<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penegakan Hukum Pohuwato Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/penegakan-hukum-pohuwato/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/penegakan-hukum-pohuwato/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 13:16:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Penegakan Hukum Pohuwato Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/penegakan-hukum-pohuwato/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Babak Baru Kasus Oknum Polres Pohuwato: Alasan Bayar Ruko Dipatahkan Bukti Jual Beli Emas</title>
		<link>https://barakati.id/babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas</link>
					<comments>https://barakati.id/babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 13:16:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[aktivis Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[berita kriminal gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[bukti transaksi emas]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan emas ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[ijin pertambangan rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[jual beli emas pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[klarifikasi uang ruko]]></category>
		<category><![CDATA[kombes pol maruly pardede]]></category>
		<category><![CDATA[oknum polres pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[polda gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[staf kapolres pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tppu emas ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[uu minerba 2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30127</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas/">Babak Baru Kasus Oknum Polres Pohuwato: Alasan Bayar Ruko Dipatahkan Bukti Jual Beli Emas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas/">Babak Baru Kasus Oknum Polres Pohuwato: Alasan Bayar Ruko Dipatahkan Bukti Jual Beli Emas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Babak baru membayangi kasus dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Pohuwato yang sebelumnya mengaku sebagai staf Kapolres. Usai oknum tersebut memberikan klarifikasi bahwa aliran dana yang diterimanya adalah untuk pembayaran rumah toko (ruko), seorang warga kini muncul memberikan bantahan keras terkait adanya dugaan praktik jual beli emas ilegal. Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada salah satu wartawan pada Kamis (16/4/2026), warga yang enggan disebutkan namanya itu menyangsikan alibi pembayaran ruko tersebut. Ia mengklaim memiliki deretan bukti kuat yang mengarah pada transaksi emas ilegal. \"Yakin itu uang untuk bayar ruko? Semua buktinya ada, baik itu (transaksi) di hotel, dijual ke siapa, dan siapa yang menjual,\" ungkap sumber anonim tersebut menyanggah klarifikasi sang oknum polisi. Merespons polemik yang kian memanas, Aktivis Gorontalo, Agung, mengecam keras dan mendesak Kapolres Pohuwato untuk segera turun tangan mengusut tuntas persoalan ini secara transparan. \"Saya meminta kepada Kapolres untuk menyikapi masalah ini dengan serius. Jangan sampai hal ini menjadi asumsi liar di tengah masyarakat, yang pada akhirnya membuat publik kehilangan kepercayaan terhadap institusi Polres Pohuwato dalam penegakan hukum,\" tegas Agung. Sebagai pengingat, regulasi mengenai larangan jual beli emas ilegal telah diatur secara ketat dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Berdasarkan Pasal 161 UU Minerba, setiap pihak yang menampung, memanfaatkan, atau memperjualbelikan mineral tanpa izin yang sah dapat dijerat pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar. Sebelumnya, pada Rabu (4/2/2026) lalu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede, di Mapolda Gorontalo telah menegaskan komitmennya untuk memberantas mafia tambang. Ia menyatakan bahwa penjual maupun pembeli emas ilegal dapat dipidana. Pembeli emas wajib memiliki izin resmi dan hanya boleh membeli dari sumber yang sah, yakni pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Kombes Pol Maruly juga memperingatkan bahwa selain dijerat UU Minerba, pelaku jual beli emas ilegal dapat dikenakan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jika ditemukan adanya aliran dana atau aset hasil kejahatan. Oleh karena itu, Polda Gorontalo terus mengimbau masyarakat untuk berani melaporkan setiap temuan aktivitas jual beli emas ilegal di wilayahnya.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="2"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Babak baru membayangi kasus dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Pohuwato yang sebelumnya mengaku sebagai staf Kapolres. Usai oknum tersebut memberikan klarifikasi bahwa aliran dana yang diterimanya adalah untuk pembayaran rumah toko (ruko), seorang warga kini muncul memberikan bantahan keras terkait adanya dugaan praktik jual beli emas ilegal.</p>
<p data-path-to-node="3">Melalui pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan kepada salah satu wartawan pada Kamis (16/4/2026), warga yang enggan disebutkan namanya itu menyangsikan alibi pembayaran ruko tersebut. Ia mengklaim memiliki deretan bukti kuat yang mengarah pada transaksi emas ilegal.</p>
<p data-path-to-node="4">&#8220;Yakin itu uang untuk bayar ruko? Semua buktinya ada, baik itu (transaksi) di hotel, dijual ke siapa, dan siapa yang menjual,&#8221; ungkap sumber anonim tersebut menyanggah klarifikasi sang oknum polisi.</p>
<p data-path-to-node="5">Merespons polemik yang kian memanas, Aktivis Gorontalo, Agung, mengecam keras dan mendesak Kapolres Pohuwato untuk segera turun tangan mengusut tuntas persoalan ini secara transparan.</p>
<p data-path-to-node="6">&#8220;Saya meminta kepada Kapolres untuk menyikapi masalah ini dengan serius. Jangan sampai hal ini menjadi asumsi liar di tengah masyarakat, yang pada akhirnya membuat publik kehilangan kepercayaan terhadap institusi Polres Pohuwato dalam penegakan hukum,&#8221; tegas Agung.</p>
<p data-path-to-node="7">Sebagai pengingat, regulasi mengenai larangan jual beli emas ilegal telah diatur secara ketat dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Berdasarkan Pasal 161 UU Minerba, setiap pihak yang menampung, memanfaatkan, atau memperjualbelikan mineral tanpa izin yang sah dapat dijerat pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.</p>
<p data-path-to-node="8">Sebelumnya, pada Rabu (4/2/2026) lalu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede, di Mapolda Gorontalo telah menegaskan komitmennya untuk memberantas mafia tambang. Ia menyatakan bahwa penjual maupun pembeli emas ilegal dapat dipidana. Pembeli emas wajib memiliki izin resmi dan hanya boleh membeli dari sumber yang sah, yakni pemegang Izin Pertambangan Rakyat (IPR).</p>
<p data-path-to-node="9">Kombes Pol Maruly juga memperingatkan bahwa selain dijerat UU Minerba, pelaku jual beli emas ilegal dapat dikenakan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jika ditemukan adanya aliran dana atau aset hasil kejahatan. Oleh karena itu, Polda Gorontalo terus mengimbau masyarakat untuk berani melaporkan setiap temuan aktivitas jual beli emas ilegal di wilayahnya.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas/">Babak Baru Kasus Oknum Polres Pohuwato: Alasan Bayar Ruko Dipatahkan Bukti Jual Beli Emas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas/">Babak Baru Kasus Oknum Polres Pohuwato: Alasan Bayar Ruko Dipatahkan Bukti Jual Beli Emas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/babak-baru-kasus-oknum-polres-pohuwato-alasan-bayar-ruko-dipatahkan-bukti-jual-beli-emas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aroma Busuk Pungli di Tambang Emas Ilegal Taluditi, Kapolsek Bungkam!</title>
		<link>https://barakati.id/aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam</link>
					<comments>https://barakati.id/aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 17:42:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Berat Setor Uang Pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Taluditi Bungkam]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Tambang Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Penyalahgunaan Pos Pengamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Pungli Tambang Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Praktik Pungli Tambang Emas]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli Taluditi Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pungutan Liar di Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Emas Ilegal Taluditi]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27804</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam/">Aroma Busuk Pungli di Tambang Emas Ilegal Taluditi, Kapolsek Bungkam!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam/">Aroma Busuk Pungli di Tambang Emas Ilegal Taluditi, Kapolsek Bungkam!</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, mengungkap aroma busuk dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang semakin mencoreng wajah penegakan hukum di daerah penghasil emas ini. Sebuah pos penjagaan yang berdiri di Desa Puncak Jaya, yang semestinya menjadi titik pengawasan aktivitas tambang, justru diduga beralih fungsi menjadi “loket liar” bagi alat berat yang hendak menuju area tambang ilegal. Penelusuran tim Barakati.id menemukan dua titik aktivitas tambang di kawasan itu: satu di Marisa Lima dan satu lagi di Desa Puncak Jaya, yang oleh warga lebih dikenal dengan sebutan Marisa Enam. Namun, hanya di Puncak Jaya ditemukan pos yang diduga menjadi tempat pengumpulan uang setoran ilegal. Setiap unit alat berat jenis excavator yang melintas menuju area tambang dikabarkan “wajib setor” hingga Rp5 juta per unit. Uang tersebut disebut-sebut sebagai “pengamanan” agar alat berat bisa bebas masuk tanpa hambatan dari aparat. Praktik ini semakin mencurigakan, sebab tidak ada tindakan hukum yang jelas meskipun sudah berlangsung lama. Pada Sabtu (25/10/2025), media mencoba mengonfirmasi langsung Kapolsek Taluditi, IPDA Ismail Dai, terkait dugaan pungli tersebut. Sayangnya, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban, baik mengenai keberadaan pos pungli maupun soal aktivitas tambang ilegal yang kian marak di wilayah hukumnya. Sikap diam aparat ini semakin mempertebal dugaan adanya pembiaran. Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, tim Barakati.id masih berupaya menghubungi pihak pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait lainnya untuk mendapatkan klarifikasi resmi atas dugaan serius ini. Publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="110" data-end="361"><strong>Pohuwato</strong> &#8211; Aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, mengungkap aroma busuk dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang semakin mencoreng wajah penegakan hukum di daerah penghasil emas ini.</p>
<p data-start="363" data-end="583">Sebuah pos penjagaan yang berdiri di Desa Puncak Jaya, yang semestinya menjadi titik pengawasan aktivitas tambang, justru diduga beralih fungsi menjadi “loket liar” bagi alat berat yang hendak menuju area tambang ilegal.</p>
<p data-start="585" data-end="886">Penelusuran tim <a href="https://barakati.id/"><strong data-start="601" data-end="616">Barakati.id</strong></a> menemukan dua titik aktivitas tambang di kawasan itu: satu di Marisa Lima dan satu lagi di Desa Puncak Jaya, yang oleh warga lebih dikenal dengan sebutan Marisa Enam. Namun, hanya di Puncak Jaya ditemukan pos yang diduga menjadi tempat pengumpulan uang setoran ilegal.</p>
<p data-start="888" data-end="1232">Setiap unit alat berat jenis <em data-start="917" data-end="928">excavator</em> yang melintas menuju area tambang dikabarkan “wajib setor” hingga Rp5 juta per unit. Uang tersebut disebut-sebut sebagai “pengamanan” agar alat berat bisa bebas masuk tanpa hambatan dari aparat. Praktik ini semakin mencurigakan, sebab tidak ada tindakan hukum yang jelas meskipun sudah berlangsung lama.</p>
<p data-start="1234" data-end="1599">Pada Sabtu (25/10/2025), media mencoba mengonfirmasi langsung Kapolsek Taluditi, <strong data-start="1315" data-end="1334">IPDA Ismail Dai</strong>, terkait dugaan pungli tersebut. Sayangnya, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban, baik mengenai keberadaan pos pungli maupun soal aktivitas tambang ilegal yang kian marak di wilayah hukumnya. Sikap diam aparat ini semakin mempertebal dugaan adanya pembiaran.</p>
<p data-start="1601" data-end="1906">Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, tim <a href="https://barakati.id/"><strong data-start="1651" data-end="1666">Barakati.id</strong></a> masih berupaya menghubungi pihak pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait lainnya untuk mendapatkan klarifikasi resmi atas dugaan serius ini. Publik kini menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus ini.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam/">Aroma Busuk Pungli di Tambang Emas Ilegal Taluditi, Kapolsek Bungkam!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam/">Aroma Busuk Pungli di Tambang Emas Ilegal Taluditi, Kapolsek Bungkam!</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/aroma-busuk-pungli-di-tambang-emas-ilegal-taluditi-kapolsek-bungkam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
