<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perundingan damai Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/perundingan-damai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/perundingan-damai/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 01:56:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>perundingan damai Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/perundingan-damai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menyayat Hati, Barang Peninggalan Anak-anak sekolah Korban Rudal Duduk di Baris Depan Pesawat delegasi Iran</title>
		<link>https://barakati.id/menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran</link>
					<comments>https://barakati.id/menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 15:52:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[amerika serikat]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[gencatan senjata]]></category>
		<category><![CDATA[Iran]]></category>
		<category><![CDATA[JD Vance]]></category>
		<category><![CDATA[konflik Iran-AS]]></category>
		<category><![CDATA[Minab 168]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Bagher Ghalibaf]]></category>
		<category><![CDATA[Pakistan]]></category>
		<category><![CDATA[perundingan damai]]></category>
		<category><![CDATA[serangan rudal]]></category>
		<category><![CDATA[Seyed Abbas Araghchi]]></category>
		<category><![CDATA[tas sekolah berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi Minab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=30003</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran/">Menyayat Hati, Barang Peninggalan Anak-anak sekolah Korban Rudal Duduk di Baris Depan Pesawat delegasi Iran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran/">Menyayat Hati, Barang Peninggalan Anak-anak sekolah Korban Rudal Duduk di Baris Depan Pesawat delegasi Iran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("NEWS - Sebuah pemandangan memilukan menghiasi kabin penerbangan delegasi Iran menuju Pakistan. Rombongan diplomat yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf membawa tas sekolah dan sepatu penuh noda darah, bunga putih, serta potret wajah anak-anak tak berdosa. Barang-barang ini diletakkan khusus di barisan depan kursi pesawat, sebagai simbol duka mendalam bagi korban serangan di Kota Minab. Delegasi yang dijuluki \"Minab 168\" itu bertolak ke Islamabad untuk menggelar perundingan damai dengan pihak Amerika Serikat. Otoritas Iran mengonfirmasi bahwa lebih dari 160 anak tewas dalam serangan udara di sebuah sekolah di Minab pada 28 Februari lalu. Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, yang turut serta dalam rombongan, sempat membagikan citra satelit kuburan massal para korban. \"Bangunan yang hancur itu adalah sekolah dasar untuk anak perempuan… dibom di siang bolong saat dipenuhi oleh murid-murid kecil,\" tegas Araghchi. Ia menyebut insiden tersebut sebagai kejahatan yang tidak akan dibiarkan begitu saja. Sebuah video yang memperlihatkan kondisi kabin pesawat pun dibagikan oleh berbagai kedutaan Iran dengan menyematkan pesan, \"Anak-anak Minab akan selalu bersama kami.\" Mengutip laporan The New York Times, tragedi berdarah itu diduga kuat terjadi akibat kesalahan target rudal Tomahawk, meski AS lewat Donald Trump sempat menampik tudingan tersebut. Kedatangan rombongan di Pakistan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar. Mereka dijadwalkan duduk bersama Wakil Presiden AS JD Vance untuk membahas usulan gencatan senjata guna mengakhiri konflik mematikan ini.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>NEWS &#8211; Sebuah pemandangan memilukan menghiasi kabin penerbangan delegasi Iran menuju Pakistan. Rombongan diplomat yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf membawa tas sekolah dan sepatu penuh noda darah, bunga putih, serta potret wajah anak-anak tak berdosa. Barang-barang ini diletakkan khusus di barisan depan kursi pesawat, sebagai simbol duka mendalam bagi korban serangan di Kota Minab.</p>
<p>Delegasi yang dijuluki &#8220;Minab 168&#8221; itu bertolak ke Islamabad untuk menggelar perundingan damai dengan pihak Amerika Serikat. Otoritas Iran mengonfirmasi bahwa lebih dari 160 anak tewas dalam serangan udara di sebuah sekolah di Minab pada 28 Februari lalu.</p>
<p>Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, yang turut serta dalam rombongan, sempat membagikan citra satelit kuburan massal para korban. &#8220;Bangunan yang hancur itu adalah sekolah dasar untuk anak perempuan… dibom di siang bolong saat dipenuhi oleh murid-murid kecil,&#8221; tegas Araghchi. Ia menyebut insiden tersebut sebagai kejahatan yang tidak akan dibiarkan begitu saja.</p>
<p>Sebuah video yang memperlihatkan kondisi kabin pesawat pun dibagikan oleh berbagai kedutaan Iran dengan menyematkan pesan, &#8220;Anak-anak Minab akan selalu bersama kami.&#8221; Mengutip laporan The New York Times, tragedi berdarah itu diduga kuat terjadi akibat kesalahan target rudal Tomahawk, meski AS lewat Donald Trump sempat menampik tudingan tersebut.</p>
<p>Kedatangan rombongan di Pakistan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar. Mereka dijadwalkan duduk bersama Wakil Presiden AS JD Vance untuk membahas usulan gencatan senjata guna mengakhiri konflik mematikan ini.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran/">Menyayat Hati, Barang Peninggalan Anak-anak sekolah Korban Rudal Duduk di Baris Depan Pesawat delegasi Iran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran/">Menyayat Hati, Barang Peninggalan Anak-anak sekolah Korban Rudal Duduk di Baris Depan Pesawat delegasi Iran</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/menyayat-hati-barang-peninggalan-anak-anak-sekolah-korban-rudal-duduk-di-baris-depan-pesawat-delegasi-iran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
