<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pencuri domba Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pencuri-domba/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pencuri-domba/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2026 07:14:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pencuri domba Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pencuri-domba/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemilik Domba Diamankan Kepolisian NTT Usai Duel dan Habisi Pencuri Ternaknya</title>
		<link>https://barakati.id/pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya</link>
					<comments>https://barakati.id/pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 14:09:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[berita ntt hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[duel maut]]></category>
		<category><![CDATA[hukum pidana indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ipda subur gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[kades dalekesa]]></category>
		<category><![CDATA[kasus pembunuhan ntt]]></category>
		<category><![CDATA[main hakim sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[pembelaan diri]]></category>
		<category><![CDATA[pemilik domba habisi pencuri]]></category>
		<category><![CDATA[pencuri domba]]></category>
		<category><![CDATA[pencuri tewas dibacok]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian ternak ntt]]></category>
		<category><![CDATA[polsek rote barat daya]]></category>
		<category><![CDATA[rote barat daya]]></category>
		<category><![CDATA[rote ndao]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30226</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya/">Pemilik Domba Diamankan Kepolisian NTT Usai Duel dan Habisi Pencuri Ternaknya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya/">Pemilik Domba Diamankan Kepolisian NTT Usai Duel dan Habisi Pencuri Ternaknya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("ROTE NDAO - Sebuah insiden memilukan yang mengaburkan batas antara upaya pembelaan diri dan aksi main hakim sendiri baru saja mengguncang Kecamatan Rote Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria paruh baya berinisial JA (63) terpaksa harus berhadapan dengan hukum setelah duel mautnya melawan seorang terduga pencuri ternak berinisial AM (54) berakhir dengan hilangnya ny4w4. Kejadian nahas ini bermula pada Jumat petang (17/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Niat awal JA sebetulnya sangat sederhana: ia berjalan menuju kompleks persawahan Kukafu sekadar untuk mengecek kondisi domba peliharaannya. Namun, pemandangan di lokasi seketika memompa darahnya. Ia memergoki AM tengah menuntun seekor domba yang sangat diyakini JA sebagai hewan ternak miliknya. Sadar propertinya sedang digasak, JA mencoba menanyakan maksud dan tujuan AM. Alih-alih memberikan penjelasan yang masuk akal, AM justru merespons dengan beringas. Sang pencuri langsung menyerang si pemilik sah domba tersebut menggunakan sebilah parang. Menghadapi sabetan senjata tajam secara tiba-tiba, insting bertahan hidup JA seketika bekerja. Ia berhasil menghindar dari maut dan dengan cepat menyambar sebatang kayu di dekatnya untuk memukul balik. Terdesak oleh perlawanan pemilik ternak, AM lantas memilih mengambil langkah seribu, berlari menjauh ke arah area persawahan. Namun, amarah JA sudah telanjur tersulut. Ia mengejar pelaku hingga keduanya kembali berhadapan di dekat pagar sawah. Dalam posisi terpojok, AM kembali mengayunkan p4rangny4. Di detik yang sama, hantaman kayu dari JA mendarat telak di tangan AM, membuat parang yang digenggam sang pencuri terlempar jatuh. Di titik inilah situasi berbalik menjadi fatal. JA yang berhasil merampas senjata tajam tersebut, seketika menghujamkan p4r4ng ke tubuh AM secara bertubi-tubi hingga lawannya t3w4s terkapar bersimbah d4r4h. Sadar bahwa tindakannya telah merenggut ny4w4 orang lain, JA tidak berusaha melarikan diri. Ia justru mendatangi Kepala Desa Dalekesa, Arianto Pandie, untuk mengakui perbuatannya. Sang kepala desa pun segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat. Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan, mengonfirmasi runut kejadian pasca-duel maut tersebut. \"Pelaku langsung diamankan personel Polsek Rote Barat Daya setelah ditelepon kepala desa,\" terangnya. Terkait kondisi luka yang dialami terduga pencuri yang t3w4s di tempat, Subur membeberkan hasil pemeriksaan awal penyidik. \"Korban dib4c0k tiga kali mengenai k3pal4, l3her dan kaki\" jelasnya. Menyoroti kasus serupa yang berakar dari aksi pencurian ini, Ipda Subur meminta seluruh warga Rote Ndao untuk tetap tenang. Ia juga menekankan agar masyarakat tidak mudah terhasut oleh isu liar yang berpotensi memicu konflik susulan. \"Biarkan polri bekerja sesuai SOP dan berikan informasi berkaitan dengan peristiwa ini,\" pungkasnya tegas. Saat ini, JA beserta sejumlah barang bukti dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah diamankan di markas kepolisian. Jika menilik catatan kriminal di Indonesia, kasus perlawanan korban pencurian yang berujung pada kematian pelaku bukanlah hal baru. Mengutip laporan investigasi dari beberapa media tanah air pada kasus-kasus serupa sebelumnya, insiden semacam ini kerap memicu perdebatan panjang di ranah hukum Pidana. Aparat penegak hukum sering kali harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan batas proporsionalitas (noodweer)—apakah tindakan pelaku murni pembelaan diri secara terpaksa atau telah masuk ke ranah pembunuhan. Nasib JA kini sepenuhnya berada di tangan penyelidikan polisi.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>ROTE NDAO &#8211; Sebuah insiden memilukan yang mengaburkan batas antara upaya pembelaan diri dan aksi main hakim sendiri baru saja mengguncang Kecamatan Rote Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria paruh baya berinisial JA (63) terpaksa harus berhadapan dengan hukum setelah duel mautnya melawan seorang terduga pencuri ternak berinisial AM (54) berakhir dengan hilangnya ny4w4.</p>
<p>Kejadian nahas ini bermula pada Jumat petang (17/4/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Niat awal JA sebetulnya sangat sederhana: ia berjalan menuju kompleks persawahan Kukafu sekadar untuk mengecek kondisi domba peliharaannya. Namun, pemandangan di lokasi seketika memompa darahnya. Ia memergoki AM tengah menuntun seekor domba yang sangat diyakini JA sebagai hewan ternak miliknya.</p>
<p>Sadar propertinya sedang digasak, JA mencoba menanyakan maksud dan tujuan AM. Alih-alih memberikan penjelasan yang masuk akal, AM justru merespons dengan beringas. Sang pencuri langsung menyerang si pemilik sah domba tersebut menggunakan sebilah parang.</p>
<p>Menghadapi sabetan senjata tajam secara tiba-tiba, insting bertahan hidup JA seketika bekerja. Ia berhasil menghindar dari maut dan dengan cepat menyambar sebatang kayu di dekatnya untuk memukul balik. Terdesak oleh perlawanan pemilik ternak, AM lantas memilih mengambil langkah seribu, berlari menjauh ke arah area persawahan.</p>
<p>Namun, amarah JA sudah telanjur tersulut. Ia mengejar pelaku hingga keduanya kembali berhadapan di dekat pagar sawah. Dalam posisi terpojok, AM kembali mengayunkan p4rangny4. Di detik yang sama, hantaman kayu dari JA mendarat telak di tangan AM, membuat parang yang digenggam sang pencuri terlempar jatuh.</p>
<p>Di titik inilah situasi berbalik menjadi fatal. JA yang berhasil merampas senjata tajam tersebut, seketika menghujamkan p4r4ng ke tubuh AM secara bertubi-tubi hingga lawannya t3w4s terkapar bersimbah d4r4h.</p>
<p>Sadar bahwa tindakannya telah merenggut ny4w4 orang lain, JA tidak berusaha melarikan diri. Ia justru mendatangi Kepala Desa Dalekesa, Arianto Pandie, untuk mengakui perbuatannya. Sang kepala desa pun segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat.</p>
<p>Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan, mengonfirmasi runut kejadian pasca-duel maut tersebut. &#8220;Pelaku langsung diamankan personel Polsek Rote Barat Daya setelah ditelepon kepala desa,&#8221; terangnya.</p>
<p>Terkait kondisi luka yang dialami terduga pencuri yang t3w4s di tempat, Subur membeberkan hasil pemeriksaan awal penyidik. &#8220;Korban dib4c0k tiga kali mengenai k3pal4, l3her dan kaki&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menyoroti kasus serupa yang berakar dari aksi pencurian ini, Ipda Subur meminta seluruh warga Rote Ndao untuk tetap tenang. Ia juga menekankan agar masyarakat tidak mudah terhasut oleh isu liar yang berpotensi memicu konflik susulan.</p>
<p>&#8220;Biarkan polri bekerja sesuai SOP dan berikan informasi berkaitan dengan peristiwa ini,&#8221; pungkasnya tegas. Saat ini, JA beserta sejumlah barang bukti dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah diamankan di markas kepolisian.</p>
<p>Jika menilik catatan kriminal di Indonesia, kasus perlawanan korban pencurian yang berujung pada kematian pelaku bukanlah hal baru. Mengutip laporan investigasi dari beberapa media tanah air pada kasus-kasus serupa sebelumnya, insiden semacam ini kerap memicu perdebatan panjang di ranah hukum Pidana. Aparat penegak hukum sering kali harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan batas proporsionalitas (noodweer)—apakah tindakan pelaku murni pembelaan diri secara terpaksa atau telah masuk ke ranah pembunuhan. Nasib JA kini sepenuhnya berada di tangan penyelidikan polisi.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya/">Pemilik Domba Diamankan Kepolisian NTT Usai Duel dan Habisi Pencuri Ternaknya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya/">Pemilik Domba Diamankan Kepolisian NTT Usai Duel dan Habisi Pencuri Ternaknya</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pemilik-domba-diamankan-kepolisian-ntt-usai-duel-dan-habisi-pencuri-ternaknya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
