan bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia.</p>
<p>&#8221; 1 Ramadan 1441 H jatuh pada hari Jumat Kliwon, 24 April 2020 M,&#8221; tutur Haedar dalam keterangannya, Minggu 8 Maret 2020.</p>
<p>Sementara untuk bulan Syawal 1441 H, jatuh pada hari Minggu, 24 Mei 2020.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h/">Muhammadiyah telah Tetapkan 1 Ramadan dan Idul Fitri 1441 H</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h/">Muhammadiyah telah Tetapkan 1 Ramadan dan Idul Fitri 1441 H</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/muhammadiyah-telah-tetapkan-1-ramadan-dan-idul-fitri-1441-h/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
