<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>paten sederhana Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/paten-sederhana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/paten-sederhana/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 22:03:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>paten sederhana Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/paten-sederhana/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</title>
		<link>https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas</link>
					<comments>https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:03:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[alat tambang portable]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya uap merkuri]]></category>
		<category><![CDATA[berita kampus ung]]></category>
		<category><![CDATA[dosen kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi tepat guna]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan kerja tambang]]></category>
		<category><![CDATA[paten sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[pembakaran amalgam]]></category>
		<category><![CDATA[penambang emas rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[retort sistem tertutup]]></category>
		<category><![CDATA[riset akademik ung]]></category>
		<category><![CDATA[sri manovita pateda]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30315</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh barisan akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kali ini, Dosen Fakultas Kedokteran UNG, Sri Manovita Pateda, sukses meraih hak paten sederhana atas inovasi teknologi tepat guna yang diberi nama \"Retort Sistem Tertutup dengan Sumber Api dari Atas yang Knock-Down dan Simple-Portable\". Inovasi mutakhir ini hadir sebagai solusi konkret bagi aktivitas pertambangan emas skala kecil atau tambang rakyat, yang selama ini kerap dihadapkan pada tingginya risiko kesehatan dan ancaman pencemaran lingkungan akibat paparan zat merkuri. Melalui teknologi retort bersistem tertutup ini, uap merkuri yang dihasilkan dari proses pembakaran amalgam (campuran emas dan merkuri) dipastikan tidak lagi terlepas bebas ke udara. Sistem ini mampu mengendalikan uap beracun tersebut sehingga secara drastis mengurangi risiko paparan zat berbahaya bagi para penambang. Keunggulan utama alat ini terletak pada desainnya yang sangat praktis, ergonomis, dan adaptif. Sistem knock-down memungkinkan alat ini dibongkar pasang dengan sangat mudah. Sementara sifatnya yang portable sangat memudahkan mobilisasi penggunaan di berbagai titik lokasi tambang yang medannya tak menentu. Selain itu, desain peletakan sumber api di bagian atas dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi proses pembakaran sekaligus menekan risiko paparan langsung terhadap pengguna alat. Pengembangan teknologi ini merupakan buah dari kolaborasi riset lintas disiplin ilmu para peneliti yang berkomitmen menghadirkan inovasi tepat guna. Tidak sekadar berfokus pada aspek teknis operasional, inovasi ini juga sangat menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perlindungan lingkungan hidup dalam praktik pertambangan rakyat. Perolehan paten sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa riset akademik di lingkungan kampus mampu menjawab langsung kebutuhan esensial di tengah masyarakat. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai ilmiah di atas kertas, tetapi juga memiliki dampak langsung yang terukur dalam meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan, khususnya bagi para penambang emas skala kecil. Ke depan, teknologi retort sistem tertutup ini diharapkan dapat diadopsi dan diproduksi secara masif di berbagai daerah lingkar tambang di Indonesia. Dengan demikian, praktik perekonomian di sektor pertambangan rakyat dapat berjalan jauh lebih aman, sehat, dan berkelanjutan, tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan maupun nyawa manusia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="2">UNG &#8211; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh barisan akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kali ini, Dosen Fakultas Kedokteran UNG, Sri Manovita Pateda, sukses meraih hak paten sederhana atas inovasi teknologi tepat guna yang diberi nama &#8220;Retort Sistem Tertutup dengan Sumber Api dari Atas yang <i data-path-to-node="2" data-index-in-node="316">Knock-Down</i> dan <i data-path-to-node="2" data-index-in-node="331">Simple-Portable</i>&#8220;.</p>
<p data-path-to-node="3">Inovasi mutakhir ini hadir sebagai solusi konkret bagi aktivitas pertambangan emas skala kecil atau tambang rakyat, yang selama ini kerap dihadapkan pada tingginya risiko kesehatan dan ancaman pencemaran lingkungan akibat paparan zat merkuri.</p>
<p data-path-to-node="4">Melalui teknologi retort bersistem tertutup ini, uap merkuri yang dihasilkan dari proses pembakaran amalgam (campuran emas dan merkuri) dipastikan tidak lagi terlepas bebas ke udara. Sistem ini mampu mengendalikan uap beracun tersebut sehingga secara drastis mengurangi risiko paparan zat berbahaya bagi para penambang.</p>
<p data-path-to-node="5">Keunggulan utama alat ini terletak pada desainnya yang sangat praktis, ergonomis, dan adaptif. Sistem <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="102">knock-down</i> memungkinkan alat ini dibongkar pasang dengan sangat mudah. Sementara sifatnya yang <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="197">portable</i> sangat memudahkan mobilisasi penggunaan di berbagai titik lokasi tambang yang medannya tak menentu.</p>
<p data-path-to-node="6">Selain itu, desain peletakan sumber api di bagian atas dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi proses pembakaran sekaligus menekan risiko paparan langsung terhadap pengguna alat.</p>
<p data-path-to-node="7">Pengembangan teknologi ini merupakan buah dari kolaborasi riset lintas disiplin ilmu para peneliti yang berkomitmen menghadirkan inovasi tepat guna. Tidak sekadar berfokus pada aspek teknis operasional, inovasi ini juga sangat menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perlindungan lingkungan hidup dalam praktik pertambangan rakyat.</p>
<p data-path-to-node="8">Perolehan paten sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa riset akademik di lingkungan kampus mampu menjawab langsung kebutuhan esensial di tengah masyarakat. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai ilmiah di atas kertas, tetapi juga memiliki dampak langsung yang terukur dalam meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan, khususnya bagi para penambang emas skala kecil.</p>
<p data-path-to-node="9">Ke depan, teknologi retort sistem tertutup ini diharapkan dapat diadopsi dan diproduksi secara masif di berbagai daerah lingkar tambang di Indonesia. Dengan demikian, praktik perekonomian di sektor pertambangan rakyat dapat berjalan jauh lebih aman, sehat, dan berkelanjutan, tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan maupun nyawa manusia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
