<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>penerima blt Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/penerima-blt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/penerima-blt/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jul 2021 07:01:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.9</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>penerima blt Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/penerima-blt/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Pertanyakan Penerimaan BLT Yang Hanya Berlaku Tiga Hari</title>
		<link>https://barakati.id/warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari</link>
					<comments>https://barakati.id/warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2021 07:01:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan blt]]></category>
		<category><![CDATA[blt]]></category>
		<category><![CDATA[penerima blt]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=10430</guid>

					<description><![CDATA[<p>NEWS &#8211; Salah satu warga Desa Gihang Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Isran Doda mengaku sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT), merasa dibuat bingung oleh pihak Desa, Ia mengatakan namanya masuk dalam daftar penerima sejak bulan Januari namun hanya menerima sekali dana tersebut pada bulan Juli. &#8220;Saya kebetulan mencari nafkah di luar daerah di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari/">Warga Pertanyakan Penerimaan BLT Yang Hanya Berlaku Tiga Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari/">Warga Pertanyakan Penerimaan BLT Yang Hanya Berlaku Tiga Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Salah satu warga Desa Gihang Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Isran Doda mengaku sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT), merasa dibuat bingung oleh pihak Desa, Ia mengatakan namanya masuk dalam daftar penerima sejak bulan Januari namun hanya menerima sekali dana tersebut pada bulan Juli. \"Saya kebetulan mencari nafkah di luar daerah di karenakan situasi pandemi saat ini, maka saya terhambat dengan akses bolak balik kampung tetapi istri saya berada di desa tersebut selama ini,..\" Jelas Isran. \"Terus bagaimana kami masyarakat kecil yang sampai saat ini masih belum mendapatkan pekerjaan yang hanya berharap dari bantuan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari saya dan keluarga saya,\" Kata Isran, (24/7/2021). Tak hanya itu, Isran juga mempertanyakan apakah dari pihak Desa selama ini tidak memberikan toleransi kepada warganya yang terlambat mengambil bantuan langsung tunai, pasalnya ia merasa kaget karena waktu yang ditentukan untuk pengambilan hanya berjangka 3 hari saja. \"Sehingganya ini patut di pertanyakan apakah tidak ada toleransi yang di buat oleh desa atau memang sudah menjadi regulasi yang berlaku di desa gihang tersebut atau di tingkat kecamatan Bahakan sampai ke aturan daerah,\" Ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Desa Anita Tombokan menjelaskan untuk memasukan laporan pertanggungjawaban ke pihak terkait maka batas waktu yang diberikan oleh mereka bagi penerima BLT hanya berlaku tiga hari. \"Ya... Memeng ada beberapa dari penerima itu telat sampai 3 hari dari waktu di terima kan itu tidak menghadiri sehingga uang tersebut kami tarik dan kami kembalikan pada kas desa atau menjadi dana silva,\" tegas Anita. Senada dengan hal itu, anggota BPD Rafik Bujang mengatakan, hal ini sudah menjadi ketentuan yang berlaku berdasarkan aturan, sehingga penerima wajib hadir pada saat pendistribusian, apabila melewati batas yang telah ditentukan maka mereka tak bisa mengambilnya lagi. \"Apabila melewati batas selama 3 hari maka uang tersebut kami tidak akan berikan dan kami kembalikan kepada rekening desa yang nanti akan di masukan pada dana Silva anggaran desa atau APBDes,\" Ujar Rafik.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>NEWS &#8211; Salah satu warga Desa Gihang Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Isran Doda mengaku sebagai penerima bantuan langsung tunai (BLT), merasa dibuat bingung oleh pihak Desa, Ia mengatakan namanya masuk dalam daftar penerima sejak bulan Januari namun hanya menerima sekali dana tersebut pada bulan Juli.</p>
<p>&#8220;Saya kebetulan mencari nafkah di luar daerah di karenakan situasi pandemi saat ini, maka saya terhambat dengan akses bolak balik kampung tetapi istri saya berada di desa tersebut selama ini,..&#8221; Jelas Isran.</p>
<p>&#8220;Terus bagaimana kami masyarakat kecil yang sampai saat ini masih belum mendapatkan pekerjaan yang hanya berharap dari bantuan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari saya dan keluarga saya,&#8221; Kata Isran, (24/7/2021).</p>
<p>Tak hanya itu, Isran juga mempertanyakan apakah dari pihak Desa selama ini tidak memberikan toleransi kepada warganya yang terlambat mengambil bantuan langsung tunai, pasalnya ia merasa kaget karena waktu yang ditentukan untuk pengambilan hanya berjangka 3 hari saja.</p>
<p>&#8220;Sehingganya ini patut di pertanyakan apakah tidak ada toleransi yang di buat oleh desa atau memang sudah menjadi regulasi yang berlaku di desa gihang tersebut atau di tingkat kecamatan Bahakan sampai ke aturan daerah,&#8221; Ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris Desa Anita Tombokan menjelaskan untuk memasukan laporan pertanggungjawaban ke pihak terkait maka batas waktu yang diberikan oleh mereka bagi penerima BLT hanya berlaku tiga hari.</p>
<p>&#8220;Ya&#8230; Memeng ada beberapa dari penerima itu telat sampai 3 hari dari waktu di terima kan itu tidak menghadiri sehingga uang tersebut kami tarik dan kami kembalikan pada kas desa atau menjadi dana silva,&#8221; tegas Anita.</p>
<p>Senada dengan hal itu, anggota BPD Rafik Bujang mengatakan, hal ini sudah menjadi ketentuan yang berlaku berdasarkan aturan, sehingga penerima wajib hadir pada saat pendistribusian, apabila melewati batas yang telah ditentukan maka mereka tak bisa mengambilnya lagi.</p>
<p>&#8220;Apabila melewati batas selama 3 hari maka uang tersebut kami tidak akan berikan dan kami kembalikan kepada rekening desa yang nanti akan di masukan pada dana Silva anggaran desa atau APBDes,&#8221; Ujar Rafik.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari/">Warga Pertanyakan Penerimaan BLT Yang Hanya Berlaku Tiga Hari</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari/">Warga Pertanyakan Penerimaan BLT Yang Hanya Berlaku Tiga Hari</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/warga-pertanyakan-penerimaan-blt-yang-hanya-berlaku-tiga-hari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelson Pastikan Penerima BLT tak Salah Sasaran</title>
		<link>https://barakati.id/nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran</link>
					<comments>https://barakati.id/nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2020 20:01:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[nelson pomalingo]]></category>
		<category><![CDATA[penerima blt]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4540</guid>

					<description><![CDATA[<p>KABGOR-Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memastikan tidak ada lagi data keliru tentang penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak Covid-19 di Kabupaten Gorontalo. Ini menyusul setelah dilakukan kembali survey data penerima BLT. Nelson juga mengatakan bahwa dari beberapa masalah tentang penerima BLT yang sebelumnya disinyalir salah sasaran adalah kesalan tak disengaja. Dirinya juga juga mengaku tak menyalahkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran/">Nelson Pastikan Penerima BLT tak Salah Sasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran/">Nelson Pastikan Penerima BLT tak Salah Sasaran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KABGOR-Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memastikan tidak ada lagi data keliru tentang penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak Covid-19 di Kabupaten Gorontalo. Ini menyusul setelah dilakukan kembali survey data penerima BLT. Nelson juga mengatakan bahwa dari beberapa masalah tentang penerima BLT yang sebelumnya disinyalir salah sasaran adalah kesalan tak disengaja. Dirinya juga juga mengaku tak menyalahkan pihak pengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). \"Saya pikir seluruh Indonesia Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi problem, di Jakarta saja yang begitu canggih masih ada problem, apalagi kita yang di daerah. Saya tidak menyalahkan data DTKS, untuk itu kami di Kabupaten Gorontalo enar-benar survey lagi biar tidak salah sasaran,\" ujar Nelson usai lakukan rapat terbatas bersama staf ahli dan asisten 3, di Rumah Dinasnya, Jum\'at (08/05) Selain memastikan penerima bantuan dampak Covid tidak salah sasaran lagi, Nelson menargetkan distribusi bantuan selesai pada 20 Mei mendatang. Dan agar tidak ada lagi tumpang tindih terkait data penerima bantuan dampak Covid-19, pihaknya meminta Dana Desa (DD) jadi goals terakhir bagi yang belum menerima. \"Dana desa itu saya sudah minta untuk menjadi penjaga gawang yang tidak dapat, agar tidak ada kecemburuan sosial, dan bantuan nya merata semua nya dapat\" tutup Nelson.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>KABGOR-Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo memastikan tidak ada lagi data keliru tentang penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak Covid-19 di Kabupaten Gorontalo. Ini menyusul setelah dilakukan kembali survey data penerima BLT.</p>
<p>Nelson juga mengatakan bahwa dari beberapa masalah tentang penerima BLT yang sebelumnya disinyalir salah sasaran adalah kesalan tak disengaja. Dirinya juga juga mengaku tak menyalahkan pihak pengelola Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).</p>
<p>&#8220;Saya pikir seluruh Indonesia Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi problem, di Jakarta saja yang begitu canggih masih ada problem, apalagi kita yang di daerah. Saya tidak menyalahkan data DTKS, untuk itu kami di Kabupaten Gorontalo enar-benar survey lagi biar tidak salah sasaran,&#8221; ujar Nelson usai lakukan rapat terbatas bersama staf ahli dan asisten 3, di Rumah Dinasnya, Jum&#8217;at (08/05)</p>
<p>Selain memastikan penerima bantuan dampak Covid tidak salah sasaran lagi, Nelson menargetkan distribusi bantuan selesai pada 20 Mei mendatang. Dan agar tidak ada lagi tumpang tindih terkait data penerima bantuan dampak Covid-19, pihaknya meminta Dana Desa (DD) jadi goals terakhir bagi yang belum menerima.</p>
<p>&#8220;Dana desa itu saya sudah minta untuk menjadi penjaga gawang yang tidak dapat, agar tidak ada kecemburuan sosial, dan bantuan nya merata semua nya dapat&#8221; tutup Nelson.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran/">Nelson Pastikan Penerima BLT tak Salah Sasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran/">Nelson Pastikan Penerima BLT tak Salah Sasaran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/nelson-pastikan-penerima-blt-tak-salah-sasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
