<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Program pendidikan dokter spesialis Archives - Barakati ID</title>
	<atom:link href="https://barakati.id/tag/program-pendidikan-dokter-spesialis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://barakati.id/tag/program-pendidikan-dokter-spesialis/</link>
	<description>Information Visual Creator</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 21:15:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>

<image>
	<url>https://barakati.id/wp-content/uploads/2025/01/cropped-logo-BARAKATI-copy-32x32.jpg</url>
	<title>Program pendidikan dokter spesialis Archives - Barakati ID</title>
	<link>https://barakati.id/tag/program-pendidikan-dokter-spesialis/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</title>
		<link>https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas</link>
					<comments>https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Barakati]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 19:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]]></category>
		<category><![CDATA[Agussalim Bukhari]]></category>
		<category><![CDATA[Benchmarking kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Best practice PPDS]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas kedokteran ung]]></category>
		<category><![CDATA[fk ung]]></category>
		<category><![CDATA[FK UNHAS]]></category>
		<category><![CDATA[Haerani Rasyid]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan dokter anestesiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan kedokteran spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Peningkatan Layanan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif]]></category>
		<category><![CDATA[Program pendidikan dokter spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah sakit pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Zuhriana K Yusuf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://barakati.id/?p=29527</guid>

					<description><![CDATA[<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<button id="bb1" type="button" value="Play" class="responsivevoice-button" title="ResponsiveVoice Tap to Start/Stop Speech"><span>&#128266; Dengarkan berita</span></button>
        <script>
            bb1.onclick = function(){
                if(responsiveVoice.isPlaying()){
                    responsiveVoice.cancel();
                }else{
                    responsiveVoice.speak("UNG - Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melakukan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK UNHAS) sebagai bagian dari persiapan launching Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat FK UNHAS pada Selasa (23/2) dan menjadi forum strategis untuk memperkuat kesiapan akademik, tata kelola, serta sistem pembiayaan program spesialis yang akan segera diluncurkan FK UNG. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan FK UNHAS, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH(K), FINASIM., Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNHAS, Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph.D., Sp.GK(K), Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., tim keuangan FK UNG dan FK UNHAS, serta Koordinator PPDS UNHAS. Diskusi berlangsung intensif dengan fokus pada aspek manajerial, penyusunan kurikulum, sistem pembiayaan, hingga tata kelola pendidikan dokter spesialis. Dalam sesi diskusi, pihak FK UNHAS berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan PPDS, khususnya Program Anestesiologi dan Terapi Intensif yang telah lebih dahulu berjalan. Aspek akreditasi, kesiapan rumah sakit pendidikan, distribusi beban kerja residen, hingga pemenuhan standar mutu pendidikan menjadi poin utama yang dibahas secara mendalam untuk dijadikan rujukan FK UNG. Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes., menegaskan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program yang akan diluncurkan benar-benar memenuhi standar nasional pendidikan kedokteran spesialis. “Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen akademik dan institusional. Karena itu, kami perlu memastikan seluruh aspek—baik akademik maupun tata kelola keuangan—telah disiapkan secara matang,” ujarnya. Secara nasional, kebutuhan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif masih sangat tinggi, terutama di kawasan Indonesia Timur. Peran dokter spesialis ini krusial dalam layanan bedah, perawatan intensif, hingga penanganan kegawatdaruratan medis. Melalui kegiatan benchmarking ini, FK UNG berharap dapat mengadopsi praktik terbaik (best practice) dari FK UNHAS sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia. Kolaborasi antarp perguruan tinggi dinilai menjadi kunci dalam memperkuat mutu pendidikan dan mempercepat pemerataan tenaga medis spesialis di berbagai daerah. Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif pada 3 Maret mendatang diharapkan menjadi tonggak penting bagi FK UNG dalam memperluas kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.", "Indonesian Male");
                }
            };
        </script>
    </p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">UNG &#8211; Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo (FK UNG) melakukan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK UNHAS) sebagai bagian dari persiapan launching <strong>Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif</strong> yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat FK UNHAS pada Selasa (23/2) dan menjadi forum strategis untuk memperkuat kesiapan akademik, tata kelola, serta sistem pembiayaan program spesialis yang akan segera diluncurkan FK UNG.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Pertemuan tersebut dihadiri oleh Dekan FK UNHAS, <strong>Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes., Sp.GK., Sp.PD-KGH(K), FINASIM.,</strong> Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK UNHAS, <strong>Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph.D., Sp.GK(K),</strong> Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, <strong>Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes.,</strong> tim keuangan FK UNG dan FK UNHAS, serta Koordinator PPDS UNHAS. Diskusi berlangsung intensif dengan fokus pada aspek manajerial, penyusunan kurikulum, sistem pembiayaan, hingga tata kelola pendidikan dokter spesialis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Dalam sesi diskusi, pihak FK UNHAS berbagi pengalaman terkait penyelenggaraan PPDS, khususnya Program Anestesiologi dan Terapi Intensif yang telah lebih dahulu berjalan. Aspek akreditasi, kesiapan rumah sakit pendidikan, distribusi beban kerja residen, hingga pemenuhan standar mutu pendidikan menjadi poin utama yang dibahas secara mendalam untuk dijadikan rujukan FK UNG.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FK UNG, <strong>Dr. dr. Zuhriana K. Yusuf, M.Kes.,</strong> menegaskan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memastikan program yang akan diluncurkan benar-benar memenuhi standar nasional pendidikan kedokteran spesialis.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">“Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen akademik dan institusional. Karena itu, kami perlu memastikan seluruh aspek—baik akademik maupun tata kelola keuangan—telah disiapkan secara matang,” ujarnya.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Secara nasional, kebutuhan dokter spesialis anestesiologi dan terapi intensif masih sangat tinggi, terutama di kawasan Indonesia Timur. Peran dokter spesialis ini krusial dalam layanan bedah, perawatan intensif, hingga penanganan kegawatdaruratan medis. Melalui kegiatan benchmarking ini, FK UNG berharap dapat mengadopsi praktik terbaik (<em>best practice</em>) dari FK UNHAS sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia.</p>
<p class="my-2 [&amp;+p]:mt-4 [&amp;_strong:has(+br)]:inline-block [&amp;_strong:has(+br)]:pb-2">Kolaborasi antarp perguruan tinggi dinilai menjadi kunci dalam memperkuat mutu pendidikan dan mempercepat pemerataan tenaga medis spesialis di berbagai daerah. Launching PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif pada 3 Maret mendatang diharapkan menjadi tonggak penting bagi FK UNG dalam memperluas kontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
<p>The post <a href="https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/">Matangkan Langkah Besar! FK UNG Belajar Best Practice PPDS Anestesiologi di UNHAS</a> appeared first on <a href="https://barakati.id">Barakati ID</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://barakati.id/matangkan-langkah-besar-fk-ung-belajar-best-practice-ppds-anestesiologi-di-unhas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
