<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ppmi Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/ppmi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/ppmi/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2020 03:08:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>ppmi Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/ppmi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua PPMI Gorontalo Minta Pemprov Pisahkan Dikpora dari OPD Lain</title>
		<link>https://barakati.id/ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain</link>
					<comments>https://barakati.id/ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2020 03:08:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Dikpora]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[ppmi]]></category>
		<category><![CDATA[Purna prakarya muda indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=6966</guid>

					<description><![CDATA[<p>GORONTALO-Ketua Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Provinsi Gorontalo Sarjon Adarani meminta pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo memisahkan dinas pemuda dan olahraga menjadi OPD mandiri dan terpisah dari OPD sebelumnya. Hal ini disampaikannya bertepatan dengan momentum hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020. &#8220;Kenapa demikian, agar OPD atau dinas pemuda dan olahraga benar- benar fokus menangangi dan mengurusi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain/">Ketua PPMI Gorontalo Minta Pemprov Pisahkan Dikpora dari OPD Lain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain/">Ketua PPMI Gorontalo Minta Pemprov Pisahkan Dikpora dari OPD Lain</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton1" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("GORONTALO-Ketua Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Provinsi Gorontalo Sarjon Adarani meminta pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo memisahkan dinas pemuda dan olahraga menjadi OPD mandiri dan terpisah dari OPD sebelumnya. Hal ini disampaikannya bertepatan dengan momentum hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020. \"Kenapa demikian, agar OPD atau dinas pemuda dan olahraga benar- benar fokus menangangi dan mengurusi kebutuhan Pemuda di Provinsi Gorontalo. Baik itu prestasi orang muda di bidang seni dan olahraga serta bidang- bidang Lainnya,\" kata Sarjon. Menurutnya, masih banyak hal yang kurang dari segi fasilitas untuk mengurusi kebutuhan Organisasi- organisasi Kepemudaan di Provinsi Gorontalo. Dan itu mesti jadi perhatian utama bagi Pemprov agar kedepan pemuda mampu berdaya saing dan di perhitungkan di tataran Nasional maupun Internasional.", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>GORONTALO-Ketua Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Provinsi Gorontalo Sarjon Adarani meminta pihak Pemerintah Provinsi Gorontalo memisahkan dinas pemuda dan olahraga menjadi OPD mandiri dan terpisah dari OPD sebelumnya. Hal ini disampaikannya bertepatan dengan momentum hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020.</p>
<p>&#8220;Kenapa demikian, agar OPD atau dinas pemuda dan olahraga benar- benar fokus menangangi dan mengurusi kebutuhan Pemuda di Provinsi Gorontalo. Baik itu prestasi orang muda di bidang seni dan olahraga serta bidang- bidang Lainnya,&#8221; kata Sarjon.</p>
<p>Menurutnya, masih banyak hal yang kurang dari segi fasilitas untuk mengurusi kebutuhan Organisasi- organisasi Kepemudaan di Provinsi Gorontalo. Dan itu mesti jadi perhatian utama bagi Pemprov agar kedepan pemuda mampu berdaya saing dan di perhitungkan di tataran Nasional maupun Internasional.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain/">Ketua PPMI Gorontalo Minta Pemprov Pisahkan Dikpora dari OPD Lain</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain/">Ketua PPMI Gorontalo Minta Pemprov Pisahkan Dikpora dari OPD Lain</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/ketua-ppmi-gorontalo-minta-pemprov-pisahkan-dikpora-dari-opd-lain/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pancasila di Era Distancing</title>
		<link>https://barakati.id/pancasila-di-era-distancing/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=pancasila-di-era-distancing</link>
					<comments>https://barakati.id/pancasila-di-era-distancing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2020 10:56:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[ppmi]]></category>
		<category><![CDATA[sarjon adarani]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=4871</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh : Sarjon Adarani Ketua DPD PPMI ( Purna Prakarya Muda Indonesia ) Gorontalo Salam Pancasila&#8230;! Sebagaimana organisme biologis, dunia terus berubah: lahir, tumbuh, berkembang, dst. Tak terkecuali entitas yang bernama bangsa Indonesia. Jauh setelah Pancasila digali, 1 Juni 1945 yang kita rayakan hari ini di tengah mewabahnya pandemi ini membuktikan bahwa dunia mengalami kemajuan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pancasila-di-era-distancing/">Pancasila di Era Distancing</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pancasila-di-era-distancing/">Pancasila di Era Distancing</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="listenButton2" class="responsivevoice-button" type="button" value="Play" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan Berita</span></button>
        <script>
            listenButton2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Oleh : Sarjon Adarani Ketua DPD PPMI ( Purna Prakarya Muda Indonesia ) Gorontalo Salam Pancasila...! Sebagaimana organisme biologis, dunia terus berubah: lahir, tumbuh, berkembang, dst. Tak terkecuali entitas yang bernama bangsa Indonesia. Jauh setelah Pancasila digali, 1 Juni 1945 yang kita rayakan hari ini di tengah mewabahnya pandemi ini membuktikan bahwa dunia mengalami kemajuan pesat. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuat perubahan itu melesat dalam kecepatan yang berlipat-lipat: eksponensial ! Dari teknologi uap terus berkembang ke arah otomasi hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence). Rekayasa matematika, fisika, kimia, biologi sampai neuroscience membuat perubahan dunia jadi tak mudah ditebak dan disruptif. Pada titik DISTANCING inilah Pancasila ditantang untuk lolos, bertahan, dan terus mengokohkan nilai-nilai kebangsaan di saat komunitas manusia tak lagi mengenal batas-batas. Saat itulah Pancasila ditantang untuk terus meneguhkan nilai dan prinsip luhur-universal umat manusia seperti dalam nilai luhur pancasila yang kita kenal dan kita amalkan bersama semenjak kita memahami pendidikan karakter kebangsaan kita selama ini. Diyakini, perubahan disruptif itu tak akan membuat Pancasila rapuh, nilai-nilai kebangsaan menjadi pupus akibat perubahan corak dan cara produksi umat manusia. Mengapa? Karena Pancasila digali dengan sangat Indonesia sebagai \"payung\" yang bisa terus hidup dalam sepanjang jaman. Ia adalah pandangan hidup, sebuah wawasan yang lahir dari nilai-nilai luhur dan besar serta bukan ditujukan untuk jadi anti perubahan karena pada dasarnya paham kebangsaan yang bersumber dari pancasila juga tertuang dalam konsep wawasan kebangsaan dan wawasan nusantara yang memandang bangsa dan negara Indonesia sebagai keutuhan yang satu. Satu kesatuan Ideologi , satu kesatuan politik, satu kesatuan ekonomi, satu kesatuan sosial dan budaya serta satu kesatuan pertahanan dan keamanan , bahkan konsen kesatuan yang kita mesti selaraskan bersama saat ini adalah kesatuan memerangi pandemi yang menyebabkan kita terdistancing seperti tak saling kenal, kita jauh dari sahabat , jauh dari keluarga demi menjaga kesehatan dan keselamatan kita bersama , kita bangsa yang gagah nan berani di kenal dengan slogan Bhineka Tunggal Ika “ Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” bisa jadi kalimat hebat ini akan terplesetin dengan Bersatu kita hancur berjauhan kita selamat. Lalu sebagai orang muda apa yang bisa kita lakukan di tengah keresahan ini, sepakatnya adalah mulailah dari mana saja yang orang muda itu bisa lakukan karena kita sedang di perhadapkan dengan normalitas abad yang berbeda, maka lakukan sesuatu yang meskipun itu kecil namun bernilai manfaat bagi kehidupan oang lain “Small Actions make a big difference” semoga sahabatku orang muda , saya dan kita semua orang muda di Gorontalo dijauhkan dari wabah dan segala musibah yang menimpah bangsa kita saat ini. Aamiin, Selamat hari Lahir Pancasila I JUNI 1945 #GenerasiDistancing", "UK English Female");
                }
            };
        </script>
    
<p>Oleh : Sarjon Adarani Ketua DPD PPMI ( Purna Prakarya Muda Indonesia ) Gorontalo</p>
<p>Salam Pancasila&#8230;!<br />
Sebagaimana organisme biologis, dunia terus berubah: lahir, tumbuh, berkembang, dst. Tak terkecuali entitas yang bernama bangsa Indonesia.</p>
<p>Jauh setelah Pancasila digali, 1 Juni 1945 yang kita rayakan hari ini di tengah mewabahnya pandemi ini membuktikan bahwa dunia mengalami kemajuan pesat. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuat perubahan itu melesat dalam kecepatan yang berlipat-lipat: eksponensial !</p>
<p>Dari teknologi uap terus berkembang ke arah otomasi hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence). Rekayasa matematika, fisika, kimia, biologi sampai neuroscience membuat perubahan dunia jadi tak mudah ditebak dan disruptif.</p>
<p>Pada titik DISTANCING inilah Pancasila ditantang untuk lolos, bertahan, dan terus mengokohkan nilai-nilai kebangsaan di saat komunitas manusia tak lagi mengenal batas-batas. Saat itulah Pancasila ditantang untuk terus meneguhkan nilai dan prinsip luhur-universal umat manusia seperti dalam nilai luhur pancasila yang kita kenal dan kita amalkan bersama semenjak kita memahami pendidikan karakter kebangsaan kita selama ini.</p>
<p>Diyakini, perubahan disruptif itu tak akan membuat Pancasila rapuh, nilai-nilai kebangsaan menjadi pupus akibat perubahan corak dan cara produksi umat manusia. Mengapa? Karena Pancasila digali dengan sangat Indonesia sebagai &#8220;payung&#8221; yang bisa terus hidup dalam sepanjang jaman. Ia adalah pandangan hidup, sebuah wawasan yang lahir dari nilai-nilai luhur dan besar serta bukan ditujukan untuk jadi anti perubahan karena pada dasarnya paham kebangsaan yang bersumber dari pancasila juga tertuang dalam konsep wawasan kebangsaan dan wawasan nusantara yang memandang bangsa dan negara Indonesia sebagai keutuhan yang satu.</p>
<p>Satu kesatuan Ideologi , satu kesatuan politik, satu kesatuan ekonomi, satu kesatuan sosial dan budaya serta satu kesatuan pertahanan dan keamanan , bahkan konsen kesatuan yang kita mesti selaraskan bersama saat ini adalah kesatuan memerangi pandemi yang menyebabkan kita terdistancing seperti tak saling kenal, kita jauh dari sahabat , jauh dari keluarga demi menjaga kesehatan dan keselamatan kita bersama , kita bangsa yang gagah nan berani di kenal dengan slogan Bhineka Tunggal Ika “ Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” bisa jadi kalimat hebat ini akan terplesetin dengan Bersatu kita hancur berjauhan kita selamat.</p>
<p>Lalu sebagai orang muda apa yang bisa kita lakukan di tengah keresahan ini, sepakatnya adalah mulailah dari mana saja yang orang muda itu bisa lakukan karena kita sedang di perhadapkan dengan normalitas abad yang berbeda, maka lakukan sesuatu yang meskipun itu kecil namun bernilai manfaat bagi kehidupan oang lain “Small Actions make a big difference” semoga sahabatku orang muda , saya dan kita semua orang muda di Gorontalo dijauhkan dari wabah dan segala musibah yang menimpah bangsa kita saat ini. Aamiin,<br />
Selamat hari Lahir Pancasila I JUNI 1945<br />
#GenerasiDistancing</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/pancasila-di-era-distancing/">Pancasila di Era Distancing</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/pancasila-di-era-distancing/">Pancasila di Era Distancing</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/pancasila-di-era-distancing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
