<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Polisi mabuk berujung pembacokan Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/polisi-mabuk-berujung-pembacokan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/polisi-mabuk-berujung-pembacokan/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Sep 2025 13:23:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Polisi mabuk berujung pembacokan Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/polisi-mabuk-berujung-pembacokan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Skandal Miras Berujung Pembacokan, Pemuda Pohuwato Tantang Kapolres Ambil Sikap Tegas</title>
		<link>https://barakati.id/skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas</link>
					<comments>https://barakati.id/skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 13:23:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Desakan masyarakat usut oknum aparat Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum tumpul ke atas tajam ke bawah]]></category>
		<category><![CDATA[Isjayanto H. Doda kritik kepolisian Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus pembacokan oknum polisi Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Kepercayaan publik terhadap Polres Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Pemuda Pohuwato desak Kapolres tindak tegas]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Gorontalo usut kasus polisi mabuk]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi mabuk berujung pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[Skandal miras oknum polisi Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Tagline Mopiyohu tercoreng Polres Pohuwato]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=27252</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas/">Skandal Miras Berujung Pembacokan, Pemuda Pohuwato Tantang Kapolres Ambil Sikap Tegas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas/">Skandal Miras Berujung Pembacokan, Pemuda Pohuwato Tantang Kapolres Ambil Sikap Tegas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato - Kasus pembacokan yang diduga melibatkan dua oknum polisi Polres Pohuwato menuai sorotan. Isjayanto H. Doda, pemuda asal Kabupaten Pohuwato, mendesak Polda Gorontalo turun tangan dan menindak tegas tanpa pandang bulu. Dalam pernyataannya, Isjayanto menegaskan kasus ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oknum aparat justru menjadi bentuk pengkhianatan terhadap institusi kepolisian sekaligus mencoreng nama baik Polres Pohuwato yang selama ini mengusung tagline Mopiyohu — simbol pengayoman, kedamaian, dan kedekatan dengan masyarakat. “Saya mengecam keras tindakan tidak bermoral ini. Polisi seharusnya melindungi, bukan menakut-nakuti masyarakat. Kapolres Pohuwato harus segera menindak anggotanya yang terlibat, jangan sampai ada upaya menutup-nutupi,” tegas Isjayanto, Minggu (28/09/2025). Ia mengungkapkan, peristiwa pembacokan tersebut dipicu oleh konsumsi minuman keras (miras). Ironisnya, miras yang seharusnya diberantas malah dikonsumsi oleh aparat kepolisian hingga berujung pada tindakan brutal. “Bagaimana masyarakat bisa percaya dengan polisi kalau pelindungnya sendiri mabuk lalu mengamuk? Ini bukan hanya memalukan, tapi juga berbahaya,” tambahnya. Kasus ini menambah daftar catatan kelam di tubuh Polres Pohuwato. Isjayanto menilai tanpa adanya penindakan tegas, kepercayaan publik terhadap kepolisian di daerah tersebut akan semakin runtuh. Ia menekankan, keterlibatan Polda Gorontalo sangat penting agar proses hukum berjalan transparan. Menurutnya, jika kasus hanya ditangani Polres Pohuwato tanpa pengawasan, dikhawatirkan ada upaya melindungi pelaku. “Jangan sampai hukum tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Kalau rakyat kecil mabuk lalu ribut, langsung ditangkap. Tapi kalau polisi yang mabuk dan membacok orang malah ditutup-tutupi, itu jelas melukai rasa keadilan,” ujarnya. Masyarakat kini menunggu langkah cepat Kapolres Pohuwato dan Polda Gorontalo untuk memastikan bahwa hukum berlaku bagi siapa pun, termasuk aparat kepolisian. “Jangan biarkan nama baik kepolisian rusak hanya karena ulah segelintir oknum. Pecat mereka jika perlu, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkas Isjayanto.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-start="286" data-end="515">Pohuwato &#8211; Kasus pembacokan yang diduga melibatkan dua oknum polisi Polres Pohuwato menuai sorotan. Isjayanto H. Doda, pemuda asal Kabupaten Pohuwato, mendesak Polda Gorontalo turun tangan dan menindak tegas tanpa pandang bulu.</p>
<p data-start="517" data-end="869">Dalam pernyataannya, Isjayanto menegaskan kasus ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oknum aparat justru menjadi bentuk pengkhianatan terhadap institusi kepolisian sekaligus mencoreng nama baik Polres Pohuwato yang selama ini mengusung tagline <em data-start="792" data-end="802">Mopiyohu</em> — simbol pengayoman, kedamaian, dan kedekatan dengan masyarakat.</p>
<p data-start="871" data-end="1124">“Saya mengecam keras tindakan tidak bermoral ini. Polisi seharusnya melindungi, bukan menakut-nakuti masyarakat. Kapolres Pohuwato harus segera menindak anggotanya yang terlibat, jangan sampai ada upaya menutup-nutupi,” tegas Isjayanto, Minggu (28/09/2025).</p>
<p data-start="1126" data-end="1341">Ia mengungkapkan, peristiwa pembacokan tersebut dipicu oleh konsumsi minuman keras (miras). Ironisnya, miras yang seharusnya diberantas malah dikonsumsi oleh aparat kepolisian hingga berujung pada tindakan brutal.</p>
<p data-start="1343" data-end="1501">“Bagaimana masyarakat bisa percaya dengan polisi kalau pelindungnya sendiri mabuk lalu mengamuk? Ini bukan hanya memalukan, tapi juga berbahaya,” tambahnya.</p>
<p data-start="1503" data-end="1698">Kasus ini menambah daftar catatan kelam di tubuh Polres Pohuwato. Isjayanto menilai tanpa adanya penindakan tegas, kepercayaan publik terhadap kepolisian di daerah tersebut akan semakin runtuh.</p>
<p data-start="1700" data-end="1915">Ia menekankan, keterlibatan Polda Gorontalo sangat penting agar proses hukum berjalan transparan. Menurutnya, jika kasus hanya ditangani Polres Pohuwato tanpa pengawasan, dikhawatirkan ada upaya melindungi pelaku.</p>
<p data-start="1917" data-end="2145">“Jangan sampai hukum tumpul ke atas tapi tajam ke bawah. Kalau rakyat kecil mabuk lalu ribut, langsung ditangkap. Tapi kalau polisi yang mabuk dan membacok orang malah ditutup-tutupi, itu jelas melukai rasa keadilan,” ujarnya.</p>
<p data-start="2147" data-end="2473">Masyarakat kini menunggu langkah cepat Kapolres Pohuwato dan Polda Gorontalo untuk memastikan bahwa hukum berlaku bagi siapa pun, termasuk aparat kepolisian. “Jangan biarkan nama baik kepolisian rusak hanya karena ulah segelintir oknum. Pecat mereka jika perlu, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkas Isjayanto.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas/">Skandal Miras Berujung Pembacokan, Pemuda Pohuwato Tantang Kapolres Ambil Sikap Tegas</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas/">Skandal Miras Berujung Pembacokan, Pemuda Pohuwato Tantang Kapolres Ambil Sikap Tegas</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/skandal-miras-berujung-pembacokan-pemuda-pohuwato-tantang-kapolres-ambil-sikap-tegas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
