<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pertanian berkelanjutan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/pertanian-berkelanjutan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/pertanian-berkelanjutan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jan 2026 17:56:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>pertanian berkelanjutan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/pertanian-berkelanjutan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</title>
		<link>https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung</link>
					<comments>https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 15:42:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Adeliyan A Husain]]></category>
		<category><![CDATA[Agribisnis UNG]]></category>
		<category><![CDATA[Belmawa]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[GAP]]></category>
		<category><![CDATA[Good Agricultural Practices]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tilongkabila]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pkm]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas petani]]></category>
		<category><![CDATA[ung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[usaha tani jagung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29302</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mahasiswa Jurusan Agribisnis, Adeliyan A. Husain, sukses meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81 sekaligus mencatatkan karya ilmiah yang berkontribusi nyata bagi dunia pertanian daerah. Dalam tugas akhir penelitiannya berjudul “Analisis Perbandingan Usaha Tani Jagung GAP dengan Konvensional di Kecamatan Tilongkabila,” Adeliyan meneliti secara mendalam perbedaan dua sistem usaha tani jagung, yakni metode berbasis Good Agricultural Practices (GAP) dan metode konvensional. Penelitian ini mengkaji empat aspek penting: biaya produksi, produktivitas, efisiensi usaha, dan pendapatan petani jagung di Kecamatan Tilongkabila. Hasil riset menunjukkan bahwa penerapan metode GAP terbukti lebih menguntungkan (“lebih cuan”) dibanding sistem konvensional karena mampu menghasilkan produktivitas dan mutu panen yang lebih tinggi, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani. Selain berprestasi secara akademik, Adeliyan juga dikenal aktif dalam berbagai program pengembangan mahasiswa. Ia pernah meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di tingkat universitas serta melalui platform Belmawa (BIMA). Capaian ini menunjukkan kemampuannya mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kreativitas dan inovasi di bidang agribisnis. Menurut pihak Fakultas Pertanian UNG, keberhasilan Adeliyan menjadi bukti nyata kualitas sumber daya mahasiswa Jurusan Agribisnis yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pembangunan sektor pertanian. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani di Gorontalo untuk mulai menerapkan sistem pertanian berbasis praktik baik (GAP) guna meningkatkan pendapatan dan daya saing hasil pertanian. Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi melalui penelitian terapan yang berdampak bagi masyarakat dan dunia usaha tani.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Mahasiswa Jurusan Agribisnis, <strong>Adeliyan A. Husain</strong>, sukses meraih <strong>Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81</strong> sekaligus mencatatkan karya ilmiah yang berkontribusi nyata bagi dunia pertanian daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam tugas akhir penelitiannya berjudul <em>“Analisis Perbandingan Usaha Tani Jagung GAP dengan Konvensional di Kecamatan Tilongkabila,”</em> Adeliyan meneliti secara mendalam perbedaan dua sistem usaha tani jagung, yakni metode berbasis <strong>Good Agricultural Practices (GAP)</strong> dan metode <strong>konvensional</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Penelitian ini mengkaji empat aspek penting: <strong>biaya produksi, produktivitas, efisiensi usaha,</strong> dan <strong>pendapatan petani jagung</strong> di Kecamatan Tilongkabila. Hasil riset menunjukkan bahwa penerapan metode GAP terbukti lebih menguntungkan (“lebih cuan”) dibanding sistem konvensional karena mampu menghasilkan produktivitas dan mutu panen yang lebih tinggi, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha tani.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain berprestasi secara akademik, Adeliyan juga dikenal aktif dalam berbagai program pengembangan mahasiswa. Ia pernah meraih pendanaan <strong>Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)</strong> di tingkat universitas serta melalui platform <strong>Belmawa (BIMA)</strong>. Capaian ini menunjukkan kemampuannya mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan kreativitas dan inovasi di bidang agribisnis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurut pihak Fakultas Pertanian UNG, keberhasilan Adeliyan menjadi bukti nyata kualitas sumber daya mahasiswa Jurusan Agribisnis yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan pembangunan sektor pertanian. Penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani di Gorontalo untuk mulai menerapkan sistem pertanian berbasis praktik baik (GAP) guna meningkatkan pendapatan dan daya saing hasil pertanian.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi melalui penelitian terapan yang berdampak bagi masyarakat dan dunia usaha tani.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/">Petani Wajib Tahu! Riset Mahasiswa UNG Ungkap Metode GAP Lebih Untung</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/petani-wajib-tahu-riset-mahasiswa-ung-ungkap-metode-gap-lebih-untung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 16:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[agrikultur modern]]></category>
		<category><![CDATA[bappeda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Saipul A. Mbuinga]]></category>
		<category><![CDATA[Choi Byeong Moon]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[investasi asing]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Taluditi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29179</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyambut positif penjajakan investasi dari investor asal Korea Selatan di sektor agrikultur modern, khususnya bidang peternakan. Pertemuan berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di ruang kerja Bupati Pohuwato. Investor asal Negeri Ginseng, Choi Byeong Moon, hadir bersama tim yang terdiri atas David Hermawan, Untung Hendra Sukawati, serta Ibu Arum sebagai penerjemah. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mahyudin Ahmad, Kepala Bappeda Rustam Melleng, serta Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi. Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian investor terhadap potensi ekonomi Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama strategis di sektor pertanian, peternakan, dan pangan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. “Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan pangan secara berkelanjutan. Kami ingin mendorong peningkatan produktivitas, nilai tambah hasil pertanian dan peternakan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan petani dan peternak lokal,” ujar Bupati Saipul. Ia menegaskan, Kabupaten Pohuwato dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Gorontalo. Potensi lahan dan sumber daya alam yang dimiliki terus dioptimalkan melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan. Lebih lanjut, Bupati Saipul menuturkan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap peluang investasi di sektor pertanian dan peternakan. Bentuk dukungan diberikan melalui penyediaan data dan informasi, serta pendampingan teknis bagi para calon investor. “Kami juga menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah pusat agar setiap investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meningkatkan perekonomian daerah, dan mendorong pembangunan yang inklusif,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Pohuwato, Rustam Melleng, menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pohuwato, lokasi pengembangan investasi direncanakan di Kecamatan Taluditi. “Kami berharap penjajakan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan, agar investor dapat melihat langsung potensi dan kesiapan lokasi,” tutur Rustam Melleng. Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat daerah.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyambut positif penjajakan investasi dari investor asal Korea Selatan di sektor agrikultur modern, khususnya bidang peternakan. Pertemuan berlangsung pada Rabu (21/01/2026) di ruang kerja Bupati Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Investor asal Negeri Ginseng, Choi Byeong Moon, hadir bersama tim yang terdiri atas David Hermawan, Untung Hendra Sukawati, serta Ibu Arum sebagai penerjemah. Rombongan diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Daerah Iskandar Datau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mahyudin Ahmad, Kepala Bappeda Rustam Melleng, serta Kepala Dinas Pertanian Kamri Alwi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, Bupati Saipul A. Mbuinga menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian investor terhadap potensi ekonomi Kabupaten Pohuwato. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama strategis di sektor pertanian, peternakan, dan pangan yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen mengembangkan sektor pertanian, peternakan, dan pangan secara berkelanjutan. Kami ingin mendorong peningkatan produktivitas, nilai tambah hasil pertanian dan peternakan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan petani dan peternak lokal,” ujar Bupati Saipul.</p>
</blockquote>
<div class="relative flex items-center justify-center">
<div class="inline-flex">Ia menegaskan, Kabupaten Pohuwato dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Gorontalo. Potensi lahan dan sumber daya alam yang dimiliki terus dioptimalkan melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan.</div>
</div>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Lebih lanjut, Bupati Saipul menuturkan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap peluang investasi di sektor pertanian dan peternakan. Bentuk dukungan diberikan melalui penyediaan data dan informasi, serta pendampingan teknis bagi para calon investor.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami juga menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah pusat agar setiap investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, meningkatkan perekonomian daerah, dan mendorong pembangunan yang inklusif,” tambahnya.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, Kepala Bappeda Pohuwato, Rustam Melleng, menyampaikan bahwa sesuai dengan arahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pohuwato, lokasi pengembangan investasi direncanakan di Kecamatan Taluditi.</p>
<blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Kami berharap penjajakan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan, agar investor dapat melihat langsung potensi dan kesiapan lokasi,” tutur Rustam Melleng.</p>
</blockquote>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat daerah.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/">Peluang Emas! Investor Korea Selatan Jajaki Investasi Peternakan di Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/peluang-emas-investor-korea-selatan-jajaki-investasi-peternakan-di-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
