<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>petani pohuwato Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/petani-pohuwato/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/petani-pohuwato/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 12:25:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>petani pohuwato Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/petani-pohuwato/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</title>
		<link>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani</link>
					<comments>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 12:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD POHUWATO]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Buntulia]]></category>
		<category><![CDATA[Delpan Yanjo]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Dprd pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Duhiadaa]]></category>
		<category><![CDATA[excavator pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[gagal panen]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Nasir giasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[petani pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[proyek irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[RDPU DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29275</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Rabu (28/01/2026), suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Pohuwato memanas. Dalam forum tersebut, Wakil Ketua II DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo, dengan tegas meminta Sekretaris Daerah (Sekda) agar memberhentikan Kepala Dinas Pertanian. Ia menilai pejabat tersebut bersikap tidak serius dan terkesan memandang enteng keluhan petani di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia. Pernyataan tegas Delpan muncul saat DPRD menggelar RDPU untuk mencari solusi atas gagal panen yang telah terjadi selama dua tahun terakhir. Hingga kini, persoalan yang dihadapi petani tersebut belum menemukan titik terang. Dalam forum itu, sejumlah petani mengadu kepada pemerintah daerah—yang diwakili Sekda Iskandar—mengenai kinerja Dinas Pertanian yang dinilai lamban, terutama dalam menyikapi kebutuhan alat ekskavator. Alat berat tersebut seharusnya digunakan untuk membantu petani mengatasi sedimentasi di lahan sawah, tetapi justru dipakai untuk proyek irigasi di tempat lain. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Iskandar menjelaskan bahwa penggunaan ekskavator untuk proyek irigasi merupakan bagian dari program pemerintah yang bersifat mendesak di Kecamatan Wonggarasi. Menurutnya, telah terjadi salah paham antara petani dan pihak dinas mengenai peruntukan alat tersebut. Namun, penjelasan itu mendapat bantahan keras dari Anggota Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, yang menilai Dinas Pertanian telah menyalahgunakan fasilitas pemerintah. Ia menegaskan bahwa ekskavator tersebut semestinya dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan proyek semata. “Alat itu diberikan untuk masyarakat, bukan untuk proyek. Kalau digunakan tidak sesuai peruntukan, tentu kami keberatan,” ujar Nasir dalam sidang tersebut. Sementara itu, Delpan Yanjo mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi Kadis Pertanian melalui sambungan telepon guna mempercepat respon terhadap keluhan masyarakat. Namun, hingga kini tidak ada tanggapan yang jelas. “Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Kadis Pertanian. Ia beralasan sedang sakit, tapi nyatanya alat ekskavator yang diminta petani belum juga dikembalikan,” tegas Delpan. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di dua kecamatan terdampak. Bahkan, salah satu tokoh masyarakat telah berinisiatif mencari cara mendatangkan alat berat untuk mengangkat sedimentasi dan memperbaiki saluran air yang rusak akibat aktivitas tambang dan faktor alam. Sebagai penutup, DPRD Pohuwato dalam kesimpulan rapat memutuskan agar eks­kavator milik Dinas Pertanian segera dikembalikan kepada petani keesokan harinya. Keputusan tersebut menjadi hasil akhir RDPU dan diharapkan dapat mengawali langkah nyata dalam membantu pemulihan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Rabu (28/01/2026), suasana Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kabupaten Pohuwato memanas. Dalam forum tersebut, <strong>Wakil Ketua II DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo</strong>, dengan tegas meminta <strong>Sekretaris Daerah (Sekda)</strong> agar <strong>memberhentikan Kepala Dinas Pertanian</strong>. Ia menilai pejabat tersebut bersikap tidak serius dan terkesan <strong>memandang enteng keluhan petani</strong> di Kecamatan Duhiadaa dan Buntulia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pernyataan tegas Delpan muncul saat DPRD menggelar RDPU untuk mencari solusi atas <strong>gagal panen yang telah terjadi selama dua tahun terakhir</strong>. Hingga kini, persoalan yang dihadapi petani tersebut belum menemukan titik terang.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam forum itu, sejumlah petani mengadu kepada pemerintah daerah—yang diwakili Sekda Iskandar—mengenai <strong>kinerja Dinas Pertanian yang dinilai lamban</strong>, terutama dalam <strong>menyikapi kebutuhan alat ekskavator</strong>. Alat berat tersebut seharusnya digunakan untuk membantu petani mengatasi sedimentasi di lahan sawah, tetapi justru dipakai untuk proyek irigasi di tempat lain.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menanggapi hal tersebut, <strong>Sekretaris Daerah Iskandar</strong> menjelaskan bahwa penggunaan ekskavator untuk proyek irigasi merupakan bagian dari <strong>program pemerintah yang bersifat mendesak</strong> di Kecamatan Wonggarasi. Menurutnya, telah terjadi <strong>salah paham</strong> antara petani dan pihak dinas mengenai peruntukan alat tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Namun, penjelasan itu mendapat <strong>bantahan keras dari Anggota Komisi III DPRD Pohuwato, Nasir Giasi</strong>, yang menilai Dinas Pertanian telah menyalahgunakan fasilitas pemerintah. Ia menegaskan bahwa ekskavator tersebut semestinya dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, bukan untuk kepentingan proyek semata.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Alat itu diberikan untuk masyarakat, bukan untuk proyek. Kalau digunakan tidak sesuai peruntukan, tentu kami keberatan,” ujar Nasir dalam sidang tersebut.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Delpan Yanjo mengungkapkan</strong> bahwa dirinya telah berupaya menghubungi <strong>Kadis Pertanian melalui sambungan telepon</strong> guna mempercepat respon terhadap keluhan masyarakat. Namun, hingga kini tidak ada tanggapan yang jelas.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Kadis Pertanian. Ia beralasan sedang sakit, tapi nyatanya alat ekskavator yang diminta petani belum juga dikembalikan,” tegas Delpan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di dua kecamatan terdampak. Bahkan, salah satu tokoh masyarakat telah berinisiatif mencari cara mendatangkan alat berat untuk <strong>mengangkat sedimentasi dan memperbaiki saluran air</strong> yang rusak akibat aktivitas tambang dan faktor alam.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sebagai penutup, DPRD Pohuwato dalam kesimpulan rapat memutuskan agar <strong>eks­kavator milik Dinas Pertanian segera dikembalikan kepada petani keesokan harinya</strong>. Keputusan tersebut menjadi <strong>hasil akhir RDPU</strong> dan diharapkan dapat mengawali langkah nyata dalam membantu pemulihan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/">Teguran Keras: DPRD Pohuwato Nilai Kadis Pertanian Abaikan Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/teguran-keras-dprd-pohuwato-nilai-kadis-pertanian-abaikan-petani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Menjerit, DPRD Desak Tambang Tanggung Jawab Atas Sedimen Sawah</title>
		<link>https://barakati.id/petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah</link>
					<comments>https://barakati.id/petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 12:20:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DPRD POHUWATO]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[alat ekskavator]]></category>
		<category><![CDATA[dinas pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Dprd pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[gagal panen]]></category>
		<category><![CDATA[lahan sawah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[petani pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[RDPU]]></category>
		<category><![CDATA[sedimentasi]]></category>
		<category><![CDATA[sumur bor]]></category>
		<category><![CDATA[tambang lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Yosar Ruibah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29272</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah/">Petani Menjerit, DPRD Desak Tambang Tanggung Jawab Atas Sedimen Sawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah/">Petani Menjerit, DPRD Desak Tambang Tanggung Jawab Atas Sedimen Sawah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara penambang dan petani yang membahas persoalan sedimentasi dan gangguan air terhadap lahan persawahan digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pohuwato, Rabu (28/01/2026). Berdasarkan pantauan awak media, kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Pemerintah Daerah, pimpinan dan anggota DPRD, sembilan kepala desa dari dua kecamatan yakni Buntulia dan Duhiadaa, serta kelompok tani dan perwakilan penambang yang dipimpin oleh Yosar Ruibah. Dalam forum tersebut, para petani menyampaikan aspirasi mereka agar pemerintah memberikan solusi konkret atas persoalan gagal panen yang telah terjadi tiga kali berturut-turut dan kegagalan tanam pada musim keempat. Akibatnya, hanya sekitar 2 persen dari total 1.500 hektare lahan di dua kecamatan itu yang masih bisa ditanami. Menanggapi hal tersebut, DPRD Pohuwato merumuskan beberapa poin penting hasil rapat, di antaranya: Mengedepankan semangat gotong royong untuk mencari solusi menghadapi ancaman darurat pangan di daerah. Memerintahkan Dinas Pertanian untuk segera menarik kembali alat ekskavator yang sebelumnya dipinjamkan, guna dimanfaatkan para petani. Memfasilitasi kerja sama antara petani dan pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan alat pertanian berat seperti ekskavator. Mendesak perusahaan tambang agar ikut bertanggung jawab menyelesaikan persoalan sedimentasi yang berasal dari aktivitas tambang, karena memiliki dampak langsung dari hulu hingga hilir. DPRD menegaskan bahwa jika perusahaan tidak mengindahkan perintah tersebut, lembaga legislatif akan menggunakan hak angket untuk memanggil secara resmi pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Pohuwato. Menanggapi keputusan itu, Yosar Ruibah selaku perwakilan penambang dan pelaku usaha tambang lokal menyatakan komitmennya untuk terlibat aktif dalam penyelesaian jangka menengah yang akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah dan DPRD. Ia juga menegaskan bahwa pada hari berikutnya pihaknya akan menurunkan tiga unit ekskavator guna membantu pengerjaan sedimentasi dan proyek irigasi yang bersifat mendesak, atas nama penambang, petani, dan masyarakat Pohuwato. Sementara itu, pemerintah daerah menyampaikan bahwa mereka tengah menyusun langkah strategis tambahan, termasuk rencana pengadaan sumur bor guna mengatasi persoalan kekurangan air yang kerap menjadi hambatan utama bagi produktivitas petani Pohuwato.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato &#8211; Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara penambang dan petani yang membahas persoalan sedimentasi dan gangguan air terhadap lahan persawahan digelar di Kantor DPRD Kabupaten Pohuwato, Rabu (28/01/2026).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Berdasarkan pantauan awak media, kegiatan ini dihadiri oleh unsur <strong>Forkopimda</strong>, <strong>Pemerintah Daerah</strong>, <strong>pimpinan dan anggota DPRD</strong>, <strong>sembilan kepala desa</strong> dari dua kecamatan yakni Buntulia dan Duhiadaa, serta <strong>kelompok tani</strong> dan <strong>perwakilan penambang</strong> yang dipimpin oleh <strong>Yosar Ruibah</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam forum tersebut, para petani menyampaikan aspirasi mereka agar pemerintah memberikan <strong>solusi konkret</strong> atas persoalan gagal panen yang telah terjadi tiga kali berturut-turut dan kegagalan tanam pada musim keempat. Akibatnya, hanya sekitar <strong>2 persen dari total 1.500 hektare lahan</strong> di dua kecamatan itu yang masih bisa ditanami.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menanggapi hal tersebut, DPRD Pohuwato merumuskan beberapa poin penting hasil rapat, di antaranya:</p>
<ol class="marker:text-quiet list-decimal">
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Mengedepankan semangat gotong royong untuk mencari solusi menghadapi ancaman darurat pangan di daerah.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Memerintahkan <strong>Dinas Pertanian</strong> untuk segera menarik kembali alat <strong>ekskavator</strong> yang sebelumnya dipinjamkan, guna dimanfaatkan para petani.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Memfasilitasi kerja sama antara petani dan pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan alat pertanian berat seperti ekskavator.</p>
</li>
<li class="py-0 my-0 prose-p:pt-0 prose-p:mb-2 prose-p:my-0 [&amp;&gt;p]:pt-0 [&amp;&gt;p]:mb-2 [&amp;&gt;p]:my-0" style="box-sizing: border-box; scrollbar-color: initial; scrollbar-width: initial; --tw-border-spacing-x: 0; --tw-border-spacing-y: 0; --tw-translate-x: 0; --tw-translate-y: 0; --tw-rotate: 0; --tw-skew-x: 0; --tw-skew-y: 0; --tw-scale-x: 1; --tw-scale-y: 1; --tw-scroll-snap-strictness: proximity; --tw-ring-offset-width: 0px; --tw-ring-offset-color: #fff; --tw-ring-color: rgb(59 130 246 / .5); --tw-ring-offset-shadow: 0 0 #0000; --tw-ring-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow: 0 0 #0000; --tw-shadow-colored: 0 0 #0000; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px; padding-inline-start: 0.375em; padding-top: 0px; padding-bottom: 0px; border: 0px solid oklch(var(--foreground-subtler-color));">
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Mendesak perusahaan tambang agar ikut bertanggung jawab menyelesaikan persoalan sedimentasi yang berasal dari aktivitas tambang, karena memiliki dampak langsung dari hulu hingga hilir.</p>
</li>
</ol>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">DPRD menegaskan bahwa jika perusahaan tidak mengindahkan perintah tersebut, lembaga legislatif akan menggunakan <strong>hak angket</strong> untuk memanggil secara resmi pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Menanggapi keputusan itu, Yosar Ruibah selaku perwakilan penambang dan pelaku usaha tambang lokal menyatakan komitmennya untuk <strong>terlibat aktif dalam penyelesaian jangka menengah</strong> yang akan dikoordinasikan bersama pemerintah daerah dan DPRD. Ia juga menegaskan bahwa pada <strong>hari berikutnya</strong> pihaknya akan menurunkan <strong>tiga unit ekskavator</strong> guna membantu pengerjaan sedimentasi dan proyek irigasi yang bersifat mendesak, atas nama penambang, petani, dan masyarakat Pohuwato.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, pemerintah daerah menyampaikan bahwa mereka tengah <strong>menyusun langkah strategis tambahan</strong>, termasuk <strong>rencana pengadaan sumur bor</strong> guna mengatasi persoalan kekurangan air yang kerap menjadi hambatan utama bagi produktivitas petani Pohuwato.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah/">Petani Menjerit, DPRD Desak Tambang Tanggung Jawab Atas Sedimen Sawah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah/">Petani Menjerit, DPRD Desak Tambang Tanggung Jawab Atas Sedimen Sawah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/petani-menjerit-dprd-desak-tambang-tanggung-jawab-atas-sedimen-sawah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bimtek Nilai Tambah Produk Perkebunan Berkelanjutan: Peningkatan Kompetensi bagi Petani Pohuwato</title>
		<link>https://barakati.id/bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato</link>
					<comments>https://barakati.id/bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Mar 2024 22:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[petani pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[PRODUK PERKEBUNAN]]></category>
		<category><![CDATA[Suharsi igirisa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=21163</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato/">Bimtek Nilai Tambah Produk Perkebunan Berkelanjutan: Peningkatan Kompetensi bagi Petani Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato/">Bimtek Nilai Tambah Produk Perkebunan Berkelanjutan: Peningkatan Kompetensi bagi Petani Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex-1 overflow-hidden">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-rjaeo-79elbk h-full">
<div class="react-scroll-to-bottom--css-rjaeo-1n7m0yu">
<div class="flex flex-col text-sm pb-9">
<div class="w-full text-token-text-primary" data-testid="conversation-turn-527">
<div class="px-4 py-2 justify-center text-base md:gap-6 m-auto">
<div class="flex flex-1 text-base mx-auto gap-3 md:px-5 lg:px-1 xl:px-5 md:max-w-3xl lg:max-w-[40rem] xl:max-w-[48rem] group final-completion">
<div class="relative flex w-full flex-col agent-turn">
<div class="flex-col gap-1 md:gap-3">
<div class="flex flex-grow flex-col max-w-full">
<div class="min-h-[20px] text-message flex flex-col items-start gap-3 whitespace-pre-wrap break-words [.text-message+&amp;]:mt-5 overflow-x-auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="16f64eae-9d39-433a-bc63-6d41cf4b2682">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<button id="bb3" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb3.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Perkebunan Berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, serta berbagai pihak terkait Pada Senin, (04/03/2023), di halaman Kantor BPP Randangan, Kabupaten Pohuwato, . Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pembenihan Perkebunan yang diwakili oleh Kepala Teknik Unit (KTU) Direktorat Pembenihan Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Purwanto, Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Kabid Perkebunan, Halfri Masjur, Kadis Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi, Camat Randangan, Sahrudin Saleh, para kepala desa, ketua kelompok tani, serta penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Pohuwato. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Suharsi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada pihak Kementerian Pertanian atas penyelenggaraan kegiatan tersebut di Kabupaten Pohuwato. Beliau berharap materi yang akan dipaparkan dapat dipahami dan diimplementasikan dengan baik, terutama oleh para penyuluh pertanian. Menurutnya, hal ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pertanian di daerah tersebut dan memberikan nilai tambah bagi para petani. Sebagai pemerintah daerah, Wakil Bupati Suharsi juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan hasil produksi petani dan membuatnya mampu bersaing di pasar. Kadis Pertanian, Kamri Alwi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 300 orang peserta, terdiri dari kepala desa dan ketua kelompok tani. Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan peningkatan nilai tambah bagi sektor perkebunan di daerah tersebut, khususnya bagi petani kelapa yang sebagian besar lahan perkebunannya belum dimanfaatkan secara maksimal.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Nilai Tambah dan Daya Saing Produk Perkebunan Berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, serta berbagai pihak terkait Pada Senin, (04/03/2023), di halaman Kantor BPP Randangan, Kabupaten Pohuwato, .</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pembenihan Perkebunan yang diwakili oleh Kepala Teknik Unit (KTU) Direktorat Pembenihan Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Purwanto, Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Kabid Perkebunan, Halfri Masjur, Kadis Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi, Camat Randangan, Sahrudin Saleh, para kepala desa, ketua kelompok tani, serta penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Pohuwato.</p>
<p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Suharsi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada pihak Kementerian Pertanian atas penyelenggaraan kegiatan tersebut di Kabupaten Pohuwato. Beliau berharap materi yang akan dipaparkan dapat dipahami dan diimplementasikan dengan baik, terutama oleh para penyuluh pertanian. Menurutnya, hal ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pertanian di daerah tersebut dan memberikan nilai tambah bagi para petani.</p>
<p>Sebagai pemerintah daerah, Wakil Bupati Suharsi juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan hasil produksi petani dan membuatnya mampu bersaing di pasar. Kadis Pertanian, Kamri Alwi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 300 orang peserta, terdiri dari kepala desa dan ketua kelompok tani. Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan peningkatan nilai tambah bagi sektor perkebunan di daerah tersebut, khususnya bagi petani kelapa yang sebagian besar lahan perkebunannya belum dimanfaatkan secara maksimal.
</div>
</div>
</div>
<div class="mt-1 flex justify-start gap-3 empty:hidden">
<div class="text-gray-400 flex self-end lg:self-center justify-center lg:justify-start mt-0 -ml-1 h-7 visible"><button class="flex items-center gap-1.5 rounded-md p-1 text-xs text-token-text-tertiary hover:text-token-text-primary md:invisible md:group-hover:visible md:group-[.final-completion]:visible"></button></p>
<div class="flex items-center gap-1.5 text-xs"></div>
<div class="flex"></div>
</div>
</div>
<div class="pr-2 lg:pr-0"></div>
</div>
<div class="absolute">
<div class="flex w-full gap-2 items-center justify-center"></div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="w-full pt-2 md:pt-0 dark:border-white/20 md:border-transparent md:dark:border-transparent md:w-[calc(100%-.5rem)]">
<form class="stretch mx-2 flex flex-row gap-3 last:mb-2 md:mx-4 md:last:mb-6 lg:mx-auto lg:max-w-2xl xl:max-w-3xl">
<div class="relative flex h-full flex-1 flex-col">
<div class="flex w-full items-center"></div>
</div>
</form>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato/">Bimtek Nilai Tambah Produk Perkebunan Berkelanjutan: Peningkatan Kompetensi bagi Petani Pohuwato</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato/">Bimtek Nilai Tambah Produk Perkebunan Berkelanjutan: Peningkatan Kompetensi bagi Petani Pohuwato</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bimtek-nilai-tambah-produk-perkebunan-berkelanjutan-peningkatan-kompetensi-bagi-petani-pohuwato/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Pohuwato Salurkan Bantuan Benih Padi untuk Pulihkan Produktivitas Petani</title>
		<link>https://barakati.id/bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani</link>
					<comments>https://barakati.id/bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jan 2024 15:30:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemda pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[penyerahan benih padi]]></category>
		<category><![CDATA[petani pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Saipul mbuinga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=20193</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani/">Bupati Pohuwato Salurkan Bantuan Benih Padi untuk Pulihkan Produktivitas Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani/">Bupati Pohuwato Salurkan Bantuan Benih Padi untuk Pulihkan Produktivitas Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb4" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb4.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("POHUWATO - Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi sawah kepada petani dan kelompok tani di Desa Bulili dan sebagian Desa Buntulia Selatan, Kecamatan Duhiadaa. Penyaluran ini merupakan bagian dari program bantuan benih padi sawah dengan sumber dana APBD II Kabupaten Pohuwato Tahun Anggaran 2024. Penyerahan bantuan benih padi dilakukan di aula Kantor Desa Bulili dan dihadiri oleh Camat Duhiadaa, Ali Mbuinga, Ketua IP3A Irigasi Taluduyunu, Umar Etango, dan Kades Bulili, Muhtar Lopuo. Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan bahwa selama 7 bulan, para petani dan konsumen telah bersabar menghadapi situasi yang tidak mendukung. Dalam kurun waktu tersebut, pihaknya mengambil langkah-langkah untuk membersihkan saluran irigasi sekunder Bulili sepanjang 5 kilometer, yang kini sudah berfungsi dan air mengalir dengan baik. Bupati menekankan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Ia berharap bantuan ini dapat membantu petani meningkatkan hasil panen dan secara keseluruhan meningkatkan kesejahteraan di wilayah tersebut. Kepala Dinas Pertanian, Kamri Alwi, menjelaskan bahwa total bantuan benih padi sawah mencapai 25,025 kilogram, tersebar di Kecamatan Buntulia dan Kecamatan Duhiadaa. Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani dalam menanam padi, terutama setelah saluran irigasi yang diperbaiki kembali berfungsi dengan baik.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p>POHUWATO &#8211; Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi sawah kepada petani dan kelompok tani di Desa Bulili dan sebagian Desa Buntulia Selatan, Kecamatan Duhiadaa.</p>
<p>Penyaluran ini merupakan bagian dari program bantuan benih padi sawah dengan sumber dana APBD II Kabupaten Pohuwato Tahun Anggaran 2024.</p>
<p>Penyerahan bantuan benih padi dilakukan di aula Kantor Desa Bulili dan dihadiri oleh Camat Duhiadaa, Ali Mbuinga, Ketua IP3A Irigasi Taluduyunu, Umar Etango, dan Kades Bulili, Muhtar Lopuo.</p>
<p>Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan bahwa selama 7 bulan, para petani dan konsumen telah bersabar menghadapi situasi yang tidak mendukung. Dalam kurun waktu tersebut, pihaknya mengambil langkah-langkah untuk membersihkan saluran irigasi sekunder Bulili sepanjang 5 kilometer, yang kini sudah berfungsi dan air mengalir dengan baik.</p>
<p>Bupati menekankan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Ia berharap bantuan ini dapat membantu petani meningkatkan hasil panen dan secara keseluruhan meningkatkan kesejahteraan di wilayah tersebut.</p>
<p>Kepala Dinas Pertanian, Kamri Alwi, menjelaskan bahwa total bantuan benih padi sawah mencapai 25,025 kilogram, tersebar di Kecamatan Buntulia dan Kecamatan Duhiadaa.</p>
<p>Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani dalam menanam padi, terutama setelah saluran irigasi yang diperbaiki kembali berfungsi dengan baik.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani/">Bupati Pohuwato Salurkan Bantuan Benih Padi untuk Pulihkan Produktivitas Petani</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani/">Bupati Pohuwato Salurkan Bantuan Benih Padi untuk Pulihkan Produktivitas Petani</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/bupati-pohuwato-salurkan-bantuan-benih-padi-untuk-pulihkan-produktivitas-petani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
