<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pembunuhan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pembunuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pembunuhan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Feb 2025 23:19:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pembunuhan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pembunuhan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tragedi di Pohuwato: Seorang Suami Habisi Nyawa Istri di Hadapan Anak</title>
		<link>https://barakati.id/tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak</link>
					<comments>https://barakati.id/tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2025 23:19:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=24551</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak/">Tragedi di Pohuwato: Seorang Suami Habisi Nyawa Istri di Hadapan Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak/">Tragedi di Pohuwato: Seorang Suami Habisi Nyawa Istri di Hadapan Anak</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Tragedi memilukan terjadi di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, pada Minggu (09/02/2025) dini hari pukul 03.40 WITA. Seorang suami bernama Ulfan Banggoi tega menghabisi nyawa istrinya, Cindra Dehula (38), di rumah mereka sendiri. Kejadian tragis ini disaksikan langsung oleh anak korban, Alwan Banggoi (12), yang menjadi saksi utama dalam kasus ini. Menurut kesaksian Alwan, ia terbangun dari tidurnya karena mendengar suara keras dari dalam kamar ibunya. Rasa penasaran membawanya mendekat, dan dari balik pintu, ia melihat pertengkaran hebat antara kedua orang tuanya. Pemandangan berikutnya membuatnya terpaku dalam ketakutan. “Ayah membanting ibu ke kasur, lalu menikamnya berkali-kali,” ungkap Alwan dengan suara bergetar. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor menuju arah Marisa. Sementara itu, Alwan yang ketakutan segera berlari keluar rumah dan menangis histeris, memanggil tetangga untuk meminta pertolongan. Tangisan Alwan membangunkan warga sekitar, termasuk bibinya, Citra Dehula. Saat masuk ke dalam rumah bersama beberapa tetangga, mereka menemukan Cindra sudah bersimbah darah di atas kasur. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Motolohu, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Menurut keterangan tenaga medis, korban tiba di puskesmas sekitar pukul 06.00 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat kehabisan darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban mengalami sembilan luka tusuk di tubuhnya, termasuk dua di dada kiri, tiga di lengan kiri, serta luka di perut dan punggung. Sementara itu, Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno, melalui Kasat Reskrim Iptu Andrean Pratama, membenarkan bahwa tersangka telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan akan diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku. “Tersangka saat ini sudah berada dalam tahanan Polres Pohuwato dan akan segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dugaan sementara, motif pembunuhan ini adalah karena cemburu,” ujar Iptu Andrean Pratama. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara rinci latar belakang tragedi ini. Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat diproses secara adil sesuai ketentuan hukum yang berlaku.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>NEWS &#8211; Tragedi memilukan terjadi di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, pada Minggu (09/02/2025) dini hari pukul 03.40 WITA. Seorang suami bernama Ulfan Banggoi tega menghabisi nyawa istrinya, Cindra Dehula (38), di rumah mereka sendiri.</p>
<p>Kejadian tragis ini disaksikan langsung oleh anak korban, Alwan Banggoi (12), yang menjadi saksi utama dalam kasus ini. Menurut kesaksian Alwan, ia terbangun dari tidurnya karena mendengar suara keras dari dalam kamar ibunya. Rasa penasaran membawanya mendekat, dan dari balik pintu, ia melihat pertengkaran hebat antara kedua orang tuanya. Pemandangan berikutnya membuatnya terpaku dalam ketakutan.</p>
<p>“Ayah membanting ibu ke kasur, lalu menikamnya berkali-kali,” ungkap Alwan dengan suara bergetar.</p>
<p>Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motor menuju arah Marisa. Sementara itu, Alwan yang ketakutan segera berlari keluar rumah dan menangis histeris, memanggil tetangga untuk meminta pertolongan.</p>
<p>Tangisan Alwan membangunkan warga sekitar, termasuk bibinya, Citra Dehula. Saat masuk ke dalam rumah bersama beberapa tetangga, mereka menemukan Cindra sudah bersimbah darah di atas kasur. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Motolohu, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Menurut keterangan tenaga medis, korban tiba di puskesmas sekitar pukul 06.00 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa akibat kehabisan darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban mengalami sembilan luka tusuk di tubuhnya, termasuk dua di dada kiri, tiga di lengan kiri, serta luka di perut dan punggung.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno, melalui Kasat Reskrim Iptu Andrean Pratama, membenarkan bahwa tersangka telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan akan diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.</p>
<p>“Tersangka saat ini sudah berada dalam tahanan Polres Pohuwato dan akan segera menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dugaan sementara, motif pembunuhan ini adalah karena cemburu,” ujar Iptu Andrean Pratama.</p>
<p>Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara rinci latar belakang tragedi ini. Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat diproses secara adil sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak/">Tragedi di Pohuwato: Seorang Suami Habisi Nyawa Istri di Hadapan Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak/">Tragedi di Pohuwato: Seorang Suami Habisi Nyawa Istri di Hadapan Anak</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tragedi-di-pohuwato-seorang-suami-habisi-nyawa-istri-di-hadapan-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Amankan 4 Pelaku Pembunuhan Brian Husain di Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 03:32:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[konferensi pers]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=22844</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato/">Polisi Amankan 4 Pelaku Pembunuhan Brian Husain di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato/">Polisi Amankan 4 Pelaku Pembunuhan Brian Husain di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Kepolisian Resort Pohuwato berhasil mengamankan empat pelaku pembunuhan Brian Husain (24) yang terjadi pada 11 Juli di Desa Buntulia, Kecamatan Duhiadaa, tepatnya di depan SPBU Marisa. Keempat tersangka masing-masing berinisial SM (31), AO (36), WM (30), dan TP (31). Berdasarkan keterangan kepolisian, SM berperan sebagai pelaku penikaman, sementara tiga tersangka lainnya melakukan pemukulan terhadap korban. Kronologi Kejadian Kapolres Pohuwato, Winarno, menjelaskan kronologi kejadian dalam konferensi pers yang diadakan Selasa (16/07/2024). Pada sekitar pukul 05:00 WITA, SM dan TP dalam keadaan mabuk mendatangi Hotel Tanjung dan membuka pintu kamar korban. Meski korban dan pelaku tidak saling mengenal, korban menegur pelaku dengan berkata, \"jangan sembarangan membuka pintu kamar.\" Insiden dan Motif Pembunuhan Teguran dari korban memicu keributan antara korban dan tersangka. Selama keributan, SM terkena luka goresan benda tajam di bagian belakang. Setelah terkena goresan, SM pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau dengan tujuan balas dendam. Namun, pisau tersebut dirampas oleh orang tua SM. SM kemudian pergi ke rumah AO untuk meminjam pisau. Setelah mendapatkan pisau, SM kembali ke hotel untuk membalas dendam kepada korban. Tidak berselang lama, AO dan WM menyusul ke Hotel Tanjung. Keempat tersangka kemudian masuk ke kamar korban sehingga terjadi keributan lebih lanjut. Kejadian Tragis di Depan SPBU Marisa Dalam keributan tersebut, korban dipukul oleh AO, TP, dan WM. Korban kemudian berlari keluar hotel dan dikejar oleh para tersangka. Korban akhirnya terjatuh dan dipukul lagi oleh AO. SM kemudian menusuk korban sekali di bagian belakang, menyebabkan korban mengeluarkan darah cukup banyak dan akhirnya meninggal dunia. Tindakan Hukum Kapolres Winarno menyatakan bahwa akibat perbuatan mereka, para tersangka dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun. “Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap tindak kekerasan dan kejahatan berat di wilayah kami,” ungkap Kapolres Winarno. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Penutup Kepolisian Resort Pohuwato berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku kejahatan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p><b>POHUWATO &#8211; </b>Kepolisian Resort Pohuwato berhasil mengamankan empat pelaku pembunuhan Brian Husain (24) yang terjadi pada 11 Juli di Desa Buntulia, Kecamatan Duhiadaa, tepatnya di depan SPBU Marisa. Keempat tersangka masing-masing berinisial SM (31), AO (36), WM (30), dan TP (31). Berdasarkan keterangan kepolisian, SM berperan sebagai pelaku penikaman, sementara tiga tersangka lainnya melakukan pemukulan terhadap korban.</p>
<h3>Kronologi Kejadian</h3>
<p>Kapolres Pohuwato, Winarno, menjelaskan kronologi kejadian dalam konferensi pers yang diadakan Selasa (16/07/2024). Pada sekitar pukul 05:00 WITA, SM dan TP dalam keadaan mabuk mendatangi Hotel Tanjung dan membuka pintu kamar korban. Meski korban dan pelaku tidak saling mengenal, korban menegur pelaku dengan berkata, &#8220;jangan sembarangan membuka pintu kamar.&#8221;</p>
<h3>Insiden dan Motif Pembunuhan</h3>
<p>Teguran dari korban memicu keributan antara korban dan tersangka. Selama keributan, SM terkena luka goresan benda tajam di bagian belakang. Setelah terkena goresan, SM pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau dengan tujuan balas dendam. Namun, pisau tersebut dirampas oleh orang tua SM. SM kemudian pergi ke rumah AO untuk meminjam pisau.</p>
<p>Setelah mendapatkan pisau, SM kembali ke hotel untuk membalas dendam kepada korban. Tidak berselang lama, AO dan WM menyusul ke Hotel Tanjung. Keempat tersangka kemudian masuk ke kamar korban sehingga terjadi keributan lebih lanjut.</p>
<h3>Kejadian Tragis di Depan SPBU Marisa</h3>
<p>Dalam keributan tersebut, korban dipukul oleh AO, TP, dan WM. Korban kemudian berlari keluar hotel dan dikejar oleh para tersangka. Korban akhirnya terjatuh dan dipukul lagi oleh AO. SM kemudian menusuk korban sekali di bagian belakang, menyebabkan korban mengeluarkan darah cukup banyak dan akhirnya meninggal dunia.</p>
<h3>Tindakan Hukum</h3>
<p>Kapolres Winarno menyatakan bahwa akibat perbuatan mereka, para tersangka dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.</p>
<p>“Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap tindak kekerasan dan kejahatan berat di wilayah kami,” ungkap Kapolres Winarno. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Kepolisian Resort Pohuwato berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku kejahatan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato/">Polisi Amankan 4 Pelaku Pembunuhan Brian Husain di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato/">Polisi Amankan 4 Pelaku Pembunuhan Brian Husain di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/polisi-amankan-4-pelaku-pembunuhan-brian-husain-di-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Konferensi Pers Kapolres Pohuwato: Motif Pembunuhan FP oleh Kakak Kandungnya MGP</title>
		<link>https://barakati.id/konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp</link>
					<comments>https://barakati.id/konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 03:25:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[konfernsi pers]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=22840</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp/">Konferensi Pers Kapolres Pohuwato: Motif Pembunuhan FP oleh Kakak Kandungnya MGP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp/">Konferensi Pers Kapolres Pohuwato: Motif Pembunuhan FP oleh Kakak Kandungnya MGP</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Misteri tewasnya seorang pemudi, FP (16), di Dusun Mutiara, Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato akhirnya terungkap. Kapolres Pohuwato, Winarno, dalam konferensi pers di Mapolres Pohuwato, Selasa (16/07/2024), mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oleh kakak kandung korban, MGP (18). Kapolres Winarno menjelaskan, pada sore hari sebelum kejadian, MGP bersama rekannya mengonsumsi minuman keras jenis cap tikus dan menghirup lem di rumah pelaku. Setelah itu, pelaku mengantar rekannya pulang. Malam hari sebelum kejadian, pelaku juga sempat keluar rumah untuk meminta uang pada ibunya di salah satu TPS tempat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pileg DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan (dapil) VI (Boalemo-Pohuwato). Setelah kembali ke rumah, MGP masuk ke kamar adiknya untuk meminjam charger handphone. Permintaan ini ditolak oleh FP dengan mengatakan bahwa chargernya masih digunakan. Merasa sakit hati karena penolakan tersebut, MGP mengambil toples kaca dan memukul kepala bagian kening FP, sehingga korban terjatuh di tempat tidur. Tidak berhenti di situ, MGP kemudian mengambil kunci motor dari saku celananya dan menganiaya FP satu kali di bagian dagu. Pelaku selanjutnya mengambil besi gorden dari kamar belakang dan menusukkannya ke wajah korban. Setelah memastikan korban tidak bergerak dengan kondisi penuh luka di wajah dan berlumuran darah, MGP meninggalkan korban dan mencuci tangan serta kunci motornya di keran air. Ia kemudian masuk kembali ke kamar korban untuk mengambil charger handphone. Ibu korban tiba di rumah sekitar pukul 22.00 WITA dan menemukan FP sudah berlumuran darah serta tidak bergerak lagi. Setelah peristiwa tersebut, MGP kembali menghirup lem sebelum keluar rumah. Kapolres Winarno menyatakan bahwa akibat perbuatannya, MGP dikenakan pasal 80 ayat 3 juncto pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014, perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu, pelaku juga dikenakan Pasal 338 KUHP yang berbunyi, \"Barangsiapa sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.\" Kapolres Winarno menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak tegas pelaku kejahatan, terutama yang melibatkan kekerasan dalam keluarga. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap perilaku yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga hubungan keluarga yang harmonis dan menghindari tindakan yang dapat merugikan orang lain.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Misteri tewasnya seorang pemudi, FP (16), di Dusun Mutiara, Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato akhirnya terungkap. Kapolres Pohuwato, Winarno, dalam konferensi pers di Mapolres Pohuwato, Selasa (16/07/2024), mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan oleh kakak kandung korban, MGP (18).</p>
<p>Kapolres Winarno menjelaskan, pada sore hari sebelum kejadian, MGP bersama rekannya mengonsumsi minuman keras jenis cap tikus dan menghirup lem di rumah pelaku. Setelah itu, pelaku mengantar rekannya pulang. Malam hari sebelum kejadian, pelaku juga sempat keluar rumah untuk meminta uang pada ibunya di salah satu TPS tempat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pileg DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan (dapil) VI (Boalemo-Pohuwato).</p>
<p>Setelah kembali ke rumah, MGP masuk ke kamar adiknya untuk meminjam charger handphone. Permintaan ini ditolak oleh FP dengan mengatakan bahwa chargernya masih digunakan. Merasa sakit hati karena penolakan tersebut, MGP mengambil toples kaca dan memukul kepala bagian kening FP, sehingga korban terjatuh di tempat tidur.</p>
<p>Tidak berhenti di situ, MGP kemudian mengambil kunci motor dari saku celananya dan menganiaya FP satu kali di bagian dagu. Pelaku selanjutnya mengambil besi gorden dari kamar belakang dan menusukkannya ke wajah korban. Setelah memastikan korban tidak bergerak dengan kondisi penuh luka di wajah dan berlumuran darah, MGP meninggalkan korban dan mencuci tangan serta kunci motornya di keran air. Ia kemudian masuk kembali ke kamar korban untuk mengambil charger handphone.</p>
<p>Ibu korban tiba di rumah sekitar pukul 22.00 WITA dan menemukan FP sudah berlumuran darah serta tidak bergerak lagi. Setelah peristiwa tersebut, MGP kembali menghirup lem sebelum keluar rumah.</p>
<p>Kapolres Winarno menyatakan bahwa akibat perbuatannya, MGP dikenakan pasal 80 ayat 3 juncto pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014, perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu, pelaku juga dikenakan Pasal 338 KUHP yang berbunyi, &#8220;Barangsiapa sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.&#8221;</p>
<p>Kapolres Winarno menegaskan komitmen kepolisian dalam menindak tegas pelaku kejahatan, terutama yang melibatkan kekerasan dalam keluarga. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap perilaku yang mencurigakan di lingkungan sekitar.</p>
<p>Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga hubungan keluarga yang harmonis dan menghindari tindakan yang dapat merugikan orang lain.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp/">Konferensi Pers Kapolres Pohuwato: Motif Pembunuhan FP oleh Kakak Kandungnya MGP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp/">Konferensi Pers Kapolres Pohuwato: Motif Pembunuhan FP oleh Kakak Kandungnya MGP</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/konferensi-pers-kapolres-pohuwato-motif-pembunuhan-fp-oleh-kakak-kandungnya-mgp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembunuhan Tragis di Desa Lemito, Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jul 2024 14:28:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=22823</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato/">Pembunuhan Tragis di Desa Lemito, Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato/">Pembunuhan Tragis di Desa Lemito, Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex w-full flex-col gap-1 juice:empty:hidden juice:first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu malam pukul 19:45 WITA. Kejadian ini melibatkan seorang remaja bernama Galang Polimengo (17) yang nekat menghabisi nyawa adiknya sendiri, Fadria Polimengo (16). Insiden tersebut terjadi tepatnya 500 meter dari MTS Negeri 1 Lemito. Kronologi Kejadian Menurut keterangan warga setempat, Mohamad Talawa (54), kepada Barakati.id, kejadian bermula ketika Galang bersama teman-temannya sedang nongkrong dan menenggak minuman keras di rumahnya. Setelah pukul 17:30 WITA, Galang mengantar teman-temannya pulang dan kembali ke rumah. Setibanya di rumah, Galang meminjam charger HP dari adiknya, Fadria, yang saat itu sedang tidur. Penolakan dari Fadria yang merasa terganggu mengakibatkan adu mulut antara keduanya. Tersinggung dengan penolakan dan kata-kata adiknya, Galang langsung menyerang Fadria dengan brutal. Serangan dimulai dengan menggunakan toples yang dihempaskan ke wajah adiknya, dilanjutkan dengan menusukkan tombak ke pipi, dan puncaknya, menusukkan kunci motor ke bagian mata adiknya. Serangkaian aksi kekerasan ini membuat Fadria tersungkur bersimbah darah dan meregang nyawa di kamar tidurnya. Pengakuan Pelaku dan Penyelidikan Kapolsek Lemito, Iptu Budi Abd. Gani, membenarkan kejadian pembunuhan tersebut. Awalnya, Galang Polimengo belum mengakui perbuatannya. Namun, setelah polisi menemukan tombak dan kain bersimbah darah di gudang, Galang akhirnya mengaku pada pukul 03:30 WITA dini hari. \"Awalnya belum mengaku si pelaku, karena tubuhnya bersih dari darah, namun karena mendapati sejumlah barang bukti di Gudang, tombak, dan kain bersimbah darah akhirnya dia mengakui perbuatannya,\" ujar Iptu Budi Abd. Gani. Saat ini, Galang telah diamankan di Mapolres Pohuwato untuk penyelidikan lebih lanjut. Kondisi Keluarga Korban Pantauan Barakati.id menunjukkan bahwa keluarga korban saat ini masih dalam keadaan terpukul dan belum bisa memberikan pernyataan apa pun terkait insiden yang menimpa keluarga mereka. Insiden ini mengguncang masyarakat setempat dan menjadi pengingat akan pentingnya pengendalian emosi serta dampak buruk dari konsumsi minuman keras. Semoga proses hukum berjalan dengan adil dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Sabtu malam pukul 19:45 WITA. Kejadian ini melibatkan seorang remaja bernama Galang Polimengo (17) yang nekat menghabisi nyawa adiknya sendiri, Fadria Polimengo (16). Insiden tersebut terjadi tepatnya 500 meter dari MTS Negeri 1 Lemito.</p>
<h3>Kronologi Kejadian</h3>
<p>Menurut keterangan warga setempat, Mohamad Talawa (54), kepada Barakati.id, kejadian bermula ketika Galang bersama teman-temannya sedang nongkrong dan menenggak minuman keras di rumahnya. Setelah pukul 17:30 WITA, Galang mengantar teman-temannya pulang dan kembali ke rumah. Setibanya di rumah, Galang meminjam charger HP dari adiknya, Fadria, yang saat itu sedang tidur.</p>
<p>Penolakan dari Fadria yang merasa terganggu mengakibatkan adu mulut antara keduanya. Tersinggung dengan penolakan dan kata-kata adiknya, Galang langsung menyerang Fadria dengan brutal. Serangan dimulai dengan menggunakan toples yang dihempaskan ke wajah adiknya, dilanjutkan dengan menusukkan tombak ke pipi, dan puncaknya, menusukkan kunci motor ke bagian mata adiknya. Serangkaian aksi kekerasan ini membuat Fadria tersungkur bersimbah darah dan meregang nyawa di kamar tidurnya.</p>
<h3>Pengakuan Pelaku dan Penyelidikan</h3>
<p>Kapolsek Lemito, Iptu Budi Abd. Gani, membenarkan kejadian pembunuhan tersebut. Awalnya, Galang Polimengo belum mengakui perbuatannya. Namun, setelah polisi menemukan tombak dan kain bersimbah darah di gudang, Galang akhirnya mengaku pada pukul 03:30 WITA dini hari.</p>
<p>&#8220;Awalnya belum mengaku si pelaku, karena tubuhnya bersih dari darah, namun karena mendapati sejumlah barang bukti di Gudang, tombak, dan kain bersimbah darah akhirnya dia mengakui perbuatannya,&#8221; ujar Iptu Budi Abd. Gani.</p>
<p>Saat ini, Galang telah diamankan di Mapolres Pohuwato untuk penyelidikan lebih lanjut.</p>
<h3>Kondisi Keluarga Korban</h3>
<p>Pantauan Barakati.id menunjukkan bahwa keluarga korban saat ini masih dalam keadaan terpukul dan belum bisa memberikan pernyataan apa pun terkait insiden yang menimpa keluarga mereka.</p>
<p>Insiden ini mengguncang masyarakat setempat dan menjadi pengingat akan pentingnya pengendalian emosi serta dampak buruk dari konsumsi minuman keras. Semoga proses hukum berjalan dengan adil dan memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
</div>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato/">Pembunuhan Tragis di Desa Lemito, Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato/">Pembunuhan Tragis di Desa Lemito, Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pembunuhan-tragis-di-desa-lemito-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragis Wanita Asal Marisa Selatan Tewas Ditikam Suaminya</title>
		<link>https://barakati.id/tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya</link>
					<comments>https://barakati.id/tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Dec 2023 21:44:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Marisa]]></category>
		<category><![CDATA[MITA DUNGGIO]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[TEWAS DI TIKAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=19647</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya/">Tragis Wanita Asal Marisa Selatan Tewas Ditikam Suaminya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya/">Tragis Wanita Asal Marisa Selatan Tewas Ditikam Suaminya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Minggu (17/12/2023) tengah malam, Kompleks Pasar Tua diguncang oleh kejadian tragis ketika Mita Dunggio (22) meregang nyawa setelah ditikam oleh suaminya sendiri, Perdi (27). Diceritakan oleh tetangga korban, Asran Maksum (Ta Oku), pertengkaran antara Mita dan Perdi terdengar sejak awal, namun dianggap sebagai pertengkaran biasa. Teriakan Mita semakin membesar, membuat warga sekitar, termasuk Ta Oku, berbondong-bondong menuju rumah Mita untuk melihat kondisinya. Saat tiba di lokasi, Mita Dunggio sudah tergeletak di depan pintu masuk rumahnya, tubuhnya bersimbah darah. \"Awalnya saya kira pertengkaran biasa saja, tapi teriakan itu semakin menjadi-jadi dan ketika bergegas menengok, ternyata Mitha telah tersungkur di depan rumah dengan bersimbah darah di sekujur tubuhnya,\" ungkap Ta Oku. Peristiwa tragis ini semakin mencekam ketika diketahui bahwa Mita Dunggio mendapat tiga tusukan, terkena di bagian pipi, leher, dan di bawah payudara. Kejadian itu menyisakan luka mendalam, dan nyawa Mita tak tertolong sebelum dapat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk penanganan awal. Mengutip Ta Oku, \"Pokoknya tidak lama setelah ditikam, korban langsung meninggal di tempat sebelum dilarikan ke Rumah Sakit.\" Kehilangan Mita tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan tetangga, tapi juga oleh seorang balita berusia satu tahun yang ditinggalkannya. Mita, seorang penjaga toko di Kecamatan Marisa, selama ini mencari nafkah untuk sang anak. Peristiwa ini semakin memilukan karena pelaku, Perdi, mencoba melarikan diri setelah kejadian. Beruntungnya, warga segera mengejar dan menyerahkan pelaku ke Polres Marisa. Saat ini, pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif serta pemicu dari kejadian ini.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Minggu (17/12/2023) tengah malam, Kompleks Pasar Tua diguncang oleh kejadian tragis ketika Mita Dunggio (22) meregang nyawa setelah ditikam oleh suaminya sendiri, Perdi (27).</p>
<p>Diceritakan oleh tetangga korban, Asran Maksum (Ta Oku), pertengkaran antara Mita dan Perdi terdengar sejak awal, namun dianggap sebagai pertengkaran biasa. Teriakan Mita semakin membesar, membuat warga sekitar, termasuk Ta Oku, berbondong-bondong menuju rumah Mita untuk melihat kondisinya.</p>
<p>Saat tiba di lokasi, Mita Dunggio sudah tergeletak di depan pintu masuk rumahnya, tubuhnya bersimbah darah. &#8220;Awalnya saya kira pertengkaran biasa saja, tapi teriakan itu semakin menjadi-jadi dan ketika bergegas menengok, ternyata Mitha telah tersungkur di depan rumah dengan bersimbah darah di sekujur tubuhnya,&#8221; ungkap Ta Oku.</p>
<p>Peristiwa tragis ini semakin mencekam ketika diketahui bahwa Mita Dunggio mendapat tiga tusukan, terkena di bagian pipi, leher, dan di bawah payudara. Kejadian itu menyisakan luka mendalam, dan nyawa Mita tak tertolong sebelum dapat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk penanganan awal.</p>
<p>Mengutip Ta Oku, &#8220;Pokoknya tidak lama setelah ditikam, korban langsung meninggal di tempat sebelum dilarikan ke Rumah Sakit.&#8221; Kehilangan Mita tidak hanya dirasakan oleh keluarga dan tetangga, tapi juga oleh seorang balita berusia satu tahun yang ditinggalkannya. Mita, seorang penjaga toko di Kecamatan Marisa, selama ini mencari nafkah untuk sang anak.</p>
<p>Peristiwa ini semakin memilukan karena pelaku, Perdi, mencoba melarikan diri setelah kejadian. Beruntungnya, warga segera mengejar dan menyerahkan pelaku ke Polres Marisa. Saat ini, pihak berwajib sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif serta pemicu dari kejadian ini.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya/">Tragis Wanita Asal Marisa Selatan Tewas Ditikam Suaminya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya/">Tragis Wanita Asal Marisa Selatan Tewas Ditikam Suaminya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tragis-wanita-asal-marisa-selatan-tewas-ditikam-suaminya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak terima diceraikan, Suami Tega Menghabisi Mantan Istrinya</title>
		<link>https://barakati.id/tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 06:42:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[leato]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres kota gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[suami bunuh istri]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7875</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Polres Gorontalo Kota berhasil mengungkap motif pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Leato Utara Kecamatan Dumbo Raya, yang mengakibatkan tewasnya Fitriyanti Musa (44) dengan sejumlah luka tikaman dari senjata tajam berjenis pisau. Pelaku tak lain adalah mantan suami Fitriyanti, dirinya tega melakukan tindakan tidak terpuji tersebut karena dipicu dendam dan cemburu kepada korban karena telah diceraikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya/">Tak terima diceraikan, Suami Tega Menghabisi Mantan Istrinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya/">Tak terima diceraikan, Suami Tega Menghabisi Mantan Istrinya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Polres Gorontalo Kota berhasil mengungkap motif pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Leato Utara Kecamatan Dumbo Raya, yang mengakibatkan tewasnya Fitriyanti Musa (44) dengan sejumlah luka tikaman dari senjata tajam berjenis pisau. Pelaku tak lain adalah mantan suami Fitriyanti, dirinya tega melakukan tindakan tidak terpuji tersebut karena dipicu dendam dan cemburu kepada korban karena telah diceraikan tanpa sepengetahuan pelaku. Kasat Reskrim Polres Gorontalo kota, AKP Laode Arwansyah mengungkapkan, sebelumnya pelaku dan korban pernah ada ikatan pernikahan selama 13 tahun. Namun, di 3 tahun terakhir pelaku berada di luar wilayah tepatnya di bali mencari uang untuk menghidupi keluarganya. \"Akan tetapi 2 minggu sebelum kejadian, keluarlah surat cerai yang tanpa sepengetahuan pelaku sehingga membuat pelaku dendam sakit hati,\" Ungkap AKP Laode Arwansyah. (19/1/2021). Dan menurut pengakuan pelaku yang membuat dirinya lebih tambah emosi, dimana saat dirinya kembali ke Gorontalo di kenalkan Korban dengan suaminya yang baru. Dari tindak pidana yang dilakukan pelaku, dirinya di kenai Pasal 340 KUHP sub Pasal 338 dengan ancaman hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun. Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu buah pisau yang digunakan untuk menghabisi korban dan satu buah daster yang digunakt korban.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Polres Gorontalo Kota berhasil mengungkap motif pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Leato Utara Kecamatan Dumbo Raya, yang mengakibatkan tewasnya Fitriyanti Musa (44) dengan sejumlah luka tikaman dari senjata tajam berjenis pisau.</p>
<p>Pelaku tak lain adalah mantan suami Fitriyanti, dirinya tega melakukan tindakan tidak terpuji tersebut karena dipicu dendam dan cemburu kepada korban karena telah diceraikan tanpa sepengetahuan pelaku.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Gorontalo kota, AKP Laode Arwansyah mengungkapkan, sebelumnya pelaku dan korban pernah ada ikatan pernikahan selama 13 tahun. Namun, di 3 tahun terakhir pelaku berada di luar wilayah tepatnya di bali mencari uang untuk menghidupi keluarganya.</p>
<p>&#8220;Akan tetapi 2 minggu sebelum kejadian, keluarlah surat cerai yang tanpa sepengetahuan pelaku sehingga membuat pelaku dendam sakit hati,&#8221; Ungkap AKP Laode Arwansyah. (19/1/2021).</p>
<p>Dan menurut pengakuan pelaku yang membuat dirinya lebih tambah emosi, dimana saat dirinya kembali ke Gorontalo di kenalkan Korban dengan suaminya yang baru.</p>
<p>Dari tindak pidana yang dilakukan pelaku, dirinya di kenai Pasal 340 KUHP sub Pasal 338 dengan ancaman hukuman mati, atau penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun.</p>
<p>Sementara itu barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu buah pisau yang digunakan untuk menghabisi korban dan satu buah daster yang digunakt korban.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya/">Tak terima diceraikan, Suami Tega Menghabisi Mantan Istrinya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya/">Tak terima diceraikan, Suami Tega Menghabisi Mantan Istrinya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-terima-diceraikan-suami-tega-menghabisi-mantan-istrinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemuda Asal Tilango Tewas Di Tikam Pamannya Sendiri</title>
		<link>https://barakati.id/pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri</link>
					<comments>https://barakati.id/pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2020 04:21:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Ditikam]]></category>
		<category><![CDATA[Pelelangan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tpi gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=7464</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Kasus penikaman kembali terjadi, kali ini pemuda yang berusia 26 tahun tewas meregang nyawa di tangan pamannya sendiri di lokasi pelelangan ikan Gorontalo (13/12/2020). Informasi yang berhasil di rangkum oleh barakati.id, telah terjadi pertikaian antara korban Ruhlan Abdullah (26) dan pamannya Musa, keduanya merupakan warga Desa Tualango Kecamatan Tilango kabupaten Gorontalo. Musa yang merupakan pamannya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri/">Pemuda Asal Tilango Tewas Di Tikam Pamannya Sendiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri/">Pemuda Asal Tilango Tewas Di Tikam Pamannya Sendiri</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Kasus penikaman kembali terjadi, kali ini pemuda yang berusia 26 tahun tewas meregang nyawa di tangan pamannya sendiri di lokasi pelelangan ikan Gorontalo (13/12/2020). Informasi yang berhasil di rangkum oleh barakati.id, telah terjadi pertikaian antara korban Ruhlan Abdullah (26) dan pamannya Musa, keduanya merupakan warga Desa Tualango Kecamatan Tilango kabupaten Gorontalo. Musa yang merupakan pamannya tiba-tiba membacok Ruhlan dengan parang dari arah belakang hingga membuat daun telinganya terlepas, dan berikutnya mengenai bagian perut dan kepala. Ruhlan dalam keadaan yang bersimbah darah itu tak bisa berbuat banyak, sehingga ia jatuh terkapar di lokasi kejadian. Warga yang berada di lokasi sempat melerai kejadian tersebut dan berusaha memberikan pertolongan kepada Ruhlan yang dalam kondisi kritis, dengan menggunakan tumpangan mobil pick up Ruhlan di bawa ke rumah sakit, namun di tengah perjalanan Ruhlan menghembuskan nafas terakhirnya dan nyawanya tak bisa tertolong.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Kasus penikaman kembali terjadi, kali ini pemuda yang berusia 26 tahun tewas meregang nyawa di tangan pamannya sendiri di lokasi pelelangan ikan Gorontalo (13/12/2020).</p>
<p>Informasi yang berhasil di rangkum oleh barakati.id, telah terjadi pertikaian antara korban Ruhlan Abdullah (26) dan pamannya Musa, keduanya merupakan warga Desa Tualango Kecamatan Tilango kabupaten Gorontalo.</p>
<p>Musa yang merupakan pamannya tiba-tiba membacok Ruhlan dengan parang dari arah belakang hingga membuat daun telinganya terlepas, dan berikutnya mengenai bagian perut dan kepala. Ruhlan dalam keadaan yang bersimbah darah itu tak bisa berbuat banyak, sehingga ia jatuh terkapar di lokasi kejadian.</p>
<p>Warga yang berada di lokasi sempat melerai kejadian tersebut dan berusaha memberikan pertolongan kepada Ruhlan yang dalam kondisi kritis, dengan menggunakan tumpangan mobil pick up Ruhlan di bawa ke rumah sakit, namun di tengah perjalanan Ruhlan menghembuskan nafas terakhirnya dan nyawanya tak bisa tertolong.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri/">Pemuda Asal Tilango Tewas Di Tikam Pamannya Sendiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri/">Pemuda Asal Tilango Tewas Di Tikam Pamannya Sendiri</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pemuda-asal-tilango-tewas-di-tikam-pamannya-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gara-gara Tak Mau Diajak Minum, Pemuda di Gorontalo Tikam Teman Pakai Pisau</title>
		<link>https://barakati.id/gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau</link>
					<comments>https://barakati.id/gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2020 06:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[Team rajawali]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6188</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Team Rajawali Polres Gorontalo Kota dengan cepat meringkus FH alias B (22), pelaku penikaman di Jalan Sarini Abdullah, Kota Gorontalo, Sabtu (29/08/2020) dini hari tadi. FH ditahan sesaat setelah perkelahian nahas yang dipicu hanya gara-gara ketersinggungan itu, berlangsung. MA (23), selaku korban dari perkelahian terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo, karena mengalami [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau/">Gara-gara Tak Mau Diajak Minum, Pemuda di Gorontalo Tikam Teman Pakai Pisau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau/">Gara-gara Tak Mau Diajak Minum, Pemuda di Gorontalo Tikam Teman Pakai Pisau</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton3" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Team Rajawali Polres Gorontalo Kota dengan cepat meringkus FH alias B (22), pelaku penikaman di Jalan Sarini Abdullah, Kota Gorontalo, Sabtu (29/08/2020) dini hari tadi. FH ditahan sesaat setelah perkelahian nahas yang dipicu hanya gara-gara ketersinggungan itu, berlangsung. MA (23), selaku korban dari perkelahian terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo, karena mengalami beberapa luka tusukkan di perut. Informasi yang dirangkum awak media, perseteruan kedua pemuda asal Kelurahan Limba U II tersebut berlangsung tak jauh dari rumah korban. Itu bermula saat Korban (MA) diajak Pelaku (FH) untuk ikut bersama-sama melakukan pesta miras di wilayah Talaga, Kabupaten Gorontalo. Akan tetapi, ajakkan pelaku ditolak MA. Karena tak mau diajak, FH pun mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan korban. \"“Bagini baku taman dengan Ngana??? Ini Orang Bagini cepat Mati.!!!,\" ujar Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro A.P, S.I.K,MT melalui kasat reskrim AKP Laode Arwansyah,SIK, saat menceritakan kronologi kejadian. Tersinggung dengan kata-kata yang di lontarkan pelaku, korban MA pun terlibat adu fisik (berkelahi) hingga dirinya kena tikam di bagian perut. “Pelaku dan barang bukti sudah diamankan oleh gabungan team rajawali dan team sus street hunter dan korban saat ini sementara dilakukan perawatan medis di Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS),\" tutup mantan kasat narkoba ini.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Team Rajawali Polres Gorontalo Kota dengan cepat meringkus FH alias B (22), pelaku penikaman di Jalan Sarini Abdullah, Kota Gorontalo, Sabtu (29/08/2020) dini hari tadi. FH ditahan sesaat setelah perkelahian nahas yang dipicu hanya gara-gara ketersinggungan itu, berlangsung.</p>
<p>MA (23), selaku korban dari perkelahian terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo, karena mengalami beberapa luka tusukkan di perut.</p>
<p>Informasi yang dirangkum awak media, perseteruan kedua pemuda asal Kelurahan Limba U II tersebut berlangsung tak jauh dari rumah korban. Itu bermula saat Korban (MA) diajak Pelaku (FH) untuk ikut bersama-sama melakukan pesta miras di wilayah Talaga, Kabupaten Gorontalo. Akan tetapi, ajakkan pelaku ditolak MA.</p>
<p>Karena tak mau diajak, FH pun mengeluarkan kata-kata yang menyinggung perasaan korban.</p>
<p>&#8220;“Bagini baku taman dengan Ngana??? Ini Orang Bagini cepat Mati.!!!,&#8221; ujar Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro A.P, S.I.K,MT melalui kasat reskrim AKP Laode Arwansyah,SIK, saat menceritakan kronologi kejadian.</p>
<p>Tersinggung dengan kata-kata yang di lontarkan pelaku, korban MA pun terlibat adu fisik (berkelahi) hingga dirinya kena tikam di bagian perut.</p>
<p>“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan oleh gabungan team rajawali dan team sus street hunter dan korban saat ini sementara dilakukan perawatan medis di Rumah Sakit Aloe Saboe (RSAS),&#8221; tutup mantan kasat narkoba ini.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau/">Gara-gara Tak Mau Diajak Minum, Pemuda di Gorontalo Tikam Teman Pakai Pisau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau/">Gara-gara Tak Mau Diajak Minum, Pemuda di Gorontalo Tikam Teman Pakai Pisau</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/gara-gara-tak-mau-diajak-minum-pemuda-di-gorontalo-tikam-teman-pakai-pisau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabur Pindah-pindah Tempat, Pelaku Pembunuhan Halte SMA Telaga, Diringkus Saat Petik Cengkeh di Tomohon</title>
		<link>https://barakati.id/kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon</link>
					<comments>https://barakati.id/kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2020 11:21:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[dpo]]></category>
		<category><![CDATA[KABGOR]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[polres gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[telaga]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5733</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Mungkin masih segar diingatan pembaca dengan kasus pembunuhan di Halte Bus depan SMA Telaga, Kabupaten Gorontalo pada bulan Agustus 2019 lalu. Sabtu (15/7) kemarin, salah satu tersangka yang telah dijadikan DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam kasus tersebut berhasil dibekuk Satreskrim Polres Gorontalo. Tersangka berinisial JP alias Jopan. Ia merupakan satu dari sejumlah pelaku insiden penganiayaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon/">Kabur Pindah-pindah Tempat, Pelaku Pembunuhan Halte SMA Telaga, Diringkus Saat Petik Cengkeh di Tomohon</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon/">Kabur Pindah-pindah Tempat, Pelaku Pembunuhan Halte SMA Telaga, Diringkus Saat Petik Cengkeh di Tomohon</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton4" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Mungkin masih segar diingatan pembaca dengan kasus pembunuhan di Halte Bus depan SMA Telaga, Kabupaten Gorontalo pada bulan Agustus 2019 lalu. Sabtu (15/7) kemarin, salah satu tersangka yang telah dijadikan DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam kasus tersebut berhasil dibekuk Satreskrim Polres Gorontalo. Tersangka berinisial JP alias Jopan. Ia merupakan satu dari sejumlah pelaku insiden penganiayaan yang mengakibatkan korban Raikel Hanafi, meninggal Dunia. Menurut keterangan petugas, pencarian JP sempat mengalami kesulitan. Pasalnya, dalam pelariannya, ia berpindah-pindah tempat. Nanti pada Sabtu (25/7/2020) pagi lalu, tim Pandawa Reskrim Polres Gorontalo berhasil mengetahui tempat persembunyiannya di Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Aipda Roy D. Passa, SH menjelaskan, kronologis penangkapan bermula saat Team mendapat informasi bahwa ada seorang yang diduga DPO bersembunyi di wilayah Tomohon tepatnya di Kelurahan Tinoor. Mendapat informasi tersebut, petugas lalu melakukan koordinasi dengan Team Resmob Polres Tomohon, dan pada pukul 17.30 wita, mereka langsung bergerak ke wilayah Tomohon guna melakukan penyelidikan. Di kelurahan Tinoor, JP atau Yopan, menurut Roy bekerja sebagai pemetik cengkeh. “Usai melakukan penyelidikan, team berhasil membekuk Lk. Yopan pada Sabtu 25 Juli, yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor Merk Supra Warna Biru Kombinasi Grey, dengan berusaha untuk melarikan diri, namun usahanya tersebut dapat dicegat oleh Team Pandawa dan akhirnya JP alias Yopan dapat diamankan,” jelas Roy. Yang bersangkutan kini diamankan di Mapolres Gorontalo, untuk dilakukan proses hukum lanjutan.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Mungkin masih segar diingatan pembaca dengan kasus pembunuhan di Halte Bus depan SMA Telaga, Kabupaten Gorontalo pada bulan Agustus 2019 lalu. Sabtu (15/7) kemarin, salah satu tersangka yang telah dijadikan DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam kasus tersebut berhasil dibekuk Satreskrim Polres Gorontalo.</p>
<p>Tersangka berinisial JP alias Jopan. Ia merupakan satu dari sejumlah pelaku insiden penganiayaan yang mengakibatkan korban Raikel Hanafi, meninggal Dunia.</p>
<p>Menurut keterangan petugas, pencarian JP sempat mengalami kesulitan. Pasalnya, dalam pelariannya, ia berpindah-pindah tempat. Nanti pada Sabtu (25/7/2020) pagi lalu, tim Pandawa Reskrim Polres Gorontalo berhasil mengetahui tempat persembunyiannya di Kelurahan Tinoor, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.</p>
<p>Aipda Roy D. Passa, SH menjelaskan, kronologis penangkapan bermula saat Team mendapat informasi bahwa ada seorang yang diduga DPO bersembunyi di wilayah Tomohon tepatnya di Kelurahan Tinoor.</p>
<p>Mendapat informasi tersebut, petugas lalu melakukan koordinasi dengan Team Resmob Polres Tomohon, dan pada pukul 17.30 wita, mereka langsung bergerak ke wilayah Tomohon guna melakukan penyelidikan. Di kelurahan Tinoor, JP atau Yopan, menurut Roy bekerja sebagai pemetik cengkeh.</p>
<p>“Usai melakukan penyelidikan, team berhasil membekuk Lk. Yopan pada Sabtu 25 Juli, yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor Merk Supra Warna Biru Kombinasi Grey, dengan berusaha untuk melarikan diri, namun usahanya tersebut dapat dicegat oleh Team Pandawa dan akhirnya JP alias Yopan dapat diamankan,” jelas Roy.</p>
<p>Yang bersangkutan kini diamankan di Mapolres Gorontalo, untuk dilakukan proses hukum lanjutan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon/">Kabur Pindah-pindah Tempat, Pelaku Pembunuhan Halte SMA Telaga, Diringkus Saat Petik Cengkeh di Tomohon</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon/">Kabur Pindah-pindah Tempat, Pelaku Pembunuhan Halte SMA Telaga, Diringkus Saat Petik Cengkeh di Tomohon</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kabur-pindah-pindah-tempat-pelaku-pembunuhan-halte-sma-telaga-diringkus-saat-petik-cengkeh-di-tomohon/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Suwawa Timur Bacok Tetangga, Gara-gara Dilarang Pukuli Anak</title>
		<link>https://barakati.id/warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak</link>
					<comments>https://barakati.id/warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2020 14:39:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[bacok tetangga]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[warga suwawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=5615</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Insiden pembacokan terjadi di Desa Pangi, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (17/7/2020). Pelaku, AB (46) alias Pulu, tidak lain merupakan keluarga korban, Wawin Tumaloto (48). Informasi yang dirangkum awak media barakati.id, kejadian nahas itu bermula ketika korban melihat AB memukuli anaknya di rumah. Korban yang menyaksikan prilaku AB mencoba menegur agar pelaku berhenti [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak/">Warga Suwawa Timur Bacok Tetangga, Gara-gara Dilarang Pukuli Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak/">Warga Suwawa Timur Bacok Tetangga, Gara-gara Dilarang Pukuli Anak</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton5" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Insiden pembacokan terjadi di Desa Pangi, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (17/7/2020). Pelaku, AB (46) alias Pulu, tidak lain merupakan keluarga korban, Wawin Tumaloto (48). Informasi yang dirangkum awak media barakati.id, kejadian nahas itu bermula ketika korban melihat AB memukuli anaknya di rumah. Korban yang menyaksikan prilaku AB mencoba menegur agar pelaku berhenti memukuli anaknya. Apalagi, pelaku menurutnya saat itu telah dikuasai alkohol alias mabuk terlebih sudah malam. “Kalau sudah mabuk, tidur saja,” tegur Wawin. Saat ditegur, pelaku malah tersinggung. Pelaku yang sudah dalam kondisi mabuk itu langsung mengambil parang dan membacok korban. Usai membacok korban, pelaku kemudian melarikan diri. Sementara korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan perawatan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di tangan dan di kepala. Peristiwa pembacokan inipun sudah dalam penanganan aparat kepolisian", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Insiden pembacokan terjadi di Desa Pangi, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (17/7/2020). Pelaku, AB (46) alias Pulu, tidak lain merupakan keluarga korban, Wawin Tumaloto (48).</p>
<p>Informasi yang dirangkum awak media barakati.id, kejadian nahas itu bermula ketika korban melihat AB memukuli anaknya di rumah. Korban yang menyaksikan prilaku AB mencoba menegur agar pelaku berhenti memukuli anaknya. Apalagi, pelaku menurutnya saat itu telah dikuasai alkohol alias mabuk terlebih sudah malam.<br />
“Kalau sudah mabuk, tidur saja,” tegur Wawin.</p>
<p>Saat ditegur, pelaku malah tersinggung.<br />
Pelaku yang sudah dalam kondisi mabuk itu langsung mengambil parang dan membacok korban.</p>
<p>Usai membacok korban, pelaku kemudian melarikan diri.</p>
<p>Sementara korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan perawatan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di tangan dan di kepala.</p>
<p>Peristiwa pembacokan inipun sudah dalam penanganan aparat kepolisian</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak/">Warga Suwawa Timur Bacok Tetangga, Gara-gara Dilarang Pukuli Anak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak/">Warga Suwawa Timur Bacok Tetangga, Gara-gara Dilarang Pukuli Anak</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/warga-suwawa-timur-bacok-tetangga-gara-gara-dilarang-pukuli-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
