<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pencemaran lingkungan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pencemaran-lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pencemaran-lingkungan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 22:03:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pencemaran lingkungan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pencemaran-lingkungan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</title>
		<link>https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas</link>
					<comments>https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 22:03:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[alat tambang portable]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya uap merkuri]]></category>
		<category><![CDATA[berita kampus ung]]></category>
		<category><![CDATA[dosen kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi teknologi tambang]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi tepat guna]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan kerja tambang]]></category>
		<category><![CDATA[paten sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[pembakaran amalgam]]></category>
		<category><![CDATA[penambang emas rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[retort sistem tertutup]]></category>
		<category><![CDATA[riset akademik ung]]></category>
		<category><![CDATA[sri manovita pateda]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30315</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh barisan akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kali ini, Dosen Fakultas Kedokteran UNG, Sri Manovita Pateda, sukses meraih hak paten sederhana atas inovasi teknologi tepat guna yang diberi nama \"Retort Sistem Tertutup dengan Sumber Api dari Atas yang Knock-Down dan Simple-Portable\". Inovasi mutakhir ini hadir sebagai solusi konkret bagi aktivitas pertambangan emas skala kecil atau tambang rakyat, yang selama ini kerap dihadapkan pada tingginya risiko kesehatan dan ancaman pencemaran lingkungan akibat paparan zat merkuri. Melalui teknologi retort bersistem tertutup ini, uap merkuri yang dihasilkan dari proses pembakaran amalgam (campuran emas dan merkuri) dipastikan tidak lagi terlepas bebas ke udara. Sistem ini mampu mengendalikan uap beracun tersebut sehingga secara drastis mengurangi risiko paparan zat berbahaya bagi para penambang. Keunggulan utama alat ini terletak pada desainnya yang sangat praktis, ergonomis, dan adaptif. Sistem knock-down memungkinkan alat ini dibongkar pasang dengan sangat mudah. Sementara sifatnya yang portable sangat memudahkan mobilisasi penggunaan di berbagai titik lokasi tambang yang medannya tak menentu. Selain itu, desain peletakan sumber api di bagian atas dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi proses pembakaran sekaligus menekan risiko paparan langsung terhadap pengguna alat. Pengembangan teknologi ini merupakan buah dari kolaborasi riset lintas disiplin ilmu para peneliti yang berkomitmen menghadirkan inovasi tepat guna. Tidak sekadar berfokus pada aspek teknis operasional, inovasi ini juga sangat menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perlindungan lingkungan hidup dalam praktik pertambangan rakyat. Perolehan paten sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa riset akademik di lingkungan kampus mampu menjawab langsung kebutuhan esensial di tengah masyarakat. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai ilmiah di atas kertas, tetapi juga memiliki dampak langsung yang terukur dalam meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan, khususnya bagi para penambang emas skala kecil. Ke depan, teknologi retort sistem tertutup ini diharapkan dapat diadopsi dan diproduksi secara masif di berbagai daerah lingkar tambang di Indonesia. Dengan demikian, praktik perekonomian di sektor pertambangan rakyat dapat berjalan jauh lebih aman, sehat, dan berkelanjutan, tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan maupun nyawa manusia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="2">UNG &#8211; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh barisan akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kali ini, Dosen Fakultas Kedokteran UNG, Sri Manovita Pateda, sukses meraih hak paten sederhana atas inovasi teknologi tepat guna yang diberi nama &#8220;Retort Sistem Tertutup dengan Sumber Api dari Atas yang <i data-path-to-node="2" data-index-in-node="316">Knock-Down</i> dan <i data-path-to-node="2" data-index-in-node="331">Simple-Portable</i>&#8220;.</p>
<p data-path-to-node="3">Inovasi mutakhir ini hadir sebagai solusi konkret bagi aktivitas pertambangan emas skala kecil atau tambang rakyat, yang selama ini kerap dihadapkan pada tingginya risiko kesehatan dan ancaman pencemaran lingkungan akibat paparan zat merkuri.</p>
<p data-path-to-node="4">Melalui teknologi retort bersistem tertutup ini, uap merkuri yang dihasilkan dari proses pembakaran amalgam (campuran emas dan merkuri) dipastikan tidak lagi terlepas bebas ke udara. Sistem ini mampu mengendalikan uap beracun tersebut sehingga secara drastis mengurangi risiko paparan zat berbahaya bagi para penambang.</p>
<p data-path-to-node="5">Keunggulan utama alat ini terletak pada desainnya yang sangat praktis, ergonomis, dan adaptif. Sistem <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="102">knock-down</i> memungkinkan alat ini dibongkar pasang dengan sangat mudah. Sementara sifatnya yang <i data-path-to-node="5" data-index-in-node="197">portable</i> sangat memudahkan mobilisasi penggunaan di berbagai titik lokasi tambang yang medannya tak menentu.</p>
<p data-path-to-node="6">Selain itu, desain peletakan sumber api di bagian atas dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi proses pembakaran sekaligus menekan risiko paparan langsung terhadap pengguna alat.</p>
<p data-path-to-node="7">Pengembangan teknologi ini merupakan buah dari kolaborasi riset lintas disiplin ilmu para peneliti yang berkomitmen menghadirkan inovasi tepat guna. Tidak sekadar berfokus pada aspek teknis operasional, inovasi ini juga sangat menekankan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perlindungan lingkungan hidup dalam praktik pertambangan rakyat.</p>
<p data-path-to-node="8">Perolehan paten sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa riset akademik di lingkungan kampus mampu menjawab langsung kebutuhan esensial di tengah masyarakat. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya bernilai ilmiah di atas kertas, tetapi juga memiliki dampak langsung yang terukur dalam meningkatkan kualitas hidup dan keselamatan, khususnya bagi para penambang emas skala kecil.</p>
<p data-path-to-node="9">Ke depan, teknologi retort sistem tertutup ini diharapkan dapat diadopsi dan diproduksi secara masif di berbagai daerah lingkar tambang di Indonesia. Dengan demikian, praktik perekonomian di sektor pertambangan rakyat dapat berjalan jauh lebih aman, sehat, dan berkelanjutan, tanpa harus mengorbankan kelestarian lingkungan maupun nyawa manusia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/">Kabar Kampus Merah Maron: Akademisi UNG Ciptakan Teknologi Retort Aman untuk Tambang Emas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kabar-kampus-merah-maron-akademisi-ung-ciptakan-teknologi-retort-aman-untuk-tambang-emas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Main-Main! Aktivis Pohuwato Tegur Keras Ritel Modern Soal Sampah</title>
		<link>https://barakati.id/tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah</link>
					<comments>https://barakati.id/tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 20:36:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aktivis Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Alfamart]]></category>
		<category><![CDATA[Aturan persampahan]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Palopo]]></category>
		<category><![CDATA[Dlh Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Estetika kota]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi ritel]]></category>
		<category><![CDATA[Isjayanto Doda]]></category>
		<category><![CDATA[Marisa]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi udara]]></category>
		<category><![CDATA[ritel modern]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28702</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah/">Tak Main-Main! Aktivis Pohuwato Tegur Keras Ritel Modern Soal Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah/">Tak Main-Main! Aktivis Pohuwato Tegur Keras Ritel Modern Soal Sampah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Aktivis Pohuwato, Isjayanto Doda, mengeluarkan pernyataan keras yang ditujukan kepada seluruh perusahaan ritel modern seperti Alfamart, Indomaret, dan jaringan ritel lainnya agar tidak seenaknya melanggar aturan pemerintah daerah, terutama terkait pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan. Pernyataan itu mencuat setelah adanya dugaan kelalaian salah satu gerai Alfamart di Desa Palopo, Kecamatan Marisa, yang kedapatan membiarkan tumpukan sampah menumpuk di area sekitar toko, bahkan diduga dibakar sendiri oleh pihak pengelola gerai. Menurut informasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato, tindakan tersebut jelas melanggar ketentuan pengelolaan persampahan dan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan. Mulai dari pencemaran tanah, terganggunya estetika kota, hingga polusi udara yang dapat membahayakan kesehatan warga. Ironisnya, lokasi ritel tersebut berada di pusat Kota Marisa, kawasan yang seharusnya menjadi etalase kebersihan dan wajah Kabupaten Pohuwato. Isjayanto menilai kejadian itu sebagai bentuk ketidakpatuhan dan arogansi sebagian ritel modern yang datang ke daerah hanya untuk mengejar keuntungan tetapi abai terhadap aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. “Mereka datang berinvestasi di daerah ini, tapi jangan coba-coba mengotori dan mengabaikan aturan. Pemerintah sudah membuat regulasi, dan semua perusahaan wajib mematuhi. Kejadian di Palopo itu bukti sikap semena-mena yang tidak bisa dibiarkan,” tegas Isjayanto. Ia mendesak pemerintah daerah, khususnya DLH Pohuwato, untuk menindak tegas setiap perusahaan ritel yang terbukti melanggar aturan persampahan. Menurutnya, jika dibiarkan, perilaku seperti itu akan menjadi preseden buruk bagi perusahaan lain dan pada akhirnya merugikan masyarakat serta lingkungan sekitar. “Kami berharap pemerintah tidak ragu memberikan sanksi. Kalau perusahaan besar yang terang-terangan melanggar saja tidak ditindak, maka yang kecil-kecil juga akan ikut semaunya,” tambahnya. Isjayanto menegaskan, setiap investor yang datang dan berusaha di Kabupaten Pohuwato wajib menghormati regulasi daerah, mematuhi standar pengelolaan lingkungan, dan ikut menjaga kebersihan, bukan justru menjadi sumber persoalan baru. Kasus dugaan pelanggaran pengelolaan sampah oleh gerai ritel di Palopo ini kini menjadi sorotan publik dan memicu desakan luas agar pengawasan terhadap ritel modern diperketat, terutama yang beroperasi di kawasan padat penduduk dan pusat kota.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Aktivis Pohuwato, <strong>Isjayanto Doda</strong>, mengeluarkan pernyataan keras yang ditujukan kepada seluruh perusahaan ritel modern seperti Alfamart, Indomaret, dan jaringan ritel lainnya agar tidak seenaknya melanggar aturan pemerintah daerah, terutama terkait <strong>pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan itu mencuat setelah adanya dugaan kelalaian salah satu gerai <strong>Alfamart di Desa Palopo, Kecamatan Marisa</strong>, yang kedapatan membiarkan tumpukan sampah menumpuk di area sekitar toko, bahkan <strong>diduga dibakar sendiri oleh pihak pengelola gerai</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut informasi dari <strong>Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato</strong>, tindakan tersebut jelas <strong>melanggar ketentuan pengelolaan persampahan</strong> dan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan. Mulai dari pencemaran tanah, terganggunya estetika kota, hingga polusi udara yang dapat membahayakan kesehatan warga. Ironisnya, lokasi ritel tersebut berada di <strong>pusat Kota Marisa</strong>, kawasan yang seharusnya menjadi etalase kebersihan dan wajah Kabupaten Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Isjayanto menilai kejadian itu sebagai bentuk <strong>ketidakpatuhan dan arogansi</strong> sebagian ritel modern yang datang ke daerah hanya untuk mengejar keuntungan tetapi abai terhadap aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Mereka datang berinvestasi di daerah ini, tapi jangan coba-coba mengotori dan mengabaikan aturan. Pemerintah sudah membuat regulasi, dan semua perusahaan wajib mematuhi. Kejadian di Palopo itu bukti sikap semena-mena yang tidak bisa dibiarkan,” tegas Isjayanto.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia mendesak pemerintah daerah, khususnya <strong>DLH Pohuwato</strong>, untuk <strong>menindak tegas</strong> setiap perusahaan ritel yang terbukti melanggar aturan persampahan. Menurutnya, jika dibiarkan, perilaku seperti itu akan menjadi <strong>preseden buruk</strong> bagi perusahaan lain dan pada akhirnya merugikan masyarakat serta lingkungan sekitar.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami berharap pemerintah tidak ragu memberikan sanksi. Kalau perusahaan besar yang terang-terangan melanggar saja tidak ditindak, maka yang kecil-kecil juga akan ikut semaunya,” tambahnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Isjayanto menegaskan, setiap investor yang datang dan berusaha di Kabupaten Pohuwato wajib <strong>menghormati regulasi daerah, mematuhi standar pengelolaan lingkungan, dan ikut menjaga kebersihan</strong>, bukan justru menjadi sumber persoalan baru.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kasus dugaan pelanggaran pengelolaan sampah oleh gerai ritel di Palopo ini kini menjadi <strong>sorotan publik</strong> dan memicu desakan luas agar <strong>pengawasan terhadap ritel modern diperketat</strong>, terutama yang beroperasi di kawasan padat penduduk dan pusat kota.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah/">Tak Main-Main! Aktivis Pohuwato Tegur Keras Ritel Modern Soal Sampah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah/">Tak Main-Main! Aktivis Pohuwato Tegur Keras Ritel Modern Soal Sampah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tak-main-main-aktivis-pohuwato-tegur-keras-ritel-modern-soal-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pohuwato Darurat Ekologi, Lumpur Tambang Genangi Mangrove</title>
		<link>https://barakati.id/pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove</link>
					<comments>https://barakati.id/pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 10:43:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[air tercemar]]></category>
		<category><![CDATA[banjir pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[bulangita]]></category>
		<category><![CDATA[dampak tambang]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[lumpur tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Marisa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon cinta]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[warga resah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28206</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove/">Pohuwato Darurat Ekologi, Lumpur Tambang Genangi Mangrove</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove/">Pohuwato Darurat Ekologi, Lumpur Tambang Genangi Mangrove</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Keluhan warga Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, kembali mencuat terkait dugaan dampak negatif aktivitas tambang terhadap lingkungan di wilayah tersebut. Sejumlah warga menilai aktivitas tambang telah menyebabkan kerusakan pada kawasan pesisir, terutama di area mangrove sekitar Pohon Cinta. Upik, salah satu warga yang tinggal di kawasan Pohon Cinta, menyuarakan keresahannya atas kondisi lingkungan yang kian mengkhawatirkan. Ia menuturkan bahwa aliran lumpur dari sungai yang diduga berasal dari kawasan tambang Bulangita kini menggenangi area mangrove dan tidak lagi mengalir langsung ke laut seperti seharusnya. “Air pembuangan dari tambang itu lewat Pohon Cinta, tapi tidak langsung ke laut. Lumpur-lumpurnya mengendap di hutan mangrove, jadi banyak pohon mangrove yang mati. Lumpur itu makin naik terus,” ujarnya, Jumat (14/11/2025). Menurut Upik, penjelasan bahwa kondisi tersebut hanya akibat naiknya air adalah keliru. Yang sebenarnya terjadi, kata dia, adalah penumpukan endapan lumpur berbahaya yang terus merusak ekosistem pesisir dan mengancam habitat mangrove. “Kalau orang bilang air naik, itu tidak benar. Air memang bisa surut, tapi lumpurnya tetap tinggal dan makin menumpuk,” tegasnya. Ia berharap pemerintah daerah tidak sekadar memantau dari jauh, melainkan segera turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi terkini dan mengambil langkah konkret menghentikan penyebab kerusakan tersebut. “Saya minta pemerintah jangan diam. Harus datang lihat sendiri lumpur di Pohon Cinta. Ini sudah merusak lingkungan. Pemerintah harus ambil tindakan supaya tidak makin parah,” tuturnya penuh harap. Warga juga mengaku khawatir dengan potensi banjir jika curah hujan tinggi terjadi dalam waktu dekat. Genangan lumpur yang makin tebal dikhawatirkan akan memperparah limpasan air di kawasan pemukiman. “Yang paling kami takutkan, kalau hujan deras pasti air meluap dan rumah-rumah bisa tergenang,” kata Upik menutup pernyataannya. Hingga berita ini diterbitkan, tim barakati.id masih berupaya mengkonfirmasi pihak pemerintah desa dan instansi terkait untuk meminta tanggapan resmi atas keluhan warga tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Keluhan warga Desa Pohuwato Timur, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, kembali mencuat terkait dugaan dampak negatif aktivitas tambang terhadap lingkungan di wilayah tersebut. Sejumlah warga menilai aktivitas tambang telah menyebabkan kerusakan pada kawasan pesisir, terutama di area mangrove sekitar Pohon Cinta.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Upik, salah satu warga yang tinggal di kawasan Pohon Cinta, menyuarakan keresahannya atas kondisi lingkungan yang kian mengkhawatirkan. Ia menuturkan bahwa aliran lumpur dari sungai yang diduga berasal dari kawasan tambang Bulangita kini menggenangi area mangrove dan tidak lagi mengalir langsung ke laut seperti seharusnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Air pembuangan dari tambang itu lewat Pohon Cinta, tapi tidak langsung ke laut. Lumpur-lumpurnya mengendap di hutan mangrove, jadi banyak pohon mangrove yang mati. Lumpur itu makin naik terus,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut Upik, penjelasan bahwa kondisi tersebut hanya akibat naiknya air adalah keliru. Yang sebenarnya terjadi, kata dia, adalah penumpukan endapan lumpur berbahaya yang terus merusak ekosistem pesisir dan mengancam habitat mangrove.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kalau orang bilang air naik, itu tidak benar. Air memang bisa surut, tapi lumpurnya tetap tinggal dan makin menumpuk,” tegasnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia berharap pemerintah daerah tidak sekadar memantau dari jauh, melainkan segera turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi terkini dan mengambil langkah konkret menghentikan penyebab kerusakan tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya minta pemerintah jangan diam. Harus datang lihat sendiri lumpur di Pohon Cinta. Ini sudah merusak lingkungan. Pemerintah harus ambil tindakan supaya tidak makin parah,” tuturnya penuh harap.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Warga juga mengaku khawatir dengan potensi banjir jika curah hujan tinggi terjadi dalam waktu dekat. Genangan lumpur yang makin tebal dikhawatirkan akan memperparah limpasan air di kawasan pemukiman.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Yang paling kami takutkan, kalau hujan deras pasti air meluap dan rumah-rumah bisa tergenang,” kata Upik menutup pernyataannya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Hingga berita ini diterbitkan, tim barakati.id masih berupaya mengkonfirmasi pihak pemerintah desa dan instansi terkait untuk meminta tanggapan resmi atas keluhan warga tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove/">Pohuwato Darurat Ekologi, Lumpur Tambang Genangi Mangrove</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove/">Pohuwato Darurat Ekologi, Lumpur Tambang Genangi Mangrove</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pohuwato-darurat-ekologi-lumpur-tambang-genangi-mangrove/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
