<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Partai Solidaritas Indonesia Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/partai-solidaritas-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/partai-solidaritas-indonesia/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Apr 2026 12:11:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Partai Solidaritas Indonesia Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/partai-solidaritas-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Alasan Kuat Mengapa Banyak Eks Tokoh Partai Pindah Haluan ke PSI. Terbanyak Dari NASDEM</title>
		<link>https://barakati.id/alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem</link>
					<comments>https://barakati.id/alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 12:11:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Ali]]></category>
		<category><![CDATA[Bestari Barus]]></category>
		<category><![CDATA[eksodus politikus]]></category>
		<category><![CDATA[kabar politik]]></category>
		<category><![CDATA[kader baru PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kaesang Pangarep]]></category>
		<category><![CDATA[manuver politik]]></category>
		<category><![CDATA[NASDEM]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Solidaritas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[pindah partai]]></category>
		<category><![CDATA[politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rusdi Masse]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30030</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem/">Alasan Kuat Mengapa Banyak Eks Tokoh Partai Pindah Haluan ke PSI. Terbanyak Dari NASDEM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem/">Alasan Kuat Mengapa Banyak Eks Tokoh Partai Pindah Haluan ke PSI. Terbanyak Dari NASDEM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Manuver perpolitikan tanah air kembali menghadirkan dinamika baru. Arus perpindahan sejumlah politikus kawakan dari partai lamanya menuju Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin deras. Menariknya, dari rentetan nama yang mengamankan kursi di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep tersebut, gerbong mantan kader Partai NasDem menjadi yang paling mendominasi. Migrasi besar ini dimotori oleh tiga nama tenar eks NasDem, yakni Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu. Berdasarkan data historisnya, Ahmad Ali dan Bestari Barus telah lebih dulu meresmikan status mereka sebagai kader PSI pada 25 September 2025. Jejak mereka kemudian diikuti oleh Rusdi Masse yang berlabuh pada 29 Januari 2026. Langkah Ahmad Ali di partai berlambang mawar—yang kini juga kerap mengusung identitas \"Kandang Gajah\"—ini terbilang sangat mulus. Sehari setelah resmi masuk, tepatnya pada Jumat (26/9/2025), ia langsung didapuk menduduki kursi Ketua Harian PSI. Menyikapi perpindahannya yang menyedot perhatian publik, Ahmad memberikan penjelasan dengan tegas. \"Ya bagi saya partai PSI ini partai masa depan,\" kata Ahmad Ali usai pelantikan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025). Lebih jauh, ia menilai bahwa berganti haluan politik adalah sebuah keniscayaan yang wajar. Ikatan pertemanan yang sudah terjalin lama dengan para kader PSI rupanya menjadi katalisator kepindahannya. \"Biasa kan dalam berpolitik kita pasti berteman dengan seluruh partai. Dan ya kebetulan nyangkut di kami. Kita ini punya relasi batin yang cukup kuat. Jadi emang tiba-tiba nyatu aja,\" ujar Ahmad Ali. Gelombang kedatangan kader lintas latar belakang ternyata belum berhenti. Mantan kader PDI-P bernama Nina turut serta dalam barisan baru PSI. Sambutan hangat pun langsung diberikan oleh Ahmad Ali selaku Ketua Harian DPP PSI dalam sebuah acara pertemuan di Cipete, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026) malam. \"Ya, saya mengucapkan selamat datang, selamat bergabung di keluarga besar di Rumah Gajah, di Kandang Gajah,\" kata Ahmad Ali. Selain itu, gerbong perwakilan daerah pun semakin solid. Deretan nama yang masuk radar mencakup mantan anggota DPRD Sulsel 2019-2024 Fraksi Partai Nasdem Resky Mulfiati Lutfi, Anggota DPRD Pinrang 2014-2019 dan DPRD Sulsel 2019-2024 Fraksi PKS Vera Firdaus, hingga Anggota DPRD Sulsel 2014-2019 Fraksi Partai Demokrat Ikrar Kamaruddin. Ada pula tokoh pergerakan mahasiswa yakni Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) periode 2022-2025 Muhammad Asrul, dan seorang tokoh agama, Al Habib Syarif Husain. Data Tambahan dari Media Terpercaya Kabar menguatnya akar PSI melalui masuknya para tokoh nasional ini juga selaras dengan laporan dari sejumlah media arus utama lain. Berdasarkan data, momentum bergabungnya Rusdi Masse selaku Mantan Ketua DPW NasDem Sulsel disambut langsung dengan tangan terbuka oleh Kaesang Pangarep. Dalam pidatonya, Kaesang bahkan memberi sinyal kuat bahwa masih akan ada banyak tokoh nasional lain yang akan menyusul merapat ke PSI. Sementara itu, melansir dari media Tribunnews, gelombang pengenalan kader anyar ini juga sempat menjadi puncak acara di momen Rakernas PSI. Pada perhelatan tersebut, Kaesang secara simbolis memakaikan jaket partai kepada tujuh kader baru. Dua di antaranya turut mengonfirmasi dominasi eks NasDem, yaitu Hendra Jon (Bupati Pesisir Selatan 2 periode sekaligus eks Ketua NasDem Sumatera Barat) serta Lutfi Halide (Mantan Wakil Bupati Soppeng dan mantan kader NasDem).", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>NEWS &#8211; Manuver perpolitikan tanah air kembali menghadirkan dinamika baru. Arus perpindahan sejumlah politikus kawakan dari partai lamanya menuju Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin deras. Menariknya, dari rentetan nama yang mengamankan kursi di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep tersebut, gerbong mantan kader Partai NasDem menjadi yang paling mendominasi.</p>
<p>Migrasi besar ini dimotori oleh tiga nama tenar eks NasDem, yakni Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu. Berdasarkan data historisnya, Ahmad Ali dan Bestari Barus telah lebih dulu meresmikan status mereka sebagai kader PSI pada 25 September 2025. Jejak mereka kemudian diikuti oleh Rusdi Masse yang berlabuh pada 29 Januari 2026.</p>
<p>Langkah Ahmad Ali di partai berlambang mawar—yang kini juga kerap mengusung identitas &#8220;Kandang Gajah&#8221;—ini terbilang sangat mulus. Sehari setelah resmi masuk, tepatnya pada Jumat (26/9/2025), ia langsung didapuk menduduki kursi Ketua Harian PSI. Menyikapi perpindahannya yang menyedot perhatian publik, Ahmad memberikan penjelasan dengan tegas.</p>
<p>&#8220;Ya bagi saya partai PSI ini partai masa depan,&#8221; kata Ahmad Ali usai pelantikan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).</p>
<p>Lebih jauh, ia menilai bahwa berganti haluan politik adalah sebuah keniscayaan yang wajar. Ikatan pertemanan yang sudah terjalin lama dengan para kader PSI rupanya menjadi katalisator kepindahannya.</p>
<p>&#8220;Biasa kan dalam berpolitik kita pasti berteman dengan seluruh partai. Dan ya kebetulan nyangkut di kami. Kita ini punya relasi batin yang cukup kuat. Jadi emang tiba-tiba nyatu aja,&#8221; ujar Ahmad Ali.</p>
<p>Gelombang kedatangan kader lintas latar belakang ternyata belum berhenti. Mantan kader PDI-P bernama Nina turut serta dalam barisan baru PSI. Sambutan hangat pun langsung diberikan oleh Ahmad Ali selaku Ketua Harian DPP PSI dalam sebuah acara pertemuan di Cipete, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/2/2026) malam.</p>
<p>&#8220;Ya, saya mengucapkan selamat datang, selamat bergabung di keluarga besar di Rumah Gajah, di Kandang Gajah,&#8221; kata Ahmad Ali.</p>
<p>Selain itu, gerbong perwakilan daerah pun semakin solid. Deretan nama yang masuk radar mencakup mantan anggota DPRD Sulsel 2019-2024 Fraksi Partai Nasdem Resky Mulfiati Lutfi, Anggota DPRD Pinrang 2014-2019 dan DPRD Sulsel 2019-2024 Fraksi PKS Vera Firdaus, hingga Anggota DPRD Sulsel 2014-2019 Fraksi Partai Demokrat Ikrar Kamaruddin. Ada pula tokoh pergerakan mahasiswa yakni Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) periode 2022-2025 Muhammad Asrul, dan seorang tokoh agama, Al Habib Syarif Husain.</p>
<p>Data Tambahan dari Media Terpercaya<br />
Kabar menguatnya akar PSI melalui masuknya para tokoh nasional ini juga selaras dengan laporan dari sejumlah media arus utama lain. Berdasarkan data, momentum bergabungnya Rusdi Masse selaku Mantan Ketua DPW NasDem Sulsel disambut langsung dengan tangan terbuka oleh Kaesang Pangarep. Dalam pidatonya, Kaesang bahkan memberi sinyal kuat bahwa masih akan ada banyak tokoh nasional lain yang akan menyusul merapat ke PSI.</p>
<p>Sementara itu, melansir dari media Tribunnews, gelombang pengenalan kader anyar ini juga sempat menjadi puncak acara di momen Rakernas PSI. Pada perhelatan tersebut, Kaesang secara simbolis memakaikan jaket partai kepada tujuh kader baru. Dua di antaranya turut mengonfirmasi dominasi eks NasDem, yaitu Hendra Jon (Bupati Pesisir Selatan 2 periode sekaligus eks Ketua NasDem Sumatera Barat) serta Lutfi Halide (Mantan Wakil Bupati Soppeng dan mantan kader NasDem).
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem/">Alasan Kuat Mengapa Banyak Eks Tokoh Partai Pindah Haluan ke PSI. Terbanyak Dari NASDEM</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem/">Alasan Kuat Mengapa Banyak Eks Tokoh Partai Pindah Haluan ke PSI. Terbanyak Dari NASDEM</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/alasan-kuat-mengapa-banyak-eks-tokoh-partai-pindah-haluan-ke-psi-terbanyak-dari-nasdem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
