<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>potensi wisata Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/potensi-wisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/potensi-wisata/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Dec 2025 14:20:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>potensi wisata Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/potensi-wisata/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Potret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah</title>
		<link>https://barakati.id/potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah</link>
					<comments>https://barakati.id/potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 14:20:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[aspirasi warga]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Keluhan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kolam Arfiah]]></category>
		<category><![CDATA[lagu jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Molowahu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah daerah]]></category>
		<category><![CDATA[potensi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[tibawa]]></category>
		<category><![CDATA[Villa Desaku]]></category>
		<category><![CDATA[Wawan Sabongi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28846</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah/">Potret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah/">Potret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Gorontalo - Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Desa Molowahu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, menjadi sorotan warga. Kerusakan yang terjadi selama bertahun-tahun membuat akses menuju kawasan wisata di desa tersebut semakin sulit dijangkau, terutama bagi wisatawan yang datang dari luar daerah. Jalan utama yang menghubungkan pemukiman warga dengan destinasi wisata Villa Desaku dan Kolam Arfiah rusak berat di sejumlah titik. Lubang-lubang besar hingga badan jalan yang ambles membuat perjalanan menuju lokasi wisata semakin berisiko. Kondisi memprihatinkan tersebut diperparah dengan jembatan yang tak kunjung diperbaiki selama hampir empat tahun. Salah satu bukti nyata dampak kerusakan itu terjadi ketika mobil pemadam kebakaran yang hendak menuju Desa Ilomata untuk memadamkan rumah yang terbakar terpaksa melintasi jembatan rusak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk tiba di lokasi. Seorang warga Molowahu yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kerusakan jalan dan jembatan telah lama mengganggu kenyamanan serta mobilitas masyarakat. “Hingga kini belum ada tanggapan dari pemerintah. Padahal sudah hampir empat tahun jembatan ini dibiarkan rusak begitu saja,” ujarnya dengan nada kecewa saat ditemui tim media. Warga tersebut menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan agar kondisi infrastruktur di desanya mendapat perhatian pemerintah. Salah satunya dilakukan secara kreatif melalui lagu bertema “Jalan Rusak,” yang diciptakan oleh Wawan Sabongi—dikenal melalui akun media sosialnya—untuk menyuarakan keresahan warga Molowahu. “Kami ingin Desa Molowahu dikenal karena keindahan wisatanya, bukan karena jalannya rusak. Itulah sebabnya kami mencoba memviralkan kondisi ini agar cepat ditanggapi,” tambahnya. Ironisnya, meski Molowahu dikenal sebagai salah satu desa maju dengan potensi wisata unggulan, akses menuju wilayah tersebut justru terhambat akibat infrastruktur yang tidak layak. Saat musim hujan, jalanan menjadi licin dan berbahaya bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. “Di Dusun Kayumas, yang merupakan dusun tertua dan juga paling padat penduduknya, kerusakannya bahkan lebih parah. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan,” ungkap warga itu lagi. Warga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo segera turun tangan memperbaiki jalan dan jembatan tersebut agar roda perekonomian, mobilitas masyarakat, serta pariwisata desa dapat kembali berjalan lancar.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Gorontalo &#8211; Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di <strong>Desa Molowahu</strong>, Kecamatan <strong>Tibawa</strong>, Kabupaten <strong>Gorontalo</strong>, menjadi sorotan warga. Kerusakan yang terjadi selama bertahun-tahun membuat akses menuju kawasan wisata di desa tersebut semakin sulit dijangkau, terutama bagi wisatawan yang datang dari luar daerah.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Jalan utama yang menghubungkan pemukiman warga dengan <strong>destinasi wisata Villa Desaku</strong> dan <strong>Kolam Arfiah</strong> rusak berat di sejumlah titik. Lubang-lubang besar hingga badan jalan yang ambles membuat perjalanan menuju lokasi wisata semakin berisiko.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-28849" src="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-22-at-22.18.35-1-224x300.jpeg" alt="" width="745" height="998" srcset="https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-22-at-22.18.35-1-224x300.jpeg 224w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-22-at-22.18.35-1-765x1024.jpeg 765w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-22-at-22.18.35-1-768x1028.jpeg 768w, https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-22-at-22.18.35-1.jpeg 913w" sizes="(max-width: 745px) 100vw, 745px" /></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kondisi memprihatinkan tersebut diperparah dengan jembatan yang tak kunjung diperbaiki selama hampir empat tahun. Salah satu bukti nyata dampak kerusakan itu terjadi ketika <strong>mobil pemadam kebakaran</strong> yang hendak menuju Desa Ilomata untuk memadamkan rumah yang terbakar terpaksa melintasi jembatan rusak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk tiba di lokasi.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Seorang warga Molowahu yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa kerusakan jalan dan jembatan telah lama mengganggu kenyamanan serta mobilitas masyarakat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Hingga kini belum ada tanggapan dari pemerintah. Padahal sudah hampir empat tahun jembatan ini dibiarkan rusak begitu saja,” ujarnya dengan nada kecewa saat ditemui tim media.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Warga tersebut menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan agar kondisi infrastruktur di desanya mendapat perhatian pemerintah. Salah satunya dilakukan secara kreatif melalui lagu bertema <strong>“Jalan Rusak,”</strong> yang diciptakan oleh <strong>Wawan Sabongi</strong>—dikenal melalui akun media sosialnya—untuk menyuarakan keresahan warga Molowahu.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Kami ingin Desa Molowahu dikenal karena keindahan wisatanya, bukan karena jalannya rusak. Itulah sebabnya kami mencoba memviralkan kondisi ini agar cepat ditanggapi,” tambahnya.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ironisnya, meski Molowahu dikenal sebagai salah satu desa maju dengan potensi wisata unggulan, akses menuju wilayah tersebut justru terhambat akibat infrastruktur yang tidak layak. Saat musim hujan, jalanan menjadi licin dan berbahaya bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2"><em>“Di <strong>Dusun Kayumas</strong>, yang merupakan dusun tertua dan juga paling padat penduduknya, kerusakannya bahkan lebih parah. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan,” ungkap warga itu lagi.</em></p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Warga berharap <strong>Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo</strong> segera turun tangan memperbaiki jalan dan jembatan tersebut agar roda perekonomian, mobilitas masyarakat, serta pariwisata desa dapat kembali berjalan lancar.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah/">Potret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah/">Potret Ironi Wisata Gorontalo, Akses ke Molowahu Rusak Parah</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/potret-ironi-wisata-gorontalo-akses-ke-molowahu-rusak-parah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</title>
		<link>https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf</link>
					<comments>https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 20:03:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[MARTEN TAHA]]></category>
		<category><![CDATA[potensi wisata]]></category>
		<category><![CDATA[walikota gorontalo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=8480</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA GORONTALO &#8211; Potensi wisata di Kota Gorontalo di paparkan Wali Kota Marten Taha di hadapan Mentri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ha Ini dilakukan dengan tujuan wisata-wisata yang ada di Kota Gorontalo bisa lebih berkembang, (18/2/2021). Dalam penjelasannya Marten mengungkapkan, strategi pengembangan wisata kota Gorontalo sangat berbeda dengan Kabupaten lainnya. Karena kota tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("KOTA GORONTALO - Potensi wisata di Kota Gorontalo di paparkan Wali Kota Marten Taha di hadapan Mentri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ha Ini dilakukan dengan tujuan wisata-wisata yang ada di Kota Gorontalo bisa lebih berkembang, (18/2/2021). Dalam penjelasannya Marten mengungkapkan, strategi pengembangan wisata kota Gorontalo sangat berbeda dengan Kabupaten lainnya. Karena kota tidak punya destinasi alam, maupun tempat-tempat yang bisa dikelola menjadi kawasan parawisata. Tetapi, kata Marten, pihaknya mengembalikan sarana dan prasarana, serta fasilitas kebutuhan para pelancong yang menikmati wisata yang ada di Provinsi Gorontalo. \"Karena setiap orang yang ingin menikmati wisata di pulau slSaronde, pulau Cinta dan lain-lain, yang ada di Provinsi Gorontalo, dan kabupaten lain, pasti pengunjung tidurnya dan makanannya di Kota Gorontalo,\" kata Marten Taha saat memberikan pemaparan. Artinya, jelas Marten, hotel, restoran, dan rumah makan, itu ada di Kota Gorontalo. Menurutnya, itu menjadi strategi pihaknya dalam mengembangkan ekonomi melalui Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM). \"Kota Gorontalo juga mengembangkan pusat atau objek wisata yang merupakan potensi dan kekayaan alam, kota Gorontalo,\" ucapnya \"Misalnya, di Kota Gorontalo ada situasi sejarah yang merupakan cagar budaya nasional yaitu benteng Otanaha yang menjadi ikon kami,\" sambungnya Objek wisata yang dikembangkan itu, kata Marten, mempunyai nilai kesejarahan, nilai estetika, dan wisata alam. \"Karena di benteng Otanaha dapat melihat panorama danau Limboto yang ada Kabupaten Gorontalo. \"Sehingga, benteng Otanaha, dua tahun sudah dikembangkan, dan dibantu oleh Gubernur Gorontalo yang memberikan anggaran,\" ujarnya Wali kota dua periode ini juga menambahkan Gubernur Gorontalo sudah memetakan wilayah tersebut, dan pihaknya sudah menganggarkan dari APBD untuk memperbaiki infrastruktur dan jalan menuju benteng Otanaha. \"Di Otanaha itu, ada tiga benteng, dan itu merupakan cagar budaya nasional,\" jelasnya Marten menambahkan, kota Gorontalo merupakan kota tertua di Pulau Sulawesi, sehingga di Kota Gorontalo, ada kawasan kota tua. Menurutnya, itu menjadi salah satu objek wisata yang sementara dikembangkan. \"Saat ini kita hanya bisa membatasi pembangunan di wilayah tersebut, dan Kota tua itu merupakan salah satu situasi yang tercatat di cagar budaya,\" tuturnya Selain itu, di Kota Gorontalo, juga memiliki pantai indah yang dinamakan tangga duaribu. Menurut Marten, itu merupakan juga salah satu wisata yang sementara di kembangkan pihaknya. \"Semua prosedur penganggaran semua kita sudah siapkan, jika ada anggaran dari pemerintah pusat, kami sudah tinggal laksanakan, karena semua persiapan kita sudah lakukan,\" ucapnya Dengan objek wisata yang dikembangkan itu, Marten yakin Kota Gorontalo tidak akan kalah dengan Kabupaten lain. Apa lagi, Kota Gorontalo merupakan kota salah satu kerjaan zaman dahulu, yang kini menjadi kota tua. \"Semua itu yang kita sementara kembangkan, kita juga sudah membuat peraturan wali kota yang melarang membangun di kawasan Kota tua, kecuali ada izin dari pemerintah daerah,\" Marten.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>KOTA GORONTALO &#8211; Potensi wisata di Kota Gorontalo di paparkan Wali Kota Marten Taha di hadapan Mentri Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, ha Ini dilakukan dengan tujuan wisata-wisata yang ada di Kota Gorontalo bisa lebih berkembang, (18/2/2021).</p>
<p>Dalam penjelasannya Marten mengungkapkan, strategi pengembangan wisata kota Gorontalo sangat berbeda dengan Kabupaten lainnya. Karena kota tidak punya destinasi alam, maupun tempat-tempat yang bisa dikelola menjadi kawasan parawisata.</p>
<p>Tetapi, kata Marten, pihaknya mengembalikan sarana dan prasarana, serta fasilitas kebutuhan para pelancong yang menikmati wisata yang ada di Provinsi Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Karena setiap orang yang ingin menikmati wisata di pulau slSaronde, pulau Cinta dan lain-lain, yang ada di Provinsi Gorontalo, dan kabupaten lain, pasti pengunjung tidurnya dan makanannya di Kota Gorontalo,&#8221; kata Marten Taha saat memberikan pemaparan.</p>
<p>Artinya, jelas Marten, hotel, restoran, dan rumah makan, itu ada di Kota Gorontalo. Menurutnya, itu menjadi strategi pihaknya dalam mengembangkan ekonomi melalui Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM).</p>
<p>&#8220;Kota Gorontalo juga mengembangkan pusat atau objek wisata yang merupakan potensi dan kekayaan alam, kota Gorontalo,&#8221; ucapnya</p>
<p>&#8220;Misalnya, di Kota Gorontalo ada situasi sejarah yang merupakan cagar budaya nasional yaitu benteng Otanaha yang menjadi ikon kami,&#8221; sambungnya</p>
<p>Objek wisata yang dikembangkan itu, kata Marten, mempunyai nilai kesejarahan, nilai estetika, dan wisata alam. &#8220;Karena di benteng Otanaha dapat melihat panorama danau Limboto yang ada Kabupaten Gorontalo.</p>
<p>&#8220;Sehingga, benteng Otanaha, dua tahun sudah dikembangkan, dan dibantu oleh Gubernur Gorontalo yang memberikan anggaran,&#8221; ujarnya</p>
<p>Wali kota dua periode ini juga menambahkan Gubernur Gorontalo sudah memetakan wilayah tersebut, dan pihaknya sudah menganggarkan dari APBD untuk memperbaiki infrastruktur dan jalan menuju benteng Otanaha.</p>
<p>&#8220;Di Otanaha itu, ada tiga benteng, dan itu merupakan cagar budaya nasional,&#8221; jelasnya</p>
<p>Marten menambahkan, kota Gorontalo merupakan kota tertua di Pulau Sulawesi, sehingga di Kota Gorontalo, ada kawasan kota tua. Menurutnya, itu menjadi salah satu objek wisata yang sementara dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Saat ini kita hanya bisa membatasi pembangunan di wilayah tersebut, dan Kota tua itu merupakan salah satu situasi yang tercatat di cagar budaya,&#8221; tuturnya</p>
<p>Selain itu, di Kota Gorontalo, juga memiliki pantai indah yang dinamakan tangga duaribu. Menurut Marten, itu merupakan juga salah satu wisata yang sementara di kembangkan pihaknya.</p>
<p>&#8220;Semua prosedur penganggaran semua kita sudah siapkan, jika ada anggaran dari pemerintah pusat, kami sudah tinggal laksanakan, karena semua persiapan kita sudah lakukan,&#8221; ucapnya</p>
<p>Dengan objek wisata yang dikembangkan itu, Marten yakin Kota Gorontalo tidak akan kalah dengan Kabupaten lain. Apa lagi, Kota Gorontalo merupakan kota salah satu kerjaan zaman dahulu, yang kini menjadi kota tua.</p>
<p>&#8220;Semua itu yang kita sementara kembangkan, kita juga sudah membuat peraturan wali kota yang melarang membangun di kawasan Kota tua, kecuali ada izin dari pemerintah daerah,&#8221; Marten.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/">Marten Taha Paparkan Potensi Wisata Di hadapan Kemenparekraf</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/marten-taha-paparkan-potensi-wisata-di-hadapan-kemenparekraf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
