<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengawasan Internal Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pengawasan-internal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pengawasan-internal/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2026 09:52:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Pengawasan Internal Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pengawasan-internal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak &#8220;Main Mata&#8221; dalam Kasus Mafia Obat</title>
		<link>https://barakati.id/tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat</link>
					<comments>https://barakati.id/tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 09:52:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Kesehatan Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Gorontalo hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dinas kesehatan gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[INSPEKTORAT KOTA GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Obat]]></category>
		<category><![CDATA[Mafia Obat Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Majid Mustaki]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Rumah Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan Oknum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan Internal]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RSAS Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Aloe Saboe]]></category>
		<category><![CDATA[Skandal Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Unjuk Rasa Gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29867</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat/">Tuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak &#8220;Main Mata&#8221; dalam Kasus Mafia Obat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat/">Tuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak &#8220;Main Mata&#8221; dalam Kasus Mafia Obat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Gelombang aksi unjuk rasa mewarnai Kantor Inspektorat dan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Selasa (31/03/2026). Massa yang tergabung dalam Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Gorontalo menuntut pengusutan tuntas atas dugaan praktik mafia obat yang ditengarai terjadi di sejumlah rumah sakit daerah. Ketua Forum Gerakan Aliansi Kesehatan, Majid Mustaki, dalam orasinya mendesak Inspektorat Kota Gorontalo untuk menjaga profesionalisme dan transparansi. Ia memperingatkan agar lembaga pengawas tersebut tidak \"tebang pilih\" dalam mengungkap tabir gelap di balik distribusi obat-obatan tersebut. “Inspektorat harus bekerja secara objektif dan terbuka. Jangan sampai ada upaya melindungi oknum tertentu dalam kasus ini. Publik mengawasi setiap langkah pemeriksaan,” tegas Majid di hadapan massa aksi. Aksi tersebut direspons langsung oleh Kepala Inspektorat Kota Gorontalo. Di depan pengunjuk rasa, ia mengonfirmasi bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mendalami laporan tersebut. Saat ini, pemeriksaan intensif sedang dilakukan terhadap sejumlah oknum yang diduga kuat terlibat dalam pusaran kasus ini. “Kami pastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur. Tim sudah bekerja dan beberapa pihak terkait telah kami mintai keterangan,” ungkap Kepala Inspektorat. Tak puas hanya di satu titik, massa kemudian bergeser menuju Dinas Kesehatan Kota Gorontalo. Di sana, orator mendesak pihak Dinas untuk segera menghadirkan Direktur RSUD Aloe Saboe (RSAS) guna memberikan klarifikasi langsung terkait polemik yang meresahkan masyarakat tersebut. Usai penantian sekitar 15 menit, Direktur RSAS akhirnya menemui massa. Ia mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit telah mengambil tindakan administratif awal. Sebanyak tiga orang staf yang diduga terkait dalam kasus tersebut kini telah dipindahtugaskan ke Dinas Kesehatan Kota Gorontalo. “Langkah pemindahan ini merupakan respons awal kami sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut yang tengah berjalan,” jelas Direktur RSAS. Aksi unjuk rasa ini menjadi simbol kuatnya tekanan publik agar skandal dugaan mafia obat di Kota Gorontalo diselesaikan secara transparan hingga ke akar-akarnya, demi menjamin keadilan bagi masyarakat dan integritas layanan kesehatan daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="3"><strong>Gorontalo</strong> &#8211; Gelombang aksi unjuk rasa mewarnai Kantor Inspektorat dan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo, Selasa (31/03/2026). Massa yang tergabung dalam Forum Gerakan Aliansi Kesehatan Gorontalo menuntut pengusutan tuntas atas dugaan praktik mafia obat yang ditengarai terjadi di sejumlah rumah sakit daerah.</p>
<p data-path-to-node="4">Ketua Forum Gerakan Aliansi Kesehatan, Majid Mustaki, dalam orasinya mendesak Inspektorat Kota Gorontalo untuk menjaga profesionalisme dan transparansi. Ia memperingatkan agar lembaga pengawas tersebut tidak &#8220;tebang pilih&#8221; dalam mengungkap tabir gelap di balik distribusi obat-obatan tersebut.</p>
<p data-path-to-node="5">“Inspektorat harus bekerja secara objektif dan terbuka. Jangan sampai ada upaya melindungi oknum tertentu dalam kasus ini. Publik mengawasi setiap langkah pemeriksaan,” tegas Majid di hadapan massa aksi.</p>
<p data-path-to-node="6">Aksi tersebut direspons langsung oleh Kepala Inspektorat Kota Gorontalo. Di depan pengunjuk rasa, ia mengonfirmasi bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mendalami laporan tersebut. Saat ini, pemeriksaan intensif sedang dilakukan terhadap sejumlah oknum yang diduga kuat terlibat dalam pusaran kasus ini.</p>
<p data-path-to-node="7">“Kami pastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur. Tim sudah bekerja dan beberapa pihak terkait telah kami mintai keterangan,” ungkap Kepala Inspektorat.</p>
<p data-path-to-node="8">Tak puas hanya di satu titik, massa kemudian bergeser menuju Dinas Kesehatan Kota Gorontalo. Di sana, orator mendesak pihak Dinas untuk segera menghadirkan Direktur RSUD Aloe Saboe (RSAS) guna memberikan klarifikasi langsung terkait polemik yang meresahkan masyarakat tersebut.</p>
<p data-path-to-node="9">Usai penantian sekitar 15 menit, Direktur RSAS akhirnya menemui massa. Ia mengungkapkan bahwa pihak rumah sakit telah mengambil tindakan administratif awal. Sebanyak tiga orang staf yang diduga terkait dalam kasus tersebut kini telah dipindahtugaskan ke Dinas Kesehatan Kota Gorontalo.</p>
<p data-path-to-node="10">“Langkah pemindahan ini merupakan respons awal kami sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut yang tengah berjalan,” jelas Direktur RSAS.</p>
<p data-path-to-node="11">Aksi unjuk rasa ini menjadi simbol kuatnya tekanan publik agar skandal dugaan mafia obat di Kota Gorontalo diselesaikan secara transparan hingga ke akar-akarnya, demi menjamin keadilan bagi masyarakat dan integritas layanan kesehatan daerah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat/">Tuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak &#8220;Main Mata&#8221; dalam Kasus Mafia Obat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat/">Tuntut Transparansi: Massa Desak Inspektorat Tak &#8220;Main Mata&#8221; dalam Kasus Mafia Obat</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/tuntut-transparansi-massa-desak-inspektorat-tak-main-mata-dalam-kasus-mafia-obat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
