<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengurangan anggaran Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pengurangan-anggaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pengurangan-anggaran/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 05:17:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.10</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pengurangan anggaran Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pengurangan-anggaran/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Anggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas</title>
		<link>https://barakati.id/anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas</link>
					<comments>https://barakati.id/anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 05:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan langsung tunai]]></category>
		<category><![CDATA[blt duano]]></category>
		<category><![CDATA[Bone Bolango]]></category>
		<category><![CDATA[dana desa]]></category>
		<category><![CDATA[duano]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi desa]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan dana desa]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah desa]]></category>
		<category><![CDATA[pengurangan anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[PERANGKAT DESA]]></category>
		<category><![CDATA[Rahmat Unggo]]></category>
		<category><![CDATA[Suwawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29083</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas/">Anggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas/">Anggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Pengurangan alokasi dana desa berdampak langsung terhadap pelayanan publik di Desa Duano, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango. Pemerintah Desa Duano terpaksa melakukan penyesuaian anggaran, termasuk pada program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa. Kepala Dusun Desa Duano, Rahmat Unggo, mengatakan, berkurangnya alokasi dana desa memaksa pemerintah desa mengambil langkah sulit agar pembayaran gaji kader, guru PAUD, dan sejumlah tenaga pelayanan masyarakat lainnya tetap berjalan lancar tanpa keterlambatan. “Dengan adanya pengurangan dana desa, kami harus menyesuaikan semua program dengan anggaran yang tersedia. Untuk program BLT, terpaksa jumlah penerima manfaat dikurangi dari sebelumnya 31 orang menjadi 12 orang,” ujar Rahmat. Menurutnya, keputusan pengurangan jumlah penerima BLT bukan langkah mudah karena menyangkut langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut juga menimbulkan berbagai pertanyaan dari warga yang terdampak. “Kami memahami bahwa langkah ini bukan yang terbaik, namun kondisi keuangan negara yang belum stabil membuat kebijakan ini tidak terhindarkan dan berimbas langsung hingga ke tingkat desa,” tambahnya. Meski demikian, Rahmat menegaskan pemerintah Desa Duano berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski dengan keterbatasan yang ada. Pemerintah desa berharap ke depan tidak ada lagi pengurangan dana desa, sehingga pelayanan publik, kegiatan sosial, dan program kesejahteraan masyarakat dapat kembali ditingkatkan demi kepentingan bersama.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gorontalo &#8211; Pengurangan alokasi dana desa berdampak langsung terhadap pelayanan publik di Desa Duano, Kecamatan Suwawa Tengah, Kabupaten Bone Bolango. Pemerintah Desa Duano terpaksa melakukan penyesuaian anggaran, termasuk pada program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kepala Dusun Desa Duano, <strong>Rahmat Unggo</strong>, mengatakan, berkurangnya alokasi dana desa memaksa pemerintah desa mengambil langkah sulit agar pembayaran gaji kader, guru PAUD, dan sejumlah tenaga pelayanan masyarakat lainnya tetap berjalan lancar tanpa keterlambatan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Dengan adanya pengurangan dana desa, kami harus menyesuaikan semua program dengan anggaran yang tersedia. Untuk program BLT, terpaksa jumlah penerima manfaat dikurangi dari sebelumnya <strong>31 orang menjadi 12 orang</strong>,” ujar Rahmat.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, keputusan pengurangan jumlah penerima BLT bukan langkah mudah karena menyangkut langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut juga menimbulkan berbagai pertanyaan dari warga yang terdampak.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Kami memahami bahwa langkah ini bukan yang terbaik, namun kondisi keuangan negara yang belum stabil membuat kebijakan ini tidak terhindarkan dan berimbas langsung hingga ke tingkat desa,” tambahnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Meski demikian, Rahmat menegaskan pemerintah Desa Duano berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski dengan keterbatasan yang ada.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemerintah desa berharap ke depan tidak ada lagi pengurangan dana desa, sehingga pelayanan publik, kegiatan sosial, dan program kesejahteraan masyarakat dapat kembali ditingkatkan demi kepentingan bersama.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas/">Anggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas/">Anggaran Menyusut, BLT Desa Duano Ikut Terpangkas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/anggaran-menyusut-blt-desa-duano-ikut-terpangkas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Panji: Efisiensi Pemerintah Memicu Kemarahan Rakyat, Korban Terutama Rakyat Kecil</title>
		<link>https://barakati.id/panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil</link>
					<comments>https://barakati.id/panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2025 09:30:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi rakyat daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabinet Pak Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[kasus Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[kemarahan rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan PBB 250 persen]]></category>
		<category><![CDATA[pandangan Pandji Pragiwaksono]]></category>
		<category><![CDATA[pemutusan kontrak honorer]]></category>
		<category><![CDATA[pemutusan kontrak penyiar RRI]]></category>
		<category><![CDATA[pengurangan anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[pengurangan dana daerah]]></category>
		<category><![CDATA[penundaan pengangkatan PNS]]></category>
		<category><![CDATA[protes masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[warisan pemerintahan Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=26823</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta — Dalam video unggahan terbaru di channel YouTube-nya berjudul &#8220;KENAPA INDONESIA MARAH,&#8221; Pandji Pragiwaksono membahas akar kemarahan rakyat Indonesia yang salah satunya disebabkan oleh kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah saat ini. Menurut Pandji, efisiensi yang dijalankan oleh kabinet Pak Prabowo sebagai bagian dari warisan pemerintahan Presiden Jokowi justru banyak mengorbankan rakyat kecil. Efisiensi dilakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil/">Panji: Efisiensi Pemerintah Memicu Kemarahan Rakyat, Korban Terutama Rakyat Kecil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil/">Panji: Efisiensi Pemerintah Memicu Kemarahan Rakyat, Korban Terutama Rakyat Kecil</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Jakarta — Dalam video unggahan terbaru di channel YouTube-nya berjudul &#8220;KENAPA INDONESIA MARAH,&#8221; Pandji Pragiwaksono membahas akar kemarahan rakyat Indonesia yang salah satunya disebabkan oleh kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah saat ini. Menurut Pandji, efisiensi yang dijalankan oleh kabinet Pak Prabowo sebagai bagian dari warisan pemerintahan Presiden Jokowi justru banyak mengorbankan rakyat kecil.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Efisiensi dilakukan dengan pengurangan anggaran di berbagai sektor, termasuk pemutusan kontrak pekerja honorer dan penundaan pengangkatan PNS, yang menimbulkan gelombang protes besar di masyarakat. Salah satu contoh nyata adalah kasus pemutusan kontrak sejumlah penyiar RRI dan pengurangan dana pemerintah ke daerah yang berdampak langsung pada ekonomi rakyat di daerah-daerah kurang mampu.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih jauh, kasus di Kabupaten Pati menjadi gambaran konkret bagaimana kebijakan efisiensi pusat memaksa kepala daerah menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250% guna mengisi kekosongan anggaran, yang kemudian memicu kemarahan warga. Pandji menilai bahwa efisiensi harus dilakukan pada kalangan yang mampu berkorban, bukan pada rakyat kecil yang justru semakin terbebani.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pandji Pragiwaksono mengingatkan agar pemerintah dan pejabat dapat lebih peka dan tidak membuat rakyat menjadi korban kebijakan efisiensi demi penghematan anggaran negara.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil/">Panji: Efisiensi Pemerintah Memicu Kemarahan Rakyat, Korban Terutama Rakyat Kecil</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil/">Panji: Efisiensi Pemerintah Memicu Kemarahan Rakyat, Korban Terutama Rakyat Kecil</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/panji-efisiensi-pemerintah-memicu-kemarahan-rakyat-korban-terutama-rakyat-kecil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
