<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perusakan lingkungan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/perusakan-lingkungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/perusakan-lingkungan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Feb 2024 08:56:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Perusakan lingkungan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/perusakan-lingkungan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Krisis Lingkungan: Eskalasi Eskavator di Daerah Aliran Sungai Balayo Mengancam Ekosistem</title>
		<link>https://barakati.id/krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem</link>
					<comments>https://barakati.id/krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Feb 2024 08:55:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[ALIRAN SUNGAI BALAYO]]></category>
		<category><![CDATA[Desa balayo]]></category>
		<category><![CDATA[ESKAVATOR]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20911</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem/">Krisis Lingkungan: Eskalasi Eskavator di Daerah Aliran Sungai Balayo Mengancam Ekosistem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem/">Krisis Lingkungan: Eskalasi Eskavator di Daerah Aliran Sungai Balayo Mengancam Ekosistem</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Aktivitas tambang ilegal menggunakan alat berat jenis ekskavator yang merusak kawasan hutan yang dikelola melalui program penanaman oleh BP-DAS Bone Bolango Provinsi Gorontalo telah terdeteksi di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Pada Senin malam (26/02/24), awak media mengamati aktifitas pertambangan tersebut sedang berlangsung. Daerah tersebut awalnya dikelola dengan baik melalui penanaman kembali berbagai jenis tanaman yang bermanfaat untuk menghasilkan sumber air bersih, sumber pangan, dan manfaat lainnya. Namun, pelaku usaha pertambangan tidak mempedulikan dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas mereka. Pengelolaan yang baik dari daerah aliran sungai akan memberikan manfaat besar bagi pemerintah dan masyarakat, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, dapat berpotensi menyebabkan bencana seperti longsor dan banjir. BP-DAS Bone Bolango telah mengalokasikan anggaran besar untuk melakukan penanaman kembali dengan berbagai macam jenis tanaman yang bermanfaat, dengan melibatkan pendekatan lokal untuk membangun kesadaran masyarakat dalam pelestarian daerah aliran sungai. Awak media telah mengklarifikasi kegiatan tersebut kepada pihak BP-DAS Bone Bolango dan mendapat perhatian yang cepat. Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Gorontalo, Faisal Lamakaraka, telah mengambil langkah mendesak dengan memerintahkan KPH wilayah III Pohuwato untuk segera melakukan patroli dan menindaklanjuti masalah tersebut. Aktivitas pertambangan ilegal juga terdeteksi di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, di mana beberapa alat berat sedang beroperasi pada malam hari tanpa rasa takut. Dari wawancara dengan warga setempat, terungkap bahwa ada oknum yang diduga menjadi dalang utama dari aktivitas ini, dengan meminta kontribusi sebesar 15 juta per alat berat jenis ekskavator. Kepala KPH wilayah III Pohuwato, Srijono, telah menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas sesuai perintah atasan. Sementara itu, Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno, juga memberikan perhatian serius terhadap masalah ini ketika dikonfirmasi oleh awak media. Langkah-langkah tegas diharapkan dapat mengatasi aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat setempat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Aktivitas tambang ilegal menggunakan alat berat jenis ekskavator yang merusak kawasan hutan yang dikelola melalui program penanaman oleh BP-DAS Bone Bolango Provinsi Gorontalo telah terdeteksi di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Pada Senin malam (26/02/24), awak media mengamati aktifitas pertambangan tersebut sedang berlangsung.</p>
<p>Daerah tersebut awalnya dikelola dengan baik melalui penanaman kembali berbagai jenis tanaman yang bermanfaat untuk menghasilkan sumber air bersih, sumber pangan, dan manfaat lainnya. Namun, pelaku usaha pertambangan tidak mempedulikan dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas mereka.</p>
<p>Pengelolaan yang baik dari daerah aliran sungai akan memberikan manfaat besar bagi pemerintah dan masyarakat, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, dapat berpotensi menyebabkan bencana seperti longsor dan banjir.</p>
<p>BP-DAS Bone Bolango telah mengalokasikan anggaran besar untuk melakukan penanaman kembali dengan berbagai macam jenis tanaman yang bermanfaat, dengan melibatkan pendekatan lokal untuk membangun kesadaran masyarakat dalam pelestarian daerah aliran sungai.</p>
<p>Awak media telah mengklarifikasi kegiatan tersebut kepada pihak BP-DAS Bone Bolango dan mendapat perhatian yang cepat. Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Gorontalo, Faisal Lamakaraka, telah mengambil langkah mendesak dengan memerintahkan KPH wilayah III Pohuwato untuk segera melakukan patroli dan menindaklanjuti masalah tersebut.</p>
<p>Aktivitas pertambangan ilegal juga terdeteksi di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, di mana beberapa alat berat sedang beroperasi pada malam hari tanpa rasa takut. Dari wawancara dengan warga setempat, terungkap bahwa ada oknum yang diduga menjadi dalang utama dari aktivitas ini, dengan meminta kontribusi sebesar 15 juta per alat berat jenis ekskavator.</p>
<p>Kepala KPH wilayah III Pohuwato, Srijono, telah menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas sesuai perintah atasan. Sementara itu, Kapolres Pohuwato, AKBP Winarno, juga memberikan perhatian serius terhadap masalah ini ketika dikonfirmasi oleh awak media. Langkah-langkah tegas diharapkan dapat mengatasi aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat setempat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem/">Krisis Lingkungan: Eskalasi Eskavator di Daerah Aliran Sungai Balayo Mengancam Ekosistem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem/">Krisis Lingkungan: Eskalasi Eskavator di Daerah Aliran Sungai Balayo Mengancam Ekosistem</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/krisis-lingkungan-eskalasi-eskavator-di-daerah-aliran-sungai-balayo-mengancam-ekosistem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</title>
		<link>https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali</link>
					<comments>https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Feb 2024 17:12:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Dlh Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20703</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Kerusakan lingkungan semakin menjadi-jadi di beberapa wilayah Kabupaten Pohuwato, dan tampaknya sulit dibendung. Para pelaku usaha pertambangan dengan keberanian yang mencurigakan, menggunakan alat berat jenis escavator untuk aktivitas mereka. Pantauan yang dilakukan oleh awak media pada Senin malam (19/02/24) di wilayah Kecamatan Dengilo menunjukkan bahwa sejumlah alat berat telah mulai beroperasi. Aktivitas pengrusakan lingkungan oleh pelaku usaha Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terlihat jelas dengan penggunaan escavator. Yang memprihatinkan, escavator tersebut beroperasi tanpa rasa takut, bahkan jika ditemukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Ketika hal ini dilaporkan kepada Kapolres Pohuwato AKBP Winarno, respon yang diberikan pun sangat positif. \"Terima kasih atas informasinya, pak,\" ujar Kapolres Pohuwato AKBP Winarno melalui pesan singkat WhatsApp. Kerusakan lingkungan sebelumnya telah menjadi sorotan aktifis lingkungan seperti Harson Ali dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI). Dia menyatakan kekecewaannya atas situasi tersebut, dengan menyoroti kerusakan yang terjadi di wilayah Kabupaten Pohuwato. \"Saat tim kami turun ke lapangan, jelas terlihat kerusakan lingkungan yang memprihatinkan di beberapa wilayah,\" ujar Harson, Kamis (24/01/24), beberapa waktu lalu. Meskipun di beberapa wilayah seperti Desa Balayo, tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) tidak menemukan aktivitas alat berat, namun bukti kerusakan lingkungan tetap terlihat jelas. Hal yang serupa terjadi di Desa Karya Baru Dengilo, dimana tim KPH wilayah III Pohuwato menemukan bukti kerusakan lingkungan akibat aktivitas escavator. Bahkan, beberapa escavator terlihat sedang melakukan kegiatan pertambangan. \"Kami sudah memiliki dokumentasi berupa foto dan video tentang kerusakan lingkungan ini,\" ungkap Harson. Saat ini, Harson dan timnya telah mengantongi dokumen rekomendasi kerusakan lingkungan dari DLH Kabupaten Pohuwato dan dukungan dari KPH wilayah III Pohuwato. Dokumen ini akan menjadi dasar laporan mereka terkait kerusakan lingkungan di Kabupaten Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Kerusakan lingkungan semakin menjadi-jadi di beberapa wilayah Kabupaten Pohuwato, dan tampaknya sulit dibendung. Para pelaku usaha pertambangan dengan keberanian yang mencurigakan, menggunakan alat berat jenis escavator untuk aktivitas mereka.</p>
<p>Pantauan yang dilakukan oleh awak media pada Senin malam (19/02/24) di wilayah Kecamatan Dengilo menunjukkan bahwa sejumlah alat berat telah mulai beroperasi. Aktivitas pengrusakan lingkungan oleh pelaku usaha Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terlihat jelas dengan penggunaan escavator.</p>
<p>Yang memprihatinkan, escavator tersebut beroperasi tanpa rasa takut, bahkan jika ditemukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Ketika hal ini dilaporkan kepada Kapolres Pohuwato AKBP Winarno, respon yang diberikan pun sangat positif.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas informasinya, pak,&#8221; ujar Kapolres Pohuwato AKBP Winarno melalui pesan singkat WhatsApp.</p>
<p>Kerusakan lingkungan sebelumnya telah menjadi sorotan aktifis lingkungan seperti Harson Ali dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI). Dia menyatakan kekecewaannya atas situasi tersebut, dengan menyoroti kerusakan yang terjadi di wilayah Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>&#8220;Saat tim kami turun ke lapangan, jelas terlihat kerusakan lingkungan yang memprihatinkan di beberapa wilayah,&#8221; ujar Harson, Kamis (24/01/24), beberapa waktu lalu.</p>
<p>Meskipun di beberapa wilayah seperti Desa Balayo, tim gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) tidak menemukan aktivitas alat berat, namun bukti kerusakan lingkungan tetap terlihat jelas.</p>
<p>Hal yang serupa terjadi di Desa Karya Baru Dengilo, dimana tim KPH wilayah III Pohuwato menemukan bukti kerusakan lingkungan akibat aktivitas escavator. Bahkan, beberapa escavator terlihat sedang melakukan kegiatan pertambangan.</p>
<p>&#8220;Kami sudah memiliki dokumentasi berupa foto dan video tentang kerusakan lingkungan ini,&#8221; ungkap Harson.</p>
<p>Saat ini, Harson dan timnya telah mengantongi dokumen rekomendasi kerusakan lingkungan dari DLH Kabupaten Pohuwato dan dukungan dari KPH wilayah III Pohuwato. Dokumen ini akan menjadi dasar laporan mereka terkait kerusakan lingkungan di Kabupaten Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/">Perusakan Lingkungan di Kabupaten Pohuwato Semakin Parah: Eskavator Beroperasi Tanpa Kendali</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/perusakan-lingkungan-di-kabupaten-pohuwato-semakin-parah-eskavator-beroperasi-tanpa-kendali/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerap Dilaporkan, Pemerintah Desa Balayo Dituduh Membiarkan Kerusakan Lingkungan</title>
		<link>https://barakati.id/kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan</link>
					<comments>https://barakati.id/kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 04:58:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa balayo]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20339</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan/">Kerap Dilaporkan, Pemerintah Desa Balayo Dituduh Membiarkan Kerusakan Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan/">Kerap Dilaporkan, Pemerintah Desa Balayo Dituduh Membiarkan Kerusakan Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Pemerintah Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, terlibat dalam kontroversi terkait dugaan pembiaran terhadap kerusakan lingkungan akibat kegiatan pertambangan ilegal. Pantauan media sejak Selasa (30/02/24) mengungkapkan bahwa aktivitas pertambangan dengan menggunakan alat berat escavator terus berlanjut, tanpa tindakan penegakan hukum yang terlihat. Informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media menunjukkan bahwa kegiatan tambang ilegal di Desa Balayo diduga melibatkan kepala desa (kades). Sampai saat ini, pemerintah desa belum mengeluarkan surat pelarangan resmi terhadap kegiatan pertambangan di wilayah tersebut. Oknum kades yang terlihat turun langsung ke lapangan disinyalir membiarkan aktivitas pengrusakan lingkungan ini. Kedekatannya dengan para pelaku usaha di wilayah tersebut juga terlihat dari seringnya interaksi dan komunikasi antara mereka. Nanang Polumuduyo, Kades Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, belum dapat memberikan tanggapan terkait tudingan ini. Konfirmasi melalui saluran seluler yang dihubungi Senin (05/02/24) tidak mendapatkan jawaban, meskipun sudah dilakukan berulang kali. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, sementara aparat penegak hukum belum memberikan respons atau tindakan konkret terkait dugaan kerusakan lingkungan dan keterlibatan pemerintah desa dalam masalah ini. Perkembangan selanjutnya tetap menjadi sorotan media dan masyarakat setempat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Pemerintah Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, terlibat dalam kontroversi terkait dugaan pembiaran terhadap kerusakan lingkungan akibat kegiatan pertambangan ilegal. Pantauan media sejak Selasa (30/02/24) mengungkapkan bahwa aktivitas pertambangan dengan menggunakan alat berat escavator terus berlanjut, tanpa tindakan penegakan hukum yang terlihat.</p>
<p>Informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media menunjukkan bahwa kegiatan tambang ilegal di Desa Balayo diduga melibatkan kepala desa (kades). Sampai saat ini, pemerintah desa belum mengeluarkan surat pelarangan resmi terhadap kegiatan pertambangan di wilayah tersebut.</p>
<p>Oknum kades yang terlihat turun langsung ke lapangan disinyalir membiarkan aktivitas pengrusakan lingkungan ini. Kedekatannya dengan para pelaku usaha di wilayah tersebut juga terlihat dari seringnya interaksi dan komunikasi antara mereka.</p>
<p>Nanang Polumuduyo, Kades Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, belum dapat memberikan tanggapan terkait tudingan ini. Konfirmasi melalui saluran seluler yang dihubungi Senin (05/02/24) tidak mendapatkan jawaban, meskipun sudah dilakukan berulang kali.</p>
<p>Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, sementara aparat penegak hukum belum memberikan respons atau tindakan konkret terkait dugaan kerusakan lingkungan dan keterlibatan pemerintah desa dalam masalah ini. Perkembangan selanjutnya tetap menjadi sorotan media dan masyarakat setempat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan/">Kerap Dilaporkan, Pemerintah Desa Balayo Dituduh Membiarkan Kerusakan Lingkungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan/">Kerap Dilaporkan, Pemerintah Desa Balayo Dituduh Membiarkan Kerusakan Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/kerap-dilaporkan-pemerintah-desa-balayo-dituduh-membiarkan-kerusakan-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Krisis Lingkungan di Pohuwato: DLH Ungkap Dampak Buruk Aktivitas Pertambangan Emas Ilegal!</title>
		<link>https://barakati.id/krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal</link>
					<comments>https://barakati.id/krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 13:22:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dinas lingkungan hidup pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang emas pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20285</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal/">Krisis Lingkungan di Pohuwato: DLH Ungkap Dampak Buruk Aktivitas Pertambangan Emas Ilegal!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal/">Krisis Lingkungan di Pohuwato: DLH Ungkap Dampak Buruk Aktivitas Pertambangan Emas Ilegal!</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato mengakui bahwa aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Dusun Karya Baru Desa Balayo dan Desa Karya Baru Kecamatan Dengilo telah merusak lingkungan, terutama sumber daya alam dan aliran sungai. Kadis DLH, Sumitro Monoarfa, melalui Kepala Bidangnya, Yustiana, menyatakan bahwa setelah melakukan pemantauan langsung di lokasi, terlihat adanya kerusakan lingkungan, peningkatan sedimentasi di pemukiman masyarakat, dan banyak kubangan yang ditinggalkan. Sumitro Monoarfa mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi secara persuasif kepada pelaku usaha dan pemerintah desa. Mereka juga memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan aktivitas pertambangan tanpa izin. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato berencana memasang plakat larangan aktivitas di sekitar Areal Penggunaan Lain (APL) yang terkena dampak. Selain itu, akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait penataan ruang serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda). Upaya yang dilakukan oleh DLH Kabupaten Pohuwato masih menunggu hasil riset dari PUPR yang akan menjadi dasar laporan resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo. Yustiana menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan sudah berjalan secara masif, dan pihaknya menunggu dukungan dari dinas terkait untuk menangani aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato mengakui bahwa aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Dusun Karya Baru Desa Balayo dan Desa Karya Baru Kecamatan Dengilo telah merusak lingkungan, terutama sumber daya alam dan aliran sungai.</p>
<p>Kadis DLH, Sumitro Monoarfa, melalui Kepala Bidangnya, Yustiana, menyatakan bahwa setelah melakukan pemantauan langsung di lokasi, terlihat adanya kerusakan lingkungan, peningkatan sedimentasi di pemukiman masyarakat, dan banyak kubangan yang ditinggalkan.</p>
<p>Sumitro Monoarfa mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi secara persuasif kepada pelaku usaha dan pemerintah desa. Mereka juga memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan aktivitas pertambangan tanpa izin.</p>
<p>Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato berencana memasang plakat larangan aktivitas di sekitar Areal Penggunaan Lain (APL) yang terkena dampak. Selain itu, akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait penataan ruang serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).</p>
<p>Upaya yang dilakukan oleh DLH Kabupaten Pohuwato masih menunggu hasil riset dari PUPR yang akan menjadi dasar laporan resmi kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo.</p>
<p>Yustiana menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan sudah berjalan secara masif, dan pihaknya menunggu dukungan dari dinas terkait untuk menangani aktivitas pertambangan ilegal yang merusak lingkungan tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal/">Krisis Lingkungan di Pohuwato: DLH Ungkap Dampak Buruk Aktivitas Pertambangan Emas Ilegal!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal/">Krisis Lingkungan di Pohuwato: DLH Ungkap Dampak Buruk Aktivitas Pertambangan Emas Ilegal!</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/krisis-lingkungan-di-pohuwato-dlh-ungkap-dampak-buruk-aktivitas-pertambangan-emas-ilegal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</title>
		<link>https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal</link>
					<comments>https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jan 2024 16:05:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa balayo]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20240</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb5" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb5.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO - Maya Chayangk, seorang pengguna Facebook, menyampaikan curhatnya melalui media sosial terkait kondisi lingkungan yang diduga hancur akibat aktivitas tambang ilegal di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato. Dalam postingannya, Maya menanyakan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh petani untuk mengangkut jagung dari lokasi kebun. Ia mengunggah beberapa foto yang menunjukkan kerusakan lingkungan. Maya juga mengeluhkan biaya yang sangat besar yang harus dikeluarkan oleh petani, terutama dengan kondisi jalan yang kurang nyaman. Ia menyatakan kekhawatirannya bahwa kondisi jalan yang buruk akan meningkatkan biaya pengeluaran petani dan menyebabkan mereka terlilit hutang piutang. Curhatan Maya kemudian dibagikan oleh akun Facebook bernama Hendrik Humu, yang memberikan kritikan keras kepada pemerintah Desa Balayo. Hendrik menyatakan bahwa oknum-oknum pemerintah di Desa Balayo dianggap tidak lagi memikirkan masyarakatnya dan hanya memikirkan keuntungan pribadi mereka. Dia juga menyebutkan bahwa situasi saat ini diperparah dengan merebaknya penyakit Demam Berdarah (DBD). Meskipun begitu, Kepala Desa Balayo, Nanang Polumoduyo, ketika dihubungi, tidak memberikan komentar terkait persoalan tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>GORONTALO &#8211; Maya Chayangk, seorang pengguna Facebook, menyampaikan curhatnya melalui media sosial terkait kondisi lingkungan yang diduga hancur akibat aktivitas tambang ilegal di Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato.</p>
<p>Dalam postingannya, Maya menanyakan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh petani untuk mengangkut jagung dari lokasi kebun. Ia mengunggah beberapa foto yang menunjukkan kerusakan lingkungan.</p>
<p>Maya juga mengeluhkan biaya yang sangat besar yang harus dikeluarkan oleh petani, terutama dengan kondisi jalan yang kurang nyaman. Ia menyatakan kekhawatirannya bahwa kondisi jalan yang buruk akan meningkatkan biaya pengeluaran petani dan menyebabkan mereka terlilit hutang piutang.</p>
<p>Curhatan Maya kemudian dibagikan oleh akun Facebook bernama Hendrik Humu, yang memberikan kritikan keras kepada pemerintah Desa Balayo. Hendrik menyatakan bahwa oknum-oknum pemerintah di Desa Balayo dianggap tidak lagi memikirkan masyarakatnya dan hanya memikirkan keuntungan pribadi mereka. Dia juga menyebutkan bahwa situasi saat ini diperparah dengan merebaknya penyakit Demam Berdarah (DBD).</p>
<p>Meskipun begitu, Kepala Desa Balayo, Nanang Polumoduyo, ketika dihubungi, tidak memberikan komentar terkait persoalan tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/">Curhatan Warga Desa Balayo di Medsos: Kondisi Lingkungan Hancur Akibat Tambang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/curhatan-warga-desa-balayo-di-medsos-kondisi-lingkungan-hancur-akibat-tambang-ilegal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjuangan Pelestarian Mangrove di Pohuwato: Ancaman Kerusakan dan Upaya Penjagaan Generasi Kedepan</title>
		<link>https://barakati.id/perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan</link>
					<comments>https://barakati.id/perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jan 2024 10:33:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Hutan mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan mangrove pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20172</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan/">Perjuangan Pelestarian Mangrove di Pohuwato: Ancaman Kerusakan dan Upaya Penjagaan Generasi Kedepan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan/">Perjuangan Pelestarian Mangrove di Pohuwato: Ancaman Kerusakan dan Upaya Penjagaan Generasi Kedepan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb6" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb6.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Ancaman kerusakan hutan mangrove di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato, masih menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu dua tahun sejak 2022, sekitar 14 lokasi hutan mangrove diubah menjadi lahan tambak. Hutan mangrove memiliki peran ekologis yang penting sebagai habitat bagi flora dan fauna di ekosistem tersebut. Fungsinya meliputi daerah pemijahan, mencari makan, serta daerah asuhan bagi berbagai biota laut. Meskipun Provinsi Gorontalo memiliki luas kawasan hutan terluas, termasuk hutan mangrove sekitar 15.600 hektar, data dari Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Kabupaten Pohuwato menunjukkan bahwa sekitar 8.233 hektar hutan mangrove di wilayah tersebut telah berubah fungsi menjadi tambak. Pentingnya pelestarian hutan mangrove diakui oleh pihak seperti Faisal Bangi, seorang penjaga mangrove di Desa Palopo. Dia berusaha memberikan peringatan kepada para penambak untuk tidak mengambil atau membabat mangrove di Kawasan Pesisir Pantai Marisa. Faisal Bangi mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak jangka panjang dari pembabatan hutan mangrove, terutama terhadap generasi mendatang. Identitas Pohuwato, menurutnya, sangat terkait dengan keberadaan hutan mangrove ini. Pentingnya kesadaran akan pelestarian hutan mangrove dan upaya untuk menghentikan pembabatan yang merugikan ini menjadi pokok perhatian dalam rangka menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Ancaman kerusakan hutan mangrove di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Pohuwato, masih menjadi perhatian serius. <span style="font-size: inherit;">Dalam kurun waktu dua tahun sejak 2022, sekitar 14 lokasi hutan mangrove diubah menjadi lahan tambak.</span></p>
<p>Hutan mangrove memiliki peran ekologis yang penting sebagai habitat bagi flora dan fauna di ekosistem tersebut. Fungsinya meliputi daerah pemijahan, mencari makan, serta daerah asuhan bagi berbagai biota laut.</p>
<p>Meskipun Provinsi Gorontalo memiliki luas kawasan hutan terluas, termasuk hutan mangrove sekitar 15.600 hektar, data dari Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Kabupaten Pohuwato menunjukkan bahwa sekitar 8.233 hektar hutan mangrove di wilayah tersebut telah berubah fungsi menjadi tambak.</p>
<p>Pentingnya pelestarian hutan mangrove diakui oleh pihak seperti Faisal Bangi, seorang penjaga mangrove di Desa Palopo. <span style="font-size: inherit;">Dia berusaha memberikan peringatan kepada para penambak untuk tidak mengambil atau membabat mangrove di Kawasan Pesisir Pantai Marisa. </span></p>
<p><span style="font-size: inherit;">Faisal Bangi mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak jangka panjang dari pembabatan hutan mangrove, terutama terhadap generasi mendatang. Identitas Pohuwato, menurutnya, sangat terkait dengan keberadaan hutan mangrove ini.</span></p>
<p>Pentingnya kesadaran akan pelestarian hutan mangrove dan upaya untuk menghentikan pembabatan yang merugikan ini menjadi pokok perhatian dalam rangka menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan/">Perjuangan Pelestarian Mangrove di Pohuwato: Ancaman Kerusakan dan Upaya Penjagaan Generasi Kedepan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan/">Perjuangan Pelestarian Mangrove di Pohuwato: Ancaman Kerusakan dan Upaya Penjagaan Generasi Kedepan</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/perjuangan-pelestarian-mangrove-di-pohuwato-ancaman-kerusakan-dan-upaya-penjagaan-generasi-kedepan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
