<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nella Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/nella/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/nella/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Feb 2020 04:59:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>nella Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/nella/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anak Seorang Petani Raih IPK Tertinggi di UNG</title>
		<link>https://barakati.id/anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung</link>
					<comments>https://barakati.id/anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2020 04:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[anak petani]]></category>
		<category><![CDATA[ipk tertinggi di ung]]></category>
		<category><![CDATA[nella]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2896</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG-Keterbatasan Ekonomi dan profesi orang tua yang hanya sebatas petani tak membuat Nella Dasinsingon surut menuai prestasi. Justru sebaliknya, mahasiswi Jurusan Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan ini berhasil menjadi wisudawan terbaik pada wisuda mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kamis (27/2/2020). Nella tercatat sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari ribuan peserta wisuda lainnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung/">Anak Seorang Petani Raih IPK Tertinggi di UNG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung/">Anak Seorang Petani Raih IPK Tertinggi di UNG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG-Keterbatasan Ekonomi dan profesi orang tua yang hanya sebatas petani tak membuat Nella Dasinsingon surut menuai prestasi. Justru sebaliknya, mahasiswi Jurusan Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan ini berhasil menjadi wisudawan terbaik pada wisuda mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kamis (27/2/2020). Nella tercatat sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari ribuan peserta wisuda lainnya yakni 3,81. Ia bahkan dapat menyelesaikan studi S1nya hanya dalam kurun waktu 3 tahun 4 bulan. Nella masuk di UNG pada tahun 2016 sebagai mahasiswa penerima beasiswa berprestasi atau bidikmisi. Dan selama kuliah, Putri dari pasangan Tidar Dasinsingon dan Rukaini Mokoagow ini, juga aktif di organisasi kemahasiswaan. Saat ditemui, perempuan kelahiran Kotamobagu 16 Desember 1997 mengaku senang dan bangga. Karena meski bukan dari keluarga berada, ia mampu membuktikan prestasi dan membahagiakan kedua orang tuanya yang mendampinginya saat itu. \"Alhamdilillah, saya cukup kaget mendengar bahwa IPK saya yang paling tinggi. Mudah-mudahan ini bisa bikin mama dan papa saya bangga. Karena semua ini berkat kerja keras mereka selama ini,\" katanya. Dan yang lebih membanggakan lagi, Nella pernah menjadi peserta Matsuyama Spring Festival 2018 yang di selenggarakan di Jepang oleh Ehime University Jepang. Ia adalah satu dari enam peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi yang diikuti mahasiwa dari beberapa fakultas. \"Dari seleksi tersebut hanya 6 orang saja yang di ambil, salah satunya saya sebagai peserta yang lulus dan bisa mengikuti kegiatan tersebut,\" kata Nella. Ia berharap, teman-teman mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan studi bisa selesai tepat tanpa harus membebani orang tua.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>UNG-Keterbatasan Ekonomi dan profesi orang tua yang hanya sebatas petani tak membuat Nella Dasinsingon surut menuai prestasi. Justru sebaliknya, mahasiswi Jurusan Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Ilmu Pendidikan ini berhasil menjadi wisudawan terbaik pada wisuda mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Kamis (27/2/2020).</p>
<p>Nella tercatat sebagai peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi dari ribuan peserta wisuda lainnya yakni 3,81. Ia bahkan dapat menyelesaikan studi S1nya hanya dalam kurun waktu 3 tahun 4 bulan.</p>
<p>Nella masuk di UNG pada tahun 2016 sebagai mahasiswa penerima beasiswa berprestasi atau bidikmisi. Dan selama kuliah, Putri dari pasangan Tidar Dasinsingon dan Rukaini Mokoagow ini, juga aktif di organisasi kemahasiswaan.</p>
<p>Saat ditemui, perempuan kelahiran Kotamobagu 16 Desember 1997 mengaku senang dan bangga. Karena meski bukan dari keluarga berada, ia mampu membuktikan prestasi dan membahagiakan kedua orang tuanya yang mendampinginya saat itu.</p>
<p>&#8220;Alhamdilillah, saya cukup kaget mendengar bahwa IPK saya yang paling tinggi. Mudah-mudahan ini bisa bikin mama dan papa saya bangga. Karena semua ini berkat kerja keras mereka selama ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Dan yang lebih membanggakan lagi,<br />
Nella pernah menjadi peserta Matsuyama Spring Festival 2018 yang di selenggarakan di Jepang oleh Ehime University Jepang. Ia adalah satu dari enam peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi yang diikuti mahasiwa dari beberapa fakultas.</p>
<p>&#8220;Dari seleksi tersebut hanya 6 orang saja yang di ambil, salah satunya saya sebagai peserta yang lulus dan bisa mengikuti kegiatan tersebut,&#8221; kata Nella.</p>
<p>Ia berharap, teman-teman mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan studi bisa selesai tepat tanpa harus membebani orang tua.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung/">Anak Seorang Petani Raih IPK Tertinggi di UNG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung/">Anak Seorang Petani Raih IPK Tertinggi di UNG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/anak-seorang-petani-raih-ipk-tertinggi-di-ung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
