<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>program pemerintah pusat Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/program-pemerintah-pusat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/program-pemerintah-pusat/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Aug 2026 21:40:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.13</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>program pemerintah pusat Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/program-pemerintah-pusat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?</title>
		<link>https://barakati.id/polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa</link>
					<comments>https://barakati.id/polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2026 21:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kabupaten boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Boalemo Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim Boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mananggu]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa Tolak Hibah]]></category>
		<category><![CDATA[Kopdes Bendungan]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Desa Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Mus Yasin]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab boalemo]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Kades Bendungan]]></category>
		<category><![CDATA[program pemerintah pusat]]></category>
		<category><![CDATA[sengketa tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Hibah Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Boalemo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=31292</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa/">Polemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa/">Polemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Boalemo - Sikap Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Bendungan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Mus Yasin, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, ia disebut enggan menandatangani surat hibah lahan yang diperuntukkan bagi rencana pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah tersebut. Persoalan ini mencuat setelah lokasi yang disiapkan untuk pembangunan Kopdes terpaksa berpindah beberapa kali. Menurut seorang sumber terpercaya yang menolak identitasnya dipublikasikan, hingga saat ini penandatanganan surat hibah oleh pemerintah desa tak kunjung terealisasi. Sumber tersebut mengungkapkan, Pj Kades Bendungan setidaknya melontarkan tiga alasan berbeda terkait penolakan lokasi lahan yang diajukan. “Pertama, alasannya karena tanah itu disebut bersengketa. Kemudian, alasannya berubah menjadi lokasi yang tidak strategis. Setelah lokasi dipindahkan ke tempat lain, kembali beralasan bahwa itu tanah budel (warisan) yang masih bersengketa,” beber sumber tersebut. Padahal, lanjut sumber itu, lahan terakhir yang diusulkan untuk pembangunan Kopdes telah memiliki sertifikat resmi, dan pemilik sah tanah tersebut dipastikan masih hidup. Kondisi ini tak ayal memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Terlebih lagi, dari sembilan desa yang ada di Kecamatan Mananggu, tujuh di antaranya sudah mulai menjalankan proses pembangunan Kopdes. Praktis, hanya Desa Bendungan dan satu desa lainnya yang masih berkutat pada masalah persiapan lahan. Di samping itu, sumber tersebut juga mempertanyakan alasan pemerintah desa yang berkeras meminta adanya persetujuan tertulis dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat sebelum melakukan penandatanganan surat hibah. “Kalau lahannya sudah ada, jelas, dan siap dibangun, kenapa masih belum ditandatangani? Ini yang menjadi pertanyaan masyarakat,” tegasnya. Masyarakat berharap persoalan lahan ini segera mendapat titik terang, sehingga proses pembangunan Kopdes di Desa Bendungan tidak semakin tertunda. Apalagi, program Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat yang pelaksanaannya menuntut sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa. Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, Pj Kades Bendungan, Mus Yasin, tidak menampik adanya dinamika tersebut. Ia membenarkan bahwa dirinya bersama Camat Mananggu telah melakukan pertemuan khusus dengan Wakil Bupati (Wabup) Boalemo guna membahas persoalan ini. “Pak Camat dan saya sudah menghadap langsung sama Pak Wabup, dan selanjutnya Pak Wabup yang akan menyampaikannya kepada pihak Dandim,” ungkap Mus Yasin singkat. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan rinci dari pihak terkait mengenai landasan hukum penolakan tanda tangan hibah tersebut, status kepemilikan lahan yang sebenarnya dipersoalkan, maupun mekanisme persetujuan yang diklaim sebagai dasar tindakan pemerintah desa.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p data-path-to-node="7"><strong>Boalemo</strong> &#8211; Sikap Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Bendungan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Mus Yasin, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, ia disebut enggan menandatangani surat hibah lahan yang diperuntukkan bagi rencana pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah tersebut.</p>
<p data-path-to-node="8">Persoalan ini mencuat setelah lokasi yang disiapkan untuk pembangunan Kopdes terpaksa berpindah beberapa kali. Menurut seorang sumber terpercaya yang menolak identitasnya dipublikasikan, hingga saat ini penandatanganan surat hibah oleh pemerintah desa tak kunjung terealisasi.</p>
<p data-path-to-node="9">Sumber tersebut mengungkapkan, Pj Kades Bendungan setidaknya melontarkan tiga alasan berbeda terkait penolakan lokasi lahan yang diajukan.</p>
<p data-path-to-node="10">“Pertama, alasannya karena tanah itu disebut bersengketa. Kemudian, alasannya berubah menjadi lokasi yang tidak strategis. Setelah lokasi dipindahkan ke tempat lain, kembali beralasan bahwa itu tanah budel (warisan) yang masih bersengketa,” beber sumber tersebut.</p>
<p data-path-to-node="11">Padahal, lanjut sumber itu, lahan terakhir yang diusulkan untuk pembangunan Kopdes telah memiliki sertifikat resmi, dan pemilik sah tanah tersebut dipastikan masih hidup.</p>
<p data-path-to-node="12">Kondisi ini tak ayal memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Terlebih lagi, dari sembilan desa yang ada di Kecamatan Mananggu, tujuh di antaranya sudah mulai menjalankan proses pembangunan Kopdes. Praktis, hanya Desa Bendungan dan satu desa lainnya yang masih berkutat pada masalah persiapan lahan.</p>
<p data-path-to-node="13">Di samping itu, sumber tersebut juga mempertanyakan alasan pemerintah desa yang berkeras meminta adanya persetujuan tertulis dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat sebelum melakukan penandatanganan surat hibah.</p>
<p data-path-to-node="14">“Kalau lahannya sudah ada, jelas, dan siap dibangun, kenapa masih belum ditandatangani? Ini yang menjadi pertanyaan masyarakat,” tegasnya.</p>
<p data-path-to-node="15">Masyarakat berharap persoalan lahan ini segera mendapat titik terang, sehingga proses pembangunan Kopdes di Desa Bendungan tidak semakin tertunda. Apalagi, program Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat yang pelaksanaannya menuntut sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa.</p>
<p data-path-to-node="16">Sementara itu, saat dikonfirmasi oleh awak media, Pj Kades Bendungan, Mus Yasin, tidak menampik adanya dinamika tersebut. Ia membenarkan bahwa dirinya bersama Camat Mananggu telah melakukan pertemuan khusus dengan Wakil Bupati (Wabup) Boalemo guna membahas persoalan ini.</p>
<p data-path-to-node="17">“Pak Camat dan saya sudah menghadap langsung sama Pak Wabup, dan selanjutnya Pak Wabup yang akan menyampaikannya kepada pihak Dandim,” ungkap Mus Yasin singkat.</p>
<p data-path-to-node="18">Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan rinci dari pihak terkait mengenai landasan hukum penolakan tanda tangan hibah tersebut, status kepemilikan lahan yang sebenarnya dipersoalkan, maupun mekanisme persetujuan yang diklaim sebagai dasar tindakan pemerintah desa.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa/">Polemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa/">Polemik Kopdes: Pj Kades Bendungan Diduga Enggan Teken Surat Hibah Lahan, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/polemik-kopdes-pj-kades-bendungan-diduga-enggan-teken-surat-hibah-lahan-ada-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makan Bergizi Gratis Hadir di Patilanggio, Wabup Pohuwato Pimpin Grand Opening SPPG</title>
		<link>https://barakati.id/makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg</link>
					<comments>https://barakati.id/makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 16:41:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas pangan pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[erik sigit]]></category>
		<category><![CDATA[gizi anak]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan ekonomi lokal]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah Pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[pohuwato]]></category>
		<category><![CDATA[Program Makan Bergizi Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[program pemerintah pusat]]></category>
		<category><![CDATA[sd 04 patilanggio]]></category>
		<category><![CDATA[SDM Unggul]]></category>
		<category><![CDATA[sinergi pendidikan dan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sppg patilanggio]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga kerja lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup Iwan Adam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=28737</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg/">Makan Bergizi Gratis Hadir di Patilanggio, Wabup Pohuwato Pimpin Grand Opening SPPG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg/">Makan Bergizi Gratis Hadir di Patilanggio, Wabup Pohuwato Pimpin Grand Opening SPPG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb2" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb2.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Patilanggio, sebagai bagian dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan grand opening tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, di SDN 04 Patilanggio, Senin (15/12/2025). Acara dihadiri oleh unsur Polres Pohuwato, perwakilan Dinas Pangan, Tenaga Ahli Bupati, Kepala SDN 04 Patilanggio, serta jajaran guru dan peserta didik. Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias, menandai semangat baru dalam upaya peningkatan gizi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan berkualitas sejak usia dini. “Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja sama semua unsur. Pemerintah daerah berkomitmen menyukseskan program pemerintah pusat dengan memastikan pelaksanaannya berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujar Iwan. Ia menuturkan, kehadiran SPPG Patilanggio tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. “Dengan adanya dapur SPPG yang menyerap tenaga kerja lokal, kita tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Pohuwato,” tambahnya. Iwan juga menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut mewakili Bupati Pohuwato, yang di waktu bersamaan menghadiri agenda lain. “Bapak Bupati menyampaikan salam hormat kepada seluruh siswa dan tenaga pendidik, serta berharap program ini berjalan dengan baik dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ucap Iwan menutup sambutannya. Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Pohuwato, Erik Sigit, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini jumlah penerima manfaat Program MBG di Kabupaten Pohuwato telah mencapai 5.876 orang yang berasal dari SPPG Marisa dan SPPG Duhiadaa. Dengan diresmikannya SPPG Patilanggio, ditargetkan 937 penerima baru akan dilayani pada periode pertama. Total penerima manfaat Program MBG di Kabupaten Pohuwato kini mencapai 6.813 orang, terdiri dari peserta didik jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA. Angka tersebut akan terus bertambah seiring berjalannya program di pekan-pekan berikutnya. Selain meningkatkan gizi anak-anak, kehadiran tiga SPPG di Kabupaten Pohuwato juga berperan dalam menyerap sekitar 150 tenaga kerja lokal, yang menjadi bukti nyata sinergi antara peningkatan kesehatan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato resmi meluncurkan <strong>Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)</strong> di wilayah <strong>Kecamatan Patilanggio</strong>, sebagai bagian dari implementasi <strong>Program Makan Bergizi Gratis (MBG)</strong>. Kegiatan <strong>grand opening</strong> tersebut dibuka langsung oleh <strong>Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam</strong>, di <strong>SDN 04 Patilanggio</strong>, Senin (15/12/2025).</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Acara dihadiri oleh unsur <strong>Polres Pohuwato</strong>, <strong>perwakilan Dinas Pangan</strong>, <strong>Tenaga Ahli Bupati</strong>, <strong>Kepala SDN 04 Patilanggio</strong>, serta <strong>jajaran guru dan peserta didik</strong>. Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias, menandai semangat baru dalam upaya peningkatan gizi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sambutannya, <strong>Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam</strong>, menyampaikan bahwa <strong>Program Makan Bergizi Gratis (MBG)</strong> merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam membangun <strong>sumber daya manusia (SDM)</strong> yang sehat, cerdas, dan berkualitas sejak usia dini.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja sama semua unsur. Pemerintah daerah berkomitmen menyukseskan program pemerintah pusat dengan memastikan pelaksanaannya berjalan berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujar Iwan.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Ia menuturkan, kehadiran <strong>SPPG Patilanggio</strong> tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap <strong>perekonomian masyarakat sekitar</strong>.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Dengan adanya dapur SPPG yang menyerap tenaga kerja lokal, kita tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Pohuwato,” tambahnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Iwan juga menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut mewakili <strong>Bupati Pohuwato</strong>, yang di waktu bersamaan menghadiri agenda lain.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Bapak Bupati menyampaikan salam hormat kepada seluruh siswa dan tenaga pendidik, serta berharap program ini berjalan dengan baik dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ucap Iwan menutup sambutannya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Sementara itu, <strong>Koordinator Wilayah SPPG Pohuwato, Erik Sigit</strong>, dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini jumlah penerima manfaat <strong>Program MBG</strong> di Kabupaten Pohuwato telah mencapai <strong>5.876 orang</strong> yang berasal dari <strong>SPPG Marisa</strong> dan <strong>SPPG Duhiadaa</strong>. Dengan diresmikannya <strong>SPPG Patilanggio</strong>, ditargetkan <strong>937 penerima baru</strong> akan dilayani pada periode pertama.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Total penerima manfaat Program MBG di Kabupaten Pohuwato kini mencapai <strong>6.813 orang</strong>, terdiri dari peserta didik jenjang <strong>TK, SD, SMP, hingga SMA</strong>. Angka tersebut akan terus bertambah seiring berjalannya program di pekan-pekan berikutnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Selain meningkatkan gizi anak-anak, kehadiran tiga SPPG di Kabupaten Pohuwato juga berperan dalam <strong>menyerap sekitar 150 tenaga kerja lokal</strong>, yang menjadi bukti nyata sinergi antara peningkatan kesehatan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg/">Makan Bergizi Gratis Hadir di Patilanggio, Wabup Pohuwato Pimpin Grand Opening SPPG</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg/">Makan Bergizi Gratis Hadir di Patilanggio, Wabup Pohuwato Pimpin Grand Opening SPPG</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/makan-bergizi-gratis-hadir-di-patilanggio-wabup-pohuwato-pimpin-grand-opening-sppg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
