<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pasien rsas Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pasien-rsas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pasien-rsas/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2020 07:45:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pasien rsas Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pasien-rsas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belum Positif Corona, Dirut RSAS: Pasien Masih Dirawat Intensif</title>
		<link>https://barakati.id/belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif</link>
					<comments>https://barakati.id/belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2020 07:45:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[corona]]></category>
		<category><![CDATA[pasien rsas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=2971</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Salah satu pasien suspect virus corona atau COVID-19 Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo, hingga kini masih menjalani perawatan. Direktur Utama RSAS, dr. Andang Ilato, menyebutkan, saat ini pasien masih ditangani secara intensif. Pihak medis juga telah melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dengan mengambil sampel darah pasien yang kemudian akan diserahkan ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif/">Belum Positif Corona, Dirut RSAS: Pasien Masih Dirawat Intensif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif/">Belum Positif Corona, Dirut RSAS: Pasien Masih Dirawat Intensif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Salah satu pasien suspect virus corona atau COVID-19 Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo, hingga kini masih menjalani perawatan. Direktur Utama RSAS, dr. Andang Ilato, menyebutkan, saat ini pasien masih ditangani secara intensif. Pihak medis juga telah melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dengan mengambil sampel darah pasien yang kemudian akan diserahkan ke Laboratorium Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pusat. Sampel ini kata Andang akan di tes apakah yang bersangkutan postif terjangkit Corona atau tidak. \"Jadi kita belum bisa memastikan apakah pasien positif corona atau tidak. Kita butuh waktu 2 sampai tiga hari untuk bisa mendapatkan hasil sampel, jadi hari Jum\'at bisa kita konfirmasikan kembali,\" kata Andang Ilato dalam pres konferense, Selasa (3/3/2020). Disambungnya lagi, kondisi terkini pasien usai di lakukan foto toraks semalam (Senin), terlihat ada gambaran peradangan pada sel sel paru yang paling kecil. Dan pasca penanganan, suhu tubuh pasien 37,2 derajat. Andang mengaku bahwa pasien yang dirujuk ke RSAS itu memang memiliki riwayat beberapa penyakit seperti diabetes dan TB (Tuberculosis). Pasien juga memiliki gejala sesak nafas. \"Namun belum bisa kita simpulkan apakah corona atau bukan,\" kata Dirut. Langkah isolasi terhadap pasien ke RSAS sebagai rumah sakit yang ditunjuk oleh kementerian kesehatan untuk penanganan pasien terinfeksi virus corona, diambil pihak medis mengingat sang pasien baru saja pulang menjalankan ibadah Umrah di Arab Saudi. Dan menurut Andang, Arab Saudi sampai saat ini belum divonis WHO sebagai negara penularan virus corona.", "Indonesian Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Salah satu pasien suspect virus corona atau COVID-19 Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo, hingga kini masih menjalani perawatan.</p>
<p>Direktur Utama RSAS, dr. Andang Ilato, menyebutkan, saat ini pasien masih ditangani secara intensif. Pihak medis juga telah melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dengan mengambil sampel darah pasien yang kemudian akan diserahkan ke Laboratorium Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pusat. Sampel ini kata Andang akan di tes apakah yang bersangkutan postif terjangkit Corona atau tidak.</p>
<p>&#8220;Jadi kita belum bisa memastikan apakah pasien positif corona atau tidak. Kita butuh waktu 2 sampai tiga hari untuk bisa mendapatkan hasil sampel, jadi hari Jum&#8217;at bisa kita konfirmasikan kembali,&#8221; kata Andang Ilato dalam pres konferense, Selasa (3/3/2020).</p>
<p>Disambungnya lagi, kondisi terkini pasien usai di lakukan foto toraks semalam (Senin), terlihat ada gambaran peradangan pada sel sel paru yang paling kecil. Dan pasca penanganan, suhu tubuh pasien 37,2 derajat.</p>
<p>Andang mengaku bahwa pasien yang dirujuk ke RSAS itu memang memiliki riwayat beberapa penyakit seperti diabetes dan TB (Tuberculosis). Pasien juga memiliki gejala sesak nafas.</p>
<p>&#8220;Namun belum bisa kita simpulkan apakah corona atau bukan,&#8221; kata Dirut.</p>
<p>Langkah isolasi terhadap pasien ke RSAS sebagai rumah sakit yang ditunjuk oleh kementerian kesehatan untuk penanganan pasien terinfeksi virus corona, diambil pihak medis mengingat sang pasien baru saja pulang menjalankan ibadah Umrah di Arab Saudi.</p>
<p>Dan menurut Andang, Arab Saudi sampai saat ini belum divonis WHO sebagai negara penularan virus corona.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif/">Belum Positif Corona, Dirut RSAS: Pasien Masih Dirawat Intensif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif/">Belum Positif Corona, Dirut RSAS: Pasien Masih Dirawat Intensif</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/belum-positif-corona-dirut-rsas-pasien-masih-dirawat-intensif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
