<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pagimana Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pagimana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pagimana/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Nov 2020 14:17:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pagimana Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pagimana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pokja Desa UNG Gelar FGD di Jaya Bakti</title>
		<link>https://barakati.id/pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti</link>
					<comments>https://barakati.id/pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 14:17:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak sosial ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[Jaya bakti]]></category>
		<category><![CDATA[pagimana]]></category>
		<category><![CDATA[Pokja]]></category>
		<category><![CDATA[pokja desa ung]]></category>
		<category><![CDATA[teluk tomini]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7247</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Pokja Desa menggelar Focus Group Disscussion (FGD) terkait kajian dampak sosial ekonomi dan mitigasi penanganan Covid-19 untuk Desa Jaya Bakti, Kecamatan, Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (21/11/2020). Sebelumnya, Desa Jaya Bakti diklaim merupakan sebuah desa terpadat di dunia. Terungkap dalam FGD tersebut, desa yang didiami masyarakat Bajo tersebut memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti/">Pokja Desa UNG Gelar FGD di Jaya Bakti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti/">Pokja Desa UNG Gelar FGD di Jaya Bakti</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Pokja Desa menggelar Focus Group Disscussion (FGD) terkait kajian dampak sosial ekonomi dan mitigasi penanganan Covid-19 untuk Desa Jaya Bakti, Kecamatan, Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (21/11/2020). Sebelumnya, Desa Jaya Bakti diklaim merupakan sebuah desa terpadat di dunia. Terungkap dalam FGD tersebut, desa yang didiami masyarakat Bajo tersebut memiliki jumlah penduduk sebesar 5.022 jiwa atau 1.233 kepala keluarga. “Melalui FGD ini, kami menggunakan 4 variabel untuk melakukan kajian untuk Desa Jaya Bakti, yaitu sosial ekonomi, mitigasi pandemi, keluarga tangguh dan desa tangguh,” ujar anggota Pokja Desa UNG, Ridwan Ibrahim. Melalui FGD tersebut, lanjut Ridwan, UNG melalui Pokja Desa akan terus melakukan pendampingan dalam rangka meningkatkan kapasitas desa yang berada di kawasan Teluk Tomini tersebut", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>UNG-Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Pokja Desa menggelar Focus Group Disscussion (FGD) terkait kajian dampak sosial ekonomi dan mitigasi penanganan Covid-19 untuk Desa Jaya Bakti, Kecamatan, Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu (21/11/2020).</p>
<p>Sebelumnya, Desa Jaya Bakti diklaim merupakan sebuah desa terpadat di dunia. Terungkap dalam FGD tersebut, desa yang didiami masyarakat Bajo tersebut memiliki jumlah penduduk sebesar 5.022 jiwa atau 1.233 kepala keluarga.</p>
<p>“Melalui FGD ini, kami menggunakan 4 variabel untuk melakukan kajian untuk Desa Jaya Bakti, yaitu sosial ekonomi, mitigasi pandemi, keluarga tangguh dan desa tangguh,” ujar anggota Pokja Desa UNG, Ridwan Ibrahim.</p>
<p>Melalui FGD tersebut, lanjut Ridwan, UNG melalui Pokja Desa akan terus melakukan pendampingan dalam rangka meningkatkan kapasitas desa yang berada di kawasan Teluk Tomini tersebut</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti/">Pokja Desa UNG Gelar FGD di Jaya Bakti</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti/">Pokja Desa UNG Gelar FGD di Jaya Bakti</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pokja-desa-ung-gelar-fgd-di-jaya-bakti/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN Kemaritiman UNG Ciptakan Sistem Informasi Desa</title>
		<link>https://barakati.id/mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa</link>
					<comments>https://barakati.id/mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2020 10:21:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[banggai]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa kkn]]></category>
		<category><![CDATA[pagimana]]></category>
		<category><![CDATA[sistem informasi desa]]></category>
		<category><![CDATA[sulteng]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=3258</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG-Mahasiswa peserta KKN Kemaritiman Universitas Negeri Gorontalo (UNG), menjadikan sistem informasi desa sebagai program unggulan mereka. Program ini dikembangkan khususnya di tiga desa, desa Poh, desa Tombang, dan desa Tongkonunuk, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng. Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kemaritiam ketiga desa, Manda Rohandi, mengatakan, program tersebut sengaja dibuat untuk membantu desa dalam proses administrasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa/">Mahasiswa KKN Kemaritiman UNG Ciptakan Sistem Informasi Desa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa/">Mahasiswa KKN Kemaritiman UNG Ciptakan Sistem Informasi Desa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG-Mahasiswa peserta KKN Kemaritiman Universitas Negeri Gorontalo (UNG), menjadikan sistem informasi desa sebagai program unggulan mereka. Program ini dikembangkan khususnya di tiga desa, desa Poh, desa Tombang, dan desa Tongkonunuk, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng. Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kemaritiam ketiga desa, Manda Rohandi, mengatakan, program tersebut sengaja dibuat untuk membantu desa dalam proses administrasi kantor desa. Program ini lanjut Manda menjadikan website sebagai basis pengelolaan administrasi serta laporan. Dengan adanya website secara otomatis memudahkan kinerja para perangkat desa dalam mengelola administrasi utamanya proses surat menyurat. \"Lebih efisien dan efektif, yaitu dengan melakukan otomatisasi surat menyurat dan menyimpannya dalam aplikasi,\" kata Manda. Selain itu, perangkat yang dibuat juga bisa digunakan untuk mengklasifikasi data penduduk sesuai kriteria yang dibutuhkan secara akurat. Dan yang paling penting kata Manda, membantu pemerintah desa untuk lebih transparan dan akuntabel, karena semua informasi kegiatan perencanaan, pembangunan, maupun penggunaan dana desa dapat diakses melalui sistem informasi desa. \"Dengan manfaat itu maka pelayanan publik menjadi lebih baik, warga mendapatkan akses yang lebih baik dari sistem informasi desa, dan warga dapat berpartisipasi lebih aktif dalam pembangunan desa,\" tukas Manda.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>UNG-Mahasiswa peserta KKN Kemaritiman Universitas Negeri Gorontalo (UNG), menjadikan sistem informasi desa sebagai program unggulan mereka. Program ini dikembangkan khususnya di tiga desa, desa Poh, desa Tombang, dan desa Tongkonunuk, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng.</p>
<p>Dosen Pembimbing Lapangan KKN Kemaritiam ketiga desa, Manda Rohandi, mengatakan, program tersebut sengaja dibuat untuk membantu desa dalam proses administrasi kantor desa. Program ini lanjut Manda menjadikan website sebagai basis pengelolaan administrasi serta laporan. Dengan adanya website secara otomatis memudahkan kinerja para perangkat desa dalam mengelola administrasi utamanya proses surat menyurat.</p>
<p>&#8220;Lebih efisien dan efektif, yaitu dengan melakukan otomatisasi surat menyurat dan menyimpannya dalam aplikasi,&#8221; kata Manda.</p>
<p>Selain itu, perangkat yang dibuat juga bisa digunakan untuk mengklasifikasi data penduduk sesuai kriteria yang dibutuhkan secara akurat. Dan yang paling penting kata Manda, membantu pemerintah desa untuk lebih transparan dan akuntabel, karena semua informasi kegiatan perencanaan, pembangunan, maupun penggunaan dana desa dapat diakses melalui sistem informasi desa.</p>
<p>&#8220;Dengan manfaat itu maka pelayanan publik menjadi lebih baik, warga mendapatkan akses yang lebih baik dari sistem informasi desa, dan warga dapat berpartisipasi lebih aktif dalam pembangunan desa,&#8221; tukas Manda.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa/">Mahasiswa KKN Kemaritiman UNG Ciptakan Sistem Informasi Desa</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa/">Mahasiswa KKN Kemaritiman UNG Ciptakan Sistem Informasi Desa</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/mahasiswa-kkn-kemaritiman-ung-ciptakan-sistem-informasi-desa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor Eduart Wolok Lepas 124 Peserta KKN Kemaritiman di Pagimana</title>
		<link>https://barakati.id/rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana</link>
					<comments>https://barakati.id/rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2020 17:51:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[eduart wolok]]></category>
		<category><![CDATA[pagimana]]></category>
		<category><![CDATA[peserta kkn]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2417</guid>

					<description><![CDATA[<p>UNG-Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Eduart Wolok melepas 124 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Rabu (5/2/2020). Pelepasan dilakukan di Gedung LP2M UNG. Eduart Wolok menyampaikan, pengembangan kawasan teluk Tomini yang terfokus pada pedesaan menjadi sasaran utama KKN kemaritiman UNG kali ini. Dan menurut dia, KKN ini merupakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana/">Rektor Eduart Wolok Lepas 124 Peserta KKN Kemaritiman di Pagimana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana/">Rektor Eduart Wolok Lepas 124 Peserta KKN Kemaritiman di Pagimana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG-Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Eduart Wolok melepas 124 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Rabu (5/2/2020). Pelepasan dilakukan di Gedung LP2M UNG. Eduart Wolok menyampaikan, pengembangan kawasan teluk Tomini yang terfokus pada pedesaan menjadi sasaran utama KKN kemaritiman UNG kali ini. Dan menurut dia, KKN ini merupakan program pengabdian UNG pertama luar daerah. \"Pelaksanaan KKN Kemaritiman di Kecamatan Pagimana menjadi salah satu program pengembangan untuk daerah tersebut, ungkap Eduart Wolok. Kepada mahasiswa Rektor berpesan jika dilapangan nanti terdapat masalah agar tidak segan-segan menjalin komunikasi dengan dosen pembimbing lapangan. Ia juga berjanji akan langsung memberikan sertifikat pengabdian untuk para mahasiswa ketika usai melaksanakan KKN dengan baik. \'\'Jika menemui persoalan segera melakukan koordinasi dengan DPL,\" kata Eduart. Kepala pusat KKN Pengabdian UNG Rosbin Pakaya, S.Pd, M.Pd mengatakan, pelepasan mahasiswa peserta KKN di Pagimana meruapakan tindak lanjut dari kerjasama yang dijalin antara UNG dengan Pemerintah Kabupaten Banggai beberapa waktu lalu. Kerjasama tersebut bahkan disepakati melalui penandatangan MoU oleh Rektor UNG Eduart Wolok dan Bupati Banggai Herwin Yatim di Luwuk. \"Kami (LP2M) menindaklanjuti apa yang menjadi kesepakatan bersama untuk menjadikan UNG unggul dan bisa diterima di tengah tengah masyarakat dan bisa berkarya membantu perekonomian masyarakat,\" ujar Rosbin. Peserta yang mengikuti KKN terdiri dari mahasiswa beberapa jurusan dan akan didampingi sembilan dosen pembimbing lapangan. Dari 124 peserta KKN tersebut akan dibagi di beberapa desa di Kecamatan Pagimana. Sementara lamanya waktu pelaksanaan KKN yakni 45 hari. \"Mereka akan ditempatkan di beberapa desa, di antaranya Desa Jayabakti, Asaan, Gomuo, Tongkonunuk dan Desa Sinampangnyo,\" ucap Rosbin Pakaya. Disambung Rosbin lagi, para peserta nantinya akan menjalankan program kerja yang dibuat oleh dosen yang disesuaikan dengan program yang ada di desa serta bertujuan untuk pengembangan masyarakat desa setempat. Informasi yang ia terima, kedetangan para mahasiswa dan rombongan KKN ini rencananya akan disambut dengan upacara penyambutan oleh Pemerintah Kecamatan Pagimana.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>UNG-Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Eduart Wolok melepas 124 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Rabu (5/2/2020). Pelepasan dilakukan di Gedung LP2M UNG.</p>
<p>Eduart Wolok menyampaikan, pengembangan kawasan teluk Tomini yang terfokus pada pedesaan menjadi sasaran utama KKN kemaritiman UNG kali ini. Dan menurut dia, KKN ini merupakan program pengabdian UNG pertama luar daerah.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan KKN Kemaritiman di Kecamatan Pagimana menjadi salah satu program pengembangan untuk daerah tersebut, ungkap Eduart Wolok.</p>
<p>Kepada mahasiswa Rektor berpesan jika dilapangan nanti terdapat masalah agar tidak segan-segan menjalin komunikasi dengan dosen pembimbing lapangan. Ia juga berjanji akan langsung memberikan sertifikat pengabdian untuk para mahasiswa ketika usai melaksanakan KKN dengan baik.</p>
<p>&#8221;Jika menemui persoalan segera melakukan koordinasi dengan DPL,&#8221; kata Eduart.</p>
<p>Kepala pusat KKN Pengabdian UNG Rosbin Pakaya, S.Pd, M.Pd mengatakan, pelepasan mahasiswa peserta KKN di Pagimana meruapakan tindak lanjut dari kerjasama yang dijalin antara UNG dengan Pemerintah Kabupaten Banggai beberapa waktu lalu. Kerjasama tersebut bahkan disepakati melalui penandatangan MoU oleh Rektor UNG Eduart Wolok dan Bupati Banggai Herwin Yatim di Luwuk.</p>
<p>&#8220;Kami (LP2M) menindaklanjuti apa yang menjadi kesepakatan bersama untuk menjadikan UNG unggul dan bisa diterima di tengah tengah masyarakat dan bisa berkarya membantu perekonomian masyarakat,&#8221; ujar Rosbin.</p>
<p>Peserta yang mengikuti KKN terdiri dari mahasiswa beberapa jurusan dan akan didampingi sembilan dosen pembimbing lapangan. Dari 124 peserta KKN tersebut akan dibagi di beberapa desa di Kecamatan Pagimana. Sementara lamanya waktu pelaksanaan KKN yakni 45 hari.</p>
<p>&#8220;Mereka akan ditempatkan di beberapa desa, di antaranya Desa Jayabakti, Asaan, Gomuo, Tongkonunuk dan Desa Sinampangnyo,&#8221; ucap Rosbin Pakaya.</p>
<p>Disambung Rosbin lagi, para peserta nantinya akan menjalankan program kerja yang dibuat oleh dosen yang disesuaikan dengan program yang ada di desa serta bertujuan untuk pengembangan masyarakat desa setempat.</p>
<p>Informasi yang ia terima, kedetangan para mahasiswa dan rombongan KKN ini rencananya akan disambut dengan upacara penyambutan oleh Pemerintah Kecamatan Pagimana.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana/">Rektor Eduart Wolok Lepas 124 Peserta KKN Kemaritiman di Pagimana</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana/">Rektor Eduart Wolok Lepas 124 Peserta KKN Kemaritiman di Pagimana</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/rektor-eduart-wolok-lepas-124-peserta-kkn-kemaritiman-di-pagimana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
