<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Normalisasi Sungai Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/normalisasi-sungai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/normalisasi-sungai/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Dec 2025 11:46:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Normalisasi Sungai Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/normalisasi-sungai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Syamsir Djafar Kyai Mendesak BWS Bilungala Disikapi Segera</title>
		<link>https://barakati.id/syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera</link>
					<comments>https://barakati.id/syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 11:45:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD PROVINSI]]></category>
		<category><![CDATA[banjir sungai]]></category>
		<category><![CDATA[bilungala]]></category>
		<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[bonepantai]]></category>
		<category><![CDATA[bws sulawesi ii]]></category>
		<category><![CDATA[das Bilungala]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur pengendalian banjir]]></category>
		<category><![CDATA[kasus sungai]]></category>
		<category><![CDATA[koordinasi lintas sektor]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[syamsir djafar kyai]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28510</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera/">Syamsir Djafar Kyai Mendesak BWS Bilungala Disikapi Segera</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera/">Syamsir Djafar Kyai Mendesak BWS Bilungala Disikapi Segera</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("DEPROV - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kyai, mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo untuk segera melakukan penanganan komprehensif terhadap Daerah Aliran Sungai Bilungala di Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Menurut Syamsir, kondisi Sungai Bilungala dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan seiring meningkatnya intensitas hujan. Meluapnya aliran sungai tersebut berdampak signifikan pada aktivitas warga dan stabilitas lingkungan di wilayah sekitar. “Sedikitnya tiga desa terdampak langsung, yaitu Desa Bilungala Utara, Desa Pelita Hijau, dan Desa Bilungala. Setiap musim hujan, banjir tidak hanya memasuki rumah penduduk, tetapi juga merendam lahan pertanian, jalan desa, bahkan fasilitas pendidikan,” jelasnya pada sesi wawancara. Ia menambahkan bahwa gangguan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi masyarakat, tetapi juga menghambat aktivitas belajar mengajar, produktivitas pertanian, serta mobilitas warga yang bergantung pada akses jalan di sekitar DAS. Syamsir, yang juga legislator Partai Gerindra, menegaskan bahwa penanganan struktural melalui normalisasi sungai dan pembangunan tanggul menjadi solusi yang paling mendesak. Menurutnya, beberapa titik kritis di sepanjang Sungai Bilungala membutuhkan prioritas perhatian. “Area sebelum Jembatan Bilungala serta bagian muara sungai merupakan dua lokasi sangat rentan. Tanpa upaya normalisasi dan pemasangan tanggul memadai, warga di wilayah hilir akan terus menghadapi ancaman banjir tahunan,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan, mengingat banjir setiap tahun semakin meluas dan intensitasnya meningkat. Penanganan cepat dari pihak berwenang, terutama BWS Sulawesi II, dinilai sebagai kebutuhan mendesak. Syamsir juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor, antara pemerintah daerah, BWS, serta lembaga terkait lainnya, agar upaya mitigasi berjalan efektif dan tepat sasaran. “Saya mendesak BWS Sulawesi II untuk segera menindaklanjuti kebutuhan normalisasi dan pembangunan tanggul di DAS Bilungala. Penanganan cepat ini penting untuk menjamin keselamatan masyarakat serta mengurangi kerugian yang berulang dari tahun ke tahun,” tegasnya. Ia berharap pemerintah pusat maupun daerah memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi sungai dan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah tersebut, mengingat DAS Bilungala merupakan salah satu jalur air utama yang memengaruhi kehidupan ribuan warga di Kecamatan Bonepantai. Dengan tindakan nyata dari BWS Sulawesi II dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Syamsir optimistis ancaman banjir di DAS Bilungala dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DEPROV &#8211; Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Syamsir Djafar Kyai, mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo untuk segera melakukan penanganan komprehensif terhadap Daerah Aliran Sungai Bilungala di Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, yang dinilai semakin mengkhawatirkan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Syamsir, kondisi Sungai Bilungala dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan seiring meningkatnya intensitas hujan. Meluapnya aliran sungai tersebut berdampak signifikan pada aktivitas warga dan stabilitas lingkungan di wilayah sekitar.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Sedikitnya tiga desa terdampak langsung, yaitu Desa Bilungala Utara, Desa Pelita Hijau, dan Desa Bilungala. Setiap musim hujan, banjir tidak hanya memasuki rumah penduduk, tetapi juga merendam lahan pertanian, jalan desa, bahkan fasilitas pendidikan,” jelasnya pada sesi wawancara.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan bahwa gangguan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil bagi masyarakat, tetapi juga menghambat aktivitas belajar mengajar, produktivitas pertanian, serta mobilitas warga yang bergantung pada akses jalan di sekitar DAS.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Syamsir, yang juga legislator Partai Gerindra, menegaskan bahwa penanganan struktural melalui normalisasi sungai dan pembangunan tanggul menjadi solusi yang paling mendesak. Menurutnya, beberapa titik kritis di sepanjang Sungai Bilungala membutuhkan prioritas perhatian.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Area sebelum Jembatan Bilungala serta bagian muara sungai merupakan dua lokasi sangat rentan. Tanpa upaya normalisasi dan pemasangan tanggul memadai, warga di wilayah hilir akan terus menghadapi ancaman banjir tahunan,” tuturnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan, mengingat banjir setiap tahun semakin meluas dan intensitasnya meningkat. Penanganan cepat dari pihak berwenang, terutama BWS Sulawesi II, dinilai sebagai kebutuhan mendesak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Syamsir juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor, antara pemerintah daerah, BWS, serta lembaga terkait lainnya, agar upaya mitigasi berjalan efektif dan tepat sasaran.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya mendesak BWS Sulawesi II untuk segera menindaklanjuti kebutuhan normalisasi dan pembangunan tanggul di DAS Bilungala. Penanganan cepat ini penting untuk menjamin keselamatan masyarakat serta mengurangi kerugian yang berulang dari tahun ke tahun,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia berharap pemerintah pusat maupun daerah memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi sungai dan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah tersebut, mengingat DAS Bilungala merupakan salah satu jalur air utama yang memengaruhi kehidupan ribuan warga di Kecamatan Bonepantai.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan tindakan nyata dari BWS Sulawesi II dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Syamsir optimistis ancaman banjir di DAS Bilungala dapat diminimalisir sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.</p>
<p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera/">Syamsir Djafar Kyai Mendesak BWS Bilungala Disikapi Segera</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera/">Syamsir Djafar Kyai Mendesak BWS Bilungala Disikapi Segera</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/syamsir-djafar-kyai-mendesak-bws-bilungala-disikapi-segera/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Peduli Alam, Penambang Rakyat Pohuwato Bersihkan Sungai Balayo</title>
		<link>https://barakati.id/aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo</link>
					<comments>https://barakati.id/aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 12:36:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[GOTONG ROYONG]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian alam]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambangan rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Ramli Mapo]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Balayo]]></category>
		<category><![CDATA[tambang berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28223</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo/">Aksi Peduli Alam, Penambang Rakyat Pohuwato Bersihkan Sungai Balayo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo/">Aksi Peduli Alam, Penambang Rakyat Pohuwato Bersihkan Sungai Balayo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Sebagai bentuk partisipasi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan, para pelaku usaha tambang rakyat di Kabupaten Pohuwato turut berperan dalam kegiatan normalisasi Sungai Balayo. Aksi ini dipimpin oleh Ramli Mapo, tokoh pemuda asal Provinsi Gorontalo yang dikenal aktif mendorong pertambangan rakyat berkelanjutan. Gerakan tersebut muncul sebagai inisiatif murni dari para pelaku tambang rakyat sebagai wujud solidaritas dalam menjaga kelestarian alam, khususnya ekosistem sungai yang berada di sekitar area pertambangan. Mereka menilai keberlangsungan lingkungan yang sehat merupakan modal penting bagi ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor tambang. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan harapan kepada Ramli Mapo agar terus memperjuangkan sektor pertambangan rakyat menuju arah yang lebih tertata dan berkelanjutan. Harapan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menegaskan, “Kalau rakyat menambang, silakan, tetapi harus diatur.” “Saya berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk bersama-sama mendorong kemajuan daerah melalui kegiatan pertambangan rakyat yang bertanggung jawab,” ujar Ramli Mapo di sela kegiatan normalisasi sungai. Dengan tekad dan niat tulus untuk membangun daerah, para pelaku tambang bersama masyarakat optimistis Pohuwato akan berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, dengan masyarakat yang semakin sejahtera berkat sinergi antara ekonomi dan pelestarian lingkungan.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Sebagai bentuk partisipasi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan, para pelaku usaha tambang rakyat di Kabupaten Pohuwato turut berperan dalam kegiatan normalisasi Sungai Balayo. Aksi ini dipimpin oleh Ramli Mapo, tokoh pemuda asal Provinsi Gorontalo yang dikenal aktif mendorong pertambangan rakyat berkelanjutan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gerakan tersebut muncul sebagai inisiatif murni dari para pelaku tambang rakyat sebagai wujud solidaritas dalam menjaga kelestarian alam, khususnya ekosistem sungai yang berada di sekitar area pertambangan. Mereka menilai keberlangsungan lingkungan yang sehat merupakan modal penting bagi ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor tambang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan harapan kepada Ramli Mapo agar terus memperjuangkan sektor pertambangan rakyat menuju arah yang lebih tertata dan berkelanjutan. Harapan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang menegaskan, “Kalau rakyat menambang, silakan, tetapi harus diatur.”</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk bersama-sama mendorong kemajuan daerah melalui kegiatan pertambangan rakyat yang bertanggung jawab,” ujar Ramli Mapo di sela kegiatan normalisasi sungai.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dengan tekad dan niat tulus untuk membangun daerah, para pelaku tambang bersama masyarakat optimistis Pohuwato akan berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, dengan masyarakat yang semakin sejahtera berkat sinergi antara ekonomi dan pelestarian lingkungan.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo/">Aksi Peduli Alam, Penambang Rakyat Pohuwato Bersihkan Sungai Balayo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo/">Aksi Peduli Alam, Penambang Rakyat Pohuwato Bersihkan Sungai Balayo</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/aksi-peduli-alam-penambang-rakyat-pohuwato-bersihkan-sungai-balayo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Resah, Ada Dugaan “Retribusi” dari Tambang Ilegal di Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2025 16:35:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[alat berat]]></category>
		<category><![CDATA[aparat penegak hukum]]></category>
		<category><![CDATA[camat Taluditi]]></category>
		<category><![CDATA[dana masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ESKAVATOR]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[investigasi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala desa]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pungutan Liar]]></category>
		<category><![CDATA[retribusi]]></category>
		<category><![CDATA[Taluditi]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28058</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato/">Warga Resah, Ada Dugaan “Retribusi” dari Tambang Ilegal di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato/">Warga Resah, Ada Dugaan “Retribusi” dari Tambang Ilegal di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Dugaan adanya pengumpulan retribusi dari setiap alat berat, khususnya eskavator, yang melintas menuju lokasi tambang ilegal di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, mulai mencuat ke permukaan. Informasi tersebut menarik perhatian publik karena berkaitan dengan aktivitas pertambangan yang diduga tidak memiliki izin resmi di wilayah tersebut. Camat Taluditi, Irfan Lalu, saat dikonfirmasi mengenai dugaan pungutan liar di pos wilayahnya, mengaku belum dapat memastikan kebenaran kabar tersebut. “Saya belum bisa memberikan tanggapan karena belum melihat langsung. InsyaAllah dengan adanya pemberitaan ini, saya akan mengumpulkan data dan melakukan pengecekan terlebih dahulu,” ujarnya, Kamis (6/11/2025). Ketika ditanya apakah pihak kecamatan akan mengambil langkah tegas, termasuk kemungkinan penutupan tambang ilegal jika informasi tersebut benar, Irfan menegaskan pihaknya masih menelusuri temuan tersebut. “Benar atau tidak, kan belum ada bukti. Jadi, saya belum bisa berkomentar lebih jauh,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Desa Tirto Asri, Kecamatan Taluditi, Hajir Towalu, membenarkan adanya pengumpulan dana dari setiap alat berat, terutama eskavator, yang melintasi pos menuju area pertambangan. Menurutnya, pengumpulan dana tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dengan alasan untuk perbaikan infrastruktur. “Setahu saya, itu dilakukan untuk perbaikan jalan yang dilalui alat berat. Setiap alat menyumbang Rp5 juta, dan dana itu digunakan memperbaiki jalan di tiga desa, yakni Tirto Asri, Kalimas, dan Puncak Jaya,” ungkap Hajir. Kendati demikian, hingga kini belum ada kejelasan apakah pungutan tersebut memiliki dasar hukum atau justru termasuk dalam kategori pungutan liar (pungli). Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera menyelidiki kebenaran informasi ini agar aktivitas di wilayah Taluditi berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Dugaan adanya pengumpulan retribusi dari setiap alat berat, khususnya eskavator, yang melintas menuju lokasi tambang ilegal di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, mulai mencuat ke permukaan. Informasi tersebut menarik perhatian publik karena berkaitan dengan aktivitas pertambangan yang diduga tidak memiliki izin resmi di wilayah tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Camat Taluditi, Irfan Lalu, saat dikonfirmasi mengenai dugaan pungutan liar di pos wilayahnya, mengaku belum dapat memastikan kebenaran kabar tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya belum bisa memberikan tanggapan karena belum melihat langsung. InsyaAllah dengan adanya pemberitaan ini, saya akan mengumpulkan data dan melakukan pengecekan terlebih dahulu,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ketika ditanya apakah pihak kecamatan akan mengambil langkah tegas, termasuk kemungkinan penutupan tambang ilegal jika informasi tersebut benar, Irfan menegaskan pihaknya masih menelusuri temuan tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Benar atau tidak, kan belum ada bukti. Jadi, saya belum bisa berkomentar lebih jauh,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, Kepala Desa Tirto Asri, Kecamatan Taluditi, Hajir Towalu, membenarkan adanya pengumpulan dana dari setiap alat berat, terutama eskavator, yang melintasi pos menuju area pertambangan. Menurutnya, pengumpulan dana tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dengan alasan untuk perbaikan infrastruktur.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Setahu saya, itu dilakukan untuk perbaikan jalan yang dilalui alat berat. Setiap alat menyumbang Rp5 juta, dan dana itu digunakan memperbaiki jalan di tiga desa, yakni Tirto Asri, Kalimas, dan Puncak Jaya,” ungkap Hajir.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kendati demikian, hingga kini belum ada kejelasan apakah pungutan tersebut memiliki dasar hukum atau justru termasuk dalam kategori pungutan liar (pungli). Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera menyelidiki kebenaran informasi ini agar aktivitas di wilayah Taluditi berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato/">Warga Resah, Ada Dugaan “Retribusi” dari Tambang Ilegal di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato/">Warga Resah, Ada Dugaan “Retribusi” dari Tambang Ilegal di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/warga-resah-ada-dugaan-retribusi-dari-tambang-ilegal-di-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Balik Atensi Rp5 Juta, Kepala Desa Tirto Asri Buka Suara</title>
		<link>https://barakati.id/di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara</link>
					<comments>https://barakati.id/di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 11:37:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas tambang]]></category>
		<category><![CDATA[berita Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[dampak lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[dana atensi]]></category>
		<category><![CDATA[gotong royong desa]]></category>
		<category><![CDATA[Hajir Towalu]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur rusak]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat Kalimas]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Taluditi]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tirto Asri]]></category>
		<category><![CDATA[warga Puncak Jaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28022</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara/">Di Balik Atensi Rp5 Juta, Kepala Desa Tirto Asri Buka Suara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara/">Di Balik Atensi Rp5 Juta, Kepala Desa Tirto Asri Buka Suara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Kepala Desa Tirto Asri, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Hajir Towalu, mengakui adanya pengumpulan dana atau “atensi” sebesar Rp5 juta per alat berat yang beroperasi di lokasi tambang ilegal di wilayahnya. Menurutnya, dana tersebut digunakan secara gotong royong untuk memperbaiki akses jalan dan melakukan normalisasi sungai di tiga desa, yakni Tirto Asri, Kalimas, dan Puncak Jaya. Hajir menjelaskan, pengumpulan dana itu bukan bentuk pungutan liar, melainkan hasil kesepakatan bersama antara warga dan pihak pengguna alat berat yang beroperasi di kawasan tersebut. “Setahu saya, itu dilakukan untuk perbaikan jalan yang dilalui alat berat. Setiap alat menyumbang Rp5 juta, dan dana itu digunakan untuk memperbaiki jalan di tiga desa: Tirto Asri, Kalimas, dan Puncak Jaya,” ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (6/11/2025). Ia menambahkan, kegiatan perbaikan infrastruktur itu mencakup pembenahan jalan yang rusak, pembangunan kembali jembatan yang terdampak aktivitas tambang, serta normalisasi sungai yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi dan kegiatan tambang. “Kemarin para penambang juga ikut membantu pelaksanaan normalisasi sungai sepanjang sekitar 750 meter. Semua pekerjaan dilakukan secara swadaya menggunakan dana dari atensi yang dikumpulkan itu,” tambah Hajir. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergilir di tiga desa tersebut, dengan melibatkan masyarakat setempat yang terdampak langsung oleh aktivitas alat berat. Ketika ditanya mengenai pihak yang mengoordinasi pengumpulan dana, Hajir menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan oleh warga sendiri, terutama masyarakat Desa Puncak Jaya. “Kalau di Puncak Jaya, masyarakat sendiri yang mengumpulkan. Sementara di desa lain, biasanya pelaku tambang yang mengatur,” jelasnya. Terkait identitas pelaku usaha tambang di wilayah itu, Hajir mengaku hanya mengetahui sebagian, khususnya warga lokal asal Taluditi. Sementara pelaku tambang dari luar daerah tidak diketahui secara pasti. “Yang saya tahu hanya warga lokal Taluditi. Untuk warga dari luar daerah, saya tidak tahu,” pungkasnya. Aktivitas tambang di wilayah Taluditi hingga kini masih menjadi sorotan. Meskipun memberi dampak ekonomi bagi sejumlah warga, keberadaannya juga menimbulkan persoalan lingkungan dan kerusakan infrastruktur yang kini menjadi perhatian serius pemerintah desa.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Kepala Desa Tirto Asri, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Hajir Towalu, mengakui adanya pengumpulan dana atau “atensi” sebesar Rp5 juta per alat berat yang beroperasi di lokasi tambang ilegal di wilayahnya. Menurutnya, dana tersebut digunakan secara gotong royong untuk memperbaiki akses jalan dan melakukan normalisasi sungai di tiga desa, yakni Tirto Asri, Kalimas, dan Puncak Jaya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hajir menjelaskan, pengumpulan dana itu bukan bentuk pungutan liar, melainkan hasil kesepakatan bersama antara warga dan pihak pengguna alat berat yang beroperasi di kawasan tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Setahu saya, itu dilakukan untuk perbaikan jalan yang dilalui alat berat. Setiap alat menyumbang Rp5 juta, dan dana itu digunakan untuk memperbaiki jalan di tiga desa: Tirto Asri, Kalimas, dan Puncak Jaya,” ujarnya saat dikonfirmasi Kamis (6/11/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menambahkan, kegiatan perbaikan infrastruktur itu mencakup pembenahan jalan yang rusak, pembangunan kembali jembatan yang terdampak aktivitas tambang, serta normalisasi sungai yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi dan kegiatan tambang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kemarin para penambang juga ikut membantu pelaksanaan normalisasi sungai sepanjang sekitar 750 meter. Semua pekerjaan dilakukan secara swadaya menggunakan dana dari atensi yang dikumpulkan itu,” tambah Hajir.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bergilir di tiga desa tersebut, dengan melibatkan masyarakat setempat yang terdampak langsung oleh aktivitas alat berat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ketika ditanya mengenai pihak yang mengoordinasi pengumpulan dana, Hajir menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan oleh warga sendiri, terutama masyarakat Desa Puncak Jaya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau di Puncak Jaya, masyarakat sendiri yang mengumpulkan. Sementara di desa lain, biasanya pelaku tambang yang mengatur,” jelasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Terkait identitas pelaku usaha tambang di wilayah itu, Hajir mengaku hanya mengetahui sebagian, khususnya warga lokal asal Taluditi. Sementara pelaku tambang dari luar daerah tidak diketahui secara pasti.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Yang saya tahu hanya warga lokal Taluditi. Untuk warga dari luar daerah, saya tidak tahu,” pungkasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Aktivitas tambang di wilayah Taluditi hingga kini masih menjadi sorotan. Meskipun memberi dampak ekonomi bagi sejumlah warga, keberadaannya juga menimbulkan persoalan lingkungan dan kerusakan infrastruktur yang kini menjadi perhatian serius pemerintah desa.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara/">Di Balik Atensi Rp5 Juta, Kepala Desa Tirto Asri Buka Suara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara/">Di Balik Atensi Rp5 Juta, Kepala Desa Tirto Asri Buka Suara</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/di-balik-atensi-rp5-juta-kepala-desa-tirto-asri-buka-suara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muara Sungai Lemito Akan Dinormalisasi</title>
		<link>https://barakati.id/muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi</link>
					<comments>https://barakati.id/muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Oct 2021 15:06:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bwss]]></category>
		<category><![CDATA[Muara sungai lemito]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=12012</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi/">Muara Sungai Lemito Akan Dinormalisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi/">Muara Sungai Lemito Akan Dinormalisasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Keberadaan muara sungai yang ada di Desa Lemito Kecamatan Lemito rencananya akan ditimbun oleh pemerintah daerah melalui balai wilayah sungai sulawesi (BWSS). Hal itu dilakukan untuk meluruskan jalur air menuju ke laut. Kepastian penimbunan sebagian muara tersebut sebagaimana peninjauan yang dilakukan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga didampingi Anggota DPRD Pohuwato, Yunus Usman, Camat Lemito, Ben Masengge dan pihak BWSS yang ada di pohuwato, (30/10/2021). Bupati Saipul Mbuinga menjelaskan muara yang saat ini akan ditimbun dan diatasnya ada ruang terbuka hijau (RTH). Selanjutnya penimbunan ini nantinya memiliki jalan menuju perkampungan yang akan dilebarkan sehingga tidak sempit lagi seperti sekarang. “Ia, muara ini akan ditimbun dan akan ada RTH diatasnya, mengingat muara tersebut sudah tidak lurus lagi tentu dilakukan normalisasi untuk kelurusan dari air menuju laut,\" jelas Bupati. Disinggung kapan pekerjaannya, orang nomor satu di pohuwato itu menjelaskan bahwa penimbunan dan normalisasinya akan dilakukan oleh pihak BWSS, sehingganya kehadiran mereka saat ini untuk melihat langsung seperti apa yang ada di lapangan. “Kita doakan saja semoga usaha ini bisa berhasil sehingga secepatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Olehnya dukungan dari semua pihak terutama dari masyarakat lemito itu sendiri sangat diharapkan sehingga apa yang diimpikan terwujud,\" Ujarnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Keberadaan muara sungai yang ada di Desa Lemito Kecamatan Lemito rencananya akan ditimbun oleh pemerintah daerah melalui balai wilayah sungai sulawesi (BWSS). Hal itu dilakukan untuk meluruskan jalur air menuju ke laut.</p>
<p>Kepastian penimbunan sebagian muara tersebut sebagaimana peninjauan yang dilakukan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga didampingi Anggota DPRD Pohuwato, Yunus Usman, Camat Lemito, Ben Masengge dan pihak BWSS yang ada di pohuwato, (30/10/2021).</p>
<p>Bupati Saipul Mbuinga menjelaskan muara yang saat ini akan ditimbun dan diatasnya ada ruang terbuka hijau (RTH). Selanjutnya penimbunan ini nantinya memiliki jalan menuju perkampungan yang akan dilebarkan sehingga tidak sempit lagi seperti sekarang.</p>
<p>“Ia, muara ini akan ditimbun dan akan ada RTH diatasnya, mengingat muara tersebut sudah tidak lurus lagi tentu dilakukan normalisasi untuk kelurusan dari air menuju laut,&#8221; jelas Bupati.</p>
<p>Disinggung kapan pekerjaannya, orang nomor satu di pohuwato itu menjelaskan bahwa penimbunan dan normalisasinya akan dilakukan oleh pihak BWSS, sehingganya kehadiran mereka saat ini untuk melihat langsung seperti apa yang ada di lapangan.</p>
<p>“Kita doakan saja semoga usaha ini bisa berhasil sehingga secepatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Olehnya dukungan dari semua pihak terutama dari masyarakat lemito itu sendiri sangat diharapkan sehingga apa yang diimpikan terwujud,&#8221; Ujarnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi/">Muara Sungai Lemito Akan Dinormalisasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi/">Muara Sungai Lemito Akan Dinormalisasi</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/muara-sungai-lemito-akan-dinormalisasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemda Gorut Dukung Penuh Normalisasi Sungai Andagile</title>
		<link>https://barakati.id/pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile</link>
					<comments>https://barakati.id/pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2020 06:01:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo utara]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[pemda gorut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5688</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORUT-Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara mendukung penuh rencana normalisasi Sungai Andagile yang berada di perbatasan Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Sekretaris Daerah Gorut Ridwan Yasin mengungkapkan, di tahun 2019, dirinya mendampingi Balai Sungai Sulut Wilayah Satu terkait rencana tersebut. Pada saat itu kata Ridwan, Pemda Gorut diminta untuk komitmen mendukung penuh agar sungai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile/">Pemda Gorut Dukung Penuh Normalisasi Sungai Andagile</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile/">Pemda Gorut Dukung Penuh Normalisasi Sungai Andagile</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORUT-Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara mendukung penuh rencana normalisasi Sungai Andagile yang berada di perbatasan Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Sekretaris Daerah Gorut Ridwan Yasin mengungkapkan, di tahun 2019, dirinya mendampingi Balai Sungai Sulut Wilayah Satu terkait rencana tersebut. Pada saat itu kata Ridwan, Pemda Gorut diminta untuk komitmen mendukung penuh agar sungai Andagile harus segera mendapat perhatian pemerintah pusat lewat balai sungai sulut wilayah satu. \"Sungai Andagile ini merupakan sungai yang sudah bertahun-tahun ini belum teratasi sehingga berakibat nanti terhadap penduduk, tidak hanya Gorontalo Utara saja, tetapi penduduk Sulawesi Utara yang disebelah juga. Nah sehingga kami mendorong itu, dan diminta berkomitmen mendukung pembangunan itu, dan itu sudah kami lakukan\" terang Ridwan dihadapan wartawan Kamis (23/07/2020). Untuk pelaksanaan normalisasi Sungai sendiri kata Ridwan, sesuai informasi dari balai sungai sulut wilayah satu, bahwa pelaksanaan atau pengerjaannya sudah akan segera dilaksanakan. \"Pekerjaan akan segera dilaksanakan dalam sistem Multiyears atau bertahap, dan sudah di lelang Multiyears nya 50 Miliar. Tahun ini 5 Miliyar dan sudah ada pemenangnya, dan segera dikerjakan\" Ungkap Sekda Milenial ini. Lebih lanjut Ridwan menerangkan, bahwa hari ini dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten Gorontalo Utara sudah menuju Manado guna mengantar dokumen pendukung. \"Mereka berangkat sekarang ini, sudah ke Manado untuk menyampaikan dokumen-dokumen asli terkait dengan dukungan atas pembangunan sungai Andagile ini. Yang terdiri dari 8 titik yang akan dikerjakan, dan diharapkan dengan tata cara Multiyears ini akan segera dilaksanakan secara bertahap tentunya, dengan pemenangnya sudah di lakukan dan sudah di tender dan tahun ini dikerjakan 5 Miliyar\" pungkasnya.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORUT-Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara mendukung penuh rencana normalisasi Sungai Andagile yang berada di perbatasan Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).</p>
<p>Sekretaris Daerah Gorut Ridwan Yasin mengungkapkan, di tahun 2019, dirinya mendampingi Balai Sungai Sulut Wilayah Satu terkait rencana tersebut. Pada saat itu kata Ridwan, Pemda Gorut diminta untuk komitmen mendukung penuh agar sungai Andagile harus segera mendapat perhatian pemerintah pusat lewat balai sungai sulut wilayah satu.</p>
<p>&#8220;Sungai Andagile ini merupakan sungai yang sudah bertahun-tahun ini belum teratasi sehingga berakibat nanti terhadap penduduk, tidak hanya Gorontalo Utara saja, tetapi penduduk Sulawesi Utara yang disebelah juga. Nah sehingga kami mendorong itu, dan diminta berkomitmen mendukung pembangunan itu, dan itu sudah kami lakukan&#8221; terang Ridwan dihadapan wartawan Kamis (23/07/2020).</p>
<p>Untuk pelaksanaan normalisasi Sungai sendiri kata Ridwan, sesuai informasi dari balai sungai sulut wilayah satu, bahwa pelaksanaan atau pengerjaannya sudah akan segera dilaksanakan.</p>
<p>&#8220;Pekerjaan akan segera dilaksanakan dalam sistem Multiyears atau bertahap, dan sudah di lelang Multiyears nya 50 Miliar. Tahun ini 5 Miliyar dan sudah ada pemenangnya, dan segera dikerjakan&#8221; Ungkap Sekda Milenial ini.</p>
<p>Lebih lanjut Ridwan menerangkan, bahwa hari ini dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten Gorontalo Utara sudah menuju Manado guna mengantar dokumen pendukung.</p>
<p>&#8220;Mereka berangkat sekarang ini, sudah ke Manado untuk menyampaikan dokumen-dokumen asli terkait dengan dukungan atas pembangunan sungai Andagile ini. Yang terdiri dari 8 titik yang akan dikerjakan, dan diharapkan dengan tata cara Multiyears ini akan segera dilaksanakan secara bertahap tentunya, dengan pemenangnya sudah di lakukan dan sudah di tender dan tahun ini dikerjakan 5 Miliyar&#8221; pungkasnya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile/">Pemda Gorut Dukung Penuh Normalisasi Sungai Andagile</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile/">Pemda Gorut Dukung Penuh Normalisasi Sungai Andagile</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pemda-gorut-dukung-penuh-normalisasi-sungai-andagile/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
